• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU "

Copied!
92
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Secara teoritis, untuk memberikan wawasan bagi penulis dan akademisi mengenai pandangannya tentang bagaimana perjanjian kemitraan pada perusahaan angkutan ojek online dalam tinjauan hukum positif dan hukum Islam. Manfaat penelitian ini bagi masyarakat dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana prosedur operasional Maxim Online Motortaxi Transport.

Penelitian Terdahulu

Skripsi yang ditulis oleh Vivian Lora Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Tahun 2018 berjudul Tinjauan Hukum Perjanjian Kemitraan PT. GOJEK Indonesia Cabang Medan dengan Driver Gojek. Persamaan penelitian yang ditulis Ismawati dan penulis adalah sama-sama menggunakan metode penelitian lapangan dengan tinjauan yang sama yaitu hukum Islam.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Subjek Informan Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Selain itu, dalam pemaparan Pak. Rocky Azhari selaku customer service di kantor Maxim di Bengkulu mengatakan hal tersebut. Ojek online Maxim dengan driver Maxim di Bengkulu tunduk pada ketentuan perjanjian kemitraan.

Sistematika Penulisan

KAJIAN TEORI

Pengertian Perjanjian

Pengertian perjanjian atau kontrak diatur dalam pasal 1313 KUHPerdata yang berbunyi: “Perjanjian adalah suatu perbuatan yang dengan mana salah satu pihak mengikatkan diri pada satu orang atau lebih. Jadi menurut doktrin (teori lama) apa itu perjanjian? Yang dimaksud dengan “perbuatan hukum yang berdasarkan suatu perjanjian sehingga menimbulkan akibat hukum”. Perikatan adalah sesuatu yang mengikat seseorang dengan orang lain. Sebab yang mengikat adalah suatu peristiwa hukum yang dapat berupa suatu perbuatan, peristiwa, atau keadaan.

Perjanjian atau Komitmen mengandung pengertian yaitu suatu hubungan hukum kekayaan/harta antara dua orang atau lebih, yang memberikan kuasa kepada salah satu pihak untuk memperoleh prestasi dan sekaligus mewajibkan pihak yang lain untuk memenuhi prestasi. 18 Menurut Pasal 1313 UU Dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata disebutkan bahwa perjanjian adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengikatkan diri pada satu orang atau lebih. Pemahaman ini seharusnya juga menjelaskan bahwa ada dua pihak yang terikat satu sama lain atas suatu hal. Berdasarkan rumusan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa perjanjian adalah suatu perjanjian yang mana dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk melaksanakan suatu hal yang menyangkut harta kekayaan.

Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang menjanjikan sesuatu kepada orang lain atau dua orang saling berjanji untuk melakukan sesuatu. Perjanjian adalah suatu perjanjian yang didalamnya dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk melaksanakan suatu perkara yang berkaitan dengan harta benda.

Syarat-syarat Perjanjian

Alasan yang sah dijelaskan dalam Pasal 1335 BW, yaitu suatu perjanjian tanpa suatu alasan atau yang dibuat karena alasan yang salah atau dilarang, batal. Yang dimaksud dengan sebab dalam pengertian praktek peradilan adalah sebab bukan berarti motif atau dorongan jiwa yang mendorong seseorang melakukan perbuatan tertentu.

Asas-asas Perjanjian

Asas kebebasan berkontrak ini dibatasi oleh hukum yang bersifat memaksa, seperti syarat sahnya suatu kontrak yang diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPer), sehingga para pihak dalam suatu kontrak harus mematuhi syarat-syarat tersebut. 3) Asas kesepakatan. Asas konsensualitas artinya perjanjian itu tercipta sejak tercapainya kesepakatan (konsensus) antara para pihak mengenai pokok-pokok perjanjian. Perjanjian lisan antara para pihak mengikat para pihak yang mengadakan perjanjian lisan, dan karena ketentuan perjanjian lisan ini diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata, maka rumusan ini dianggap sebagai dasar asas konsensus dalam hukum kontrak.

Mana-mana kontrak yang dibuat adalah mengikat pihak-pihak yang memeterainya dan sah bagi pihak-pihak mengikut undang-undang. Dasar ini terdapat dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata yang menyatakan bahwa semua perjanjian harus dipenuhi dengan itikad baik.

