KEPERAWATAN GERONTIK SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM PADA ASMA
Dosen Pembimbing:
Ns. Sri Novita Juliet, S. Kep., M. Kep., Sp. Kep.K
DI SUSUN OLEH : KELOMPOK 7
1. Amelia Azzahra (P032114401044) 2. Dzil Adzmi Kurnia Arif (P032114401055) 3. Emelia chayati (P032114401015) 4. Indah Kurnia Putri (P032114401061) 5. Mayang harfa (P032114401024) 6. Nita harepa (P032114401028)
D3 KEPERAWATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES RIAU
2023/2024
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Masalah : Asma
Pokok Pembahasan : Latihan teknik relaksasi nafas dalam Sasaran : Tn.S
Jam : 09.00 - Selesai Waktu : 30 Menit Tanggal : 2 Oktober 2023 Tempat : Kediaman Tn. S
Pemateri : Kelompok 7 Keperawatan Gerontik
A. Latar Belakang
Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak menular, Penyakit asma telah mempengaruhi lebih dari 5% penduduk dunia, dan beberapa indicator telah menunjukan bahwa pravalensinya terus menerus meningkat, khususnya pada anak-anak, Masalah epidemilogi mortalitas dan morbiditas penyaakit asma masih cenderung tinggi, Menurut world health organization (WHO) yang bekerja sama dengan organisasi asma yaitu Global Asma Network (GAN) Memprediksikan saat ini jumlah pasien asma di dunia mencapai 334 juta orang, diperkirakan angka ini akan terus peningkatan sebanyak 400 juta orang pada tahun 2025 dan terdapat 250 ribu kematian akibat asma termasuk anak-anak (GAN,2014).
Dilakukan teknik nafas dalam pada klien Asma yang bertujuan untuk mengurangi sesak nafas pada klien dan mengurangi rasa nyeri untuk memperbaiki ventilasi alveoli atau memelihara pertukaran gas dan mencegah ateleksasi dan menurunkan kecemasan maupun mengurangi stres.
B. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan 30 menit, diharapkan Tn. S mampu memahami dan mengerti tentang Latihan Teknik Relaksasi Nafas Dalam.
C. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit tentang Latihan teknik relaksasi nafas dalam, diharapkan Tn. A dapat:
1. Menjelaskan pengertian teknik relaksasi nafas dalam 2. Menyebutkan Manfaat teknik relaksasi nafas dalam
3. Menyebutkan langkah-langkah teknik relaksasi nafas dalam 4. Menyebutkan indikasi teknik relaksasi nafas dalam
5. Menyebutkan kontra indikasi teknik relaksasi nafas dalam D. Materi Penyuluhan
Terlampir
E. Metode Penyuluhan 1. Ceramah
2. Tanya Jawab F. Media
1. Leaflet
G. Kegiatan penyuluhan No Tahap
Kegiatan
Waktu Kegiatan penyuluhan Sasaran 1 Pembukaan 5 menit 1. Mengucapkan salam
2. Memperkenalkan diri 3. Menyampaikan tentang
tujuan pokok materi 4. Menyampaikan pokok
bahasan 5. Kontrak waktu
1. Menjawab salam 2. Mendengarkan dan
menyimak
3. Bertanya mengenai perkenalan dan tujuan jika ada yang kurang jelas
2 Pelaksanaan 17 menit 1. Penyampaian materi 1. Mendengarkan dan
2. Menjelaskan pengertian teknik relaksasi nafas dalam
3. Menjelaskan Manfaat teknik relaksasi nafas dalam
4. Menjelaskan langkah- langkah teknik relaksasi nafas dalam
5. Menjelaskan indikasi teknik relaksasi nafas dalam
6. Menjelaskan kontra indikasi teknik relaksasi nafas dalam
7. Tanya jawab
8. Memberikan kesempatan pada peserta untuk bertanya
menyimak
2. Bertanya mengenai hal-hal yang belum jelas dan dimengerti
3 Penutup 8 menit 1. Tanya jawab
2. Memberikan kesempatan pada klien untuk bertanya 3. Melakukan evaluasi 4. Menyampaikan
kesimpulan materi
5. Mengakhir pertemuan dan
6. Mengucapkan salam
1. Sasaran dapat menjawab tentang pernyataan yang diajukan
2. Mendengar 3. Memperhatikan 4. Menjawab salam
H. Setting Tempat
Keterangan:
: Mahasiswa : Tn. S
H. Evaluasi
Diharapkan klien mampu :
1. Menjelaskan pengertian teknik relaksasi nafas dalam 2. Menyebutkan Manfaat teknik relaksasi nafas dalam
3. Menyebutkan langkah-langkah teknik relaksasi nafas dalam 4. Menyebutkan indikasi teknik relaksasi nafas dalam
5. Menyebutkan kontra indikasi teknik relaksasi nafas dalam
I. Daftar Pustaka
Aini (2018) ‘Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien fraktur’, Jurnal Kesehatan, 9(2), pp. 262–266.
