HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMP NEGERI 4 METRO. Melalui kedisiplinan yang dilakukan oleh siswa maka siswa akan menjadi terbiasa dalam belajar, peneliti menemukan adanya kesenjangan antara kedisiplinan siswa dengan hasil belajar. Rumusan masalah yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara kedisiplinan dengan hasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa SMP Negeri 4 Metro.
Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis adanya hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar PAI siswa SMP N 4 Metro.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Hasil belajar siswa tercapai dengan baik jika siswa telah menunaikan tugasnya dalam proses pembelajaran dengan maksimal. Disiplin dapat dilakukan antara lain melalui disiplin dalam penggunaan waktu, disiplin dalam beribadah, disiplin dalam masyarakat, dan disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Siswa yang disiplin dalam menyelesaikan tugas dengan tertib dan teratur, serta disiplin dalam menilai setiap tugas atau latihan, akan dapat membangkitkan semangat belajar siswa.
Disiplin diperlukan bagi setiap orang dan dimana saja, begitu juga seorang siswa harus disiplin, baik itu disiplin mentaati tata tertib sekolah, disiplin belajar di sekolah, disiplin mengerjakan tugas maupun disiplin belajar di rumah, maka akan tercapai hasil belajar yang baik. .
Identifikasi Masalah
Pembatasan Masalah
Rumusan Masalah
- Manfaat Penelitian
Bagi sekolah, kami berharap hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan kedisiplinan guru dan memberikan motivasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian Relevan
Penelitian selanjutnya yang relevan adalah penelitian yang dilakukan oleh Kakak Riski Amaliah NPM 12480017 angkatan 2012 dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VA MI Maarif Bego Depok Sleman. Pada penelitian ini terdapat permasalahan pada prestasi belajar siswa kelas VA Bego Depok. Penelitian yang relevan ini menggunakan metode pengumpulan data dengan menggunakan metode angket sebagai metode utama dan dokumentasi sebagai metode pendukung. Selanjutnya, penelitian yang relevan ini difokuskan pada disiplin yang baik dan prestasi belajar siswa. Dari penelitian yang relevan di atas, keduanya memiliki beberapa perbedaan dan kesamaan yang mendasar dengan penelitian yang ingin dilakukan oleh peneliti.
Dimana persamaan dari penelitian terdahulu dan yang ingin penulis lakukan adalah membahas disiplin ilmu yang memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa, sedangkan perbedaan dari kedua penelitian terkait di atas adalah penelitian yang ingin penulis lakukan adalah tentang banyak hal. dengan kedisiplinan yang dilakukan oleh siswa, sedangkan pada penelitian yang relevan adalah kedisiplinan yang dilakukan oleh guru dan prestasi siswa.
Hasil Belajar PAI
- Pengertian Hasil Belajar PAI
- Domain Hasil Belajar
- Kriteria Hasil Belajar PAI
- Tujuan Penilaian Hasil Belajar
- Macam-macam Disiplin
Hasil belajar merupakan daya serap atau hasil yang dicapai siswa baik secara individu maupun kelompok. Indikator hasil belajar dapat dijadikan dasar untuk menilai siswa dalam mencapai pembelajaran dan kinerja yang diharapkan. Untuk mengetahui tingkat kemajuan dan kesesuaian hasil belajar siswa dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditetapkan.
19 Zaidar Aslianda, “Hubungan disiplin belajar dengan hasil belajar siswa”, dalam jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, (Aceh: FKIP Unsiyah edisi 2.
Hubungan Kedisiplinan dengan Hasil Belajar Siswa
Memiliki disiplin waktu yang tertanam dalam diri mereka akan mendorong mereka untuk berhasil. Dengan adanya disiplin diri ini biasanya akan membawa keberhasilan dan keberhasilan bagi siswa, sehingga siswa dapat menunjukkan hasil yang baik. Sedangkan siswa yang tidak memiliki disiplin diri dalam belajarnya, hal ini biasanya membuat mereka lamban dalam menangkap pelajaran yang diajarkan.
Tanpa disiplin dalam belajar akan membuat siswa kurang semangat dalam belajar. Tanpa disiplin dalam mengajar, tentu akan membuat siswa kesulitan dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Kerangka Konseptual Penelitian
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis penelitian ini merumuskan suatu kerangka yaitu jika disiplin belajar siswa baik maka hasil belajar siswa juga baik.
