• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARYA TULIS ILMIAH KEPULAUAN MANDEH, BONGKAHAN NIRWANA DI UFUK BARAT SUMATERA

N/A
N/A
meka jaya

Academic year: 2024

Membagikan "KARYA TULIS ILMIAH KEPULAUAN MANDEH, BONGKAHAN NIRWANA DI UFUK BARAT SUMATERA "

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

KARYA TULIS ILMIAH KEPULAUAN MANDEH, BONGKAHAN NIRWANA DI UFUK BARAT SUMATERA

OLEH KELOMPOK:

FISABILILLAH

GENTUR CHRISTIAN KELVIN MELVI IVANLIE RICHI VALIESON

IX-5

SMP KRISTEN KALAM KUDUS PEKANBARU

T.A 2016/2017

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat- Nya sehingga karya tulis ilmiah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya terutama dari media internet.

(2)

Dan harapan kami semoga karya tulis ilmiah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi karya tulis ilmiah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini.

Pekanbaru, Maret 2017

Tim Penulis

Daftar Isi

Kata Pengantar Sekapur Sirih Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang . . . 1 1.2 Rumusan Masalah . . . 1 1.3 Tujuan Penulisan

1.3.1 Tujuan Umum . . . 2 1.3.2 Tujuan Khusus . . . 2

Bab II Kajian Pustaka

2.1 Letak Geografis . . . . 3

2.2 Transportasi . . . . 4

2.3

Penginapan . . . 5

2.4 Gugusan Pulau dan Keragaman Biota Laut . . . 6

2.5 Aktivitas Lain . . . 8

Bab III Lampiran Foto Objek Wisata Bab IV Kesimpulan

Daftar Pustaka

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia telah diwariskan segala sesuatu yang ada di alamnya oleh para leluhurnya.

Tak heran jika negara zamrud khatulistiwa ini menjadi salah satu buruan para bangsa besar untuk memiliki negara ini. Keindahan alam dan kearifan lokalnya menjadi salah satu destinasi menarik yang mungkin hanya ditemukan negara kepulauan ini. Untuk itulah orang- orang Indonesia sudah siap akan datangnya para turis wisatawan internasional.

Namun, tidaklah cukuo untuk menjelajahi negeri kepulauan ini hanya dalam waktu semalam. Masih banyak lagi keindahan alam yang tak tertandingi oleh negara manapun.

Masih banyak lagi surga-surga yang belum terjamah oleh manusia, sehingga perlu diadakannya ekspedisi lebih lagi untuk menelusuri negeri yang memiliki ribuan pulau ini.

Oleh karena itulah, karya tulis ilmiah ini dibuat untuk menguak salah satu keindahan alam belum dikenal oleh masyarakat luas dan memperkenalkannya lewat tulisan. Kami memilih Kepulauan Mandeh, Sumatera Barat. Dengan alasan, daerah ini berpotensi besar menjadi salah satu tempat wisata yang nantinya akan dikembangkan dan diperkenalkan sampai ke ujung dunia.

1.2

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, kami menemukan beberapa hal yang akan dibahas yaitu, Keindahan apa sajakah yang dimiliki oleh Kepulauan Mandeh? Dimanakah letak dari Kepulauan Mandeh? Bagaimanakah cara memperkenalkannya ke masyarakat luas?

1

1.1 Tujuan

1.3.1 Tujuan Umum

Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk memperkenalkan Kepulaun Mandeh, Sumatera Barat yang nantinya akan dipublikasikan lewat internet. Dengan adanya Karya Tulis ini harapan kami adalah untuk segera memperkenalkan Kepulauan Mandeh lebih dalam lagi.

1.3.2 Tujuan Khusus

Selain tujuan umum di atas, Karya Tulis Ilmiah ini juga mengkhususkan agar pemerintah terutama dinas kepariwisataan dengan segera mempromosikan kepulauan

“nirwana” nan eksotis ini. Dengan harapan dengan minimnya informasi seputar daerah ini, menghimpun semua dan menarik informasi dari berbagai sumber informasi dari internet.

(4)

2

BAB II

KAJIAN PUSTAKA 2.1 Letak Geografis

Gambar 1.1 Peta Kepulauan Mandeh.

sumber : googlemaps.com

Kawasan Wisata Mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 km dari Padang dengan Luas ± 18.000 ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan.

