• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Teknologi Elektro - Publikasi Mercubuana

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Jurnal Teknologi Elektro - Publikasi Mercubuana"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

Perancangan simulasi kunci elektrik dengan enkripsi melalui Bluetooth pada ponsel bertujuan untuk membuat prototipe kunci elektrik yang pengendaliannya dilakukan dengan mengirimkan perintah terenkripsi dari ponsel melalui Bluetooth. Abstrak - Pada penelitian ini akan dibahas dua studi kasus yaitu kegagalan komunikasi point-to-point JKT_06A330 ITC BSD di depan JKT_06B1052 IBS BSD Junction dan kegagalan komunikasi point-to-point JKT_06N412 Klebet kemiri di depan JKT_06N411 Kamp. Perangkat transmisi yang dianalisa adalah NEC Pasolink v4 untuk point-to-point link communication failure JKT_06A330 ITC BSD seberang JKT_06B1052 IBS BSD Junction dan komunikasi point-to-point JKT_06N412 Klebet kemiri seberang JKT_06N411 Kampung Kelapa.

Analisis kegagalan komunikasi point-to-point pada NEC pasolink V4 JKT_06A330 ITC BSD berhadapan dengan perangkat JKT_06B1052 IBS BSD Junction. Analisis kegagalan komunikasi point-to-point link JKT_06A330 ITC BSD berhadapan JKT_06B1052 IBS BSD Junction. Frekuensi pemasangan ODU di site JKT_06B1052 IBS BSD Junction lebih tinggi dibandingkan dengan frekuensi pemasangan ODU di JKT_06A330 ITC BSD diameter antena gelombang mikro yang digunakan.

Pada Gambar 4.7 stasiun (IDU) yang terletak di Junction JKT_06B1052 IBS BSD dimatikan dan pada Gambar 4.8 dilakukan proses sebaliknya. Troubleshooting yang dilakukan untuk studi kasus kegagalan komunikasi point-to-point JKT_06A330 ITC BSD berhadapan JKT_06B1052 IBS BSD Junction Dari hasil analisa di atas dapat disimpulkan bahwa ODU di site JKT_06B1052 IBS BSD mengalami kerusakan. Flowchart untuk troubleshooting JKT_06A330 ITC BSD - JKT_06B1052 IBS BSD Junction dapat dilakukan sebagai berikut.

Pada studi kasus kedua ini akan dibahas mengenai kegagalan koneksi antara titik JKT_06N412 Klebet kemiri dan JKT_06N411 Kampung Kelapa.

Gambar 2.1  Sistem komunikasi  point to point
Gambar 2.1 Sistem komunikasi point to point

Kondisi awal saat terjadi kegagalan sistem komunikasi poin

ODU yang digunakan pada tautan adalah ODU 13GHz dengan frekuensi Tx 13188.500MHz dan frekuensi Rx 12922.500MHz. Berdasarkan percobaan yang dilakukan pada rancang bangun miniatur mesin penjual otomatis minuman kaleng, rancangan alat ini dapat digunakan oleh masyarakat umum khususnya pengguna di bawah umur, dengan syarat pengguna memiliki akun untuk memilih minuman dari miniatur mesin penjual minuman. . karena miniatur ini merupakan sarana minuman sekolah yang hanya memiliki satu kesempatan untuk minum. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat miniatur mesin minuman kaleng otomatis yang akan digunakan pengguna dengan memasukkan kode akun dari nomor identifikasi sebagai ID dan kata sandi sebagai kode akses.

Indikator adalah salah satu jenis komponen yang digunakan sebagai penanda kejadian saat input terjadi, atau juga sebagai penanda saat mikrokontroler mengeluarkan perintah ke perangkat output. Perangkat yang digunakan untuk mendukung pengoperasian seluruh perangkat, baik perangkat output, perangkat kontrol maupun perangkat input. Seperti yang sudah diketahui, untuk mengoperasikan miniatur mesin minuman kaleng dengan menekan tombol yang tersedia di keyboard. Sebelum keyboard siap digunakan pengguna, matriks keyboard 4x4 harus diuji terlebih dahulu.

