• Tidak ada hasil yang ditemukan

keefektifan e-learning pada proses pembelajaran anak

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "keefektifan e-learning pada proses pembelajaran anak"

Copied!
134
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Peneliti selanjutnya dapat melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam penelitian ini dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Keefektifan dalam Proses Pembelajaran

Metode pembelajaran yang efektif adalah metode pengajaran yang sesuai dengan situasi pribadi siswa dalam hal metode, penggunaan ruang atau penggunaan waktu. 18 Ahmad Rohani, Media Pembelajaran Edukatif, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 1997), hlm. jenis-jenis media pembelajaran yang digunakan dalam proses pengajaran adalah sebagai berikut. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi (materi pembelajaran) yang dapat membangkitkan perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan pembelajaran yang mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

Dengan media, siswa dapat lebih memahami suatu materi pembelajaran yang sulit dinalar.

E-learning Dalam Pembelajaran Anak Masa

Jika media memiliki kualitas teknis yang dapat digunakan untuk segala hal dan materi, maka dapat dikatakan media tersebut memiliki kualitas teknis yang sangat baik dan dapat memahami pembelajaran siswa. 27 Fadhilaturrahmi, “Pelatihan E-Learning Berbasis Edmodo untuk Guru Sekolah Dasar”, ABDIDAS, Vol, 1, No. 28 Andrizal dan Ahmad Arif, “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Sistem E-Learning Universitas Negeri Padang”, INVOTEK, Vol. Sebagian besar peralatan yang digunakan untuk menyerahkan pekerjaan rumah adalah milik orang tua, sehingga siswa muda dapat mengambil pekerjaan rumah setelah orang tua mereka pulang kerja.

Jika permasalahan anak malas maka tutor akan meminta kepada orang tua untuk mendampingi pelaksanaan home learning.

Kajian Hasil Penelitian Terdahulu

Disertasi yang disusun oleh Mega Berliana Yolandasari berjudul “Efektivitas Pembelajaran Online Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Ii A Miftahul Huda Tumang Cepogo Boyolali”. Menurut saya, tesis ini relevan dengan yang sedang saya teliti karena sama-sama meneliti keefektifan pembelajaran daring. Namun disertasi Kak Mega Berliana Yolandasari lebih menekankan penerapan pembelajaran online dalam pembelajaran bahasa Indonesia, sedangkan proposal disertasi yang saya buat lebih menekankan pada efektifitas media pembelajaran online dalam proses pembelajaran.

Menurut saya, tesis ini relevan dengan tesis yang saya teliti karena sama-sama meneliti pembelajaran online.

Kerangka Berpikir

Skripsi tersebut disusun oleh Faridatur Rohmah dengan judul “Analisis Kesiapan Sekolah dalam Pemanfaatan Pembelajaran Online (e-learning) di SMA Negeri 1 Kutowinangun”. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tingkat kesiapan penerapan e-learning di SMA Negeri 1 Kutowinangun, dapat disimpulkan bahwa SMA Negeri 1 Kutowinangun memiliki nilai ELR sebesar 3,78 yang termasuk dalam kategori siap. untuk pelaksanaan elearning, namun membutuhkan sedikit peningkatan pada beberapa faktor. Menurut saya, tesis ini relevan dengan tesis yang saya teliti, karena sama-sama meneliti E-Learning.

Namun, tesis Faridatur Rohmah menyoroti kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan e-learning di SMA Negeri 1 Kutowinangun. Sedangkan proposal tesis yang saya buat menyoroti keefektifan media pembelajaran online berbasis E-Learning di kawasan Telaga Dewa 5 RT 15. RW 03 Kota Bengkulu. Antara kedua komponen tersebut harus ada interaksi yang mendukung agar hasil belajar siswa dapat berfungsi secara optimal. Proses pembelajaran online tidak dapat berjalan dengan baik jika tidak didukung oleh media yang baik sehingga dapat memudahkan seorang guru dalam berinteraksi dengan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Kendala yang sering ditemui dalam proses penyiapan media adalah guru kurang terampil dalam penggunaan media dan sering terjadi kesalahan dalam proses pembelajaran. Sedangkan kendala yang sering kita jumpai dalam proses penggunaan atau pengoperasian disini adalah yang saya lihat seperti jaringan yang tidak stabil, kurangnya pemahaman atau skill para pendidik dalam pengelolaan media, aplikasi yang digunakan gratis atau non premium, sehingga proses pembelajaran sering mengalami kendala seperti koneksi yang kadang terputus pada saat proses pembelajaran dan membutuhkan paket data yang cukup namun mahal, sehingga menghambat sistem pembelajaran yang seharusnya dapat bekerja secara maksimal. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru harus melatih pengetahuan dan keterampilan mereka untuk menggunakan media dan teknologi yang terus berkembang.

