• Tidak ada hasil yang ditemukan

jurnal dimensi matematika

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "jurnal dimensi matematika"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Dimensi Matematika 1

JURNAL DIMENSI MATEMATIKA

Volume 1 Nomor 2, Juli –Desember 2018, halaman 1 – 5 Tersedia Daring pada https://ejurnalunsam.id/index.php/JDM

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENCAPAIAN KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 7 LANGSA

THE EFFECT OF CONCEPT ACHIEVEMENT LEARNING MODEL FOR STUDENTS 'LEARNING OUTCOMES IN SMP NEGERI 7 LANGSA

a Saiman, b Muhammad Zaki, c Rizki Amalia

a Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Samudra, [email protected]

b Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Samudra, [email protected]

c Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Samudra, [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran pencapaian konsep lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 7 Kota Langsa. Sedangkan untuk sampel dipilih secara random dua kelas yang kemapuannya sama, yaitu Kelas I𝑋1 Sebagai kelas eksperimen dan kelas IX2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini berbentuk penelitian eksperimen dengan rancangan randomized control-grup pretest- postest design. Instrumen penelitiannya terdiri dari lembar test hasil belajar dan didukung oleh instrumen sekunder lainnya; angket respon siswa, lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan lembar kerja siswa. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis bahwa 𝐻0 ditolak dan 𝐻𝑎diterima, artinya adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Pencapaian Konsep lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional.

Kata Kunci : Model Pencapaian Konsep

ABSTRACT

This study aims to determine whether students' learning achievements that follow the conceptual learning model are better than conventional learning. The population of this study was the IX grade students in SMP Negeri 7 Langsa. As for the sample randomly selected two classes with the same reliability, namely Class IX_1 as the experimental class and class IX_2 as the control class. This research is in the form of experimental research with a randomized of pretest-posttest design. The research instrument consists of learning outcomes test sheets and is supported by other secondary instruments; student response questionnaire, observation sheet the ability of the teacher to manage learning, and student worksheets. Based on the results of testing the hypothesis that H0 is rejected and Ha accepted, the meaning is student learning outcomes taught with the Learning Achievement Concept model better than student learning outcomes taught with conventional learning.

Keywords: Concept Achievement Model

Cara Sitasi: Saiman & Zaki, M, & Amalia, R. (2018).Pengaruh Model Pembelajaran Pencapaian Konsep Untuk Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 7 Langsa. Jurnal Dimensi atematika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, volume 1(Nomor 2), hal 5-1.

(2)

Jurnal Dimensi Matematika 2 Pendahuluan

Perkembangan sains dan teknologi yang begitu pesat, menggugah para pendidik untuk dapat merangsang dan melaksanakan pendidikan yang lebih terarah pada penguasaan konsep matematika, yang dapat menunjang kegiatan sehari-hari dalam masyarakat. Kreativitas sumber daya manusia merupakan sebuah potensi yang perlu keluarkan serta ditingkatkan agar dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan dan teknologi. Pendidikan adalah solusi yang tepat untuk meningkatkan sumber daya manusia. Sekolah tempat pembinaan sumber daya manusia yang sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi.

Sepanjang peradaban manusia, prinsip, konsep dan perhitungan matematika tidak pernah dilupakan bahkan semakin tinggi peranannya.

Pembelajaran matematika di sekolah harusnya mengalami perubahan, di antaranya menitik beratkan pada perubahan dari situasi guru mengajarkan menjadi situasi murid belajar. Oleh sebab itu guru mampu memberikan treatment strategi pembelajaran secara fleksibel agar situasi itu tercapai.

Menurut Soedjadi (2000) meskipun bahan ajar yang ditetapkan sudah tepat dan baik tetapi belum menjamin akan tercapainya

tujuan pendidikan, dan salah satu faktor penting untuk mencapai tujuan itu adalah proses mengajar belajar yang lebih menekankan kepada keterlibatan murid secara optimal.