Pada pengujian ini, sensor ultrasonik hanya mengetahui jarak dari sensor ultrasonik ke minuman kaleng di lorong D, kemudian menampilkan setiap jarak minuman kaleng di lorong D ke LCD (Liquid Crystal Display) sebagai output dan juga sebagai indikator. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar pemrograman untuk menampilkan informasi kaleng minuman yang siap dibawa ke pengguna, LCD (Liquid Crystal Display) menunjukkan ucapan terima kasih telah menggunakan miniatur mesin minuman kaleng ketika kaleng telah jadi. diambil oleh pengguna. 1. Miniatur mesin minuman kaleng dapat digunakan apabila user memiliki akun yaitu ID dan password untuk login yang telah diatur pada mikrokontroler.

Menambahkan program GUI (Graphic User Interface) untuk memasukkan data akun pengguna yang akan diprogram pada mikrokontroler mesin minuman kaleng mini. Metodologi yang digunakan adalah dengan mengumpulkan artikel tentang pH, menguji output sensor pH saat direndam dalam berbagai sampel cairan, membuat program Arduino, menguji transfer data melalui Bluetooth dan nilai pH untuk ditampilkan di Android.

Gambar 4.16 Fixed strut terlepas dari  mounting-nya
Gambar 4.16 Fixed strut terlepas dari mounting-nya

Pengujian Dan Analisa Alat

Ringkasan - Saat ini peningkatan kargo melalui terminal kargo Bandara Soekarno - Hatta sangat pesat, sehingga akan semakin banyak pengguna jasa yang melakukan kegiatan operasionalnya. Namun karena terbatasnya kapasitas untuk menggunakan pasokan listrik, hal ini menimbulkan pembatasan bagi penyewa yang ingin menyewa tempat di terminal kargo, sehingga perlu cara untuk menghemat daya. Konsumsi energi yang paling banyak adalah dari AC, dimana beberapa gedung perkantoran di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta menggunakan AC sentral, dimana peralatan ini paling banyak menggunakan energi listrik.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mendapatkan peluang penghematan energi pada sistem AC yang terpasang di Gedung Perkantoran Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. Energi merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menunjang kegiatan yang berlangsung di Terminal Kargo. Apapun maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan energi pada tata udara di Terminal Kargo Bandara Soekarno.

Audit dan analisis detail untuk penghematan energi terkait pengoperasian sistem tata udara di gedung perkantoran terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta. Analisis. Dari hasil observasi lapangan, penulis dapat menganalisis apakah sistem tata udara gedung perkantoran terminal barang memenuhi standar SNI atau tidak. Subjek penelitian, lokasi dan waktu Penelitian dilakukan di gedung perkantoran terminal kargo dengan mengumpulkan beberapa data.

Terminal kargo adalah terminal kargo yang memiliki beberapa Regulated Agent (RA), gudang dan gedung perkantoran serta fasilitas lainnya. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dimana data ini berupa angka atau data yang dapat dihitung, seperti data perhitungan tagihan listrik bulanan pada Kwh meter, analisis jumlah saluran distribusi AC yang digunakan untuk menentukan jumlah kebutuhan listrik yang digunakan. . , sehingga konsumsi listrik gedung perkantoran yang berada di Terminal Kargo dapat diketahui. Untuk memenuhi kebutuhan di bidang ketenagalistrikan, gedung perkantoran Terminal Kargo disuplai listrik dari main panel dengan kapasitas MCCB 400A.

Daya yang terpasang pada beban yang digunakan pada gedung perkantoran ini merupakan kategori nonesensial yang merupakan perangkat penunjang pada gedung perkantoran Terminal Kargo, seperti pendingin udara (AC), penerangan, komputer, dispenser dan TV serta peralatan kerja lainnya yang bersifat kelistrikan. peralatan menggunakan energi. Salah satu cara untuk menghemat energi pada sistem tata udara adalah dengan mengganti refrigeran, dimana sebelumnya gedung perkantoran Terminal Kargo menggunakan R-22 kemudian diganti dengan R-290. Sedangkan keterbatasan pasokan listrik di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan penghematan terutama pada sistem tata udara yang mana peralatan ini paling banyak mengkonsumsi energi listrik.