Gambar 2.1   Bagan Kerangka Berpikir
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Berpikir

METODOLOGI PENELITIAN

  • Setting Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Keabsahan Data
  • Teknik Analisis Data

Ditambahkan oleh Bpk. Nurahmat selaku guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 58. Ditambahkan oleh mr. Nurahmat selaku guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 76. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Nurahmat selaku guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 83.

88 Wawancara dengan Tn. Nurahmat selaku guru bahasa Inggris dan kelas di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Nurahmat selaku Guru Bahasa Inggris dan Kelas di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 93. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Nurahmat selaku guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 96.

99 Wawancara dengan Bpk. Nurahmat selaku guru bahasa Inggris dan kelas di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Nurahmat sebagai guru bahasa Inggris dan kelas di SDN 74 Kota Bengkulu mengatakan bahwa: 105. 105 Wawancara dengan Pak. Nurahmat sebagai guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Nurahmat selaku guru kelas dan guru bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu menyatakan bahwa: 110. Wawancara dengan Ibu Suhada selaku guru kelas 4, 5 dan 6 mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di MIN 02 Kota Bengkulu.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Lengkap Lokasi Penelitian

Kawasan tersebut dikelola sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 (Nomor 23 Tahun 2014) tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan: “Kabupaten atau yang disebut dengan nama lain adalah bagian dari wilayah suatu wilayah kabupaten/kota yang dikepalai oleh seorang camat”. Luas wilayah kecamatan adalah 28,48 km² dan terdiri dari 6 kecamatan yaitu : Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Bumi Ayu, Kecamatan Betungan. - Kelurahan , Kelurahan Sukarami, Kelurahan Pekan Sabtu dan Kelurahan Sumur Dewa - Kecamatan Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu tahun anggaran 2014, Kelurahan Pagar Dewa terdiri dari 8 RW dan 43 RT, dimana dibagi menjadi gang-gang atau kompleks perumahan yang disebut Telaga Dewa.

Belajar untuk anak-anak di masa pandemi Covid-19 di kawasan Telaga Dewa 5 RT 15 RW 03 Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Deskripsi Lengkap Data Penelitian

Dari data yang diperoleh Kecamatan Lebar terdiri dari 6 Kecamatan yaitu : Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Bumi Ayu, Kecamatan Betungan, Kecamatan Sukarami, Kecamatan Pekan Sabtu dan Kecamatan Sumur Dewa. - Daerah. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu tahun anggaran 2014, Desa Pagar Dewa terdiri dari 8 RW dan 43 RT, selanjutnya dibagi per gang atau komplek perumahan yang disebut Telaga Dewa. Disini yang menjadi fokus penelitian peneliti adalah Gang Telaga Dewa 5 RT 15 RW 03 Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Data nama anak usia sekolah dasar di Telaga Dewa 5 RT 15 RW 04 Kota Bengkulu. Dari data yang diperoleh, siswa MIN 02 Kota Bengkulu yang tinggal di Telaga Dewa 5 RT 15 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu berjumlah 46 siswa, terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Sedangkan satu siswa MIS Humaira kelas V dan satu siswa SD IT Rabbani kelas IV.

Hasil Penelitian

58 Wawancara dengan Tn. Nurahmat sebagai guru kelas dan guru Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. 83 Wawancara dengan Bpk. Nurahmat sebagai guru kelas dan guru Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. 90 Wawancara dengan Bpk. sebagai guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021.

Kemudian ditambahkan oleh mr. Istanto sebagai guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga di SDN 74 Kota Bengkulu dan mengatakan bahwa: 94. 93 Wawancara dengan Bapak. Nurahmat sebagai guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. 96 Wawancara dengan Bapak. Nurahmat sebagai guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021.

Kemudian ditambahkan oleh Bapak Istanto selaku guru pendidikan jasmani dan olahraga di SDN 74 Kota Bengkulu menyatakan bahwa: 100. 110 Wawancara dengan Bapak. Nurahmat sebagai guru kelas dan bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. Kemudian Bpk. Istanto selaku guru pendidikan jasmani dan olahraga di SDN 74 Kota Bengkulu menambahkan bahwa: 115.

