Fokus masalah yang dikaji dalam skripsi ini adalah: Bagaimana praktik jual beli dengan sistem multi level marketing di K-Link Jember dari sudut pandang hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktik jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing dalam perspektif hukum Islam, untuk mendeskripsikan sistem penetapan harga di K-link Jember, untuk mendeskripsikan teknik penentuan pendapatan harga di K-link Jember. tautan untuk menjelaskan. Jember.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Belakangan ini muncul sistem perdagangan baru di kalangan masyarakat Indonesia yang dikenal dengan istilah multi level marketing yang disingkat MLM. Salah satu perusahaan di Indonesia yang menggunakan sistem multi level marketing adalah stokisnya terdapat di seluruh kota, termasuk di kota Jember.
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Untuk mendeskripsikan praktik jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing di K-Link Jember dari sudut pandang hukum Islam.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini melengkapi sejumlah temuan penelitian yang sudah ada di bidang pengelolaan perpustakaan, khususnya bidang Syariah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dijadikan bahan pertimbangan ketika mengambil keputusan untuk bergabung dengan perusahaan ini, serta dapat dijadikan acuan dalam menjalankan kegiatan usaha yang sesuai dengan syariah Islam.
Denifisi Istilah
Yang dimaksud peneliti pada judul Praktik jual beli dengan sistem multi level marketing di K-link Jember dari sudut pandang hukum Islam adalah bagaimana harga dan pendapatan ditentukan di K-link jika dilihat dari sudut pandang hukum Islam.
Sistematika
Fungsi bab ini adalah untuk memberikan landasan teori bagi bab selanjutnya untuk menganalisis data yang diperoleh dari penelitian. Fungsi bab ini merupakan tinjauan kajian empiris untuk menjelaskan data yang diperoleh dan menarik kesimpulan mengenai praktik jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing di PT.
Penelitian Terdahulu
Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian ini adalah sama-sama membahas tentang multi level marketing, sama-sama menggunakan penelitian kualitatif. Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian ini adalah sama-sama membahas tentang K-Link Jember.
Kajian Teori
- Jual Beli Dalam Islam a. Pengertian jual beli
- Multi Level Marketing Dalam Perspektif Hukum Islam a. Pengertian Multi Level Marketing (MLM)
Secara istilah, jual beli disebut al-ba'i, yang bermaksud menjual sesuatu, menggantikannya dan menukarnya dengan sesuatu yang lain. Jual beli sebagai alat bantu-membantu sesama manusia mempunyai asas yang kukuh dalam al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW. Maksudnya: “Al Abbas bin Al Walid Ad Dimasyiqi memberitahu kami, dia memberitahu kami, Marwan bin Muhammad berkata bahawa dia memberitahu kami bahawa Abdul Aziz bin Muhammad daripada Dawud bin Salih Al Madini berkata daripada bapanya: Aku mendengar Abu Sa'id berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Hanya jual beli dengan persetujuan bersama” (Riwayat Ibnu Majjah). 6) Hadis yang diriwayatkan.
Dari kandungan ayat Al-Quran dan sabda Nabi di atas, para ulama menyimpulkan bahwa hukum jual beli yang asli adalah mubah (boleh). Untuk menentukan halal atau tidaknya suatu MLM, MUI Kota Bandung juga telah mengeluarkan fatwa multi level marketing (MLM). Menurut istilah para ahli syara, tidak ada bedanya antara 'urf dan kebiasaan', jadi 'urf yang dimaksud adalah perbuatan, ibarat saling pengertian antar manusia mengenai jual beli secara paksa tanpa kata-kata yang terucap... urf, yaitu dalam sifat tuturnya adalah ketika mereka saling memahami akan kemutlakan pernyataan al-walad )دلولا(tentang anak laki-laki, bukan tentang anak perempuan, dan juga saling memahami agar tidak mengapur pernyataan al-lahm) محللا(beberapa daging artinya tentang al-samak) كمسلا (yang artinya ikan air tawar.
Dengan demikian, 'urf terdiri dari saling pengertian antara orang-orang sehubungan dengan tingkatan mereka yang berbeda, umum dan khusus.