Gambar Siklus Refrigerasi  5.  Refrigeran, merupakan salah satu
Gambar Siklus Refrigerasi 5. Refrigeran, merupakan salah satu

Optimalisasi Network Jaringan Disepanjang Jalur Kereta Api Jakarta- Bandung Diwilayah JABOTABEK

Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan sebelum dan sesudah optimasi di sepanjang jalur kereta api Jakarta – Bandung. Teknik pengumpulan data dengan metode lapangan dilakukan dengan melakukan tes mengemudi dengan kendaraan berupa kereta api dengan jurusan Jakarta – Bandung. Pada saat dilakukan pengukuran, dilakukan panggilan dengan menggunakan TEMS untuk mengukur keberhasilan panggilan, keberhasilan panggilan dan kualitas sinyal saat panggilan berlangsung, kemudian area yang diukur dikepung (drive test).

Pengukuran kinerja dengan Drive Test drive Test pengukuran dilengkapi dengan peralatan khusus untuk memantau jaringan, antara lain laptop yang didalamnya terdapat software TEMS (Test Mobile System), antena GPS (Global Positioning System) untuk menentukan koordinat pengukuran, MS (Mobile System) ) yang dilengkapi dengan software TEMS. Dengan menghubungkan TEMS selain port serial komputer, data dari jaringan dapat dipantau secara bersamaan. Perangkat lunak TEMS yang digunakan untuk melakukan drive test dapat diterapkan untuk melakukan berbagai pengukuran, antara lain.

Di posisi awal drive test trip, aktifkan bilah alat file log lalu pilih mulai merekam di jendela yang muncul, pilih folder tempat menyimpan file log, tulis nama file, lalu OK. Untuk menyelesaikan kegiatan drive test, file log dengan hasil drive test dapat diproses menggunakan statistik PICS untuk mendapatkan data statistik. Pengukuran dan analisis yang dilakukan pada saat melakukan pengukuran ini dilakukan dalam dua langkah, langkah pertama adalah pengukuran yang dilakukan sebelum dilakukan optimasi, sedangkan pada langkah kedua pengukuran dilakukan setelah dilakukan optimasi.

Nilai parameter drive test mengacu pada nilai yang ditetapkan bersama oleh operator dan vendor seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Dari hasil drive test pertama diketahui bahwa kekuatan sinyal operator A masih lebih lemah dari kekuatan sinyal operator B, dan masih lebih baik dari kekuatan sinyal operator C, seperti tergambar pada data berikut. Secara umum hasil analisis drift test yang dilakukan pada pengukuran sebelum optimasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa titik dengan masalah high low coverage di sepanjang area pengukuran, pada tempat dengan coverage rendah sangat sulit untuk melakukan panggilan, dan jika memungkinkan, komunikasi yang berlangsung akan terputus dan tidak jelas, dimana dapat dilihat pada bar di handphone.

Setelah semua proses optimasi selesai, perlu dilakukan pengujian apakah terjadi perubahan yang signifikan setelah beberapa titik permasalahan, kemudian dilakukan pengukuran drive test lagi untuk mengetahui besarnya perubahan yang terjadi setelah optimasi habis pada daerah yang mengalami masalah di sepanjang daerah pengukuran. Selanjutnya adalah perbandingan level penerima (Rxlev) sebelum dan sesudah optimasi, dimana kedua hasil ini didapatkan dari hasil pengukuran driving test sebelum dan sesudah optimasi. Setelah dilakukan optimasi dan uji mengemudi, nilai Rx-Level sebesar 42,59%, menunjukkan peningkatan kualitas sinyal dibandingkan dengan nilai Rx-Level sebelum dilakukan optimasi yang hanya sebesar 23,62%.

Grafik Perbandingan Hasil Pengukuran Drivetest Pada Saat Sebelum dan Setelah
Grafik Perbandingan Hasil Pengukuran Drivetest Pada Saat Sebelum dan Setelah

Program Studi Teknik Elektro

Gambar

Gambar 2.1  Sistem komunikasi  point to point
Gambar 2.2 Kondisi  Line Of Sight
Gambar 3.1 Gambar IDU ,ODU  dan Antena dan  tampilan PNMT
Gambar 4.1 Tampilan alarm pada  IDU site  JKT_06B1052 IBS BSD  Junction
+7

Referensi

Dokumen terkait

Key words: Body mass index, quality of life, elderly INTRODUCTION Most developed and developing countries in the world are experiencing an obesity epidemic.1,2 The high and growing