• Tidak ada hasil yang ditemukan

kelayakan penyaluran pembiayaan - etheses UIN Mataram

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "kelayakan penyaluran pembiayaan - etheses UIN Mataram"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Salah satu bank syariah di Indonesia adalah Bank BNI Syariah Cabang Mataram yang berkantor di Jl. Pembiayaan Bisnis Hasanah terdiri dari tiga jenis produk, salah satunya adalah iB Hasanah Equity-Backed Entrepreneurship. Tidak sedikit klien yang berminat melakukan pembiayaan korporasi dengan aset iB Hasanah, namun cukup banyak risiko yang terkait dengannya.

Apabila masih terdapat tunggakan pembayaran, Bank BNI Syariah mengambil tindakan dengan menjadikan sertifikat rumah atau sertifikat dagang milik nasabah yang diserahkan sebagai jaminan menjadi milik bank sepenuhnya.

Rumusan Masalah

Risiko yang umum terjadi adalah nasabah yang mengajukan pembiayaan selama 10 tahun, namun pembayarannya tidak dilakukan pada tahun ke 8 (delapan). Terkait dengan permasalahan diatas, maka alasan dilakukannya penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya risiko pada pembiayaan produk wirausaha yang didukung oleh kepemilikan dengan akad murabahah. Sehingga penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan tersebut dengan judul “Kelayakan Penyaluran Pembiayaan Produk Wirausaha Didukung Kepemilikan iB Hasanah Dengan Akad Murabahah (Studi Pada PT.BNI Syariah Cabang Mataram)”.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian

Dalam pembiayaan murabahah yang ditekankan adalah pada praktek penilaian terhadap nasabah yang akan diberikan pembiayaan menurut teori yang ada. Lingkungan penelitian adalah penjelasan mengenai letak atau tempat peneliti melakukan penelitian, dalam hal ini peneliti melakukan penelitian sesuai dengan lokasi penelitian yang tertera pada judul besar skripsi diatas bahwa peneliti melakukan penelitian pada PT. .

Telaah Pustaka

Berdasarkan uraian penelitian diatas maka persamaan dan perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian sekarang adalah jika dilihat persamaannya yaitu analisis penyaluran pembiayaan produk real estate pada Bank BNI Syariah, adapun perbedaannya adalah Penelitian terdahulu dan penelitian saat ini adalah penelitian terdahulu ditujukan pada analisis sistem pembiayaan terhadap perbedaan jenis properti, sedangkan penelitian saat ini membahas analisis kelayakan penyaluran pembiayaan real estat, namun mengacu pada kewirausahaan. Berdasarkan uraian penelitian di atas, persamaan dan perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian sekarang adalah jika dilihat persamaannya membahas tentang produk proprietary. Bedanya, penelitian terdahulu memaparkan pembiayaan pada sektor real estate ditinjau dari jenis produk, akad, strategi, sosialisasi, serta peluang dan tantangan yang dihadapi BMI, berbeda dengan penelitian kali ini yang membahas tentang kelayakan pembiayaan murabahah secara riil. perkebunan. produk bisnis yang didukung.

Berdasarkan uraian penelitian di atas maka persamaan dan perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian sekarang adalah jika dilihat persamaannya adalah menganalisis kelayakan penyaluran pembiayaan, sedangkan perbedaannya adalah penelitian terdahulu membahas tentang kelayakan penyaluran pembiayaan. memberikan kredit atas kepemilikan rumah. pembiayaan, berbeda dengan penelitian saat ini yang membahas tentang prosedur dan analisis kelayakan penyaluran pembiayaan produk wirausaha beragunan properti.

Kerangka Teori

  • Pembiayaan
  • Akad Murabahah
  • Kelayakan Pembiayaan

Pembiayaan pengambilalihan adalah pembiayaan yang timbul akibat pengambilalihan transaksi non syariah yang sudah berlangsung dan dilakukan oleh bank syariah atas permintaan nasabah. Dalam hal ini pemohon menentukan besaran pembiayaan yang ingin diperoleh dan jangka waktu pembiayaan. Apabila hasil analisis tidak sesuai dengan permohonan, maka bank akan tetap berpedoman pada hasil analisis tersebut dalam menentukan jumlah pembiayaan yang sesuai dan jangka waktu pembiayaan yang akan diberikan kepada pemohon.

