• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURUSAN PENDIDIKAN ISLAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "JURUSAN PENDIDIKAN ISLAM "

Copied!
175
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus Penelitian

Fokus penelitian harus singkat, jelas, kuat, konkrit, dirumuskan secara operasional, dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.13. Berdasarkan latar belakang masalah sebagaimana disebutkan di atas, maka fokus penelitian dalam penelitian ini adalah. Bagaimana peran pendidikan aqidah pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kecamatan Lumajang.

Bagaimana peran pendidikan moral pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kecamatan Lumajang. Apa saja kendala peran pendidikan aqidah dan akhlak pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kecamatan Lumajang.

Tujuan Penelitian

Untuk mendeskripsikan peran pendidikan moral pada anak single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kabupaten Lumajang. Untuk mendeskripsikan kendala peran pendidikan aqidah dan akhlak pada anak single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kecamatan Lumajang.

Manfaat Penelitian

Bagi masyarakat, hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi dan dapat memperkaya wawasan tentang peran pendidikan aqidah dan akhlak bagi anak single parent.

Definisi Istilah

Maka dari kedua pengertian tersebut dapat diartikan bahwa “Single Parent” adalah orang tua tunggal yang dalam hal ini adalah seorang ibu. Orang tua tunggal dalam hal ini adalah ibu atau ayah yang meninggal dunia atau meninggal karena perceraian. Jadi peran Pendidikan Aqidah dan Akhlak pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kabupaten Lumajang merupakan upaya sadar dan terencana dalam mempersiapkan peserta didik (anak) untuk mengenal, memahami dan beriman kepada Allah SWT serta berperilaku mulia. berbasis Al-Quran dan Hadits melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, pelatihan dan pemanfaatan pengalaman yang dilakukan oleh orang tua tunggal di Dusun Galangan, Desa Boreng, Kabupaten Lumajang.

Sistematika Pembahasan

KAJIAN PUSTAKA

Kajian Teori

  • Peran Pendidikan Aqidah
  • Peran Pendidikan Aqidah Bagi Anak Dalam Keluarga Single
  • Peran Pendidikan Akhlak Bagi Anak Dalam Keluarga Single

Yang harus Anda sadari, orang tua dan anak ibarat mata rantai yang saling terhubung satu sama lain. Orang tua tunggal (sendiri), hanya bisa menjadi ayah atau suami, dan hanya bisa menjadi ibu atau istri. Tentu saja tugas dan tanggung jawab orang tua tunggal jauh lebih berat dibandingkan dengan orang tua penuh waktu.

Tanggung jawab orang tua tunggal akan ditanggung oleh keduanya, sedangkan tanggung jawab orang tua penuh akan ditanggung bersama. Peran orang tua tunggal dalam menentukan pendidikan agama Islam bagi anaknya lebih bersifat egois. Mungkin tidak ada kemungkinan terjadinya kepemimpinan ganda dalam keluarga karena hanya ada satu orang tua.

Agar peran orang tua tunggal bisa maksimal, orang tua harus terlebih dahulu menyadari posisinya dalam keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kedekatan hubungan antara anak sebagai peserta didik dalam konteks pendidikan keluarga dengan orang tua sebagai pendidik (tentunya) sebenarnya merupakan modal dasar yang sangat berharga dalam implementasi pendidikan agama Islam di keluarga (rumah). 3) Mencapai tujuan. Anak sebagai pelajar mempunyai cita-cita dan orang tua sebagai pendidik juga mempunyai harapan terhadap anaknya.

Secara umum pendidikan agama dalam keluarga bertujuan untuk membina anak agar menjadi anak yang bertaqwa dan bertaqwa, berbakti kepada orang tua dan berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Secara eksplisit materi pendidikan agama yang akan diajarkan di rumah harus direncanakan dan dipersiapkan oleh orang tua sebagai penanggung jawab pendidikan agama dalam keluarga45. a) Membangun iman dan tauhid. Hanya karena orang tua mempunyai disabilitas, maka mereka membutuhkan bantuan dari orang-orang yang mampu dan mau membantu orang tua dalam mendidik anaknya, khususnya dalam mengajar.

