• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR Pembangunan dan Operasional Kawasan Bisnis

N/A
N/A
Guntur Pratama

Academic year: 2024

Membagikan "KATA PENGANTAR Pembangunan dan Operasional Kawasan Bisnis "

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Pembangunan dan Operasional Kawasan Bisnis (Hotel, Apartemen, Condotel, Mall dan Perkantoran) yang berlokasi di Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau akan menimbulkan dampak penting terhadap Perkembangan dan Kemajuan Kota Batam.

Lokasi Proyek sesuai Master Plan Kota Batam untuk proyek Hotel, Apartemen, Condotel, Mall & Perkantoran PT. Tata Murdaya Laksana adalah daerah Batam Center yang mempunyai luas + 44.016 m2 dan terletak pada kawasan pusat pemerintahan Kota Batam dan Perkantoran serta dekat dengan pelabuhan ferry internasional Batam untuk tujuan ek Singapore dan Malaysia, serta ke Bandara Internasional Hang Nadim dapat ditempuh hanya + 15 Menit. Lokasi site ini sudah bersertifikat dan memperhitungkan aspek-aspek seperti keadaan topografi dan batimetri, kondisi geologi, hidrooceanografi, lingkungan, jalan masuk lokasi, tata guna lahan, jarak ke pusat beban serta luas daerah yang telah mendapat persetujuan dari pihak Pemerintah Kota Batam & Otorita Batam.

Proposal Proyek ini disusun diharapkan dapat bermanfaat bagi Pihak Investor khususnya, bagi Pemerintah Kota Batam & Otorita / BP Batam selaku pemangku kebijakan dan bagi Para Pelaksana Proyek pada umumnya.

Akhirnya kami selaku pemrakarsa kegiatan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan Proposal Proyek ini.

Batam, 14 Juni 2021

PT. TATA MURDAYA LAKSANA

TOMY LIM Presiden Direktur

(2)

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Batam adalah salah satu pulau dalam gugusan Kepulauan Riau, Batam merupakan sebuah pulau diantara 329 pulau yang terletak antara Selat Malaka dan Singapura yang secara keseluruhan membentuk wilayah Batam. Karena Langkanya catatan tertulis dari pulau ini, maka hanya ada satu literature yang menyebut nama Batam, yaitu Traktat London yang mengatur pembagian wilayah kekuasaan antara Belanda dan Inggris. Namun, menurut para pesiar dari China, pulau ini sudah dihuni sejak 231 M ketika Singapura masih disebut Pulau Ujung.

Kota Batam yang beribukota di Batam memiliki luas 770,27 Km2 yang terbagi dalam 64 Desa/Kelurahan dan 12 Kecamatan. Kota Batam adalah kota terbesar di Kepulauan Riau dan merupakan kota dengan populasi terbesar ketiga di wilayah Sumatera setelah Medan dan Palembang. Menurut data kependudukan Kota Batam per Juni 2013 jumlah penduduk Batam mencapai 1.128.610 Jiwa. Metropolitan Batam terdiri dari tiga pulau, yaitu Batam, Rempang dan Galang yang dihubungkan Jembatan Barelang. Batam merupakan sebuah kota dengan letak sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran Internasional, kota ini memiliki jarak yang cukup dekat dengan Singapura dan Malaysia. Batam merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Ketika dibangun pada tahun 1970-an awal kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk dan dalam tempo 40 tahun penduduk Batam bertumbuh hingga 158 kali lipat.

Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam yang lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional maupun bagi Provinsi Kepulauan Riau. Beragam sector penggerak ekonomi meliputi sektor komunikasi, sektor listrik, air dan gas, sektor perbankan, sektor industry dan alih kapal, sektor perdagangan dan jasa merupakan nadi perekonomian kota Batam yang tidak hanya konsumsi masyarakat Batam dan Indonesia tetapi juga merupakan komoditi ekspor untuk Negara lain. Keberadaan kegiatan perekonomian di kota ini juga dalam rangka meningkatkan lapangan perkerjaan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Batam sebagai pelaksana pembangunan Kota Batam bersama -sama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam serta keikut sertaan Badan Otorita Batam dalam meneruskan pembangunan, memiliki komitmen dalam memajukan pertumbuhan investasi dan ekonomi Kota Batam, hal ini dibuktikan dengan adanya nota kesepahaman ketiga instansi tersebut, yang kemudian diharapkan terciptanya pembangunan Kota Batam yang berkesinambungan. Batam, bersama dengan Bintan dan Karimun kini telah berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dengan ini diharpkan dapat meningkatkan investasi di Batam yang pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(3)

Dalam perkembangannya hingga saat ini industry di Kota Batam telah tumbuh dan berkembang dan terbagi menjadi industri berat dan industri ringan. Industri berat didominasi oleh Industri Galangan Kapal, Industri Fabrikasi, Industri Baja, Industri Logam dan lainnya.