Hipotesis Penelitian
Rancangan Penelitian
Variabel dan Definisi Oprasional Variabel
- Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel
34; Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu dalam bentuk apapun yang ditentukan oleh peneliti untuk diteliti agar diperoleh informasi tentangnya, setelah itu ditarik kesimpulannya. guru, mengikuti pengajaran diakhiri dengan proses evaluasi sedangkan tindakan pembelajaran merupakan puncak dari proses pembelajaran dengan peningkatan kemampuan. Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa populasi bukan hanya objek/mata pelajaran yang akan dipelajari tetapi mencakup semua karakteristik yang dimiliki objek/subjek yang akan dipelajari.
Jadi, sampel adalah sebagian dari populasi yang sengaja diambil untuk mewakili seluruh populasi yang diteliti. Selain itu untuk menentukan besarnya sampel diperlukan suatu teknik tertentu, teknik ini disebut dengan teknik sampling yaitu “memilih sejumlah tertentu dari seluruh populasi”. Dalam teknik ini, sampel terdiri dari sekelompok anggota yang dikumpulkan secara berkelompok, bukan anggota populasi yang diambil satu per satu.
Sampel yang hendak diambil oleh penulis adalah jumlah siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Metro yang berjumlah 28 siswa.
Teknih Pengumpulan Data
- Angket/Quesioner
- Dokumentasi
Kuesioner adalah “teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner (daftar pertanyaan/pelengkapan) yang dapat diisi langsung oleh responden, seperti yang dilakukan dalam penelitian untuk mengumpulkan opini publik.”36. Alasan penulis menggunakan metode angket adalah bentuk alat pengumpulan data yang sangat fleksibel dan mudah digunakan. Kuesioner/survei adalah “seperangkat pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan pribadi, atau hal-hal yang diketahui”.
Ada dua jenis metode survei yaitu langsung dan tidak langsung, dalam penelitian ini penulis akan menggunakan metode angket langsung dimana data pertanyaan dikirimkan kepada responden yaitu siswa kelas. Kemudian angket ditutup baik dengan memberikan pertanyaan pilihan ganda kepada responden tentang kedisiplinan belajar, dengan jumlah soal yang penulis sesuaikan dengan indikator kedisiplinan belajar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kuesioner langsung, yaitu dia mengajukan pertanyaan secara langsung kepada responden.
Metode dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh informasi dari sumber atau dokumen tertulis, baik berupa buku, jurnal, peraturan, risalah rapat, catatan harian, dan lain-lain. Dari pendapat di atas, jelaslah bahwa yang dimaksud dengan dokumentasi adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan dalam suatu penelitian dengan pembuktian beberapa masalah yang didokumentasikan oleh kepala sekolah, guru, tata usaha dan personel sekolah lainnya. Penggunaan metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data profil sekolah, jumlah siswa, sarana prasarana sekolah dan jumlah guru.
Instrument Penelitian
Menurut Saifudin Azwar validitas berarti “sejauh mana kecermatan dan kecermatan suatu alat ukur memenuhi fungsinya”. Dengan demikian dapat dipahami bahwa validitas adalah ketelitian dalam pengumpulan data sebagai ukuran pelepasan data yang diperoleh dari lapangan untuk menentukan valid atau tidaknya data. Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya sebagai reliabel.
Tekhnik Analisis Data
- Profil SMP Negeri 4 Metro
- Data Hasil Penelitian
- Pengujian Hipotesis
SMP Negeri 4 Metro merupakan sekolah peralihan dari SKKP tahun 1979 di Kota Metro Provinsi Lampung. Pada tahun 2006 SMP Negeri 4 Metro ditetapkan sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN) dan pada tahun 2010 mendapat nilai A (sangat baik) berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Sekolah. Pada tahun 2008 ditetapkan sebagai sekolah persiapan sekolah bertaraf internasional berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Ditjen Bina Pengelolaan Pendidikan Dasar dan Menengah Pada tahun 2008 SMP Negeri 4 Metro ditetapkan sebagai sekolah percontohan sekolah internasional. Sekolah Standar (RSBI).