Dihat dari hasil study PISA yang dilakukan setiap tiga tahun sekali melai dari tahun 2000 sampai hasil study PISA tahun terakhir bahwa prestasi matematika siswa Indonesia masih berada dilevel 1 atau masuk kelompok 10 besar dari bawah (2019).

Kondisi ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor antara lain faktor sekolah, faktor guru, faktor siswa, faktor pembelajaran, materi matematika itu sendiri atau faktor lainnya.

Jika dilihat dari faktor pembelajaran, Suyono (1996) mengatakan bahwa kelemahan pembelajaran matematika yang dilakukan oleh guru di sekolah adalah (1) rendahnya kemampuan guru menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, (2) kemampuan mengajar guru hanya sebatas menjawab soal, (3) guru enggan merubah metode mengajar yang terlanjur dianggap benar dan efektif, dan (4) guru hanya menggunakan metode pembelajaran konvensional tanpa memperhatikan aspek berpikir siswa. Pendapat yang telah diungkapkan di atas, menunjukkan bahwa

(3)

Jurnal Dimensi Matematika 3 pembelajaran matematika belum mencapai

hasil yang memuaskan.

Dari beberapa kutipan di atas penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut:

(1) Pelajaran Matematika sulit dipelajari, karena banyak rumus-rumusnya, (2) pelajaran Matematika itu sangat penting dan sudah waktunya dicarikan metode atau cara yang tepat agar bidang studi itu mudah dipelajari.

Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka peneliti memcoba memberikan treatmend pembelajaran Pencapaian Konsep.

Peneliti tertarik meneliti tentang

“Pembelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Pencapaian Konsep Pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Kota Langsa.

Metode Penelitian

Peneliti mencoba melihat efek dari treatment yang diterapkan pada siswa, oleh sebab penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan randomized control-grup pretest-postest design. Data penelitian ini adalah data hasil belajar siswa yang digali dengan memberikan tes kepada dua kelas siswa di SMP Negeri 7 Langsa yang dipilih secara random dan berkemampuan sama, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Berdasarkan rumusan masalah dan didukung oleh kajian teori tentang model

pencapaian konsep, maka hipotesis penelitian adalah hasil belajar (prestasi belajar) siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran pencapaian konsep lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar (prestasi belajar) siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.

Untuk membuktikan hipotesis penelitian di atas, peneliti menguji hipotesis dengan mengubah hipotesis penelitian menjadi hipotesis statistik yang tulis dalam kalimat matematika, yaitu dugaan peneliti : . 𝜇1 > 𝜇2, dan rumusan hipotesis statistik, yaitu 𝐻0 dan 𝐻𝑎

Adapun langkah-langkah pengujian hipotesis adalah

1) 𝐻0: 1 2

2) 𝐻𝑎: 𝜇1 > 𝜇2 3) α= 5% = 0,05

4) Kriteria penolakan H0

Tolak 𝐻0bila thitung > tα,ν: t0,05, 50 = Z0,05, dimana 𝛾 = 𝑛1 + 𝑛2− 2 = 50. thitung

Yang dimaksud adalah dicari dengan uji statistik pada kasus independent t test.

Atau menginterpretasi dengan cara kedua yang didasarkan output SPSS.

Tolak 𝐻0 jika sig. (2-tailed) < 0,05.

5) Penarikan kesimpulan

(4)

Jurnal Dimensi Matematika 4 Hasil dan Pembahasan

Data yang dianalisis adalah data tes akhir pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tes akhir ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa setelah diberikan treatmen dikedua kelas, kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan model pembelajaran pencapaian konsep, sedangkan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Pada tahap analisis inferensial ini, tes awal pada kedua kelas juga diabaikan karena tes awal pada kasus independent t test hanya untuk melihat kemampuan awal, tidak untuk membandingkan tes awal dengan tes akhir.