Sedangkan industri ringan meliputi Industri Manufacturing, Industri Elektronika, Industri Garment, Industri Plastik dan lainnya.

Pada tahun 2010 Kota Batam menggelar tahun kunjungan wisata bertajuk Visit Batam 2010 - Experience It. Didukung oleh fasilitas Hotel dan Resort berstandard Internasional serta aneka kegiatan Wisata yang disusun dalam Kalender Kegiatan Kepariwisataan Kota Batam pada tahun-tahun selanjutnya, diharapkan dapat menjamin kenyamanan dan kepuasan Wisatawan Domestik dan Mancanegara saat berkunjung ke Kota Batam.

Tempat-tempat wisata unggulan di Batam adalah : Jembatan Barelang (Icon Kota Batam), Bekas Camp Pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kawasan Wisata Ocarina Batam, Pantai Nongsa, Pantai Melur Pulau Galang, Pantai Sekilak, KTM Resort (terdapat patung Dewi Kwan-Im raksasa), berbagai resort berstandard Internasional yang menyediakan fasilitas Hotel dan Lapangan Golf. Sedangkan tempat-tempat wisata Belanja di Kota Batam antara lain : Komplek Nagoya, Komplek Jodoh, Mega Mall (Lokasi Batam Centre), Nagoya Hill Mall (Lokasi di kawasan bisnis Nagoya), Batam City Square (BCS) Mall (Lokasi di Baloi Centre), Lucky Plaza (Pusat Penjualan HP), MyMart (Pusat Penjualan Komputer), DC Mall (Lokasi di Tanjung Uma Marina), Kepri Mall (Lokasi di simpang Kabil), Panbil Mall (Lokasi di Muka Kuning), Plaza Batamindo (Lokasi di kawasan industri Batamindo), Top

100 Tembesi (Lokasi di Batu Aji), Komplek Aviari (Lokasi di Batu Aji, sebagai Pusat Barang Second dari Singapore).

Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di wilayah ini tersedia 1 Bandar Udara, yaitu Bandara Hang Nadim, untuk transportasi laut tersedia 13 Pelabuhan, antara lain : Pelabuhan Batu Ampar, CPO Kabil, Sarana Citra Nusa Kabil, Beton Sekupang, Roro Telaga Punggur, Domestik Telaga Punggur, Domestik Sekupang, Ferry Internasional Sekupang, Ferry Internasional Batam Centre, Nongsa Terminal Bahari, Internasional Teluk Senimba, Internasional Nongsa Point Marina dan Internasional Harbour Bay.

Melihat perkembangan Kota Batam sebagai pusat pemasaran local maupun internasional yang posisinya sangat strategis dalam jalur ekonomi dunia, maka PT. Tata Murdaya Laksana yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berkedudukan di Kota Batam dan bergerak di sektor Real Estate yang dimiliki sendiri atau disewakan bermaksud untk berinvestasi di Kota Batam melalui “Pembangunan Kawasan Bisnis (pembangunan pertokoan, mall, hotel dan prasarana serta utilitas pendukungnya yang berkedudukan diwilayah pengembangan Batam Centre, Kelurahan Teluk Tering, Kota Batam.

(4)

Melalui Pembangunan Kawasan Bisnis (pertokoan, mall, hotel dan prasarana serta utilitas pendukungnya) tersebut, diharapkan dapat memasarkan produk-produk industri yang diproduksi di Kota Batam maupun di Indonesia pada Pasar Internasional, sehingga diharapkan dapat lebih memperluas jaringan pemasaran produk-produk Indonesia di pasaran inernasional, melalui kegiatan pariwisata belanja, disamping juga dapat menyalurkan dan menyerap tenaga kerja serta menghasilkan devisa bagi Negara.

2. RINGKASAN DESKRIPSI RENCANA KEGIATAN 2.1. Pemrakarsa

Pemrakarsa Rencana Pembangunan Kawasan Bisnis PT. Tata Murdaya Laksana, di Core Batam Centre, yaitu :

Nama Perusahaan : PT. Tata Murdaya Laksana Alamat Kantor : Jl. Engku Putri Simpang Ocarina

Kel. Teluk Tering, Kec. Batam Kota, Batam.

