Dengan ini kami mohon kerelaan bapak/ibu untuk menjadi subjek studi kasus asuhan kebidanan dengan judul “Studi Kasus Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir di Ny. Sehubungan dengan penyusunan Laporan Tugas Akhir sebagai permintaan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang , Program Studi D-III Kebidanan Malang untuk menyelesaikan pendidikan D-III Kebidanan, saya memohon bantuan kepada orang tua bayi untuk bersedia disurvei dalam penelitian yang berjudul “Studi Kasus Asuhan Kebidanan Neonatal di Oleh.
6-48 jam
3-7 hari
8-28 hari
Identitas
Bidan/perawat harus melakukan pendampingan pada ibu pada minggu pertama setelah melahirkan (setelah melahirkan) tentang metode menyusui yang sebenarnya agar tidak menimbulkan masalah. Jika ibu harus bekerja sebelum anak berusia 6 bulan, ASI dapat dipompa keluar agar anak tetap mendapat ASI eksklusif.
Sasaran
ASI Eksklusif adalah pemberian air susu ibu (ASI) sedini mungkin setelah lahir, diberikan tanpa jadwal dan tanpa makanan lain, bahkan hanya air putih sampai anak berumur 6 bulan. ASI Eksklusif mempunyai manfaat baik bagi ibu maupun bayinya.
Media dan Alat Peraga
Kegiatan Penyuluhan
- Pengertian Asi Eksklusif
- Keuntungan ASI 1 Manfaat untuk bayi
- Bayi yang diberi susu formula sangat rentan terhadap penyakit-penyakit di bawah ini
- Cara Memerah ASI
- Menyimpan ASI Peras
- Identitas
Semakin lama Anda menyusui, semakin rendah risiko patah tulang. e) Sebagai alat kontrasepsi alami, selama belum terjadi menstruasi, paling sedikit... menyusui 2-3 kali pada malam hari dan 4 kali atau lebih pada siang hari tanpa diselingi dengan pemberian susu botol. f) Hubungan intim antara pria dan wanita lebih cepat kembali seperti sebelum hamil, karena rahim lebih cepat kembali ke posisi semula. g) Meningkatkan ikatan antara ibu dan anak. Bayi yang diberi susu botol sangat rentan terhadap penyakit-penyakit berikut: di bawah ini. Susu formula yang slogannya kaya AA, DHA, kolin, dll dan memiliki fungsi untuk otak semuanya adalah premix atau sintetik dan bukan bahan kimia alami.
Mayoritas gula dalam susu formula adalah sukrosa (dengan jumlah yang sangat tinggi dalam satu susu formula). Ada pula susu formula yang diklaim tidak mengandung gula, melainkan gula karbohidrat berupa laktosa yang mirip dengan ASI. Kasein pada susu formula sulit dicerna bayi sehingga menimbulkan gumpalan pada pencernaan bayi sehingga menyebabkan bayi mengalami gangguan pencernaan.
Jika Anda memperhatikan setiap kemasan susu formula, pasti ada tulisan di dalamnya bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Hal ini sebenarnya bertentangan dengan peraturan WHO yang mengatakan bahwa susu formula hanya diperuntukkan bagi bayi yang benar-benar tidak dapat menerima ASI dari ibunya karena ibunya mempunyai kelainan yang membuat ASI tidak bisa keluar dalam waktu lama) dan harus dilakukan pemberiannya. berdasarkan resep dokter. Bisnis tetap bisnis dan target susu formula terus berjalan, sehingga pemasaran terus digencarkan untuk mengosongkan stok susu formula bagi bayi yang sebenarnya tidak membutuhkan.
Perumusan Tujuan 1. Tujuan Umum
Sasaran
Media dan Alat Peraga
Kegiatan Penyuluhan
Evaluasi Kegiatan
Media yang digunakan dalam konseling semuanya lengkap dan dapat digunakan dalam konseling. Brosur perawatan payudara. e) Proses konseling dapat berjalan lancar dan peserta konseling memahami materi konseling yang diberikan. f) Peserta bimbingan memperhatikan materi yang diberikan. g) Dalam proses pembaharuan diharapkan terjadi interaksi antara pengajar dan sasaran. h) Diharapkan peserta hadir 80% dari kapasitas ruangan yang tersedia dan peserta tidak meninggalkan ruang konseling selama kegiatan berlangsung. Peserta penyuluhan memahami 80% dari apa yang telah disampaikan dengan kriteria mampu menjawab pertanyaan dalam bentuk verbal yang diberikan oleh instruktur.