Objek wisata kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional dengan adanya investasi asing (Italia), mengembangkan resort wisata yang dikenal dengan Cubadak Paradiso. Bahkan Kawasan Mandeh telah menjadi destinasi utama kebijakan sektor pariwisata kebaharian yang dimasukkan kedalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. Kawasan Wisata Mandeh sangat menjanjikan untuk dijadikan tujuan investasi.

2.2 Transportasi

Kawasan Mandeh berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Berjarak sekitar 56 kilometer jalur darat atau sekitar satu jam perjalanan dari Padang, ibu kota Sumatera Barat. Wisatawan dari Jakarta atau dari luar

(5)

pulau Sumatera dapat melalui jalur udara terlebih dahulu menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang.

3

Wisatawan dapat memilih beberapa alternatif menuju ke kawasan wisata Mandeh. Pertama menggunakan jalur darat, bisa menggunakan mobil sewa dengan biaya Rp 300.000 per hari. Biaya tersebut sudah termasuk pengemudi, tapi belum termasuk bensin. Selain itu di bandara juga tersedia taksi argo maupun yang berpelat hitam yang bisa mengantarkan wisatawan langsung ke Mandeh, dengan biaya berkisar Rp 100.000.

Sedangkan alternatif jalan darat lainnya, wisatawan khususnya backpacker bisa menggunakan Damri atau bisa antar kota terlebih dahulu menuju kota Padang, tepatnya di Pasar Raya Padang. Bandara tersebut terletak di Kabupaten Padang Pariaman, sehingga butuh transportasi lagi untuk menuju ke kota Padang.

Gambar 1.2 Bandara Internasional Minangkabau sumber: wikipedia.com

Dengan Damri atau bus antar kota dikenakan tarif Rp Rp 25.000. Setelah itu melanjutkan dengan travel ke Pasar Tarusan, dengan tarif Rp 20.000. Setelah itu bisa menggunakan becak motor (bentor) ke Pelabuhan Carocok Terusan dengan biaya sekitar Rp 5.000.

Untuk jalur laut, Anda bisa menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Teluk Bayur atau dengan kapal wisata Bintang Mandeh, dari pelabuhan Muaro Padang dengan tarif Rp 300.000 sebelum sampai ke Pantai Carocok Painan. Keistimewaan wisatawan yang memilih jalur darat menggunakan mobil sewaan ialah dapat beristirahat sejenak dan merencanakan itenerary-nya di atas Puncak Panorama Satu Mandeh. Di bukit

(6)

tersebut sudah banyak penyedia jasa kapal yang menawarkan jasa penyeberangan dengan itenerary-nya masing-masing.

4

Setelah sampai kawasan Mandeh tepatnya di pelabuhan Carocok Terusan, wisatawan harus menyeberangi teluk menuju ke pulau-pulau yang menyuguhkan berbagai atraksi wisata yang anda inginkan. Pertama, wisatawan dapat menyewa kapal motor penyedia jasa wisata di sana. Tarifnya berkisar mulai Rp 500.000 hingga 650.000 dalam satu hari. Sehingga kapal tersebut akan mengikuti ke mana pun wisatawan ingin berlayar.

Gambar 1.3 Pelabuhan Teluk Bayur sumber: antaranews.com

Bagi yang datang di siang hari ataupun sore hari, disarankan menawar harga kapal tersebut sesuai waktunya. Misal datang di siang hari wisatawan dapat menawar harga kapal menjadi sekitar Rp 400.000, karena durasi waktu yang digunakan lebih pendek.

Kedua, dapat langsung membeli paket-paket wisata mandeh yang ditawarkan si pemilik kapal. Berkisar Rp 250.000 untuk satu orang berkeliling dan menikmati wisata, sekaligus makan siang dan makan ringan. Harga tersebut disesuaikan dengan jumlah orang yang ikut.

Ketiga, wisatawan dapat memanfaatkan kapal antar pulau yang biasa digunakan masyarakat. Di hari kerja, masyarakat di Mandeh beraktifitas seperti biasa, kapal-kapal pengangkut anak sekolah atau pekerja pun lalu lalang dari pulau ke pulau. Wisatawan dapat menumpang dengan hanya membayar sekitar Rp 8.000 hingga Rp 10.000 tergantung jarak

5

(7)

tempuh. Jika Anda ingin berkunjung ke pulau yang tidak berpenghuni seperti Sironjong Kecil, dapat bernegosiasi dengan pengemudi kapal, dengan menambah sedikit uang untuk mengganti jarak tempuhnya.

