KOMPLEKSITAS PERILAKU MANUSIA BERDASARKAN LIFE POSITION (ASERTIF,
PASIF, AGRESIF, DAN MANIPULATIF),
INTEGRASI ANTARA EIGENWELT, MITWEL, DAN UMWELT
SERTA MEMBANGUN KARAKTER LOGICAL AND PRACTICE CONSISTENCE , PERCAYA
DIRI, INISIATIF, TANGGUH, ORIENTASI
TERHADAP PERUBAHAN, SELF RESPECT AND
RESPECT FOR OTHERS
Kelompok 3:
1 3
2 4
Azmatun Sholikha (2284130116)
Faturrahman (2284130120)
Ghinadiyah Destiyarini (2284130125)
Amalia Ulhaq
(2284130134)
Mind Mapping
1 3
2 4
Kompleksitas Perilaku Manusia
Life Position (Asertif, Pasif, Agresif, Dan
Manipulatif)
Integrasi Antara Eigenwelt, Mitwel,
Dan Umwelt
Membangun Karakter Logical And Practice Consistence , Percaya Diri, Inisiatif, Tangguh, Orientasi Terhadap Perubahan,
Self Respect And Respect For
Others
Kompleksitas
Perilaku Manusia
Kompleksitas merupakan kerumitan atau komponen.
Sedangkan perilaku manusia merupakan suatu aktivitas dari manusia itu sendiri.
kompleksitas perilaku manusia
ialah ragam aktivitas manusia yang
dipengaruhi stimulasi dan respon
dari lingkungan.
Agresif
Life Position
Kemampuan individu untuk mengekspresikan perasaan positif maupun negatif dan pikirannya secara
tegas dan bebas dengan tetap memperhatikan perasaan orang lain.
(I’m Ok, You’re Ok)
Individu yang pasif akan membiarkan orang lain menentukan apa yang harus dilakukan
dan seringkali berakhir dengan perasaan cemas dan kecewa terhadap diri sendiri.
(I’m Not Ok, You’re Ok)
Perilaku yang mendominasi dan mengeksploitasi orang lain yang
dapat menyebabkan konflik.
(I’m Ok, You’re Not Ok)
Mencerminkan individu yang cenderung menggunakan taktik yang tidak selalu jujur
atau transparan dalam berinteraksi.
Asertif Pasif
Manipulatif
INTEGRASI ANTARA EIGENWELT, MITWEL, DAN UMWELT
Eigenwelt Mitwel
Hubungan Manusia Dengan
Lingkungan Sekitar
Hubungan Manusia Dengan
Manusia Lain.
Hubungan Manusia Dengan
Dirinya Sendiri
Umwelt
Pribadi yang sehat hidup dalam Umwelt, Mitwelt, dan Eigenwelt sekaligus. Ketiga bentuk eksistensial dari being in the world tidak dapat dipisahkan. Mereka beradaptasi dengan dunia alamiah, berhubungan dengan orang lain sebagai manusia dan memiliki kesadaran mendalam tentang apakah makna semua pengalaman ini bagi dirinya (May,
1958).
Membangun Karakter
Logical And Practice
Consistence Percaya Diri Inisiatif Tangguh Orientasi Pada
Perubahan
Self Respect And Respect For
Others