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Subjek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara adalah pertemuan antara dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan suatu pendapat mengenai suatu topik tertentu.61 Metode wawancara yang digunakan adalah bentuk “semi terstruktur”. Dalam hal ini, pewawancara (interviewee) mengajukan serangkaian pertanyaan terstruktur, kemudian memperdalamnya satu per satu dengan menggali informasi tambahan. Praktek jual beli dengan sistem multi level marketing di K-Link Jember dalam perspektif hukum Islam.
Dokumen dapat berupa tulisan, gambar atau karya monumental seseorang.63 Dokumen yang berbentuk tulisan antara lain catatan harian, riwayat hidup, biografi, kebijakan.
Analisis Data
Reduksi data artinya merangkum, memilih pokok-pokok, memusatkan perhatian pada hal-hal penting, mencari tema dan pola 65 2. Dalam penelitian ini rumusan masalah yang dirumuskan dari awal dapat terjawab atau tidak terjawab karena ditemukan bahwa masalah dan rumusan tersebut Permasalahan dalam penelitian kualitatif bersifat sementara dan akan berkembang ketika penelitian dilakukan di lapangan.67.
Keabsahan Data
Keabsahan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi, “triangulasi adalah teknik pengumpulan data yang memadukan berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang ada.”68. Triangulasi metode digunakan untuk memeriksa tingkat kredibilitas temuan penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data ganda dan untuk memeriksa tingkat kredibilitas beberapa sumber data dengan menggunakan metode yang sama. Triangulasi sumber membandingkan dan memeriksa silang tingkat kredibilitas informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif.
Triangulasi dengan peneliti adalah menggunakan peneliti atau pengamat lain dengan tujuan untuk memeriksa derajat kredibilitas data.69. Triangulasi sumber adalah membandingkan dan memeriksa kembali tingkat kredibilitas informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif.
Tahapan-Tahapan Penelitian
Bandingkan apa yang orang katakan tentang situasi penelitian dengan apa yang mereka katakan sepanjang waktu;. Pada tahap ini, peneliti terlebih dahulu membuat desain penelitian, dimulai dengan mengajukan judul, menyusun matriks penelitian, yang kemudian dikonsultasikan dengan pembimbing, dan berlanjut menyusun proposal penelitian hingga dipresentasikan dalam seminar. Setelah semuanya selesai, mulai dari penyusunan desain penelitian dan pemilihan informan, peneliti mempersiapkan peralatan penelitian sebelum terjun ke lapangan, mulai dari alat tulis seperti pensil, buku catatan, kertas dan lain sebagainya.
Pada tahap ini peneliti mulai melakukan kunjungan ke lokasi penelitian, namun selain itu ia harus mempersiapkan diri dengan memahami sejarah peneliti, mempersiapkan diri secara fisik, mental dan sebagainya. Pada tahap ini dibahas prinsip-prinsip pokoknya, namun cara analisis datanya tidak akan dijelaskan secara rinci, karena ada bab tersendiri yang membahas hal tersebut.
Gambaran Obyek Penelitian
- Sejarah Singkat Berdirinya PT. K-Link Jember
- Prinsip dan Falsafah K-link International
- Letak Geografis PT.K-Link Jember
- Struktur Organisasi PT. K-Link Jember
- Rancangan Pemasaran K-Link
Link mulai berkembang di kota Jember hingga tahun 2005, sehingga saat ini K-Link mulai berkembang pesat, karena sistemnya telah diterapkan oleh perusahaan dan diterapkan oleh para pimpinan K-Link di Jember. Prinsip dan filosofi K-Link International adalah mewarisi kasih sayang dan kemanusiaan abad lalu. Salah satu sumber utama cerminan realitas adalah beragamnya produk unggulan, harga produk terjangkau, dan produk kesehatan yang efektif.
PT K-Link berkomitmen dalam menyediakan produk-produk kesehatan. Pemilihan kesehatan sebagai produk yang dipasarkan bukanlah suatu kebetulan, melainkan karena kesehatan merupakan produk yang paling dibutuhkan masyarakat di seluruh dunia, terutama mereka yang hidupnya penuh dengan kesehatan. risiko. PT K-Link memiliki beragam produk kesehatan. berbagai jenis produk berkualitas yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan, oleh karena itu PT. Dalam rangka menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif serta melindungi hak dan kepentingan distributor dalam penyelenggaraan multi level marketing K-Link dan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. . 32/M.DAG/PER/8/2008 tentang pelaksanaan kegiatan perdagangan dengan sistem penjualan langsung, maka perusahaan harus membuat kode etik yang harus dipatuhi oleh seluruh distributor K-Link. Dengan memahami dan mematuhi kode etik distributor, kami berharap distributor K-Link dapat menjadi pengusaha yang bertanggung jawab dengan etika yang baik dan disiplin yang tinggi, sehingga akan meningkatkan citra K-Link dan distributornya di mata masyarakat. A.