Hadibroto, I. (2009). Asma. Jakarta: Gramedia
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). (2014). Pedoman diagnosis &
penatalaksanaan asma Indonesia. Jakarta: PDPI
MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian teknik relaksasi nafas dalam
Teknik relaksasi nafas dalam merupakan suatu bentuk asuhan keperawatan, dimana perawat mengajarkan kepada klien bagaimana cara melakukan napas dalam, napas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan menghembuskan napas secara perlahan. Teknik relaksasi napas dalam dapat meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah.
Tujuan teknik relaksasi napas dalam adalah untuk meningkatkan ventilasi alveoli, memelihara pertukaran gas, mencegah kempisnya paru-paru, meningkatkan efesiensi batuk, mengurangi stress baik fisik maupun emosional yaitu menurunkan intensitas nyeri dan menurunkan kecemasan.
B. Manfaat teknik relaksasi nafas dalam
Manfaat dari teknik relaksasi nafas dalam yaitu :
1. Untuk merileks kan tubuh dengan mengatur pernafasan secara teratur, pelan dan dalam, karena pada saat kondisi kita merasakan stres atau cemas maka tubuh akan tegang dan pernafasan menjadi pendek.
2. Untuk menurunkan kecemasan dan rasa khawatir dan gelisah.
3. Untuk menghadirkan kembali suasana menenangkan atau situasi di mana seseorang dapat mencapai suatu tempat yang damai, menyenangkan dan tenang.
4. Mengurangi tekanan darah.
5. Detak jantung lebih rendah.
6. Daya ingat lebih baik.
C. Langkah-langkah teknik relaksasi nafas dalam 1. Pastikan pasien dalam keadaan rileks dan tenang.
2. Pilih waktu dan tempat yang sesuai (duduk di kursi) serta mengatur posisi duduk senyaman mungkin.
3. Menarik nafas dalam dari hidung dengan hitungan 1,2,3. Lalu di tahan
4. Kemudian setelah 3 detik hembuskan secara perlahan-lahan melalui mulut seperti bersiul.
5. Menarik nafas kembali melalui hidung dan dihembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan.
6. Ulangi kembali hingga pasien merasa sesaknya berkurang.
D. Indikasi teknik relaksasi nafas dalam
1. Dilakukan untuk pasien yang mengalami sesak napas.
2. Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis.
3. Dilakukan untuk pasien yang mengalami stres.
4. Dilakukan untuk pasien yang mengalami kecemasan
E. Kontra Indikasi teknik relaksasi nafas dalam
1. Hemoptisis biasa disebut juga batuk darah. Dapat dijelaskan dahak berdarah yang dibatukkan berasal dari saluran pernafasan bagian bawah tubuh.
2. Penyakit jantung.
3. Deformitas struktur dinding dada dan tulang belakang.
4. Nyeri semakin meningkat.
KOESIONER Pengetahuan tentang Teknik relaksasi nafas dalam
No. Pertanyaan B S
1. Apakah teknik relaksasi nafas dalam bisa mengurangi rasa sesak pada pasien asma?
2. Apakah teknik relaksasi nafas dalam mampu merileks kan pikiran?
3. Apakah teknik relaksasi nafas dalam bisa mengurangi kecemasan?
4. Apakah teknik nafas dalam dilakukan pada pasien yang mengakami nyeri kronis?
5. Apakah penyakit jantung tidak dianjurkan untuk melakukan teknik relaksasi nafas dalam?