Pengertian
Manfaat Dan Tujuan Perawatan Payudara
Akibat Tidak Dilakukan Perawatan Payudara
Waktu Pelaksanaan
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Perawatan Payudara
Langkah-Langkah Perawatan Payudara 1. Persiapan alat untuk perawatan payudara
Mengatasi puting leper atau lekuk supaya ia boleh dikeluarkan sehingga ia bersedia untuk memberi makan kepada bayi mereka. Sapukan/mampatkan rongga ibu dengan kapas/tisu yang telah dilumuri minyak kelapa (minyak bayi) selama ± 5 minit, kemudian puting dibersihkan. Letakkan kedua-dua ibu jari di sebelah kiri dan kanan puting, kemudian perlahan-lahan tekan dan ketuk keluar dari puting.
Letakkan kedua-dua ibu jari di atas dan di bawah puting, kemudian tekan dan ketuk perlahan-lahan keluar dari puting. Letakkan kedua-dua tangan di antara payudara ibu, kemudian urut ke atas, terus ke sisi, ke bawah, mendatar sehingga tangan menyokong payudara (mengangkat payudara), kemudian lepaskan tangan dari payudara. Sokong payudara kiri dengan tangan kiri, kemudian 3 jari tangan kanan membuat gerakan memulas sambil menekan, bermula dari bahagian bawah payudara dan berakhir di susu.
Telapak tangan kiri menopang payudara kiri dan jari-jari tangan kelingking memijat payudara ke arah puting susu, gerakan tersebut diulangi sebanyak 30 kali untuk masing-masing payudara. Telapak tangan kiri menopang payudara, tangan dikepalkan, setelah itu ruas-ruas jari memijat payudara dari bawah menuju puting, gerakan ini diulangi sebanyak 30 kali untuk setiap payudara. Setelah diurut, kompres kedua payudara dengan waslap hangat selama 2 menit, lalu bergantian dengan kompres waslap dingin selama 1 menit, dan terakhir kompres kembali dengan air hangat selama 2 menit.
Perawatan Payudara Dengan Masalah 1. Cara Mengatasi Bila Putting Tenggelam
Setelah mengikuti penyuluhan cara memandikan bayi, diharapkan ibu yang memiliki bayi baru lahir dapat mengetahui cara memandikan bayi yang benar.
Garis Besar Materi
Dalam kegiatan lapangan dengan topik cara memandikan bayi yang benar, unsur kegiatan lapangan yang akan dievaluasi adalah evaluasi struktur, evaluasi proses, dan evaluasi hasil, yang dijelaskan di bawah ini. Media yang digunakan dalam konseling semuanya lengkap dan dapat digunakan dalam konseling yaitu LCD, laptop, power point, microphone dan flip sheet pada cara memandikan bayi yang benar. Untuk menambah pengetahuan ibu hamil dan ibu pasca melahirkan agar mengetahui cara memandikan bayi yang benar.
Memandikan bayi merupakan kegiatan membersihkan tubuh bayi dengan sabun dan air hangat serta dilakukan pada saat suhu tubuh bayi stabil. Memandikan bayi juga merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kebersihan tubuh bayi, rasa segar dan mencegah kemungkinan terjadinya infeksi. Prinsip memandikan bayi yang harus diperhatikan adalah memastikan bayi tidak kedinginan atau membiarkan air masuk ke hidung, mulut, atau telinga yang dapat mengakibatkan aspirasi.
Memandikan bayi merupakan hal yang penting karena bayi merupakan anak yang masih berusia di bawah satu tahun dan masih sangat bergantung pada orang lain terutama ibunya. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil atau calon ibu memahami pentingnya memandikan bayinya dengan benar agar bayi aman, nyaman, dan terlihat segar.
Manfaat dan Tujuan Memandikan Bayi 1. Manfaat
Yang Perlu Diperhatikan Saat Memandikan Bayi 1. Waktu Yang Tepat Untuk Memandikan Bayi
Pastikan air mandinya cukup hangat, jangan membuka pakaian bayi hingga bak mandi cukup penuh dan siap untuk memandikan bayi. Meskipun tali pusar bayi Anda belum terlepas, penting untuk menjaga area tersebut tetap bersih dan kering. Bersihkan sekitar area tengah bayi minimal sehari sekali atau lebih sering, jika kabel terlihat lengket atau basah bisa menggunakan air matang hangat.
Hindari kontak langsung dengan urine bayi, karena urine merupakan salah satu penyebab terjadinya infeksi pada tali pusat bayi. Jadi, saat bayi dimandikan, tali pusarnya juga digosok dengan sabun dan air, lalu dikeringkan dengan handuk bersih, terutama bagian pangkal tali pusat yang masih berwarna putih (tali pusar yang ada di dalam). perut bayi). Jangan menutupi tali pusar bayi Anda dengan apa pun, karena hal ini dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dengan mencegah tali pusar mengering sepenuhnya.