2.3 Penginapan

Menginap adalah salah satu alternatif untuk Anda dan keluarga menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi wisata di Pesisir Selatan Kepulauan Mandeh.

Selain akses jalan, beberapa penginapan pun sudah selesai dibangun dan siap dihuni. Di Kabupaten Pesisir Selatan, penginapan bagi wisatawan luar masih terbatas. Penginapan masih didominasi homestay dari warga dan para pembuka hotel di sekitar destinasi wisata.

Berikut kami telah merangkum alternatif tempat menginap di kawasan wisata Pesisir Selatan. a. Homestay

Homestay di Pesisir Selatan berpusat di kawasan Pantai Carocok Painan, Kecamatan IV Jurai. Tepatnya di deretan rumah seberang landmark Pantai Carocok Painan. Homestay di sana merupakan rumah warga yang disewakan. Jika anda ingin berencana menginap di sekitar daerah Kepulauan Mandeh, di sini berjejer homestay yang akan menyediakan fasilitas terbaik mereka.

Beberapa homestay merupakan rumah permanen hasil renovasi. Biayanya pun bermacam-macam, semakin bagus semakin tinggi harganya. Namun rata-rata berkisar Rp 100.000 untuk satu malam. b. Guest Home

Ada dua alternatif guest house terdekat di kawasan Painan, Pesisir Selatan.

Pertama, Viony House, di Jalan Sultan Hasanuddin, dekat dengan Kota Painan, dan hanya lima menit menuju kawasan Carocok Painan.

Guest House ini memiliki 8 kamar dengan kapasitas dua sampai tiga orang, twin bed, wisatawan dapat menginap dengan nyaman seharga Rp 300.000 per malam.

6

Kedua, guest house di Bukit Langkisau, bernama Langkisau Resort.

Penginapan tersebut berada di jalur menuju puncak Bukit Langkisau. Menyuguhkan pemandangan dari tengah bukit tersebut.

c. Cottage

Cottage di daerah wisata Pesisir Selatan berpusat di pulau-pulau kawasan wisata Mandeh. Beberapa pulau yang mendirikan cottage ialah kawasan Mandeh, Teluk Sikulo, dan Pulau Cubadak.

(8)

Gambar 1.4 Cottage di Kepulauan Mandeh sumber: informasijalanan.com

2.4 Gugusan Pulau dan Keragaman Biota Bawah Laut

Mandeh sebetulnya adalah sebuah kawasan wisata yang sebelumnya telah masuk dalam Induk Pembangunan Pariwisata Nasional pada tahun 2004, karna keindahannya sehingga membuat nama kawasan Mandeh itu menjadi populer atau dikenal di tingkat nasional bahkan internasinal.

Teluk dikawasan itu besar hingga mengungkung kawasan laut dengan jejeran pulau pulau ditengah yakni pulau Taraju, pulau Setan kecil, pulau Sironjong besar atau kecil serta sebuah pulau yg menjadikan Mandeh lebih terkenal dinegara asing yakni pulau Cubadak

Gambar 1.5 Blue Fish sumber:wisatasumaterabarat.com

7

Gambar 1.6 Pulau Sironjong Besar sumber:wisatasumaterabarat.com

Gambar 1.7 Pulau Sutan sumber:wisatasumaterabarat.com

Keindahan bawah laut dikawasan itu juga menakjubkan dan dipercantik lagi dengan keberadaan bangkai kapal Belanda yg tengggelam dikawasan itu. Kapal itu bernama Boelongan, tenggelam pada zaman penjajahan dahulu.

Kawasan Mandeh juga memiliki ke indahan terumbu karanag yg tidak kalah dengan tempat lain karena terdapat sekitar 70 hektare yg masih terawat. Selain itu terdapat hutan mangrove seluas 4 ratus hektare serta berbagai biota laut yg beraneka ragam. Kawasan Mandeh disebut karena karena salah satu kampung yg ada dikawasan itu bernama Kampung Mandeh.

(9)

Kampung itu terletak dibagian teluk Carocok Tarusan dengan teluknya yg cukup landai dan tidak berombak, sejumlah pulau kecil yg ada dikawsan itu tidak kalah indahnya dengan objek wisata lainnya ditingkat Internasional , salah satunya Pulau Cubadak.