Demikian pula terhadap pembiayaan yang ditolak, surat penolakan harus dikirimkan berdasarkan alasannya masing-masing.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Sumber Data
  • Prosedur Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Pengecekan Keabsahan Data

BNI Syariah Cabang Mataram Kelayakan Prosedur Penyaluran Pembiayaan Produk Enterprise beragun iB Hasanah Property dengan Akad Murabahah untuk PT. BNI Syariah Cabang Mataram dan prinsip kelayakan penyaluran pembiayaan produk korporasi beragunan properti iB Hasanah dengan akad murabahah untuk PT. Analisis kelayakan penyaluran pembiayaan suatu produk wirausaha yang didukung oleh iB Hasanah Property dengan akad Murabahah pada PT.

BNI Syariah Cabang Mataram pada produk wirausaha beragunan properti iB Hasanah dengan akad murabahah melibatkan beberapa tahapan. Analisis kelayakan prosedur penyaluran pembiayaan produk perusahaan yang didukung oleh iB Hasanah Property dengan akad Murabahah pada PT. Menurut peneliti, tata cara penyaluran pembiayaan wirausaha didukung oleh properti iB Hasanah dengan akad murabahah yang dilaksanakan oleh PT.

Analisis Prinsip Kelayakan Penyaluran Pembiayaan Produk Wirausaha Beragun iB Hasanah Property dengan Akad Murabahah pada PT. BNI Syariah Cabang Mataram mengenai produk wirausaha beragun properti iB Hasanah dengan akad murabahah sesuai dengan prinsip yang ada namun memiliki sedikit perbedaan dengan prinsip yang dibahas pada bab 1. Hal pertama yang dilakukan adalah memeriksa kelayakan pembiayaan beragun properti iB Hasanah untuk dianalisis. produk wirausaha dengan akad murabahah, PT.

Prosedur Kelayakan Penyaluran Pembiayaan Produk Usaha Dijamin iB Hasanah Property dengan Akad Murabahah pada PT. Analisis prinsip kelayakan penyaluran pembiayaan produk wirausaha beragunan properti iB Hasanah dengan akad murabahah pada PT.

Sistematika Pembahasan

PENYAJIAN DATA KELAYAKAN PENYALURAN

Gambaran Umum PT. BNI Syariah Cabang Mataram

  • Sejarah berdirinya PT. BNI Syariah Cabang Mataram
  • Letak Geografis PT. BNI Syariah Cabang Mataram
  • Visi dan Misi PT. BNI Syariah Cabang Mataram
  • Struktur Organisasi PT. BNI Syariah Cabang Mataram . 40

Kantor bank BNI Syariah Cabang Mataram terletak di komplek pertokoan di Jalan Pejanggik No. 23 Cakranegara Mataram. BNI Baitullah iB Hasanah dilengkapi dengan Kartu Haji & Umroh Indonesia sebagai Kartu ATM/Debit yang dapat digunakan di Tanah Suci dan NKRI. BNI iB Hasanah dilengkapi dengan Hasanah Debit Silver sebagai kartu ATM/debit yang dapat digunakan untuk bertransaksi di merchant Master Card di seluruh dunia.

BNI TabunganKu iB Hasanah merupakan produk simpanan dana Bank Indonesia yang dikelola sesuai prinsip syariah dengan akad wadiah dalam mata uang Rupiah untuk meningkatkan kesadaran menabung masyarakat.50. BNI Deposito iB Hasanah merupakan investasi berjangka yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dan ditujukan untuk nasabah perorangan maupun korporasi, dengan menggunakan akad mudharabah. BNI Giro iB Hasanah merupakan transaksi simpanan dalam mata uang IDR dan USD yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan pilihan akad mudharabah mutlaqah atau wadiah yadh dhamanah yang penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan menggunakan cek, Bilyet Giro atau alat pembayaran lainnya atau melalui buku. transfer.51.

