• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kelompok 11 Chapter 13 (1)

N/A
N/A
Salsabila Balqis

Academic year: 2023

Membagikan "Kelompok 11 Chapter 13 (1)"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

BEHAVIOURAL BEHAVIOURAL

RESEARCH IN RESEARCH IN

ACCOUNTING ACCOUNTING

By :

Shakira Nazka Vendrychila (120110210025) Kaila Tabina Ramadhani (120110210091)

(2)

CAPITAL MARKET

RESEARCH AGENCY THEORY

RESEARCH

Behavioural accounting research:

Behavioural accounting research:

definiton and scope definiton and scope

bagaimana sekuritas bereaksi terhadap informasi akuntansi.

Macro Level

Based on economics and assume everyone is a rational wealth maximer

insentif ekonomi apa yang menjadi faktor penentu dalam pemilihan metode akuntansi

Micro Level

Based on economics and assume everyone is a rational wealth maximer

BEHAVIOURAL

ACCOUNTING RESEARCH

bagaimana orang

sebenarnya menggunakan dan memproses informasi akuntansi

Micro Level

Based on psychology, sociology, and organisational theory and makes no assumptions about how people behave

‘POSITIVE’ RESEARCH ENCOMPASSES

(3)

Definition Definition

The study of the behaviour of accountants or the behaviour of non-accountants as they

are influenced by accounting

functions and reports

(4)

Major type of BAR Major type of BAR

mengamati penilaian dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh akuntan dan auditor.

Tujuan -> menjelaskan dan memprediksi perilaku serta meningkatkan pengambilan keputusan

Human Judgement Theory/HJT

Human Information Processing

(5)

Dibutuhkannya research yang menguji secara spesifik kegiatan decision making oleh si penyedia, pengguna dan auditor atas informasi akuntansi.

BAR dapat memberikan wawasan berharga mengenai cara pandang yang lebih bernilai dengan beberapa tipe yang berbeda terhadap keputusan yang dapat dibuat, diproses dan bereaksi menjadi item-item informasi akuntansi dan metode komunikasi.

BAR berpotensi memberikan informasi yang bermanfaat bagi regulator akuntansi.

Penemuan BAR dapat menghasilkan efisiensi dalam penerapan akuntansi di dalam praktik kerja akuntan dan profesional lainnya.

WHY IS BAR WHY IS BAR

IMPORTANT

IMPORTANT

(6)

Development of behavioral Development of behavioral

accounting research accounting research

HJT research began in 1954

The term BAR appeared in 1967

Last 30 years has been an explosion in BAR

especially auditing

importance of judgement

the ‘Brunswik lens model’

(7)

An overview of approaches to An overview of approaches to

understanding information processing understanding information processing

Brunswick lens model

The dominant approach Process tracing

Build representative decision trees Probabilistic

Probability statement based

on Bayes theorem

(8)

The Brunswik Lens Model The Brunswik Lens Model

Brunswik Model digunakan sebagai analytical

framework dan basis untuk judgment studies

mencakup prediksi dan evaluasi.

(9)

The Brunswik Lens Model The Brunswik Lens Model

Valuable insights :

Pola isyarat digunakan secara jelas dalam berbagai tugas.

Bobot yang ditempatkan secara implisit oleh para decision makers di berbagai isyarat informasi.

Ketepatan relatif decision makers pada expertise level yang berbeda dalam memprediksi dan mengevaluasi berbagai tugas.

Kondisi di mana expert system dan/atau "model of human behavioura" melebihi perilaku yang dilakukan manusia.

Stabilitas (consistency) dari human judgment dari waktu ke waktu

Tingkat pemahaman yang dimiliki para decision makers mengenai pola mereka menggunakan data.

Tingkat konsensus ditampilkan dalam berbagai tugas keputusan kelompok.

(10)

‘PROCESS TRACING’ OR

‘VERBAL PROTOCOL’

PRODUCES A ‘DECISION TREE’ TO REPRESENT THE

DECISION PROCESS

Process Tracing Methods Process Tracing Methods

menjelaskan secara verbal setiap langkah yang dilalui ketika pengambilan

keputusan.

representasi visual dari proses pengambilan keputusan.