Data tes hasil belajar siswa kedua kelas dianalisis dengan soflware SPSS 21 pada kasus Independent t test, namun sebelum menganalisis data harus memiliki syarat normalitas data. Berdasarkan jumlah sampel atau derajat bebas yang diketahui dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu 52 maka peneliti tidak lagi menguji normalitas data karena sampel yang melebihi 30 tergolong sampel besar yang menyebabkan distribusi student (t) semakin mendekati distribusi normal (Z). Makin besar derajat kebebasan (γ ), maka distribusi student (t) semakin mendekati distribusi normal (Z),

Teorema Limit Sentral

𝛾→∞lim𝑓(𝑡)= 𝑓(𝑍) Budayasa (2010: 7).

Derajat kebebasan yang diperoleh dari jumlah sampel dari kedua kelas adalah 50 ( 𝛾 = 𝑛1+ 𝑛2− 2 = 50

)

, atau

𝑡0,05;50 ≈ Z0,05, dapat disimpulkan bahwa data tes akhir kedua kelas adalah berdistribusi normal.

Pengujian Hipotesis

1) 𝐻0: 1 2 2) 𝐻𝑎: 𝜇1 > 𝜇2 3) α= 5% = 0,05

4) Kriteria penolakan H0

5) Tolak 𝐻0 jika sig. (2-tailed) < 0,05.

Berdasarkan gambar.1. Output SPSS di atas menunjukan bahwa nilai sig.

Levene's Test for Equality of Variances lebih besar dari taraf signifikan ∝ atau sig. > ∝ atau 0,588 > 0,05 dapat disimpulkan bahwa kedua kelas memiliki varian yang sama atau homogen (Equal variances assumed).

(5)

Jurnal Dimensi Matematika 5 6) Kesimpulan

Gambar Output SPSS di atas menunjukkan bahwa sig.(2-tailed) <

0,05, atau 0,001< 0,05, artinya 𝐻0 ditolak dan 𝐻𝑎 diterima.

Kesimpulan

hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran pencapaian konsep lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar (prestasi belajar) siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.

Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis memberikan saran-saran yang bermanfaat untuk meningkatkan mutu pembelajaran matematika khususnya di SMP Pembelajaran menggunakan model pembelajaran pencapaian konsep dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika khususnya bangun ruang.

Pembelajaran melalui model pembelajaran pencapaian konsep ini memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu diharapkan guru lebih terampil dalam menciptakan suasana yang baik agar waktu yang digunakan lebih efektif.

Daftar Pustaka

Budayasa, I Ketut. 2010. Catatan Statistik.Surabaya: Universitas Negeri Surabaya

Suyono. 1996. Penjajakan Profil Kebutuhan Profesional Guru SD. Hasil Penelitian. Malang.

Soedjadi R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika Di Indonesia, Konstantasi Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Jakarta : Dirjen Diknas.

(6)

Jurnal Dimensi Matematika 6

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses berpikir mahasiswa dimensi teacher dalam memecahkan masalah matematika dalam memahami masalah, mahasiswa dimensi

Dimensi dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Geometri Kelas V MI. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

Jurnal Dimensi Matematika 449 Data sepuluh jurnal yang telah dianalisis yaitu Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Geogebra Untuk

Received Januari 15, 2022; Revised Januari 20, 2022; Accepted Februari 27, 2022 JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI DAN MANAJEMEN BISNIS Halaman Jurnal:

2, Desember 2021 LPPM UNIHAZ ABDIHAZ: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat https://journals.unihaz.ac.id/index.php/abdihaz Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat

2, Desember 2020 LPPM UNIHAZ ABDIHAZ: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat https://journals.unihaz.ac.id/index.php/abdihaz Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat

DIMENSI, Volume 11 Nomor 2 : 270-281 JULI 2022 ISSN: 2085-9996 https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms 270 SEJARAH PEMBENTUKAN DAN KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM

Hulondalo Jurnal Ilmu pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Volume 2 Nomor 2 Juli-Desember 2023 141 HULONDALO JURNAL ILMU PEMERINTAHAN DAN ILMU KOMUNIKASI Available online