Kebijakan Hukum Pidana (Penal Policy)
by Dr. H. John Kenedi., Sh., M.hum.
Submission date: 05-Oct-2020 01:27PM (UTC+0700) Submission ID: 1405648741
File name: KEBIJAKAN_HUKUM_PIDANA.pdf (3.37M) Word count: 59045
Character count: 374568
Teks penuh
Submission date: 05-Oct-2020 01:27PM (UTC+0700) Submission ID: 1405648741
File name: KEBIJAKAN_HUKUM_PIDANA.pdf (3.37M) Word count: 59045
Character count: 374568
Dokumen terkait
Kebijakan penal dalam UU PSK ini dimulai dengan Pasal 37 (1) yang mengan- cam pidana kepada setiap orang yang memaksakan kehendaknya baik menggunakan kekerasan maupun
Menurut Barda Nawawi Arief, sekiranya dalam kebijakan penanggulangan kejahatan atau politik kriminal digunakan upaya/sarana hukum pidana (penal), maka kebijakan
Sedangkan yang kedua adalah kebijakan formulatif atau kebijakan yang mengarah pada pembaharuan hukum pidana ( penal law reform ) yaitu kebijakan untuk bagaimana merumuskan
“ Menurut Marc Ancel, pengertian penal policy (Kebijakan Hukum Pidana) adalah suatu ilmu sekaligus seni yang pada akhirnya mempunyai tujuan praktis untuk
Menurut Hoefnagels kebijakan penanggulangan kejahatan ( criminal policy ) dapat dilakukan dengan memadukan upaya penerapan hukum pidana ( criminal law application ), pencegahan
Dalam jurnal ilmiah ini, penulis mengemukakan permasalahan bagaimana konsep kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan dan bagaimana kebijakan hukum pidana
Lebih lanjut dikatakan bahwa pembaharuan hukum pidana (penal reform) harus dilakukan dengan pendekatan kebijakan, oleh karena pada hakikatnya pembaharuan hukum
Adapun permasalah yang dibahas yakni mediasi penal sebagai upaya pembaharuan hukum pidana di Indonesia dan pelaksanaan mediasi penal dalam penyelesaian tindak