Dari tabel distribusi frekuensi di atas terlihat Kedisiplinan dengan 56 siswa yang tergabung dalam sampel penelitian, sebanyak 26 siswa menjawab baik (46,42%) dan 30 siswa menjawab cukup (53,58%) dan tidak ada siswa yang menjawab. kurang. (0%). Selain itu, penulis mengelompokkan hasil belajar siswa pendidikan agama Islam SMP Negeri 4 Metro menjadi 3 kategori yaitu baik, cukup, kurang baik dengan menentukan nilai KKM yang ditentukan untuk mata pelajaran PAI yaitu 75. Berdasarkan frekuensi dari Tabel distribusi di atas dapat dilihat bahwa pembelajaran agama Islam merupakan prestasi akademik siswa SMP Negeri 4 Metro dari 56 siswa yang menjadi sampel penelitian, 40 siswa dalam kategori prestasi akademik baik (71,43%) dan 14 siswa. dengan prestasi belajar sedang pada kategori prestasi (25%) dan 2 siswa pada kategori prestasi akademik sedang (3,57%).
Dari data tersebut terlihat bahwa prestasi akademik siswa SMP Negeri 4 Metro pada pendidikan agama Islam adalah baik. Setelah data pengelolaan kelas dan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Metro berhasil terkumpul, langkah selanjutnya peneliti melakukan analisis data untuk menguji hipotesis. Untuk mengetahui tingkat signifikansi hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa SMP Negeri 4 Metro, dengan melihat nilai product moment r pada taraf signifikan 1% dan 5%, terlebih dahulu dicari nilai df.
0.00-0.20 Ada korelasi antara variabel X dan Y, tetapi korelasinya sangat lemah atau rendah, sehingga korelasi diabaikan (dengan asumsi tidak ada korelasi antara variabel dan Y. Antara variabel X dan Y, korelasinya lemah Berdasarkan pedoman tersebut urutan besarnya adalah adanya korelasi positif antar variabel dan diperoleh r-number sebesar 0,362 antara yang memiliki tingkat interpretasi sedang atau cukup, sehingga dapat diketahui bahwa korelasi antara Disiplin dengan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Metro tergolong sedang atau cukup.
Pembahasan
Selanjutnya dari hasil pengolahan dan perhitungan data pengelolaan kelas guru dan hasil belajar siswa diperoleh nilai 0,704. Untuk mengetahui tingkat signifikan hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa kelas SMP Negeri 4 Metro, dengan melihat nilai product moment r pada taraf signifikan 1% dan 5%, terlebih dahulu dicari nilai df dengan df sebesar 54, maka Anda bisa mendapatkan harga poin r sebagai berikut. Dengan demikian r hasil hitung (0,9125) lebih besar dari r tabel, baik pada taraf signifikan 5% maupun 1%.
Dengan demikian, hipotesis yang diajukan oleh penulis diterima baik pada taraf signifikan 5% maupun pada taraf signifikan 1%. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan oleh penulis yaitu ada hubungan antara kedisiplinan dengan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Metro diterima. Hubungan Hubungan Disiplin Belajar dengan Pendidikan Agama Islam Hasil belajar siswa SMPN 4 Metro memiliki hubungan yang sedang, hal ini terlihat setelah mencapai harga 0,362.
Diketahui bahwa dari 56 siswa yang menjadi sampel penelitian, sebanyak 26 siswa menjawab baik (46,42%), 30 siswa menjawab cukup (53,58%) dan tidak ada siswa yang menjawab kurang (0%). Hal ini terbukti dari 56 siswa yang menjadi anggota sampel penelitian, sebanyak 40 siswa pada kategori hasil belajar, baik siswa pada kategori hasil belajar sedang (25%) dan 2 siswa pada kategori hasil belajar sedang. (3.57). %). Bagi guru hendaknya meningkatkan keterampilan dan memastikan semangat siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran, karena hal ini akan mempengaruhi minat siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran yang dilaksanakan.
Bagi siswa sebagai bahan masukan untuk keterlibatan yang lebih aktif dan serius dalam proses pembelajaran di sekolah. PERMENDIKBUD nomor 53 tahun 2015 tentang evaluasi hasil belajar pendidik dan satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah.
Petunjuk Pengisian
Keterangan
14 Saya selalu meminta izin kepada guru ketika saya ingin buang air kecil di toilet di sekolah.
LANDASAN TEORI A. Hasil Belajar PAI