• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEMBANG API KARYA MUHAMMAD NASHR ALAFI

N/A
N/A
Muhammad Nashr Alafi

Academic year: 2023

Membagikan "KEMBANG API KARYA MUHAMMAD NASHR ALAFI"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KEMBANG API

KARYA MUHAMMAD NASHR ALAFI 2111421026

Tokoh:

Jay: Pelaku laki-laki Anita: Pelaku perempuan Rere: Penjaga Pos

Sandi: Kameraman Ferdi: Wisatawan

Ozan: Asisten kameraman Lira: Pembawa Berita

(2)

Adegan 1

Lighting menyorot ke Lira yang tengah duduk manis di kursi

LIRA: Baik, hari ini, dikabarkan sebuah savana terbakar.

(MENAMPILKAN GAMBAR KEBAKARAN) LIRA: Siapakah dalang di balik kebakaran ini

LIRA keluar panggung

Adegan 2

Latar suasana padang gersang di siang hari, tiupan angin terdengar jelas

JAY: Sayang kita foto disana yuk (MENUNJUK PADANG RUMPUT) ANITA: Boleh, yuk kita kesana (BERLARI-LARI KECIL)

JAY: Pak kameraman, kita foto disini ya (MEMELAS) SANDI: Oke, siap mas, mau ditata bagaimana ?

JAY: Bagusnya bagaimana ya pak, saya juga belum pernah soalnya.

Ozan masuk panggung, membawa kamera

OZAN: Permisi pak, saya ada usulan.

SANDI: Usulan apa itu ?

OZAN: Padang rumput ini kan gersang ya ? SANDI: (MENGANGGUK-ANGGUK)

OZAN: Bagaimana kalau kita buat sesuatu yang meriah.

SANDI: Meriah ? (BERTANYA-TANYA)

(3)

GAMBAR LAUTAN API)

SANDI: Bah, apa ini, mau kau ganti rugi padang ini (NADA MENINGGI) OZAN: Tidak begitu juga lah pak, kita bakar sedikit saja.

SANDI: Punya izin kau rupanya ?

OZAN: Tentu punya lah pak. (MENUNJUKKAN KARTU IZIN) OZAN: Kawan baik aku itu penjaganya.

Adegan 3

Layar tertutup, berganti suasana sejuk di lereng gunung di pagi hari

OZAN: Izinkanlah kami neng, cuan ini. (MENGGESEKKAN TELUNJUK KE IBU JARI)

RERE: Sekalinya dilarang ya dilarang lah bang.

OZAN: Kau tak kasihan padanya, jauh-jauh mereka ke sini (MENUNJUK JAY DAN ANITA)

RERE: Tak ada tempat lain kah ? OZAN: Ada sih, jauh tapi.

RERE: Memangnya harus gunung ini kah, tak ada yang lain ? OZAN: Sudah kubilang ke mereka, mereka semua menolak.

RERE: (MENGHELA NAPAS)

RERE: Yaudah nih (MENYODORKAN KARTU IZIN)

RERE: Jangan aneh-aneh ya, kalau ada apa-apa kujitak kepalamu (MENGGENGAM TANGAN)

OZAN: Eh iya neng, iya neng, makasih loh suratnya.

RERE: Oh ya, ini surat sebagai wisatawan aja, bukan buat komersil.

OZAN: Aman neng, yang penting ada izinnya.

Ozan dan Rere pun keluar panggung

(4)

Adegan 4

Layar tertutup, kembali ke padang gersang di siang hari.

SANDI: Hmm. (MENGHELA NAPAS) OZAN: Ada apa bos ?

SANDI: Coba kau tanyakan mereka, mau foto bagaimana ? OZAN: Ini sedang kudiskusikan bos.

Jay dan Anita masuk ke dalam panggung, Sandi keluar panggung

ANITA: Aku pingin kayak di film-film JAY: Foto Pre- Wedding kita?

ANITA: Iyalah, apalagi ? (sedikit marah) JAY: Film-film tuh emang bagaimana ?

ANITA: Samping-samping kita dikasih kembang api.

JAY: Terus ?

ANITA: Terus kita jalan perlahan gitu.

JAY: Udah macam artis India aja (TERTAWA KECIL)

ANITA: Coba bilang ke pak kameraman aja deh (MEMANGGIL) Sandi datang membawa kamera

SANDI: Gimana ? mau foto seperti apa ?

JAY: Begini pak, kami mau foto disampingnya ada kembang api.

SANDI: Nggak takut terjadi apa-apa kah mas ? JAY: Aman lah, toh kita yang mau.

SANDI: Yo wes, kalau ada apa-apa saya lempar tangan.

Sandi pun mengatur letak pemotretan Anita dan Jay

(5)

OZAN: Siap, sudah di posisi. (MENGACUNGKAN JEMPOL)

Awalnya semua berjalan baik-baik saja, tiba-tiba

ANITA: Aish, panas, panas, tanganku kepanasan (MELEMPAR OBOR) JAY: Kamu ga apa-apa kan ?

ANITA: Sakit, tanganku serasa melepuh gitu (MERINGIS)

JAY: Pak, Foto Pre Wedding ditunda ya, uangnya nanti saya bayar.

SANDI: Loh, kok main kabur saja, ini sudah capek-capek ke sini.

Jay dan Anita lari ke luar panggung

SANDI: Hah, sudah nasib, Ozan ayo kita pulang ! OZAN: Okei pak, mari kita pulang

Sandi dan Ozan ke luar Panggung

Adegan 5

Layar panggung terbuka, terlihat kobaran api memutari gunung

FERDI: Apaan tuh, kok kayak kebakaran (MENYIPITKAN MATA) FERDI: Loh he, Beneran kebakar ini. (PANIK)

Ferdi berlari menuju pos pengaman

FERDI: Lapor bu, ada kebakaran di ketinggian 1000 M (TERENGAH- ENGAH)

RERE: Hah, kebakaran, kok iso ?

FERDI: Mana saya tau bu, saya datang sudah kebakar

Ferdi dan Rere keluar panggung.

Referensi

Dokumen terkait