Oleh itu, sebagai ibu bapa, dalam membimbing dan membesarkan anak-anak, kita seharusnya berlandaskan nilai-nilai tauhid yang diperintahkan oleh Allah. Dengan cara ini, ibu bapa seharusnya memberi contoh kepada anak-anak mereka tentang tingkah laku yang baik dan betul yang sesuai dengan ajaran Islam. Kerana doa yang Allah ajarkan kepada kedua ibu bapa diungkapkan dengan cara ini dengan mengenang jasa mereka.

Al-Quran mengajar anak-anak harus berbakti kepada ibu bapa, tetapi sebaliknya sebagai ibu bapa, mereka juga mempunyai kewajipan untuk membesarkan anak-anak mereka dengan pendidikan yang baik, dan terus menjaga hubungan baik di dunia dengan memelihara ibu bapa mereka. . Maka kaedah pembinaan akhlak yang bermula sejak kecil dan pembinaan itu adalah tugas dan tanggungjawab ibu bapa terhadap anak-anak mereka.

METODE PENELITIAN

Sementara itu, orang tua tunggal memiliki waktu yang sangat terbatas untuk memberikan pendidikan aqidah dan akhlak kepada anaknya di rumah. Dalam teknik pengumpulan data melalui wawancara, data yang ingin dikumpulkan adalah upaya-upaya orang tua tunggal dalam memberikan pendidikan aqid dan akhlak anak serta kendala-kendala yang ditemuinya dalam memberikan pendidikan tersebut. Maka penting bagi orang tua untuk memberikan pendidikan agama kepada anaknya sejak dini, agar anak tidak tersesat.

Oleh karena itu, orang tua harus pintar-pintar memberikan pelajaran agama kepada anak ketika berada di rumah. Dengan memberikan kebiasaan, teladan dan pengawasan terhadap aktivitas setiap anak maka akan memudahkan orang tua dalam memberikan pengajaran aqidah ketika anak berada di rumah.” 8. Pengajaran aqidah di rumah adalah tanggung jawab orang tua, oleh karena itu hendaknya orang tua berkewajiban untuk memberikan pendidikan aqidah kepada anaknya di rumah.

Oleh karena itu, sebagai orang tua jangan menganggap remeh pendidikan agama, karena apapun yang diberikan kepada anak akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti. Mengingat permasalahan tersebut, hendaknya orang tua memberikan pendidikan akhlak kepada anaknya sejak dini karena akhlak merupakan cerminan dari apa yang ada dalam jiwa seseorang. Oleh karena itu, orang tua wajib memberikan pendidikan kepada anak, baik itu pendidikan agama maupun pendidikan akhlak.

Oleh karena itu, orang tua hendaknya mengajarkan anak bagaimana bersosialisasi atau bergaul dengan baik dengan orang yang lebih tua, teman atau orang lain. Selama ini orang tua sudah memberikan contoh yang baik dalam memberikan pendidikan, baik iman maupun akhlak, di rumah. Dari hasil wawancara diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwa kendala dalam pemberian peran pendidikan aqidah dan akhlak pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan Desa Boreng Kabupaten Lumajang adalah: a) Keterbatasan waktu bagi orang tua dan anak, b) Orang tua yang mengambil peran ganda yaitu sebagai ayah dan ibu dimana mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Orang tua mempunyai peran ganda yaitu memenuhi kewajiban finansial anaknya dan mempunyai kewajiban mendidik anaknya selama berada di rumah. Berdasarkan data lapangan yang fokus pada pendidikan aqidah pada anak single parent di desa Galangan, peneliti menemukan bahwa pendidikan aqidah yang diberikan orang tua kepada anak dimulai sejak usia dini dan dilakukan secara terus menerus. Dalam hal ini orang tua tunggal atau single mother mempunyai peran ganda dalam penyelenggaraan kehidupan berkeluarga.

Berdasarkan data lapangan yang fokus pada pendidikan moral pada anak pada keluarga single parent di Dusun Galangan, peneliti menemukan bahwa orang tua mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar terhadap pendidikan moral pada anaknya. Anak menunjukkan rasa hormat kepada orang tuanya melalui komunikasi yang baik yang muncul dalam segala sikap dan perilakunya.

Gambar 3.1: Komponen dalam analisis data (interactive model)
Gambar 3.1: Komponen dalam analisis data (interactive model)

Referensi

Dokumen terkait