• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN "

Copied!
151
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Semakin banyak siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, maka semakin tinggi pula kemungkinan tercapainya prestasi belajar. Oleh karena itu perlu adanya strategi pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Untuk mendeskripsikan perencanaan strategi Learning Start with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah tahun pelajaran 2018/2019. Untuk mendeskripsikan penerapan strategi Learning Start with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah tahun pelajaran 2018/2019.

Manfaat Penelitian

Untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran strategi Learning Start with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh di Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jengawah Tahun Pelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang pendidikan dan kajian agama.

Definisi Istilah

10Ni Nyoman Parmithi, Alexius Wahidin, Penggunaan Strategi Learning Start with a Question (LSQ) untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Prestasi Kelas Lalu apa yang dimaksud dengan penggunaan strategi Learning Start with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah menggunakan strategi yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan gambaran di benak setiap siswa sebelum materi dijelaskan oleh guru.

Sistematika Pembahasan

Strategi Learning with Learning Start with a Question (LSQ) dibuat dengan desain yang menarik agar siswa senang dan antusias dalam proses pembelajaran. Rincian santri yang disebutkan di sini adalah mereka yang sudah resmi menjadi santri Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah dan sudah menjadi. Dari pendapat Pak. Zainul Arifin, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran dimulai dengan pertanyaan (LSQ) dapat merangsang semangat siswa dalam proses pembelajaran berkelanjutan.

Strategi Learning Starts with a Question (LSQ) atau disebut juga pembelajaran yang dimulai dengan pertanyaan merupakan teknik yang memberikan semangat kepada siswa dan membangun bakat membaca siswa. Strategi Learning Starts with a Question (LSQ) dapat digunakan untuk merangsang diskusi dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis, menilai dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar. Saya menerapkan strategi Learning Starts with a Question (LSQ) di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah karena saya menginginkan adanya perubahan pada siswa, agar siswa lebih aktif dan berpikir, tidak hanya sekedar duduk, mendengarkan dan mencatat.

Strategi Learning Start with a Question (LSQ) merupakan strategi pembelajaran aktif dalam mengajukan pertanyaan, sehingga siswa aktif bertanya, siswa diminta mempelajari materi yang akan dipelajari yaitu dengan membaca terlebih dahulu. Peneliti menyimpulkan bahwa penerapan strategi Learning Start with a Question (LSQ) pada pembelajaran fiqh secara keseluruhan dapat meningkatkan daya ingat siswa dalam kehidupan sehari-hari serta dapat lebih aktif dan berpikir kritis. Penerapan strategi Learning Start with a Question (LSQ) sudah berjalan dengan baik, namun akan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan strategi pembelajaran aktif lainnya yang membuat siswa lebih aktif di dalam kelas.

Menerapkan strategi pembelajaran start with a question (LSQ) untuk meningkatkan aktivitas dan kinerja pembelajaran di kelas

Tabel 4.1  Keadaan Sarpras 66
Tabel 4.1 Keadaan Sarpras 66

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Penerapan model learning start dengan model pembelajaran demand untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teori mata pelajaran. Pengaruh Metode Pembelajaran Start with a Question (LSQ) Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas IV MIN 15 Bintaro.

Kajian Teori

Strategi pembelajaran Start with Questions (LSQ) dalam pembelajaran dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam memulai pembelajaran karena siswa belajar terlebih dahulu sehingga mempunyai gagasan dan menjadi lebih paham setelah mendapat penjelasan tambahan dari guru. Pengajaran yang tidak memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berperan aktif adalah pengajaran yang bertentangan dengan hakikat pembelajaran. Agar siswa aktif dalam bertanya, siswa dituntut untuk mempelajari materi yang akan dipelajarinya.

Kuesioner adalah daftar pertanyaan atau pernyataan tertulis yang harus dijawab oleh siswa. Peneliti tertarik dengan penerapan strategi Learning Start with a Question (LSQ) yang diterapkan kepada siswa untuk aktif belajar dengan mengajukan pertanyaan di awal pembelajaran. Dengan menggunakan strategi ini, guru dapat mendorong siswa untuk membaca dan bersemangat bertanya tentang materi yang belum mereka pahami. Para siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa kurang mampu hingga siswa mampu.

Sedangkan pada saat penelitian ini dilakukan, jumlah siswa di Madrasah Tsanawiyah terdiri dari kelas I, II, III. Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan, peneliti berpendapat bahwa strategi Learning Start with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh merupakan strategi yang cukup baik untuk diterapkan pada siswa dan bertujuan untuk menjadikan siswa aktif dan tidak selalu pasif dalam pembelajarannya, dan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Learning Starts with a Question (LSQ) dalam pembelajaran fiqh di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah merupakan strategi pembelajaran aktif yang dikembangkan oleh bapak. Rahmatulloh yang diterapkan sebagai guru fiqh kelas VII, strategi yang dapat menumbuhkan semangat siswa dalam proses pembelajaran dan tidak membiarkan siswa hanya sekedar menonton dan menerima penjelasan dari guru. Setelah membaca, guru meminta siswa menandai bagian bacaan yang belum dipahaminya.