Dampak Positif Dan Dampak Negative Memandikan Bayi 1. Dampak Positif
Faktor-faktor yang mempengaruhi cara memandikan bayi 1. Faktor Predisposisi
Dalam keadaan seperti ini, diperlukan dukungan dari suami dan keluarga untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu agar mau dan berani memandikan bayinya sendiri.
Alat Dan Bahan Yang Diperlukan
Procedure Memandikan Bayi Yang Benar
Beritahukan kepada keluarga klien (bayi) bahwa tindakan telah selesai. Cuci tangan dengan air mengalir dan keringkan dengan handuk. SOP PERAWATAN BAYI DAN TUBUH TUBUH STANDAR OPERASI PROSEDUR (SOP) PERAWATAN BAYI DAN TUBUH TUBUH. Tindakan memandikan bayi dengan baik dan benar agar kehilangan panas dapat dicegah, serta perawatan tali pusat yang baik untuk mencegah infeksi.
Bathtub, sabun bayi, shampoo, waslap, air panas dan dingin, handuk, seprei, bahan katun sublimasi, 1 set baju bayi beserta shampoo, kain kasa steril, dibengkokkan. Lepaskan pakaian luar bayi dan rawat tali pusar dengan melepas kain kasa dan membersihkannya. Kemudian bersihkan wajah, hidung, telinga, mulut dan seluruh bagian kepala bayi menggunakan kain yang dibasahi air hangat bebas sabun.
Pastikan posisi lengan kiri menopang kepala dan punggung bayi serta jari-jari berada di bawah ketiak, ibu jari melingkari bahu, tangan kanan memegang bagian bawah. Rawat tali pusat dengan cara membungkusnya dengan kain kasa steril yang dilipat segitiga, jangan mengoleskan cairan apapun pada tali pusat jika kondisi tali pusat dalam keadaan baik.
Identitas Hari/tanggal
Media dan Alat Peraga 1. Laptop
Evaluasi Kegiatan
Tujuan pemberian kekebalan melalui imunisasi adalah untuk mengurangi jumlah orang yang menderita suatu penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian. Vaksinasi merupakan suatu cara untuk secara aktif memberikan kekebalan pada seseorang terhadap penyakit menular (Mansjoer, 2000). Imunisasi adalah pemberian vaksin untuk mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu (Theophilus, 2007), sedangkan vaksin mengacu pada obat yang diberikan untuk membantu mencegah suatu penyakit.
Memberikan kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yaitu polio, campak, difteri, batuk rejan, tetanus, TBC dan hepatitis B (Departemen Kesehatan, 2000). Imunisasi TT diberikan dua kali pada ibu hamil, yaitu pada usia kehamilan 7 bulan dan 8 bulan. e) Imunisasi polio. Campak adalah penyakit yang sangat menular yang dapat disebabkan oleh virus yang disebut virus campak.
Bintik-bintik tersebut mula-mula muncul di pipi, di bawah telinga, kemudian menyebar ke wajah, badan, dan bagian tubuh lainnya. g) imunisasi MMR. Campak juga dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti pembengkakan otak bahkan kematian. h) imunisasi HIB. Vaksin HIB diberikan dalam 3 kali suntikan, biasanya saat anak berusia 2, 4, dan 6 bulan. i) Imunisasi Varisela.
Leaflet
- Pengkajian
- Identifikasi Diagnosa dan Masalah Potensial
- Identifikasi Kebutuhan Segera
- Intervensi
- Implementasi
- Evaluasi
PENILAIAN (lingkari semua tanda/gejala yang ditemukan) KLASIFIKASI TINDAKAN/ PENGOBATAN PERIKSA KEMUNGKINAN SANGAT SERIUS ATAU PENYAKIT. Bayi lahir sangat kecil atau berat lahir kurang dari 2000 g - Bayi lahir kecil atau berat lahir 2000 g sampai kurang dari 2500 g. Berat badan menurut umur di bawah garis merah (BGM) - Berat badan menurut umur pada pita KMS kuning - Tidak ada masalah berat badan rendah.
JIKA BAYI : kesulitan menyusu, menyusu 8 kali dalam 24 jam, diberi makanan/minuman selain ASI, atau berat badan kurang dari umurnya DAN tidak ada tanda-tanda rujukan ke rumah sakit. Jika jawabannya YA, mintalah ibu untuk menunggu dan memberitahukan bila bayi ingin menyusu lagi. Seluruh badan bayi tertopang dengan baik - kepala dan badan bayi lurus - badan bayi menghadap dada ibu - badan bayi dekat dengan ibu.
Untuk mengetahui apakah bayi menyusu secara efektif, perhatikan dan dengar: Bayi menghisap dalam-dalam, teratur, dengan jeda - hanya terdengar suara menelan.. Tidak menghisap sama sekali - tidak menghisap secara efektif - menghisap secara efektif.