Pemerolehan dan/atau pemprosesan tidak termasuk produk yang telah rosak, tercemar atau disalahgunakan dengan sengaja.
Penyajian Data dan Analisis
- Praktek Jual Beli Dengan Sistem Multi Level Marketing Di K-Link Jember Dalam Perspektif Hukum Islam
- Sistem Penetapan Harga Pada K-Link Jember Dalam Perspektif Hukum Islam
- Teknis Penentapan Pendapatan Pada K-link Jember Dalam Perspektif Hukum Islam
Praktek jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing di K-Link Jember dari sudut pandang hukum Islam Jember dari sudut pandang hukum Islam. Dari hasil data penelitian mengenai praktek jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing di K-link Jember dari segi hukum. Di K-link bukan sekedar MLM biasa melainkan MLM K-Link ini mempunyai sertifikat dari MUI, APLI dan sertifikat lainnya.
Di K-Link praktek jual beli produk melalui pertemuan di rumah, misalnya Ibu Rahma ingin mengadakan pertemuan di rumah produk K-Link, namun Ibu Rahma masih belum memahami produk ini, jadi saya bisa bantu ilmu rumah mba rahma asal siapkan orang yang mau hadir, ini ada acaranya mbak. Pendapatan yang ada di K-Link ada dua macam, yaitu pendapatan aktif dan pendapatan pasif, dimana pendapatan aktif disini diperuntukkan bagi masyarakat yang masih aktif bekerja namun juga mendapat penghasilan ya adik-adik, dan pendapatan pasif adalah pendapatan yang tidak memerlukan partisipasi aktif. Artinya orang yang sudah kembali bekerja namun masih memperoleh penghasilan (pensiun).
Pembahasan Temuan
- Sistem Penetapan Harga di K-Link Jember Dalam Perspektif Hukum Islam
- Teknik Penentuan Pendapatan (income) Di K-Link Jember Dalam Perspektif Hukum Islam
Hal ini tercermin dari praktik jual beli K-Link yang menggunakan konsultasi, demonstrasi produk dan kerja keras serta realisasi harga dalam pelaksanaan bisnisnya. Untuk itu jual beli produk kesehatan hendaknya dirancang semenarik mungkin agar konsumen tidak merasa tertipu dengan barangnya. Dari uraian yang disampaikan peneliti dalam tulisan ini, maka dapat disimpulkan bahwa praktik jual beli dengan menggunakan sistem multi level marketing di K-Link Jember dalam perspektif hukum Islam adalah sebagai berikut;
Praktek jual beli dengan sistem multi level marketing di K-Link Jember ditinjau dari hukum Islam khususnya di bidang jual beli telah mendapat sertifikat dari berbagai lembaga yaitu MUI, APLI dan lembaga lainnya. K-Link kami tidak hanya mencari keuntungan tetapi saling membantu. Mohon bantuannya, tetap silaturahmi dan bisa bekerjasama dengan distributor lain dan member lainnya. Dalam penerapan pricing di K-Link Jember sangat penting karena semua produk K-Link tidak diberi harga yang sama dan promosinya tergantung ada tidaknya produk baru.. Apakah di K-Link ada diskon jika membeli banyak produk, cukup cobalah menjadi anggota... adapun upaya yang dilakukan para pengusaha untuk menjual produknya dilingkungan PT.
Saran-saran
- Fokus Penelitian
Kalau pendapatan yang diperoleh member yang menduduki peringkat teratas adalah passive income, karena yang menduduki peringkat teratas akan menerima penghasilan yang lebih banyak dibandingkan downline-nya dan dari hasil kerja keras para downline-nya. Dan kalau pendapatan yang diperoleh anggota yang belum masuk peringkat adalah pendapatan aktif, karena masih bekerja dan merupakan hasil kerja kerasnya sendiri.