Penilaian Pembelajaran Pembelajaran Diawali dengan Pertanyaan (LSQ) Strategi pembelajaran fiqh di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jengawah Tahun Pelajaran 2018/2019 Tahun Pelajaran 2018/2019 yaitu guru memperhatikan selama pengembangan pembelajaran dan mengamati keaktifan siswa dalam proses pembelajaran fiqh, kemudian diakhir pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa dengan materi tertentu yang mencakup tahare, dan jenis tahare itu ada empat, yaitu pertama menghilangkan najis, kedua berwudhu, ketiga berwudhu, dan keempat tajemmum.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan dan Jenis Pendekatan
  • Lokasi Penelitian
  • Keabsahan Data
  • Tahap-tahap Penelitian

Memotivasikan murid-murid supaya sentiasa menunaikan solat Jumaat dengan betul selepas mendengar cerita Berkomunikasi. Mendengar hasil pemerhatian gambar - Membaca materi tentang pengertian dan tata cara solat sunat muakkad dan solat sunat ghairu muakkad. Mempersembahkan paparan peta ketentuan solat sunat muakkad dan solat sunat ghairu muakkad - Demonstrasi solat sunat.

Tuliskan hasil pengamatan mengenai perilaku selalu memperhatikan shalat sunnah di daerah tempat tinggalnya.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian

Bab ini memaparkan hasil penelitian yang dilakukan di wilayah yang ditunjuk sebagai objek penelitian yaitu Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Semula pendidikan di Al-Ishlah berbentuk TMI (tarbiyatul muallimien al-islamiyah) yang merupakan salah satu cabang dari Al-Amien. YPI Al-Ishlah hanya memiliki dua musala untuk putra dan putri serta tiga ruang kelas untuk belajar.

Sejak saat itu, nama Al-Ishlah semakin akrab di telinga masyarakat Jawa maupun luar Pulau Jawa. Pada akhir periode penelitian ini, para guru tersebut tercatat sebagai guru dan staf administrasi serta utusan di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah. Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah terdiri dari peserta didik yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik seperti peserta didik yang berprestasi dalam bidang bahasa Arab, pendidikan (kecerdasan) dan lain sebagainya.

Penyajian Data dan Analisis

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti untuk menemukan strategi pembelajaran Start with a question (LSQ) di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Jenggawah, dapat diketahui bahwa dalam pembelajaran, strategi pembelajaran Start with a question (LSQ) merupakan strategi yang dapat membuat siswa berpikir kritis dan lebih fokus dalam belajar.71 Strategi pembelajaran “Start with a Question” (LSQ) merupakan salah satu sistem terbaik untuk 'membantu siswa belajar lebih efektif. Strategi pembelajaran dimulai dengan pertanyaan (LSQ) atau pembelajaran yang diawali dengan pertanyaan, menunjukkan suatu bentuk pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran, dimana mempelajari sesuatu yang baru akan lebih efektif jika siswa aktif dan terus bertanya dibandingkan hanya menerima apa yang dikatakan guru. . . Saya menyukai dan mendukung strategi yang diterapkan oleh Pak. Rahmatulloh di kelas VII, karena strategi pembelajaran diawali dengan pertanyaan (LSQ) melatih otak siswa dan mampu lebih mudah menyerap materi, dan strategi ini mempunyai banyak manfaat seperti melatih emosi. kecerdasan, keterampilan komunikasi, peningkatan.

Pengelolaan pembelajaran adalah suatu proses pengorganisasian interaksi siswa dengan pendidikan dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar. Dari hasil wawancara di atas terlihat jelas bahwa kegiatan inti yang dilakukan guru dengan menerapkan strategi Learning Start with a Question (LSQ) membuat siswa lebih siap memulai pembelajaran karena siswa sudah belajar terlebih dahulu sehingga mempunyai pemahaman. sedikit ide dan memahami lebih baik setelah mendapat penjelasan dari guru. . Akhirnya saya terapkan pada murid saya mbak pelan-pelan sering menggunakan strategi Learning Start with a Question (LSQ). Alhamdulillah ada peningkatan pada diri mereka, akhirnya tidak membosankan lagi, pembelajaran ini juga membuat siswa semakin semangat dan mereka berlomba-lomba dalam mengajukan pertanyaan kepada saya.80.

Pembahasan Temuan

Dengan membaca siswa mempunyai gambaran terhadap materi yang akan dipelajari, sehingga apabila terjadi kesalahan konsep pada saat mempelajari materi akan terlihat dan dapat dibicarakan serta dibenarkan bersama. Oleh karena itu pembelajaran lebih menekankan pada cara berpikir siswa dalam memecahkan masalah atau kenyataan yang dihadapinya dalam situasi yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Guru menyediakan fotokopi materi bab thaharah yang akan diberikan kepada siswa sebagai bahan bacaan siswa.

Sebab mempelajari sesuatu yang baru akan lebih efektif jika siswa aktif dan terus bertanya, dibandingkan hanya menerima apa yang dikatakan guru. Kajian teori meliputi tes yang dilakukan secara berkala selama proses pembelajaran. Tujuannya untuk mengetahui apakah proses penerapan strategi yang digunakan sudah sesuai dengan tujuan evaluasi ini, dimaksudkan untuk memeriksa penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan pada mata pelajaran tersebut. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif Bagi Siswa Penyandang Disabilitas dan/atau Berbakat Khusus;

Memotivasi siswa untuk segera belajar shalat ketika adzan datang setelah mendengarkan cerita. Memotivasi siswa untuk belajar sholat dan berdzikir setelah sholat setelah mendengarkan cerita.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Referensi

Dokumen terkait