JOB 3
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 2 PENGGERAK 7 SEGMENTS
DISUSUN OLEH:
Nama : Alifia Kasih Maharani Kelas : 3 EA
NPM : 062230320553 Kelompok : 5
Patner : Agim Saputra
Dosen Pengampuh : Sabilal Al Rasyad,S.T.,M.KOM
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ELEKTRONIKA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
2023
DAFTAR ISI
I. TUJUAN : ... 3
II. PENDAHULUAN ... 3
III. PERALATAN DAN KOMPONEN ... 4
IV. TEORI DASAR ... 4
V. DIAGRAM RANGKAIAN PERCOBAAN ... 5
VI. PROSEDUR PRAKTIKUM ... 6
Percobaan 2 Display 7 Segment ... 6
VII DATA PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN ... 7
VIII. ANALISA ... 8
IX. KESIMPULAN ... 8
X. LAMPIRAN ... 9
I. TUJUAN :
Setelah melakukan percobaan ini, diharapkan Praktikan dapat :
- Merakit sebuah rangkaian yang dibentuk oleh encoder, decoder dan ditampilkan dalam seven segment.
- Memahami fungsi encoder dalam rangkaian - Memahami fungsi decoder dalam rangkaian
- Memahami fungsi display seven segment dalam rangkaian - Memahami prinsip kerja rangkaian secara keseluruhan
- Mendesain dan merakit rangkaian encoder, decoder dan display seven segment dalam berbagai aplikasi rangkaian
II. PENDAHULUAN
Beberapa jenis perangkat konversi sandi/kode seperti Encoder dan Decoder. Perangkat ini khususnya dapat membantu mempermudah komunikasi antara manusia sebagai operator dengan perangkat digital yang pada dasarnya menggunakan sistem bilangan berbasis-2. Perangkat tersebut sekarang sudah ada dalam bentuk kemasan rangkaian terpadu (IC). Untuk melihat hasil konversi bilangan melalui perangkat digital ini, maka dibutuhkan indikator display seven segment. Sehingga kita dapat benar - benar berkomunikasi dengan sistem perangkat digital melalui salah satu bentuk konversi tersebut.
Encoder
IC74147 Decoder
IC7447 Inverter
IC7416
Display 7S CA 1
2 3 4 5 6 7 8 9
D C B A
D C B A
a b c d e f g
R100 R100
R100 R100
R100 R100
R100
Gambar 2.1. Blok Diagram koversi bilangan secara digital.
III. PERALATAN DAN KOMPONEN
1. Treiner :1 buah
2. IC 7447 :1 buah
3. IC 7432 :2 buah
4. Display 7 Segment, (anoda ) :1 buah 5. Resistor 100 Ohm :7 buah 6. Mini Project Board :1 buah
7. Multimeter :1 buah
8. Wire Jumper : secukupnya
IV. TEORI DASAR
Fungsi umum dari suatu rangkaian digital ialah menkodekan daribahasa mesin ke bilangan desimal. Peralatan keluaran yang biasa digunakan untuk memperagakan bilangan desimal adalah peraga tujuhsegmen seven segmen display), yang di tunjukan pada gambar 1.1.Seven segmen tersebut di labelkan dengan huruf standar dari a sampai g.10 display pertama,yang menyatakan digit desimal 0 sampai 9, di tunjukanpada Gambar 1.3. Sebagai contoh , bila segmen b,c,f,g menyala padaseven segmen display, maka muncul desimal 4.Seven segmen display di buat dengan beberapa cara . Tiap tujuhsegmen tersebut dapat berupa filamen tipis yang berpijar . Jenis peragaini di sebut peraga pijar (incandescent display), dan sama dengan lampubolam biasa. Display jenis lain adalah tabung pelepasan gas (gas-discharge) yang beroperasi pada tegangan tinggi. Unit ini menghasilkansinar jingga. Tabung yang berpender (fluorescent) akan menghasilkansinar hijau bila menyala dan beroperasi pada tegangan rendah.
Peragakristal cairan (LCD,liquid-crystal display) yang lebih baru, menghasilkanangka-angka yang berwarna kelabu atu putih perak. Dioda pemancarcahaya( LED, Light Emiting Diode) menghasilkan cahaya yang kemerah- merahan.Seven segment display adalah sebuah rangkaian yang dapatmenampilkan angka-angka desimal maupun heksadesimal. Sevensegment display biasa tersusun atas 7 bagian yang setiap bagiannyamerupakan LED (Light Emitting Diode) yang dapat menyala.Namun dalamsebuah seven segment biasanya ditambahkan 1 LED
lagi yang berfungsisebagai tanda (.) /titik sehingga dalam sebuah seven segment terdapat 8 LED. Jika 7 bagian dioda ini dinyalakan dengan aturan yang sedemikian rupa,maka ketujuh bagian tersebut dapat menampilkan sebuah angka heksadesimal.
