PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Dimana peneliti akan memaparkan bagaimana metode dakwah dalam rangka kemajuan Masjid Desa Wale Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma. Bagaimana Metode Dakwah Dilakukan untuk Memajukan Masjid Baiturrahman di Desa Ombak, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma.
Kajian Terhadap Penelitian Terdahulu
Sistematika Penulisan
14Imam Syafi'I “Studi Deskriptif Kegiatan Takmir Dakwah Masjid Baiturrahman Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Dusun Gowok Sleman Yogyakarta” (Skripsi (UIN) Sunan Kali Jaga Yogyakarta).
LANDASAN TEORI
Pengertian Metode
Metode dakwah adalah cara yang ditempuh da'i dalam menjalankan tugasnya berdakwah. Metode dakwah berkaitan dengan masalah bagaimana dakwah itu harus dilakukan 5 Metode dakwah adalah cara yang sistematis untuk menjelaskan arah strategi dakwah. Karena merupakan bagian dari strategi yang masih konseptual, maka metode dakwah lebih konkrit dan praktis. dakwah.
Macam Macam Metode Dakwah
Menurut Jalaluddin, seorang da'i (komunikator) belum tentu bisa memahami karakter, nilai, pendidikan atau norma masyarakat secara holistik. Dan ini merupakan hal yang perlu, jika seorang dai ingin pesan dakwahnya dapat dipahami dengan baik dan benar oleh orang lain. Dengan cara ini, da'i dapat menyeleksi dan memilah mana yang tidak perlu dan harus disampaikan kepada masyarakat.
Fakta ini menunjukkan bahwa pengajaran yang baik tidak hanya pemilihan materi dakwah yang menarik sesuai dengan tingkat kecerdasan pendengarnya, tetapi juga tindakan atau langkah-langkah yang dapat dijadikan teladan sebagai landasan masyarakat. Tujuan mujilah adalah untuk menjawab kebenaran subjek dan objek dakwah, keduanya mampu menerima kebenaran dengan lapang dada, da'i harus berhati-hati agar dialog tidak bertujuan untuk mendapatkan pendapat pribadi dan mengalahkan pihak lain. , tetapi mengutamakan kebenaran Islam. Da'i tidak boleh terlalu ambisius tapi tenang agar tidak kehilangan kontrol diri, tugas utama da'i adalah menjelaskan pesan dengan cara terbaik, masalah tidak dapat diterima, hanya Allah yang tahu mereka. yang tersesat dan mengenal mereka yang mendapat petunjuk.
Oleh itu, seorang pendakwah dalam menggunakan mujadalah ini diwajibkan mempunyai persediaan berikut. Selain contoh di atas, terdapat banyak contoh dakwah bil lisan yang digunakan oleh seorang pendakwah sebagai kaedah dakwah iaitu: Soal Jawab (Dialog), Kuliah, Pengajian dan Tariqah Hizib (hiziban)14.
Memakmurkan Masjid
- Pengertian Memakmurkan Masjid
- Upaya Memakmurkan Masjid
- Cara Memakmurkan Masjid
- Manfaat Memakmurkan Masjid
Berbagai upaya berikut ini, jika benar-benar dilakukan, diharapkan mampu memakmurkan masjid secara material dan spiritual. Pengurus masjid yang diserahi pengelolaan masjid sesuai dengan fungsinya memegang peranan penting dalam memakmurkan masjid. 21 Mailia Nur Azizah “Strategi Takmir Memakmurkan Masjid An-Nur, Perumahan Griya Karang Indah, Desa Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas” (Disertasi: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019), hlm.34.
Kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya baik jasmani maupun rohani mendorong mereka untuk maju di masjid tanpa ragu. 22 Mailia Nur Azizah “Strategi Takmir Untuk Kemajuan Masjid An-Nur Apartemen Griya Karang Indah Desa Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas” (Tesis: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019), hal.34. Orang-orang yang didorong oleh masjid yang makmur akan memiliki iman yang benar dan terbebas dari segala bentuk kemusyrikan.
23 Mailia Nur Azizah “Strategi Takmir Memajukan Perumahan Masjid An-Nur Desa Griya Karang Indah Desa Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas” (Tesis: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019), hal.35 . 24 Mailia Nur Azizah “Strategi Takmir Untuk Memajukan Masjid An-Nur Kompleks Perumahan Griya Karang Indah Desa Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas”.
