• Tidak ada hasil yang ditemukan

JAWABAN UAS PIE

N/A
N/A
Marshanda Citra

Academic year: 2024

Membagikan " JAWABAN UAS PIE"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1. kurva penawaran agregat menyatakan jumlah keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi serta dijual pada setiap tingkat harga oleh berbagai produsen. Artinya, dalam periode satu atau dua tahun, naiknya tingkat harga keseluruhan dalam perekonomian cenderung manaikkan jumlah penawaran barang dan jasa dan penurunan tingkat harga cenderung mengurangi jumlah penawaran barang dan jasa namun, hal tersebut tidak diharapkan oleh pedagang ataupun pemerintah karena cepat atau lambat dapat menggeser posisi kurva keseimbangan sehingga berakibat pada menurunnya permintaan pasar.

2. Dalam teori adam smith yang ada dituliskan dalam bukunya Wealth of Nations bahwa masalah ekonomi akan dapat teritasi apabila dikembalikan pada kondisi seimbang.Berlandaskan dengan teori invisible hand bahwa system ekonomi akan mampu untuk memulihkan dirinya sendiri dengan adanya tangan tak terlihat (mekanisme pasar). Jean Baptise mendukung pernyataan tersebut melalui say,s law yang berbunyi “supply creates its own demand” yang berarti barang yang diproduksi akann selalu mendapat permintaan sehingga terjadi keseimbangan pasar. Memperkuat keyakinan vahwa pasar menjadi alat alokasi sumber daya yang efisien lewat proses pertukaran.

3. Asumsi netralitas uang (money neutrality) adalah Asumsi yang mempunyai konsekuensi harga bersifat fleksibel, dapat berubah seketika itu juga (price flexibility). Asumsi tersebut juga dikenal sebagai permisahan antara sektor moneter dengan sektorriil oleh Teori Klasik (Classical dichotomy). Peranan uang dalam perekonomian adalah netral yaitu perubahan perubahanya tidak akan mempengaruhi produksi nasional.tingkat produksi hanya ditentukan oleh faktor riil,yaitu : faktor faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian perubahan penawaran uang hanya mempengaruhi tingkat harga. Melalui teori kuantitas perubahan penawaran uang akan menimbulkan perubahan harga yang sama tingkat kejenuhanya.

Asumsi-asumsi Klasik mempunyai konsekuensi bahwa proses pertukaran adalah satu-satunya cara untuk saling beriteraksi. Akibatnya fokus pembahasan Klasik adalah analisis perilaku individu (produsen dan konsumen) dalam rangka mencapai keseimbangan.

4. Perekonomian tidak mungkin akan mengalami pengangguran, sehingga perekonomian selalu dalam kesempatan kerja yang penuh.dapat terjadi tetapi sifatnya hanya sementara, mengapa?

Karena hal ini disebabkan oleh adanya tanggapan dari para pekerja sendiri yaitu bila terdapat pengangguran, mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan pekerjaan sehingga berakibat turunya tingkat upah. Keadaan ini akan membuat

(2)

perusahaan meminta banyak tenaga kerja karena upahnya yang turun dan para tenaga kerja akan menyesuaikan, akhirnya tercapailah kembali keadaan dimana kesempatan kerja yang penuh.

Hal ini dapat dianalisis dengan kurva IS dan LM walaupun terdapat pengangguran karena tingkat pendapatan nasional pada kesempatan kerja penuh tetapi dengan adanya pengangguran maka tingkat upah dan tingkat harga umum turun yang selanjutnya mempunyai dampak terhadap nilai uang secara riel akan meningkat yang akan menggeser kedudukan LM dari LM1 ke LM2 . pergesarn LM akan terus sampai mencapai kesempatan kerja penuh ( pada saat kurva IS1 dan kurva LM2 berpotongan .dengan demikian pengangguran sama dengan Nol

5. Bagi Keynes uang tidak netral. Artinya perubahanperubahan dalam jumlah uang dalam ekonomi dapat mempengaruhi kegiatan perekonomian. kelompok keynesian berpendapat bahwa uang dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi riil disamping pengaruhnya terhadap inflasi. Impliasinya bahwa kebijakan moneter dapat dipergunakan sebagai kebijakan yang secara aktsebagai kebijakan yang secara aktif mempengaruhi naik turunya kegiatan ekonomi riil. Perbedaan pandangan ahli ekonomi klasik dengan Keynes mengenai peranan uang dalam kegiatan ekonomi dan tingkat harga dapat dibedakan kepada dua aspek Perbedaan pandangan dalam penentuan suku bunga dan Perbedaan “pandangan mengenai efek perubahan jumlah uang dalam ekonomi ( atau jumlah penawaran uang) kepada“ kegiatan ekonomi.

6. Kurva permintaan agregat pada dasarnya melambangkan jumlah dari seluruh barang dan jasa yang diminta dalam suatu perekonomian pada tiap tingkat harga. Artinya, jika hal lain tetap sama, penurunan tingkat harga keseluruhan dalam perekonomian cenderung meningkatkan jumlah barang dan jasa yang diminta.komponen dalam permintaan agregat (aggregate demand) adalah pengeluaran pemerintah. Investasi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan tingkat pendapatan nasional. Kegiatan investasi memungkinkan suatu masyarakat terus menerus meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan nasional dan taraf kemakmuran (Sukirno,2000:367). Adanya investasi-investasi baru memungkinkan terciptanya barang modal baru sehingga akan menyerap faktor produksi baru yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru atau kesempatan kerja yang akan menyerap tenaga kerja yang pada gilirannya akan mengurangi pengangguran. Dengan demikian akan menambah output dan pendapatan baru pada faktor

(3)

produksi akan menambah output nasional sehingga akan terjadi pertumbuhan ekonomi.