8

Sejak beberapa tahun lalu, Pulau Cubadak telah dikembangkan sebagai resort wisata atau yang lebih dikenal dengan Cubadak Paradise oleh investasi asing dari Italy. Kawasan Mandeh berbatasan langsung dengan Kota Padang yang jaraknya sekitar 56 kilometer dari Ibu Provinsi Sumbar dan Luas kawasannya 18 ribu hektare. 2.5 Aktivitas Lainnya

Selain itu kita dapat menikmati aktivitas yang menarik lainnya, seperti view Puncak Mandeh,cliff climbing, snorkeling, Banana Boat dan lain-lainnya.

Gambar 1.8 View Puncak Mandeh sumber:wisatasumaterabarat.com

Gambar 1.9 Cliff Climb sumber:wisatasumaterabarat.com

(10)

9

Gambar 1.10 Pemandangan di atas Puncak Mandeh sumber:wisatasumaterabart.com

Di sekitar gugusan pulau ini ternyata masih banyak terdapat kawasan hutan mangrove yang masih terjaga dan masih lestari. Kita diajak berkeliling di sungai dengan perahu kecil yang pastinya akan sangat memanjakan mata. Selain itu kita juga disuguhkan akan kesejukan hutan yang masih hijau ini. Ternyata penanaman pohon-pohon ini juga memiliki seribu manfaat bagi lingkungan sekitarnya dan juga kelestarian alamnya.

Gambar 1.11 Hutan Mangrove sumber:wisatasumaterabarat.com

Dan yang paling menarik bagi para wisatawan adalah kegiatan snorkeling atau melihat ikan laut yang cantik dengan berenang atau mengapung di atas air dengan cara menghadapkan kepala ke bawah permukaan air.

10

BAB III

LAMPIRAN FOTO OBJEK WISATA

(11)

Gambar 1.12 Gugusan yang tampa dari atas langit

Gugusan Kepulauan Mandeh ini terdiri atas puluhan pulau besar dan kecil yang saling menyatu sehingga menciptakan sebuah kepulauan yang padu.

Gambar 1.13 Juga disediakan oleh pengelola setempat pondok kecil yang menjadi tempat peristirahata bagi para wisatawan. Hal inilah yang mendukung keindahan dari pinggir pantai.

Gambar 1.14 Dan yang menjadi penarik para wisatawan berkunjung ke Kepulauan Mandeh adalah wisata baharinya yang tak kalah dengan Raja Ampat di Papua.

Tak heran Kepulauan Mandeh dijuluk sebagai " Raja Ampatnya Sumatera".

11

(12)

BAB IV KESIMPULAN

Semua keindahan alam ini telah dianugerahkan Tuhan kepada kita, untuk itu mari jaga dan lestarikan apa yang telah Ia titipkan untuk tanggung jawab kita bersama. Sebagai buktin nyatanya, Kepulauan Mandeh adalah bongkahan nirwana yang amat elok, menambah keindahan negeri zamrud khatulistiwa ini.

Indonesia patut berbangga, karena tidak semua negara mendapatkan keistimewaan ini. Beribu-ribu pulau namun tetap menyatu dalam keutuhan NKRI. Jaga dan lestarikan alam ini untuk kita perlihatkan kepada anak cucu kita nantinya. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mengurus ini semua. Hal inilah yang dapat kami simpulkan tentang keelokan Kepulauan Mandeh ini.

12

Daftar Pustaka

1. https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/sumatera-barat/puncak-mandeh-raja- ampatnya-sumatera-barat.html

2. http://lifestyle.liputan6.com/read/2245847/kepulauan-mandeh-pesona-destinasi- wisata-baru-di-sumatera-barat

3.http://travel.kompas.com/read/2016/04/22/080300127/Ini.Alternatif.Transportasi.M urah.Saat.Berwisata.di.Kawasan.Mandeh

4.http://travel.kompas.com/read/2016/04/21/133247927/Alternatif.Penginapan.Wisat awan.di.Pesisir.Selatan

5. http://www.wisatapulausumaterabarat.com/41638879

6. https://travel.detik.com/read/2015/05/18/134508/2917425/1519/onde-mande- begini-cantiknya-raja-ampat-ala-sumbar

Referensi

Dokumen terkait