• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELOMPOK 2 Deasy Try Ramadani Nirwana Jamal Andi Nursandy Idrus

N/A
N/A
desy tri ramadani

Academic year: 2024

Membagikan "KELOMPOK 2 Deasy Try Ramadani Nirwana Jamal Andi Nursandy Idrus "

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

KELOMPOK 2

Deasy Try Ramadani Nirwana Jamal

Andi Nursandy Idrus

(2)

Surat Keterangan Domisili

(SKD)

(3)

Pengertian Surat Keterangan Domisili (SKD)

01 0

1

(4)

Dalam dunia perpajakan, terdapat istilah Surat Keterangan Domisili (SKD). Surat Keterangan Domisili (SKD) pada dasarnya adalah surat keterangan bagi Wajib Pajak yang tinggal di luar domisilinya untuk memperoleh manfaat dari adanya tax treaty atau Persetujuan

Penghindaran Pajak Berganda (P3B).

Tanpa Surat Keterangan Domisili (SKD), maka seseorang tidak dapat memanfaatkan tax treaty mana pun karena Surat Keterangan Domisili (SKD) ini merupakan bukti

kependudukan menurut administrasi perpajakan.

(5)

Surat Keterangan Domisili (SKD) atau disebut juga dengan

Certificate of Residence (COR)

merupakan surat keterangan

yang diterbitkan dan disahkan

oleh pejabat yang berwenang di

bidang perpajakan atau pejabat

yang telah ditunjuk, dalam hal ini

adalah Direktorat Jenderal Pajak

(DJP).

(6)

Apa Itu e-SKD ?

01 0 2

(7)

e-SKD adalah kepanjangan dari electronic Surat Ketrangan Domisili.

e-SKD dirancang dan dikembangkan

berdasarkan PER-25/PJ/2018 tentang Tata Cara Penerapan

Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda.

Tujuannya adalah untuk mendukung pembuatan data bukti pemotongan PPh Pasal 26 secara elektronik yang valid dan akurat, serta memudahkan Wajib Pajak dalam melakukan administrasi SKD WPLN.

(8)

Aplikasi e-SKD dapat diakses melalui laman https://djponline.pajak.go.id/

atau https://eskd.pajak.go.id/

dengan menggunakan akun djp online masing-masing Wajib Pajak dalam hal ini adalah Pemotong atau Pemungut.

Setelah melakukan login dengan benar maka selanjutnya ditampilkan berbagai macam jenis menu layanan yang ada di laman djponline.

Selanjutnya Wajib Pajak dapat memilih menu e-SKD untuk

melakukan penyampaian SKD WPLN secara elektronik.

(9)

Syarat Pengajuan Permohonan SKD

01 0 3

(10)

Berikut ini persyaratan bagi wajib pajak yang ingin melakukan pengajuan permohonan SKD

Telah memiliki NPWP.

02

Berstatus Subjek Pajak Dalam Negeri (SPDN) sesuai dengan UU PPH

01

Memenuhi syarat

administratif

04 SKD

Telah

menyampaikan SPT Tahunan yang sudah menjadi kewajiban

03 0 1

0 2 0

3

0

4

(11)

Memuat

informasi lawan transaksi di

negara mitra.

Diajukan untuk satu negara mitra, satu tahun pajak, dan satu

transaksi, dan

01 0 5

0

6

(12)

e-SKD Dapat Digunakan oleh Wajib Pajak Luar Negeri

01 0 4

(13)

Perekaman e-SKD bagi Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN) dapat diakses melalui laman resmi Direktorat

Jenderal Pajak (DJP). Nantinya, Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN) diharuskan mengisi formulir DGT yang telah

disahkan oleh pejabat yang

berwenang dari negara mitra atau yurisdiksi untuk penerapan P3B atau tax treaty. Sebelumnya, Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN) melakukan

aktivasi pada e-SKD pajak terlebih dahulu dalam laman Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yaitu:

(14)

1. Melakukan log in dengan memasukkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),

password, dan kode OTP

2. Setelah itu, masuk ke profil, klik bagian e-SKD pada Tambah/Kurang Hak Akses yang ada di bagian bawah dalam menu

3. Kemudian klik ‘Ubah Akses’ dan ‘OK’

4. Setelah semuanya selesai, dapat dipersilahkan untuk log in kembali.

Perlu diketahui bahwa, Surat Keterangan Domisili (SKD) ini dapat diterbitkan secara digital, namun berkaitan dengan hal-hal yang diperlukan, Wajib Pajak dapat

meminta pengesahan ke kantor pajak.

(15)

Siapa yang Seharusnya menyampaikan SKD WPLN?

01 0 5

(16)

Berdasar Pasal 3 ayat (2) PER- 25/PJ/2018 tentang Tata Cara

Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda, Pemotong dan/atau Pemungut pajak wajib melakukan pemotongan dan/atau pemungutan pajak sesuai dengan ketentuan

dalam P3B sepanjang WPLN

menyampaikan SKD WPLN yang telah terpenuhi ketentuannya

sebagaimana diatur dalam P3B.

Berdasar pasal tersebut, maka bisa kita simpulkan Pemotong dan/atau Pemungut pajak yang menyampaikan SKD WPLN.

(17)

Dalam hal WPLN memiliki transaksi dengan pemotong dan/atau

Pemungut pajak lainnya, maka WPLN dapat menyampaikan Salinan tanda terima penyampaian SKD WPLN

kepada Pemotong dan/atau

Pemungut pajak lainnya sebagai pengganti SKD WPLN. Pemotong dan/atau Pemungut pajak lainnya dapat meneliti kembali penyampaian SKD WPLN dengan cara memindai (scanning) QR Code pada

tanda terima penyampaian SKD WPLN.

(18)

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, and includes icons by Flaticon, and infographics & images by

Freepik

Thanks!

Do you have any questions?

[email protected] +91 620 421 838

yourwebsite.com

Please keep this slide for attribution

Referensi

Dokumen terkait