Terbatasnya sumber daya modal adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh kebanyakan negara berkembang dalam melaksanakan seluruh aktivitas perekonomian terutama dalam hal investasi. Minimnya modal membawa pada rendahnya produktivitas yang berakibat pada rendahnya pendapatan masyarakat. Hal ini berarti akan terjadi terbatasnya modal untuk investasi. Keadaan ini akan terus berlangsung sampai ada upaya untuk meningkatkan investasi dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi sampai pada tingkat yang tinggi.

7. Jnk

8. Teori Keynes mengenai inflasi didasarkan atas teori makronya, dan menyoroti aspek lain dari inflasi (Boediono, 1998: 170-171). Menurut teori ini, inflasi terjadi karena suatu masyarakat ingin hidup diluar batas kemampuan ekonominya. Proses inflasi, menurut pandangan ini, tidak lain adalah proses perebutan bagian rejeki oleh kelompok – kelompok sosial. Proses perebutan ini akhirnya diterjemahkan menjadi keadaan dimana permintaan masyarakat akan barang – barang selalu melebihi jumlah barang – barang yang tersedia (timbulnya inflationary gap). Inflationary gap timbul karena adanya golongan – golongan masyarakat tersebut berhasil menerjemahkan aspirasi mereka menjadi permintaan yang efektif akan barang – barang. Dengan kata lain, mereka berhasil memperoleh dana untuk mengubah aspirasinya menjadi rencana pembelian barang – barang yang didukung dengan dana.

Golongan masyarakat seperti ini mungkin adalah pemerintah sendiri, yang berusaha memperoleh bagian yang lebih besar dari output masyarakat dengan defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan mencetak uang baru. Maka untuk mencegah hal tersebut diperlukan regulasi oleh pemerintah dalam mengatur harga yang terdapat di pasar. Terdapat beberapa cara mengatasi Inflasi Pertama, Kebijakan Moneter. Kebijakan ini adalah kebijakan yang berasal dari bank sentral dalam mengatur jumlah uang yang beredar melalui instrument- instrumen moneter yang dimiliki oleh bank sentral. Melalui instrument ini diharapkan peredaran uang dapat diatur dan inflasi dapat di kendalikan sesuai dengan yang telah ditargetkan sebelumnya.Kedua, Kebijakan Fiskal. Kebijakan fiskal dapat dilakukan Melalui beberapa instrument yaitu Pengaturan Pengeluaran Pemerintah (APBN) : Pemerintah tidak akan menambah pengeluarannya agar anggaran tidak defisit. Menaikkan Pajak : Dengan menaikkan pajak, konsumen akan mengurangi jumlah konsumsinya Ketiga, Kebijakan

(4)

Nonmoneter (kebijakan riil). Kebijakan ini ditempuh dengan Menaikkan Hasil Produksi, kebijakan Upah , pengawasan harga.

9. Jadi

a. Produk Domestik Bruto (Gross Domestik Product) Produk domestik bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang diperoleh dari unit-unit produksi didalam batas wilayah suatu Negara(domestik) selama satu periode. Dalam menghitung GDP jumlah pasar, yang harus diperhatikan adalah jangan sampai ada perhitngan ganda atau double accounting. Konsep GDP meliputi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara pada suatu neara, baik di luar negeri mapun dalam negeri.

b. Produk Nasional Bruto (Gross National Product) Produk nasional bruto atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam suatu negara (nasional) selama 1 periode. Dalam menghitung besarnya GNP berdasarkan harga pasar, yang harus diperhatikan yaitu jangan sampai ada perhitungan ganda. Dalam GNP ini, hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada didalam negeri maupun diluar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Jenis-jenis akun yang termasuk dalam pencatatan persediaan barang dagang dengan pendekatan harga pokok penjualan adalah…….. Suatu daftar yang dibuat pada akhir periode akuntansi

Hasil dari negoisasi harga, diperoleh kesepakatan adanya penurunan harga dari harga penawaran yang diajukan, yang akan dipakai sebagai harga kontrak pengadaan

Hasil dari negosiasi harga, diperoleh kesepakatan adanya penurunan harga dari harga penawaran yang diajukan, yang akan dipakai sebagai harga kontrak pengadaan barang,

penurunan harga suatu produk meningkatkan permintaan produk lain, dua barang tersebut disebut komplementer

1,000.00 harga jual cabai merah besar di tingkat pedagang pengecer pada tiga periode sebelumnya akan menyebabkan penurunan harga jual cabai merah besar di

Penawaran Agregat (aggregate supply) adalah jumlah barang dan jasa akhir perekonomian, yang dimintaa pada berbagai tingkat harga yang berbeda.Kurva Penawaran Agregat adalah kurva

Hasil dari negoisasi harga, diperoleh kesepakatan adanya penurunan harga dari harga penawaran yang diajukan, yang akan dipakai sebagai harga kontrak pengadaan barang,

Artinya pada periode rumor, bila ada rumor positif, maka harga saham TLKM naik lebih lambat dibandingkan penurunan harga saham akibat adanya rumor