JENIS2 PERIKATAN
V. JENIS –JENIS PERIKATAN
a.Perikatan murni :perikatan yang paling sederhana. (co. Hanya para pihaknya 1 orang dan prestasinya berupa satu hal, dilakukan seketika) Contoh : membeli rokok
b.Perikatan bersyarat : perikatan yang lahirnya maupun berakhirnya digantungkan pada suatu peristiwa yg masih akan terjadi (belum pasti terjadi).
Jenis syarat :
•syarat tangguh/pasal 1263:
lahirnya prktn digantungkan kpd terjdinya peristiwa artinya : apabila syarat itu dipenhi maka perikatan jadi berlaku
•syarat batal /pasal 1265:
berakhirnya perikatan digantungkan pada suatu peristiwa, artinya apabila syarat terpenuhi perikatan jadi putus
Perikatan menjadi batal dalam hal :
-Syarat bertentangan dg UU dan kesusilaan (Pasal 1254) -Syarat tidak mungkin dilaksanakan ( Pasal 1255)
-Syarat tergantung pada kemauan orang lain (Pasal 1256)
c. Perikatan dengan ketentuan waktu
perikatan masih akan terjadi, tapi pasti akan terjadi /plksnnya ditangguhkan pada suatu waktu yg ditentukan pasti akan tiba.
d. Perikatan manasuka/alternatif
Debitur wajib melaksanakan satu dari dua
lebih prestasi yang dipilih.
e. Perikatan tanggung menanggung/tanggung renteng : Perikatan dimana D dan/ atau K lebih dari satu orang.
Dengan dipenuhinya seluruh prestasi oleh salah
seorang D kepada K. Maka perikatannya menjadi hapus Dalam perikatan ini dikenal andagium “ satu
untuk seluruhnya/ seluruhnya untuk satu”
maksudnya :
1.jika ada beberapa D terhadap seorang K, maka pada perikatan biasa dapat dibagi dalam perikatan
tanggung renteng ,
2. jika ada beberapa D, masing2 dari semua D dapat ditagih untuk keseluruhan utang dan pelunasan yang satu membebaskan yang lain
f. Perikatan yang dapat dibagi-bagi dan yang tak dapat dibagi bagi
Perikatan yang dapat dibagi-bagi : prestasinya dapat dibagi bagi, tapi pembagiannya tidak boleh mengurangi hakikat pestasinya .
Perikatan yg tak dapat dibagi : perikatan yang prestasinya tidak dapat dibagi bagi
Contoh beras dibagi hakikatnya tetap beras, tapi kalo sapi dibagi hakikatnya berubah jadi daging
g. Perikatang dengan ancaman hukuman
Perikatan ditentukan bahwa D akan dikenakan suatu hukuman apabila ia tdk melaksanakan perikatan (terdapat
sanksi/denda)
h. Perikatan generik dan perikatan spesifik
•Perikatan generik : perikatan dimana obyeknya hanya ditentukan jenis dan jumlah barang yg hrs diserahkan d kpd K . Contoh beras 10 kg
•Perikata spesifik : perikatan dimana obyeknya
ditentukan secara rinci, shg tampak ciri-ciri khususnya.
Contoh 10 kg beras Cianjur dengan kualitas no,1 i. Perikatan perdata dan perikatan alamiah
•Perikatan perdata : perikatan dimana pemenuhannya dapat dituntut dimuka pengadilan.
•Perikatan alami : perikatan yang pemenuhannya tidak dapat dituntut di muka pengadilan. Contoh:. Utang judi (1359(2) KUH Pdt) atau pembayaran bunga yg tidak
diperjanjikan 1766 KUH Perdata)