Kemudian ditambahkan oleh Bapak Nurahmat selaku Guru Kelas dan Guru Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu yang menyatakan bahwa: 118. 118 Wawancara dengan Bapak Nurahmat selaku Guru Kelas dan Guru Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada tanggal 23 Januari 2021. Kemudian Pak Nurahmat menambahkan sebagai guru kelas dan guru Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu: 121.

121 Wawancara dengan Bpk. Nurahmat sebagai guru kelas dan Bahasa Inggris di SDN 74 Kota Bengkulu pada 23 Januari 2021.

Pembahasan

Orang tua juga harus menguasai media pembelajaran agar dapat mengajarkan kepada anaknya cara mengaplikasikannya. 134 Sry Anita Rachman, “Memperkuat Peran Orang Tua Dalam Mendukung Pendidikan Anak Usia Dini Di Masa Pandemi Covid-19,” Golden Age, Vol. Dalam proses pembelajaran daring berkelanjutan, diperlukan paket kuota yang besar sehingga menambah biaya bagi orang tua yang tidak memiliki fasilitas Wi-Fi di rumah.

137 Anita Wardani dan Yulia Ayriza, “Analisis Kendala Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19”, Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. Selain guru, orang tua juga lebih banyak mengalami kendala dalam proses pembelajaran daring karena di rumah anak akan dibimbing dan membutuhkan bimbingan dari orang tua. Guru harus tetap melibatkan orang tua dalam memberikan bimbingan dalam proses pembelajaran secara akademik.

Peran orang tua dalam proses pembelajaran daring sangatlah penting, selain mendampingi anak belajar, orang tua harus mengetahui dan dapat menggunakan elektronik. Menurut hasil wawancara dengan ibu Suhada di atas, peran orang tua dalam pembelajaran daring dari rumah sangat sentral. 143 Nika Cahyati dan Rita Kusumah, “Peran orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah pada masa pandemi Covid 19”, Zlata doba, Vol. 3) Orang tua belum memahami cara penggunaan media e-learning.

Kurangnya penguasaan cara menggunakan handphone juga menjadi kendala yang dihadapi orang tua saat mendampingi anak belajar dari rumah. 145 Anita Wardani, dan Yulia Ayriza, “Analisis hambatan orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah pada masa pandemi Covid-19”, Pendidikan Anak Usia Dini, Vol.

PENUTUP

Saran

Perlu lebih meningkatkan dan menguasai e-learning dalam proses pembelajaran karena anak-anak diharuskan belajar di rumah dalam kondisi online saat ini. Sebaiknya orang tua membiasakan untuk memberikan perhatian dan dorongan pada pembelajaran anaknya saat belajar daring, memberikan arahan dan saran serta menyiapkan sumber belajar, serta menyediakan kebutuhan belajar yang memadai saat belajar daring. Diharapkan lebih banyak lagi sumber dan referensi yang berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan yang dapat digali dalam proses pembelajaran sehingga penelitian dapat lebih baik lagi dan lebih lengkap.

Pengaruh kompetensi guru dalam proses belajar mengajar di ruang kelas dan fasilitas guru terhadap motivasi belajar siswa. Bagaimana guru memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran? Upaya guru dalam mengatasi kendala dalam menggunakan media pembelajaran online berbasis e-learning dalam proses pembelajaran.

Bagaimana solusi bagi pendidik bagi anak yang tidak memiliki handphone dalam proses belajar daring agar tetap berjalan meski di masa pandemi. Wawancara dengan Ny. Sri Purnama Sari, orang tua siswa kelas 1 Rizki Ferdiantore MIN 02 Kota Bengkulu. Wawancara dengan Ny. Devi Yulia Nengsi, orang tua siswa kelas II Faris Ibni Nabeel di MIN 02 Kota Bengkulu.

Wawancara dengan Ny. Sri Ernaini, orang tua siswa kelas 3 Enggi Afifah MIN 02 Kota Bengkulu. Wawancara dengan Ny. Elfa Joenita, orang tua siswa kelas 4 Serlindya Safitri MIN 02 Kota Bengkulu.

Gambar

Gambar 2.1   Bagan Kerangka Berpikir

Referensi

Dokumen terkait

Result and Discussion There are seven aspects of the learning application the researchers want to discover in this study, those are: Visual Appearance Aspect, Material Organization