BNI Griya iB Hasanah merupakan fasilitas pembiayaan konsumen yang diberikan kepada masyarakat sekitar untuk membeli, membangun, merenovasi rumah (termasuk ruko, apartemen, gedung perkantoran, rumah susun dan sejenisnya) serta membeli kavling dan rumah reses yang besarannya disesuaikan. dengan kebutuhan pembiayaan dan kemampuan membayar setiap pelanggan potensial.52. BNI Oto iB Hasanah merupakan fasilitas pembiayaan konsumen murabahah yang diberikan kepada masyarakat untuk pembelian kendaraan bermotor yang dibayar dengan pembiayaan tersebut. BNI Emas iB Hasanah merupakan fasilitas pembiayaan pembelian emas logam mulia dalam bentuk batangan dengan cicilan bulanan melalui akad murabahah (jual beli).

CCF iB Hasanah merupakan pembiayaan yang dijamin dengan agunan cair yaitu jaminan simpanan dalam bentuk deposito, giro dan tabungan yang diterbitkan oleh BNI Syariah. Pembiayaan konsumtif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pembelian layanan paket perjalanan umroh melalui BNI Syariah yang telah bermitra dengan travel agent sesuai dengan prinsip syariah.53.

Analisis Kelayakan Penyaluran Pembiayaan Produk

Dengan manfaat di atas, tentu saja ada persyaratan kelayakan untuk memperoleh pembiayaan wirausaha berbasis properti. Pada tahap ini, calon konsumen mengajukan permohonan pembiayaan wirausaha ke PT yang didukung oleh properti iB Hasanah. Misalnya, bagi bapak-bapak yang ingin menyatakan keinginannya untuk mendapatkan pembiayaan bisnis yang didukung real estat, sistem ini menawarkan pembiayaan dengan jangka waktu tetap 10 hingga 15 tahun.

Ketika nasabah sudah menyatakan niatnya untuk mengajukan pembiayaan wirausaha beragunan properti, selanjutnya nasabah mengisi dokumen-dokumen seperti fotokopi KTP, KK dll. Berikut persyaratan berkas atau dokumen yang harus dipenuhi oleh calon nasabah yang ingin mengajukan pembiayaan wirausaha berbantuan iB Hasanah properti di PT. Syarat-syarat diatas merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh nasabah yang ingin mengajukan pembiayaan wirausaha yang didukung oleh properti iB Hasanah.

Apabila berdasarkan hasil verifikasi nasabah memenuhi syarat untuk menerima pembiayaan wirausaha beragunan properti berdasarkan analisa sebelumnya, maka akan diterbitkan surat pemberitahuan untuk menyetujui pemberian pembiayaan. BNI Syariah Cabang Mataram, karakter calon nasabah dapat diketahui dengan melihat kelancaran pembayaran pembiayaan di masa lalu, jika nasabah merupakan nasabah lama, sedangkan untuk nasabah aplikasi baru dapat diketahui dengan melihat simpanan dan kebiasaan menarik tabungan. Besar kecilnya modal klien dapat dilihat melalui laporan keuangan calon klien, jika calon klien adalah perusahaan, dan besarnya uang muka yang akan dibayarkan calon klien, jika klien adalah perorangan.

Apakah bisnis klien potensial memenuhi syarat untuk mendapatkan pembiayaan tergantung pada laporan keuangannya. Agunan pembiayaan wirausaha beragunan properti dapat berupa rumah, kendaraan, tanah, atau aset lainnya yang mempunyai nilai jual kembali.