Unsur-unsur Perjanjian

Misalnya, jika dalam akad tidak menjanjikan cacat yang tersembunyi, maka dengan sendirinya berlaku ketentuan KUH Perdata bahwa penjual harus menanggung cacat yang tersembunyi itu. Misalnya dalam akad jual beli dengan cara angsuran disepakati apabila debitur lalai membayar utangnya maka wajib dikenakan denda sebesar dua persen per yang telah dibeli dapat ditarik kembali oleh kreditur tanpa melalui pengadilan. Serta klausul-klausul lain yang sering kali tercantum dalam suatu kontrak, yang bukan merupakan unsur esensial dalam kontrak.

Jenis-jenis Perjanjian

Kontrak bernama adalah kontrak dengan namanya sendiri, yang tergolong kontrak khusus dan jumlahnya terbatas, misalnya kontrak jual beli, pertukaran, sewa, pertanggungan, pengangkutan. Sedangkan kontrak anonim adalah kontrak yang tidak mempunyai nama dan tidak diatur dalam KUH Perdata serta tidak terbatas jumlahnya. Kontrak yang mengikat adalah kontrak yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak dan tidak mengalihkan hak milik.

Manakala perjanjian material ialah perjanjian untuk memindahkan hak milik atas penjualan, penyewaan dan pertukaran. Perjanjian konsensual adalah perjanjian baru di peringkat hak dan kewajipan bagi kedua-dua pihak, di mana tujuan perjanjian itu dicapai hanya jika tindakan diambil untuk merealisasikan hak dan kewajipan.

AKAD

  • Pengertian Akad
  • Rukun dan Syarat Akad
  • Prinsip-prinsip Akad
  • Macam-macam Akad
  • Berakhirnya Akad

Hasbi Ash-Shiddieqy memetik definisi yang dikemukakan oleh Al-Sanhury, akad ialah “akad ijab qabul yang dibolehkan oleh syariah” yang menetapkan kehendak kedua belah pihak. Ma'qud alaih ialah perkara yang akan diikat (objek akad), seperti barang yang dijual dalam akad jual beli, dalam akad hibah atau hadiah, gadai dan hutang. Bercakap dengan lidah adalah salah satu cara yang digunakan untuk membuat kontrak, tetapi terdapat juga cara lain yang boleh menggambarkan keinginan untuk membuat kontrak.

Undang-undang Islam telah menetapkan beberapa prinsip kontrak yang mempengaruhi prestasi kontrak yang dilakukan oleh pihak yang berkepentingan. Undang-undang kontrak yang sah ini adalah berlakunya semua akibat undang-undang yang timbul daripada kontrak dan mengikat pihak yang berkontrak. Kontrak yang tidak sah ialah kontrak yang mempunyai kekurangan pada rukun atau syaratnya, sehingga semua kesan undang-undang kontrak tidak berlaku dan tidak mengikat pihak yang berkontrak.

Kontrak fasid ialah kontrak yang pada asasnya ditetapkan, tetapi sifat kontrak itu tidak jelas. Contohnya, menjual rumah atau kenderaan tanpa menunjukkan jenis, jenis dan bentuk rumah yang dijual, atau tidak menyatakan jenama kenderaan yang dijual sehingga mengakibatkan pertikaian antara penjual dan pembeli.

KEMITRAAN

  • Pengertian Kemitraan
  • Unsur-unsur Perjanjian Kemitraan
  • Tujuan Kemitraan
  • Macam-macam Kemitraan

Individu, organisasi atau lembaga yang menjalin kemitraan mendapatkan manfaat dari kemitraan yang terjalin sesuai dengan kontribusinya masing-masing. Pseudopartnership merupakan aliansi yang terjadi antara dua pihak atau lebih, namun sebenarnya tidak bekerja sama secara seimbang satu sama lain. Ada yang unik dari kemitraan semacam ini, yaitu kedua belah pihak atau lebih menganggap penting untuk bekerjasama, namun para mitra belum tentu memahami substansi yang diperjuangkan dan apa manfaatnya.

Kemitraan mutualistik merupakan persekutuan dua pihak atau lebih yang sama-sama sadar akan pentingnya menjalankan kemitraan, yaitu saling menawarkan keuntungan dan memperoleh manfaat yang lebih banyak, sehingga dapat mencapai tujuannya dengan lebih maksimal. Pembahasan lebih lanjut mengenai model kemitraan yang ada antar organisasi, bentuk kemitraan yang disepakati kemudian dituangkan dalam keputusan bersama, MOU, Kelompok Kerja, Forum Komunikasi dan Kontrak Kerja/Perjanjian Kerja. Istilah perjanjian kemitraan berasal dari terjemahan bahasa Inggris yaitu partner contract, dan pengertian perjanjian kemitraan adalah suatu perjanjian yang dibuat oleh dua pihak atau lebih, yang dibuat berdasarkan asas saling membutuhkan, percaya dan menguatkan.