V. DIAGRAM RANGKAIAN PERCOBAAN
Encoder
IC74147 Inverter
IC7416 1
2
3
4
5
6
7
8
9
D
C
B
A
LED D
LED C
LED B
LED A R1
R4 R3 R7
R8
R9 R6 R5 R2
+
_
1 1 1 2 13
1
2
3
4
5
10
8 9
7 6 1
4 1
3
5
9
2
4
6
8
7 16
1 4
Gambar 5.1. Rangkaian encoder IC74147 dan Inverter 7416.
1 2 3 4 5 6 7
8 9
1 0 11 12 1 3 14 15 16
GN D
Vcc=
+5V
LT RBO BI/
RBI B C
D A SWD
SWC
SW B
SW A
R R R R R R R
f g a b c d e
f g a b c d e
Gambar 5.2. Rangkaian decoder IC 7447.
VI. PROSEDUR PRAKTIKUM Percobaan 1 Rangkaian Encoder.
1. Buatlah rangkaian seperti gambar 5.1.
2. Hubungkan power supply +5Vdc ke rangkaian gambar 5.1. Ukur dengan Voltmeter, berapa tegangan terukur untuk semua masukan IC 74147 pada saat aktif dan tidak diaktifkan. Catat hasil pada tabel 7.1.
3. Ubah nilai tegangan hasil pengukuran pada tabel 7.1 menjadi data logika biner ekivalennya. Masukkan hasil konversi ini ke dalam tabel 7.2.
4. Coba lakukan pengujian untuk mengaktifkan 2 switch atau lebih. Jelaskan apa yang terjadi dengan data pada keluaran IC – IC tersebut.
Percobaan 2 Display 7 Segment
1. Catat no seri display 7 segment anda.
2. Carilah pin kaki common display 7s dengan cara menghubungkan positif tester ke salah satu pin, sedangkan negatif terminal tester terhubung ke pin 7s lainnya satu persatu.
3. Amati pengujian anda, apakah ada segment pada display yang nyala ? 4. Jika tidak ada, lakukan pengujian yang sama dengan membalik terminal
tester yang terhubung ke display.
5. Jika ada segmen yang nyala, catat nomor urut pin dispay 7s untuk menentukan urutan setiap segment dispay. Catat ke dalam tabel
6. Apakah type display 7 segment anda ? (common anoda, common katoda).
Percobaan 3 Rangkaian Gabungan.
1. Buatlah rangkaian percobaan seperti gambar 5.2
2. Berikan masukan angka desimal pada input dekoder, amati hasil pengujian pada display 7 segment.
3. Apakah benar semua masukan desimal IC encoder 74147 dapat diterjemahkan oleh IC dekoder 7447 dan ditampilkan secara digital melalui display 7 segment ? Berikan penjelasan anda.
4. Buatlah Analisa hasil kerja anda.
VII DATA PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN Tabel 7.1.Pengukuran Tegangan IC 7447
INPUT OUTPUT IC7447
DECIMAL D C B A a b c d e f g
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 0 0 0,13v 0,13v 0 0 0 0
3 0 0 5v 0 0,15 0,15v 0,15v 0,15v 0 0 0,17v
6 0 5v 5v 0 0 0 0,15v 0,17v 0,17v 0,17v 0,16v
8 5v 0 0 0 0,20v 0,19v 0,19v 0,17v 0,17v 0,19v 0,20v
9 5v 0 0 5v 0,18v 0,18v 0,18v 0 0 0,19v 0,19v
Tabel 7.2. Pengukuran Tegangan IC 7432
INPUT SWITCH
OFF
SWITCH ON
OUTPUT IC 7432
D C B A
2 0 1 0 0 0 5v
4 0 1 0 0 4,8v 4,8v
6 0 1 0 4,6v 4,8v 0
8 0 1 4,8v 0 0 0
9 0 1 4,8v 0 0 4,8v
Tabel 7.3. Nomor urut pin dan nama segment pada display anoda
No. PIN Nama segment 0 a, b, c, d, e, f
1 b, c,
3 A,b,c,d,g
6 c, d, e, f, g 8 a, b, c, d, e, f, g 9 a, b, c, f, g
a
b
c d
e f
g
VIII. ANALISA
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
IX. KESIMPULAN
--- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- ---
X. LAMPIRAN
Bukti praktikum penggerak 7 segment kelompok 5
Gambar Pengukuran Tegangan IC 7447 pada Display 7 segment anoda Output 0 (a,b,c,d,e,f ) Output 1 ( b,c)
Output 3 (a,b,c,d,g) Output 6 (c,d,e,f,g)
Output 8 (a,b,c,d,e,f,g) Output 9 (a,b,c,f,g)
Gambar Pengukuran Tegangan IC 7432 Pada display 7 segment anoda Output A Output B
Output C Output D