‘CLASSIFICATION AND REGRESSION TREES’

(CART)

teknik statistikyang menjadi salah satu

metode yang

digunakan untuk membuat decision tree.

PROVIDES AN EXPLANATION ABOUT HOW A DECISION IS MADE

(11)

Probabilistic Judgement Probabilistic Judgement

untuk melihat situasi akuntansi dimana terdapat initial beliefs mengenai prediksi atau evaluasi yang perlu direvisi setelah bukti lebih lanjut tersedia.

Posterior odds = likelihood ratio x Prior odds

(12)

Lens model studies - the evidence Lens model studies - the evidence

accuracy of humans’ predictions of business failure model of human behaviour

dikembangkan menggunakan representasi matematis dari pola penggunaan isyarat individu

information overload literature

mempunyai implikasi terhadap masalah penyajian dan pengungkapan dalam akuntansi keuangan.

judgement confidence literature

ahli maupun non-ahli terlalu percaya diri terhadap kemampuan mereka dalam tugas penilaian tertentu.

(13)

Process Tracing studies - the evidence Process Tracing studies - the evidence

brunswick lens model and process tracing style

studies are different technologies with the same

objective of modelling decision processes as

completely as possible

(14)

Format and Presentation of Format and Presentation of

Financial Statements Financial Statements

Libby (1976) - Ada 3 options untuk meningkatkan decision making

Mengubah presentasi dan jumlah informasi

Memberikan pendidikan ke pembuat keputusan

Mengganti decision makers dengan model of themselves

atau dengan ideal cue weighting model

(15)

Format and Presentation of Format and Presentation of

Financial Statements Financial Statements

Chernoff faces

(16)

Probabilistic judgement studies - Probabilistic judgement studies -

the evidence the evidence

Three rules of thumb (heuristics):

represantativeness availability

anchoring and adjustment

Expert judgement and rules of thumb

(17)

Representativeness Representativeness

Saat menilai kemungkinan suatu item tertentu berasal dari populasi item tertentu, penilaian akan ditentukan oleh sejauh mana item tersebut mewakili populasi.

(18)

Availability Availability

Penilaian didasarkan pada kemungkinan suatu kejadian bergantung pada seberapa mudah kejadian tersebut muncul dalam pikiran.

(19)

Anchoring and Adjustment Anchoring and Adjustment

Aturan ini mengacu pada proses penilaian umum dimana respon awalnya dihasilkan atau diberikan berfungsi sebagai anchoring dan informasi lain yang digunakan untuk mengatur respon tersebut.

(20)

Accounting and Behaviour Accounting and Behaviour

The techniques adopted and the subsequent interpretation of reported information are

matters of perspective

Accounting is a direct function of human behavior and activity

Two-way influence

(21)

Limitations of BAR Limitations of BAR

BAR memiliki beberapa keterbatasan, yaitu:

1. Penelitian pada topik yang sama memberikan hasil yang kontradiktif, sehingga membingungkan saat pengambilan keputusan.

2. Subjek percobaan yang digunakan dalam penelitian tersebut seringkali berbeda dengan real judgement.

3. Peneliti akuntansi mempertanyakan apakah peraturan harus dipengaruhi oleh hasil penelitian pembuat keputusan individu atau tidak.

(22)

Issues for auditors Issues for auditors

sering kali memperlakukan proses audit sebagai

“Black Box”

apakah pengalaman audit yang lebih luas akan meningkatkan kualitas penilaian auditor?

auditor lebih cenderung melakukan kesalahan pelaporan ketika mereka mengungkapkan konflik kepentingan karena pengungkapan tersebut mengurangi kekhawatiran moral mereka

(23)

Summary Summary

Jika kita ingin memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana orang menggunakan informasi akuntansi, maka kita perlu mempelajari informasi actual behaviours dan proses pengambilan keputusan.

BAR dapat digunakan untuk menjelaskan dan memprediksi perilaku serta meningkatkan pengambilan keputusan.

Penelitian di bidang ini sangat bergantung pada The brunswik lens model, process tracing methods dan probabilistic judgement model

Ada keterbatasan signifikan dalam BAR.

(24)

THANKYOU

Referensi

Dokumen terkait