Kajian Tentang Masjid
- Pengetian Masjid
- Fungsi Masjid
- Ruang Lingkup Manajemen Masjid
- Pengurus Masjid
35 Reza Novita Sari “Kesadaran Masyarakat dalam Memakmurkan Masjid di Dusun V, Desa Talang Alai, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma” (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, 2019) hlm. Imarah adalah kegiatan untuk meramaikan mesjid sebagai tempat ibadah, membina umat dan meningkatkan kesejahteraan jamaah. Sebagai contoh sederhana, dokumen ini menampilkan susunan pengurus masjid, lengkap dengan bagian dan lembaganya.
Pengurus masjid yang terdiri dari beberapa orang tidak boleh bekerja sendiri dalam menjalankan tugasnya. Perlu adanya kekompakan dalam kerja pengurus masjid baik dalam pelaksanaan program maupun dalam upaya penyelesaian berbagai kendala dan kendala yang muncul. Oleh karena itu, pengurus masjid setidaknya harus memiliki karakter saling pengertian, saling membantu dan mau menasihati agar semuanya berjalan dengan baik.
Apabila salah seorang pengurus ditimpa musibah, contohnya, pengurus lain cuba membantu dan membantunya, sekurang-kurangnya mereka datang melawat. Perpaduan pengurus masjid akan terus terpelihara sekiranya semua petugas bertungkus lumus membina dan menyelenggaranya.
METODE PENELITIAN
Waktu dan Tempat Penelitian
Teknik Penentuan Informan
Informan adalah orang yang memberikan informasi dalam penelitian skripsi ini, jadi informan dapat dikatakan sama dengan responden. Responden disini adalah pengurus masjid yang berperan penting dalam kelancaran shalat berjamaah di Masjid Baiturrahman. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu metode/metode pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu 8. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 5 informan utama dan 4 informan pendukung.
Sumber Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggali berbagai dokumen yang diperlukan untuk melengkapi data, seperti hasil dokumentasi, arsip dan foto hasil penelitian.
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara adalah proses percakapan dengan maksud untuk menginstruksikan tentang peristiwa, orang, organisasi, motivasi dan perasaan, dll. 12. Guba dan Licolin mengatakan bahwa teknik ini sebenarnya merupakan teknik pengumpulan data yang khas untuk penelitian kualitatif. Untuk memudahkan peneliti mendapatkan informasi dari responden berupa wawancara sepihak untuk mendapatkan data tentang kondisi dan situasi di daerah tersebut.
Dalam penelitian ini yang menjadi sasaran wawancara adalah pengurus masjid karena peran pentingnya dalam memakmurkan masjid dan jamaah masjid. Dokumentasi adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh data tentang apa yang akan diteliti, yang dapat diperoleh melalui dokumen untuk menambah pemahaman atau informasi penelitian. Sebagai pendukung alat pencarian data, dokumentasi digunakan untuk mengambil data terkait bukti fisik yang berkaitan dengan masalah penelitian metode dakwah di mesjid masjid.
Teknik Analisis Data
Keabsahan data
Seperti halnya tradisi ritual adat 'Dusun Jaga', di Desa Ombak, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Namun, setelah saya mengajaknya dengan berbagai cara dan juga menasihati banyak orang di Desa Gelombang untuk tidak bisa sholat di masjid dengan berbagai alasan. Untuk saat ini, masih ada sebagian masyarakat Kampung Ombak, khususnya laki-laki, yang belum melaksanakan salat di masjid, termasuk salat Jumat.
Hasil wawancara dengan Bpk. Dadi selaku jemaah Masjid Baiturrahman Desa Ombak mengungkapkan hal yang sama seperti yang disampaikan oleh informan jemaah sebelumnya namun Sdr. Dadi sangat berharap agar para pemuka agama atau pengurus masjid selalu mengingatkan mereka akan kewajiban menunaikan sholat lima waktu dan juga sholat jum'at sebagai kewajiban seorang muslim. Mereka juga mengatakan bahwa pengurus Masjid Baiturrahman sudah cukup baik dalam menjalankan tugasnya untuk mensejahterakan Masjid Baiturrahman. Berdasarkan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan informan jemaah Masjid Baiturrahman menyatakan bahwa metode dakwah dalam Memakmurkan Masjid Baiturrahan di Desa Ombak Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma dilakukan oleh baiturrahman. manajemen masjid.
