• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL"

Copied!
93
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Topik Kerja Praktik

Maksud dan Tujuan Kerja Praktik

  • Maksud Kerja Praktik
  • Tujuan Kerja Praktik

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Ruang Lingkup

Metodologi

GAMBARAN UMUM INSTANSI

Sejarah Singkat PDAM Tirta Bumi Wibawa

89/kpts/66, akhirnya statusnya diubah sehingga Perusahaan Daerah Air Minum menjadi satuan dari Perusahaan Daerah Kota. Jadi secara formal Perusahaan Air Minum Kota Sukabumi telah menjadi perusahaan mandiri dan berbentuk badan hukum, di luar pengelolaan anggaran umum Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.

Visi dan Misi PDAM Tirta Bumi Wibawa

Setelah pemerintah pusat (Proyek Restorasi Air Minum) memberikan bantuan berupa peningkatan debit air minum dari 35 liter/detik menjadi 135 liter/detik, maka pemerintah daerah sepakat untuk melaksanakan peraturan daerah tentang pembentukan badan air minum daerah. Perusahaan Daerah (PDAM) sebagai perusahaan daerah yang didirikan secara mandiri dan terpisah dari penyelenggaraan anggaran umum Pemerintah Daerah Sukabumi. Membangun sumber daya manusia pegawai PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi yang profesional dan kompeten.

Tugas Pokok dan Fungsi PDAM Tirta Bumi Wibawa

Untuk mewujudkan visi tersebut, PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi telah menetapkan misinya sebagai berikut. Meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di wilayah Kota Sukabumi dan sekitarnya minimal 30% dan mengurangi tingkat kehilangan air hingga sekitar 30%.

Tata Nilai dan Wilayah Kerja PDAM Tirta Bumi

NRW merupakan penjumlahan konsumsi air tanpa tagihan (unbilledconsumption) dan air yang hilang (Kementerian PUPR, 2018). Kehilangan air non fisik/komersial meliputi air yang dikonsumsi namun tidak dibayar oleh penggunanya.

TINJAUAN PUSTAKA

Sistem Penyediaan Air Minum

  • Unit Air Baku
  • Unit Produksi
  • Unit Distribusi
  • Unit Pelayanan

Berdasarkan peraturan pemerintah no. 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, Unit Air Baku adalah sarana menampung dan menyediakan air baku. Berdasarkan peraturan pemerintah no. 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, unit produksi adalah prasarana dan sarana yang dapat digunakan untuk mengolah air mentah menjadi air minum melalui proses fisika, kimia, dan biologi.

Gambar 3. 1 Skema SPAM  Sumber: Gambar Pribadi, 2022
Gambar 3. 1 Skema SPAM Sumber: Gambar Pribadi, 2022

Persyaratan SPAM

  • Kualitas
  • Kuantitas & Kontinuitas

Unit distribusi terdiri dari sistem pemompaan, jaringan distribusi, bangunan penyimpanan, alat ukur dan peralatan kendali. Untuk mengukur besarnya pelayanan pada sambungan rumah dan hidran umum harus dipasang alat ukur berupa meteran air.

Kebutuhan Air

Pencapaian tujuan tersebut tidaklah mudah karena masih terdapat beberapa kendala teknis yang harus diatasi yaitu permasalahan tingginya kehilangan air (NRW) dan permasalahan efisiensi energi yang mengakibatkan terbuangnya biaya operasi dan pemeliharaan (Kementerian PUPR, 2018). Menurut Direktur Jenderal Cipta Karya (1990), kapasitas rencana dalam Kriteria Baku Perancangan Sistem Penyediaan Air Bersih adalah kapasitas produksi yang diperlukan oleh sistem penyediaan air bersih yang direncanakan untuk kebutuhan air di wilayah perencanaan.

Sumber Air

Airtanah berasal dari air hujan yang jatuh ke permukaan bumi yang kemudian mengalami perkolasi atau serapan ke dalam tanah dan mengalami proses penyaringan secara alami. Mata air yang berasal dari bawah tanah hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitasnya sama dengan air tanah dalam.

