Pidana Penjara Jangka Pendek Pidana Penjara Jangka Pendek
Kapita Selekta Hukum Pidana
Anggota kelompok
Dewi Nur Diana
2102056006
Safana Aprilia P.
2102056025
Putri Meila Faiza N.
2102056038
01 01
03 03
02 02
Materi yang akan dibahas
Pengertian dan Golongan Warga Binaan
dengan masa Pidana di Bawah Satu
Tahun
Problematika dan Kritik Pidana
Penjara Jangka Pendek
Pendapat Para Pakar Pidana Terkait Pidana Penjara Jangka
Pendek
Pengertian dan Golongan Warga Binaan dengan masa Pidana di
Bawah Satu Tahun
Pengertian dan Golongan Warga Binaan dengan masa Pidana di
Bawah Satu Tahun
01 01
Pengertian Pengertian
Menurut Scaftmister, pidana penjara jangka pendek adalah suatu pidana yang
dijatuhkan atau diberikan kepada seseorang atas perbuatannya yang telah mendapatkan
keputusan hakim atau pengadilan dengan pidana penjara di bawah satu tahun (kurang
dan atau sama dengan satu tahun).
Golongan Warga Binaan
Register B.I
Dalam register ini dicatat warga binaan yang dipidana lebih dari satu
tahun
Register B.IIa
Dalam register ini dicatat warga binaan yang dipidana tiga bulan sampai
dengan satu tahun.
Register B.IIb
Dalam register ini dicatat warga binaan yang dipidana lebih dari satu hari sampai dengan tiga
bulan.
Register B.III
Dalam register ini dicatat warga binaan yang
dipidana kurungan
termasuk pidana
pengganti denda
Problematika dan Kritik
Pidana Penjara Jangka Pendek Problematika dan Kritik
Pidana Penjara Jangka Pendek
02 02
Dalam perkembangan pidana penjara jangka pendek ini masih
banyak yang mempersoalkan manfaat penggunaan pidana penjara sebagai salah satu sarana untuk menanggualangi masalah
kejahatan. Oleh karena itu mucul kritik terhadap pidana penjara salah satunya oleh Barda Nawawi. Beliau mengatakan kritik yang moderat terhadap pidana penjara dapat dikelompokkan dalam 3 kritik yaitu:
a)kritik dari sudut starfmodus b) kritik dari sudut starfmaat c) kritik dari sudut starfshort.
Munculnya kritik tersebut menimbulkan adanya respon positif untuk mencari bentuk-bentuk alternatif dari pidana penjara jangka pendek
Problematika dan Kritik Pidana
terdapat beberapa pendapat atau kritik lain menurut Rekomendasi Kongres Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB) mengenai (The Prebvention of Crime and the Treatment of Offenders) tahun 1960 di London yang
menyatakan sebagai berikut:
Kongres mengakui bahwa pidana penjara jangka
pendek mungkin berbahaya karena
pelanggar dapat terkontaminasi dan
sedikit atau tidak memberi kesempatan
untuk menjalani pelatihan yang konstruktif, tetapi kongres mengakui bahwa
dalam hal-hal tertentu penjatuhan pidana penjara jangka pendek
mungkin diperlukan untuk tujuan keadilan.
Dalam praktek, penghapusan menyeluruh pidana
penjara jangka pendek tidaklah
mungkin, pemecahan yang realistik hanya dapat
dicapai dengan mengurangi jumlah
penggunaannya.
Pengurangan yang berangsur-angsur
tersebut dengan meningkatkan bentuk- bentuk pengganti atau alternatif seperti pidana bersyarat, pengawasan, denda, pekerjaan di luar
lembaga atau pidana kerja sosial dan tindakan-tindakan lain yang tidak mengandung
perampasan kemerdekaan.
Pendapat Para Pakar Pidana Terkait Pidana Penjara Jangka Pendek
Pendapat Para Pakar Pidana Terkait Pidana Penjara Jangka Pendek
03 03
Pendapat Para Pakar
Johanes Andenaes Walaupun telah menjadi dogma di dalam penologi
bahwa pidana penjara pendek merupakan pemecahan yang buruk karena tidak memberikan
kesempatan untuk melakukan pekerjaan rehabilitasi, tetapi sedikit
bukti bahwa pidana penjara yang lama memberikan hasil yang
lebih baik daripada pidana pendek.
S.R Brody
lamanya waktu yang dijalani di dalam penjara tampanya tidak berpengarh pada
adanya penghukuman kembali (reconviction).
Tidak ada bukti bahwa pidana
kustodial/penjara yans lama membawa hasil
yang lebih baik daripada pidana
pendek
Polkewski-Koziel Dalam tulisannya
yang berjudul Alternatives to Imprisonment in the New Polish Penal Cod,
Poklewski-Koziell pernah menyatakan bahwa pidana penjara
pendek bukan sama sekali tidak perlu/tidak
penting ("short term imprisonment is not entirely dispensable")
Wolf Middendorf
Napi (Narapidana) pidana jangka pendek harus dipisah dari napi pidana lama. Napi pidana pendek seharusnya dikirim ke open camp dimana mereka dipekerjakan untuk keuntungan/kepentingan masyarakat.
Sir Rupert Cross
Ada 2 alasan yang bersifat humanis untuk memastikan/menjamin bahwa pidana-pidana pendek sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan untuk mencegah si pelanggar menguangi kembali, yaitu
• Untuk meminimalkan penderitan si pelanggar dan keluarganya ("minimising the suffering of the offender and his family).
• Keinginan/tuntutan untuk memperbaiki napi dengan mengurangi kepadatan di Lembaga Pemasyarakatan
Rupert Cross pada intinya tidak setuju dengan pernyataan bahwa "pidana- pidana pendek tidak efektif sebagai sarana pencegahan/penangkal individual.
Pendapat Para Pakar
Terimakasih!
-Kelompok 3