Persekutuan yang didasarkan pada penggabungan dua pihak atau lebih yang mempunyai hubungan kekerabatan subordinat atau kemudian disebut perkumpulan persekutuan bawahan. Kemitraan jenis ini terjadi antara dua pihak atau lebih yang mempunyai status, kemampuan atau kekuasaan yang tidak setara.

GAMBARAN UMUM OJEK ONLINE MAXIM DI KOTA BENGKULU

Sejarah Munculnya Aplikasi Maxim

Berdasarkan informasi wawancara dengan Kepala kantor cabang Maxim Kota Bengkulu, bahwa sistem perjanjian kemitraan selaku pengelola Maxim sendiri dilakukan secara online, dan tidak langsung diterapkan di kantor, seperti yang diungkapkan oleh informan saat wawancara. Perlu diketahui, kami telah menyediakan outlet di setiap kecamatan di Kota Bengkulu untuk pengisian saldo Maxim. Di setiap kelurahan di Kota Bengkulu, kami menyediakan dua outlet di setiap kelurahan, yang bertujuan untuk memudahkan pengemudi dalam melakukan pengisian saldo.

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan informan pelaksanaan perjanjian kerjasama antara kantor Maxim dengan driver Maxim di Kota Bengkulu, pendaftaran sebagai kemitraan Maxim dilakukan secara online tanpa memerlukan pertemuan tatap muka antara kantor dan pihak pihak. driver dibutuhkan dengan mengunjungi website resmi yang ditawarkan oleh kantor Maxim. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis terlihat bahwa implementasi perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh PT. Maxim ojek online di Kota Bengkulu dengan driver Maxim dilakukan secara online dan tidak berhubungan langsung dengan pihak yang membuat kontrak kerja. Maksim dengan sopir Maxim di Kota Bengkulu dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam surat Al-Maidah ayat 1 sesuai revisi syariat Islam itu sendiri.

Maxim ojek online dengan driver Maxim di Kota Bengkulu tidak bertentangan dengan pandangan hukum positif dan hukum Islam karena sejalan dengan teori-teori yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis penulis terhadap pelaksanaan perjanjian kerja sama antara PT.Maxim dengan pengemudi Maxim di Kota Bengkulu, bahwa pelaksanaan perjanjian kerja sebagai mitra dilakukan secara online atau tidak langsung antara kantor dan calon pengemudi dengan cara mengunjungi website resmi perusahaan/kantor, sehingga calon pengemudi yang ingin mendaftar menjadi mitra tidak perlu datang ke kantor untuk mendaftar. Maxim ojek online di Kota Bengkulu juga tidak bertentangan dengan teori akad, karena dalam pelaksanaannya terdapat Sighat yaitu adanya akad (yang mengadakan akad) yaitu kantor Maxim dan qabul (penerima akad) yaitu supir Maxim.

Letak Geografis Kantor Maxim Di Kota Bengkulu

Misi Aplikasi Maxim

Konsumen dapat menyewakan mobil kepada pengemudi Maxim dengan kesepakatan antara Pengemudi dan konsumen. Saya mendaftar menjadi driver Maxim pada tahun 2019 saat Maxim masih sedikit peminatnya, saat pertama kali Maxim muncul di Kota Bengkulu, pendaftarannya masih sama seperti sekarang yaitu online. Ada beberapa pertanyaan yang penulis ajukan kepada pihak terkait apa saja langkah selanjutnya setelah mendaftar menjadi driver Maxim.

Setelah semua syarat terpenuhi, kantor akan mengeluarkan nomor login yang dapat digunakan sebagai akun pribadi driver Maxim.

Macam-macam Layanan Jasa Dalam Aplikasi Maxim

Pendaftaran Sebagai Kemitraan Maxim

Sistem Kerja sebagai Mitra Maxim

HASIL DAN PEMBAHASAN

Tinjauan Hukum Positif Dan Hukum Islam Terhadap Perjanjian Kemitraan

PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Since nurses are in a unique and powerful position to enhance the patient experience and quality of care, they are expected to fulfil patients’ needs.36 In general, a nurse’s role