Intake ......................................................... Error! Bookmark not defined

  • Letak Intake

Berdasarkan cara keluarnya mata air dibedakan menjadi mata air alang-alang yaitu mata air yang keluar dari lereng dan mata air umbul yaitu mata air yang keluar dari daratan (Suciastuti dan Sutrisno, 2002). Dalam hal ketinggian air berfluktuasi, saluran masuk ke sumur pengumpul harus dibuat dalam beberapa tingkat. Pengumpulan air diambil dari sumber sehingga jumlah aliran air yang dibutuhkan oleh instalasi tetap terjaga.

Reservoir

Sistem Transmisi

  • Jenis Saluran Transmisi
  • Perlengkapan Sistem Transmisi

Penyediaan air berfungsi dari gedung untuk memompa air baku ke unit pengolahan dan/atau langsung ke tangki. Drain valve (katup pembilas), berfungsi mengalirkan timbunan lumpur atau pasir pada pipa transfer - Katup ventilasi udara, berfungsi mencegah kerusakan pipa pada kondisi vakum udara.

Sistem Distribusi

  • Sistem Distribusi
  • Pola Sistem Distribusi
  • Sistem Perpipaan Distribusi Air Minum
  • Jenis Pipa
  • Komponen Sistem Distribusi dalam Pengendalian

Pipa ini merupakan pipa yang berfungsi mengalirkan air minum dari pabrik pengolahan atau tangki distribusi ke area servis. Pipa sekunder adalah pipa yang terhubung langsung dengan pipa primer dan mempunyai diameter yang sama atau lebih kecil dari pipa primer. Pipa ini berfungsi untuk melayani pipa servis karena pemasangan langsung pipa servis pada pipa primer sangat sia-sia mengingat dapat mengganggu aliran air pada pipa dan lalu lintas pada area pemasangan.

Pipa servis adalah pipa yang menyambung langsung ke pipa sekunder atau tersier, yang kemudian disambungkan ke sambungan rumah (konsumen). Tabung ini lebih tahan terhadap bahan kimia kecuali asam nitrat dan asam kuat, lemak dan minyak. Pipa ini lebih fleksibel, diameter yang tersedia mencapai 63 mm, digunakan untuk saluran panjang dan tidak cocok untuk suplai air minum pada gedung.

Sel dasar adalah sekumpulan pipa yang membentuk jaringan tertutup dan biasanya terbentuk ketika jumlah sambungan rumah (SR) mencapai SR.

Gambar 3. 2 Pola Jaringan Branch  Sumber: BPSDM, 2018
Gambar 3. 2 Pola Jaringan Branch Sumber: BPSDM, 2018

Non Revenue Water (NRW)

  • Dampak Kehilangan Air Fisik
  • Penyebab Kehilangan Air
  • Pencegahan Kehilangan Air Fisik
  • Pengendalian Kehilangan Air Fisik
  • Penggantian dan Rehabilitasi
  • Pencegahan Kebocoran Non-Fisik

Langkah pertama untuk mengurangi kehilangan air adalah dengan mengembangkan pemahaman tentang gambaran besar sistem air, termasuk membangun keseimbangan air. Kehilangan air komersial mencakup meteran air yang tidak akurat pada meteran air produksi dan meteran air pelanggan ditambah konsumsi yang tidak sah seperti pencurian atau penggunaan ilegal. Suatu PDAM dapat dikatakan sehat apabila memenuhi tingkat toleransi kehilangan air yang ditetapkan pemerintah, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.

Yang dimaksud dengan kehilangan air adalah selisih antara jumlah air yang dialirkan ke jaringan air dengan jumlah air yang dikonsumsi konsumen. Laju kehilangan air adalah persentase perbandingan antara kehilangan air dengan jumlah air yang disuplai ke jaringan penyediaan air. Susut produksi ditambah dengan susut air distribusi atau selisih antara air produksi dengan jumlah air terjual yang dikonsumsi.