Namun meski diajak dan dinasehatkan dengan berbagai cara, masih banyak warga Desa Ombak yang tidak bisa salat di masjid karena berbagai alasan. Metode dakwah yang digunakan untuk kemajuan Masjid Baiturrahman Desa Ombak Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma menggunakan metode dakwah Mau'idzatil Hasanah yaitu pengurus masjid mengajak dan menginformasikan kepada masyarakat Desa Ombak untuk menjadi sadar akan ajaran Islam dan mereka didorong untuk mengimplementasikannya. Masyarakat Kampung Ombak sebagai penganut Masjid Baiturrahman hendaknya selalu menunaikan kewajibannya sebagai umat Islam dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mengutamakan akhirat dan bukan dunia.
Opto Widodo, lahir di Desa Ombak, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada tanggal 29 September 1995.
HASIL PENELITIAN
Hasil Penelitan
Pembahasan
Metode dakwah adalah metode yang digunakan oleh khatib dalam melaksanakan tugas dakwahnya. Metode dakwah menyangkut masalah bagaimana dakwah harus dilakukan. Hal ini dibuktikan dari hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan 5 informan pengurus masjid, dimana upaya mereka dalam meramaikan masjid adalah dengan menggunakan metode dakwah seperti nasehat dan ajakan. Dan juga dapat dibuktikan dari hasil wawancara penulis dengan 4 orang informan jemaah Masjid Baiturrahman yang mengatakan sering sholat berjamaah di masjid baik itu sholat lima waktu maupun sholat jum'at karena undangan atau karena nasehat dari pengurus Masjid Baiturrahman dan juga orang - orang terdekat.
Kemudian dari hasil wawancara yang penulis tanyakan langsung kepada 5 orang informan selaku pengelola Masjid Baiturrahman, penulis menyatakan bahwa penyuluhan merupakan cara mereka memotivasi masyarakat untuk kemajuan Masjid Baiturrahman, dengan menyampaikan kepada masyarakat bahwa shalat lima waktu. kali sehari kewajiban bagi seorang muslim dan sholat Jum'at adalah kewajiban khusus. Kemudian dari hasil wawancara yang penulis tanyakan langsung kepada 5 orang informan selaku pengelola Masjid Baiturrahman menyatakan bahwa tujuan pembangunan masjid adalah untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT, dan mereka juga mengatakan bahwa suksesnya masjid masjid adalah kewajiban umat Islam. Selain itu, mereka berharap suatu saat nanti Masjid Baiturrahman akan dipenuhi jamaah tidak hanya saat shalat Jumat, tapi juga lima kali sehari.
Sebagai pengurus Masjid Baiturrahman dan para pemuka agama Desa Ombak, hendaknya kita selalu saling mengingatkan tentang kebaikan dan kewajiban sebagai seorang muslim, karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama dan sahabat adalah sahabat yang mengajak kebaikan. Syafi'I Imam, 2014. Studi Deskriptif Kegiatan Promosi Dakwah Takmir Masyarakat Masjid Baiturrahman di Dusun Gowok Sleman Yogyakarta Skripsi (UIN) Sunan Kali Jaga Yogyakarta.
KESIMPULAN
Saran
Strategi Takmir Dalam Kemakmuran Masjid An-Nur Komplek Perumahan Griya Karang Indah, Desa Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas” (tesis: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. Putra Mandala. 2019. Strategi Dakwah Bagi Pengurus Masjid Besekkul Institut Negara Islam (IAIN).Ramadlan Zakiy, 2020. Strategi Dakwah Pengurus Masjid Dalam Meningkatkan Shalat Subuh Jamaah Masjid Jalan Al Furqon Masjid Dadi Sukarame Bandar Lampung skripsi Raden Intan UIN Lampung.
Sari Reza Novita, 2019, Community Awareness in Prospering Mosques in Hamlet V, Talang Alai Village, subdistrict Air Periukan, regentschap Seluma, script: Bengkulu State Islamic Institute. Bengkulu State Islamic Institute (IAIN) College, Department of Da'wah, Islamic Communication and Broadcasting Study Program.
Tabel 4.1