ANALISIS KELAYAKAN PENYALURAN

Analisis Prosedur Penyaluran Pembiayaan Produk

Analisis Prinsip Kelayakan Penyaluran Pembiayaan Produk

BNI Syariah Cabang Mataram menerapkan prinsip 5c yaitu character, capacity, capital, condition dan collateral, sedangkan prinsip sebelumnya menggunakan prinsip 6C+1S yaitu hanya menambahkan batasan dan syariah. BNI Syariah Cabang Mataram ingin menghindari permasalahan pembiayaan dengan selalu berhati-hati, waspada dan teliti dalam melakukan analisa pembiayaan agar tidak terjadi apa-apa. BNI Syariah Cabang Mataram merupakan kondisi perekonomian atau kondisi bisnis calon nasabah, kondisi pemasaran, kemungkinan prospek usaha di masa depan dan kebijakan pemerintah yang akan mempengaruhi prospek industri di mana usaha calon nasabah tersebut digeluti.

BNI Syariah Cabang Mataram mewajibkan nasabah untuk mengajukan pembiayaan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan. BNI Syariah cabang Mataram sudah sesuai dengan standar yang ada dan tidak berbeda jauh dengan teori yang ada. Keempat, tahap pemrosesan adalah menegosiasikan apakah klien layak menerima pembiayaan wirausaha yang didukung oleh properti.

Agunan yang kelima yaitu agunan dapat berupa barang atau apapun yang mempunyai nilai dan dapat dijadikan jaminan bagi calon nasabah untuk memenuhi persyaratan pengajuan pembiayaan wirausaha yang didukung oleh properti iB Hasanah. BNI Syariah Cabang Mataram hendaknya meningkatkan sumber daya yang handal bagi penyelenggaraan pembiayaan bank syariah. Misalnya saja dengan mengikuti kursus-kursus pelatihan yang disediakan di setiap kota, maka pelatihan ini wajib diikuti oleh setiap karyawan untuk menambah wawasan karyawan di bidang pembiayaan kewirausahaan yang didukung oleh iB Property.

Akan lebih baik jika ada tambahan batasan dan penilaian syariah dalam menilai kelayakan penyaluran pembiayaan produk wirausaha beragunan properti iB Hasanah dengan akad murabahah. Muhammad Taufiq, “Analisis Sistem Pembiayaan Murabahah Produk Real Estate Pada Bank BNI Syariah Cabang Banda Aceh, (Skripsi, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam-Banda Aceh, Aceh, 2018).

PENUTUP

Kesimpulan

Kelima, tahap keputusan pendanaan, yaitu pengambilan keputusan dalam komite keputusan pendanaan. Jika disetujui, maka akan dilanjutkan ke proses selanjutnya, antara lain penandatanganan perjanjian pembiayaan, pengikatan agunan, dan pencairan pembiayaan. Pertama, karakter, yaitu penilaian terhadap watak atau sifat calon nasabah, yaitu sejauh mana debitur mampu dan bersedia memenuhi kewajibannya sesuai jangka waktu yang telah disepakati. Ketiga, modal, yaitu penilaian terhadap modal atau kekayaan yang dimiliki calon konsumen untuk menjalankan usahanya.

Kondisi keempat yaitu penilaian terhadap keadaan umum usaha yang dijalankan pelanggan yaitu mengenai kejelasan usaha, kemampuan pelanggan membayar sesuai ketentuan usaha.

Saran

Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pelaksanaan pembiayaan sesuai dengan prosedur yang ada dan tidak menyimpang dari syariat Islam. Ahda Muthahhari, “Pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Bidang Real Estate, (Skripsi, Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta, 2011) Erni Susana dan Annisa Prasetyanti, “Penerapan dan Sistem Bagi Hasil Pembiayaan Al-Mudharabah di bank syariah", Keuangan dan Perbankan, Vol.

Gambar

Tabel 1.  Persyaratan dokumen pembiayaan wirausaha beragun properti iB  Hasanah, 52.
Gambar 1.  Struktur Organisasi PT. Bank BNI Syariah Cabang Mataram, 40.

Referensi

Dokumen terkait

Gumilyov Eurasian National University, Nur-Sultan, Kazakhstan Reflection of historical events in the toponymy of the West Kazakhstan region based on the materials of the Baiterek,