Menurut Direktur Jenderal Cipta Karya (2018), kehilangan air secara fisik berdampak langsung pada sistem penyediaan air minum. Kehilangan Air Fisik adalah suatu kebocoran/kerugian nyata (fisik) yang menyebabkan air tidak dapat disalurkan (dijual) kepada pelanggan karena air keluar dari pipa karena sebab-sebab tertentu (Kementerian PUPR, 2018). Kehilangan air komersial disebabkan oleh ketidakakuratan meteran air baik pada meter air produksi maupun meter air pelanggan, ditambah lagi konsumsi yang tidak sah seperti pencurian atau penggunaan ilegal (Kementerian PUPR, 2018).

Gambar 3. 4 Neraca Air yang Menunjukkan Komponen NRW  Sumber: Kementrian PUPR, 2018
Gambar 3. 4 Neraca Air yang Menunjukkan Komponen NRW Sumber: Kementrian PUPR, 2018

Kondisi Eksisting

  • Sistem Distribusi Mata Air Cigadog
  • Aksesoris Yang Terpasang Pada Jaringan Pipa
  • Pelayanan Mata Air Cigadog

Terdapat 20 titik katup penutup pada sistem penyediaan air minum yang berasal dari Mata Air Cigadog. 12 Peta sebaran pelanggan Sumber Mata Air Cigadog PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi Sumber: Hasil pemetaan tahun 2022. Laboratorium PDAM Kota Sukabumi melakukan pemantauan bakteriologis Mata Air Cigadog.

Jaringan distribusi air minum Mata Air Cigadog Kota Sukabumi menggunakan pola sistem percabangan dimana pola ini sangat cocok. Dengan demikian kehilangan air dari sumber Cigadog terhadap total produksi air Kota Sukabumi adalah 4,27. Kualitas air minum yang didistribusikan oleh Cigadog Springs tidak melebihi baku mutu Peraturan No.

Penggantian sebagian prasarana (rehabilitasi sebagian) karena umur jaringan distribusi utama (JDU) Sumber Springs Cigadog yang telah berdiri sejak tahun 1926.

Gambar 3. 9 Skema Distribusi Sumber Mata Air Cigadog  Sumber: Gambar Pribadi, 2022
Gambar 3. 9 Skema Distribusi Sumber Mata Air Cigadog Sumber: Gambar Pribadi, 2022

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Analisis Kualitas Air

  • Analisis Kualitas di Sumber
  • Analisis Kualitas di Pelanggan

Untuk mengetahui aman atau tidaknya air yang didistribusikan ke pelanggan, maka perlu dilakukan pemantauan kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan. Untuk menguji parameter pH menggunakan pH meter, untuk menguji parameter Cl2 menggunakan metode kolorimetri, dan untuk menguji parameter kelompok coli dan fecal coli menggunakan metode MPN 5.1.1. 1 Data Kualitas Air Mata Air Cigadog Hasil Uji Kualitas Air Mata Air Cigadog Bulan Juli 2021 No Lokasi pH Cl2 Gol Coli F.Coli Tipe Visual.

Sedangkan keberadaan parameter Cl2 pada air disebabkan oleh sisa klorin yang tersisa dari proses reaksi antara NaClO dengan bakteri yang sebelumnya terdapat pada air. Sedangkan hasil pengukuran parameter Cl2 mempunyai nilai 0 sebagai pertimbangan untuk memperbaiki dosis klorinasi. Untuk mengukur kualitas air bagi pelanggan, PDAM Sukabumi menyerahkan sampelnya ke Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Sukabumi (LABKESDA) untuk diperiksa, karena ini merupakan bentuk pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah.

Hasil pengukuran kualitas air Mata Air Cigadog kepada pelanggan menunjukkan tidak ada parameter yang melebihi baku mutu yang telah ditetapkan. Kebocoran air yang terjadi tidak mempengaruhi kualitas air yang disalurkan ke pelanggan dan tidak menyebabkan terjadinya efek siphon pada jaringan.