Telepon / Fax : (+62 - 778) 430626, Fax : 430625 NPWP : 01.706.821.4-215.000

Status Investasi : Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Alamat Proyek : Kel. Teluk Tering, Kec. Batam Kota, Batam

Kepulauan Riau.

Penanggung Jawab : TOMY LIM Jabatan : Presiden Direktur 2.2. Lokasi Rencana Kegiatan

Lokasi rencana kegiatan Pembangunan Kawasan Bisnis PT. Tata Murdaya Laksana berada di Kawasan Core Batam Centre, yang secara administratif termasuk wilayah Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Situasi lokasi rencana kegiatan :

- Sebelah Utara : Pertigaan Jalan Engku Putri ( Jalan menuju ke Ocarina dan ke Pelabuhan Ferry Terminal Internasional Batam Centre) dan Kawasan Pertokoan (Bisnis).

- Sebelah Selatan : Perkantoran Kadin-Batam, Jalan, Pertokoan dan Gedung Family Centre.

- Sebelah Barat : Jalan Perkerasan, Lahan untuk Perumahan dan Perumahan yang ada Taman Seruni Indah.

- Sebelah Timur : Jalan perkerasan Aspal, seberangnya Pertokoan dan Industri Ringan.

(5)

Lokasi rencana kegiatan berada di sekitar pusat perekonomian dan perdagangan Batam Centre serta dekat dengan Pelabuhan Ferry Terminal Internasional Batam Centre serta Pusat Pemerintahan Gedung Walikota Batam dan Gedung DPRD Kota Batam. Lokasi tersebut dengan peruntukan sebagai areal pengembangan Jasa Perdagangan, Perumahan dan Fasilitas Umum yang mempunyai akses yang cukup ideal untuk pengembangan kawasan perdagangan dan pemukiman karena diapit oleh jalan akses yang ramai, yaitu Jalan Engku Putri.

2.3. Tata Letak (Lay Out) Rencana Kegiatan

Rencana tata letak lay out Pembangunan Kawasan Bisnis PT. Tata Murdaya Laksana yang meliputi Pembangunan Hotel, Apartemen, Condotel, Mall, Convention Centre dan Pertokoan pada lahan seluas 4,4016 Ha yang berada di Batam Centre, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota yang telah disetujui dengan rincian luasan dari masing -masing rencana penggunaan lahan

2.4. Aspek Legalitas Proyek

Rencana Pembangunan Kawasan Bisnis PT. Tata Murdaya Laksana yang meliputi Pembangunan Hotel, Apartemen, Condotel, Mall, Convention Centre dan Pertokoan telah disetujui oleh Otorita Batam dan Pemerintah Kota Batam dengan daftar Perijinan sebagai berikut :

1. Ijin Prinsip / Fatwa Planologi dengan No : 12 / A2.1 / 1 / 2014 2. Penetapan Lokasi dengan No : 22.2199080969.G2

3. Sertifikat Tanah dengan No : 05.07.12.01.3.03589

4. SKEP Ketua Otorita Batam dengan No : 2304/KPTS/KA-AT/XI/2002 5. SPJ Pengalokasian Lahan dengan No : 448/SPJ/KD-AT/X/2002 6. Surat Ukur Tanah dengan No : 03661/Teluk Tering/2007

7. Ijin AMDAL dengan No : 10-P.KA/KOMDAL/BTM/XI/2013 8. Ijin Bangunan (IMB) No : KPTS.017/IMB/I/2011

(6)

3. PENUTUP

Demikian Deskripsi Proyek yang kami sampaikan diharapkan dapat bermanfaat bagi Pihak Investor khususnya, bagi Pemerintah Kota Batam & Otorita Batam selaku pemangku kebijakan dan bagi Para Pelaksana Proyek pada umumnya. Atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih.

Batam, 14 Juni 2021

PT. TATA MURDAYA LAKSANA

TOMY LIM Presiden Direktur

(7)

FOTO LOKASI

JALAN PERTIGAAN LOKASI JALAN UTAMA UTARA LOKASI BUNDARAN TUAH MADANI

JALAN UTAMA TIMUR LOKASI JALAN SELATAN LOKASI

(8)

FOTO LOKASI

JALAN BARAT LOKASI JALAN UTAMA DEPAN LOKASI SEBELAH PERUMAHAN EXECUTIVE

ARAH KELUAR DARI LOKASI TAMPAK DEPAN LOKASI

(9)

FOTO LOKASI

JALAN DEPAN LOKASI CONTAINER PERALATAN DI LOKASI SEBELAH GEDUNG KADIN - BATAM

TAMPAK DALAM LOKASI TAMPAK DALAM LOKASI

Referensi

Dokumen terkait