Tabel 4. 2 Hasil Pengukuran Kualitas Air di Pelanggan  No  Lokasi  Parameter  Satuan  Batas Syarat  Hasil
Tabel 4. 2 Hasil Pengukuran Kualitas Air di Pelanggan No Lokasi Parameter Satuan Batas Syarat Hasil

Analisis Non Revenue Water Mata Air Cigadog

Data yang disajikan pada tabel 4.3 merupakan data volume input sistem pada bulan Januari hingga September 2021 dan total volume input pada sembilan bulan tersebut adalah 622.431 m3. Data konsumsi air tagihan resmi dalam satuan kubik pelanggan Sumber Springs Cigadog dapat dilihat pada Tabel 4.4. Untuk analisis NRW total dilakukan dengan menghitung selisih antara air yang diproduksi dengan air yang tercatat di rekening (rekening konsumsi resmi) dan kemudian dihitung persentasenya dengan membandingkan selisih yang dihasilkan dengan jumlah air yang diproduksi.

Data NRW Cigadog Springs menunjukkan angka yang relatif sangat tinggi, tertinggi pada bulan April sebesar 89%, dan terendah pada bulan Agustus. Tabel 4.6 menunjukkan hasil perhitungan nilai NRW total seluruh sumber air PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi. Volume air yang didistribusikan seluruh sumber air pada bulan Januari sampai September tercatat sebesar 9.121.396 m3 dan air yang terjual sebanyak 2.315.295 m3 dengan nilai kehilangan sebesar 75%.

Jadi anda dapat mengetahui persentase nilai NRW Mata Air Cigadog terhadap total nilai NRW Kota Sukabumi dengan menggunakan rumus sebagai berikut :.

Tabel 4. 3 Data Produksi Air pada Sumber Mata Air Cigadog  Data Produksi Air Sumber Mata Air
Tabel 4. 3 Data Produksi Air pada Sumber Mata Air Cigadog Data Produksi Air Sumber Mata Air

Analisis Jaringan Distribusi Sumber Mata Air Cigadog

Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa penyebab hilangnya air pada jaringan distribusi Mata Air Cigadog didominasi oleh faktor non teknis. Nilai rata-rata NRW pada jaringan distribusi Mata Air Cigadog sebesar 84%, angka ini jauh diatas batas toleransi sebesar 20%. Total volume air yang terjual di Kota Sukabumi periode Januari 2021 – September 2021 sebanyak 2.315.295 m3 dan air yang terjual pada sistem distribusi Mata Air Cigadog sebanyak 98.862 m3 dari 622.431 m3 yang disalurkan.

Berdasarkan aspek teknis yang dapat menyebabkan tingginya nilai NRW pada jaringan distribusi Sumber Springs Cigadog, jaringan sudah tua dan belum dilakukan penggantian, kemudian jenis pipa yang digunakan (CIP dan ACP) bertekanan lemah hingga tinggi, sambungannya secara terpisah sederhana, sedangkan tipe CIP adalah pipa jenis ini rentan terhadap korosi. Tingginya nilai NRW pada jaringan distribusi Sumber Springs Cigadog sebesar 84%, nilai selanjutnya melebihi nilai baku mutu yang diperbolehkan yaitu 20%. Walaupun material JDU didominasi tipe CIP yang bisa berumur 100 tahun, namun sebaiknya JDU Cigadog Springs segera diganti karena umur jaringan sudah hampir 100 tahun (96 tahun).

Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi Tahun : PDAM Tirta Bumi Wibawa.

Gambar 4. 2 Jalur Distribusi Air Minum Sumber Mata Air Cigadog  Sumber: Hasil Pemetaan, 2022
Gambar 4. 2 Jalur Distribusi Air Minum Sumber Mata Air Cigadog Sumber: Hasil Pemetaan, 2022

PENUTUP

Kesimpulan

492 Tahun 2010 dan untuk pengukuran Cl2 yang bernilai 0, perlu mempertimbangkan peningkatan dosis klorin pada sumbernya. Infrastruktur jaringan perlu diganti karena jaringan sudah tua dan jenis pipa rentan terhadap kerusakan dan pemutusan. Sedangkan aspek non teknis yang dapat menyebabkan tingginya nilai NRW adalah pembacaan meter yang tidak akurat dan kondisi meter air yang buruk.

Saran

Referensi

Dokumen terkait