KEPUTUSAN PENANGGUNG JAWAB KLINIK PRATAMA SAKINAH 74 NO 003/Skep/PJ/SKN74/III/2023
TENTANG
PROGRAM MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN DI WILAYAH KLINIK SAKINAH 74
PENANGGUNG JAWAB KLINIK PRATAMA KLINIK SAKINAH 74
Menimbang : a. Bahwa untuk mendukung terwujudnya Visi dan Misi Klinik Sakinah 74 serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mengutamakan keselamatan pasien. Maka perlu adanya kebijakan manajemen fasilitas dan keselamatan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pelayanan di Klinik Sakinah 74
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a, maka perlu ditetapkan Surat Keputusan Program Manajemen Fasilitas dan Keselamatan, dengan Keputusan penanggung jawab klinik Pratama Sakinah 74.
Mengingat : 1. Undang - undang nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan;
2. Undang - undang nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja;
3. Undang - undang nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
4. Perpres nomor 17 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana;
5. Permenkes nomor 31 Tahun 2018 tentang Aplikasi sarana, Prasarana, dan Alat kesehatan;
6. Permenkes nomor 52 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
▸ Baca selengkapnya: wewenang penanggung jawab klinik pratama
(2)MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN PENANGGUNG JAWAB KLINIK SAKINAH 74 TENTANG PROGRAM MANEJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN DI WILAYAH KLINIK SAKINAH 74
KESATU : Memberlakukan kebijakan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan di Klinik Sakinah 74 sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.
KEDUA : Segala biaya yang timbul akibat diterbitkannya keputusan ini dibebankan kepada anggaran Klinik Sakinah 74.
KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila ternyata dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Jombang pada tanggal 03 Maret 2023 Penanggung Jawab Klinik,
dr. Fadilla Delima Sandi.,M.Kes
PROGRAM MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN KLINIK PRATAMA SAKINAH 74 TAHUN 2023
I. PENDAHULUAN
Klinik Pratama Sakinah 74 sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang merupakan sandaran pelayanan Kesehatan tingkat pertama di sekitar wilayah kecamatan Tembelang, memberikan pelayanan yang mematuhi peraturan perundangan yang terkait dengan bangunan, prasarana, peralatan Klinik dan menyediakan lingkungan yang aman bagi pasien, pengunjung, petugas, dan masyarakat. Peraturan perundangan dari pemerintah dan pemerintah daerah perlu disediakan, dipatuhi, dan digunakan sebagai acuan dalam menyediakan pelayanan yang aman.
II. LATAR BELAKANG
Dari hasil evaluasi terkait manajemen fasilitas dan keselamatan diperoleh data sebagai berikut: area berisiko keamanan tidak diidentifikasi hal ini disebabkan karena keamanan area Klinik Pratama Sakinah 74 berada dilingkungan yang terjaga keamanannya. Akan tetapi Klinik perlu menyusun program manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK) untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi pasien, petugas, dan masyarakat. .Dalam pelaksanaan program MFK perlu ditetapkan petugas yang bertanggungjawab terhadap program MFK. Untuk melaksanakan MFK maka perlu dilakukan identifikasi dan pembuatan peta terhadap area - area berisiko yang meliputi : a) Keselamatan dan keamanan
b) Bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbah B3
LAMPIRAN SK NO 003/
Skep/PJ/SKN74/III/2023 TENTANG
PROGRAM MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN DI WILAYAH KLINIK SAKINAH 74
c) Penanggulangan bencana d) Sistem proteksi kebakaran e) Peralatan Medis
f) Sistem utilitas meliputi listrik, air dan gas medis serta sarana sanitasi g) Sampah domestik dan limbah
Sarana/ bangunan, prasarana, peralatan Klinik, dan lingkungan fisik perlu dikelola untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi pasien, petugas, pengunjung dan masyarakat.
Rencana program MFK perlu disusun setiap tahun dan diterapkan, yang meliputi:
a) Keselamatan dan keamanan.
Keselamatan adalah suatu keadaan tertentu dimana saat gedung, halaman/ground dan alat kesehatan tidak menimbulkan bahaya atau risiko bagi pasien, petugas dan pengunjung, dan masyarakat.
Keamanan adalah proteksi/ perlindungan dari kehilangan, pengrusakan dan kerusakan, kekerasan fisik, penerapan kode-kode darurat atau akses serta penggunaan oleh mereka yang tidak berwenang.
b) Pengelolaan bahan dan limbah berbahaya dan beracun (B3)
Meliputi: penanganan, penyimpanan dan penggunaan bahan berbahaya lainnya harus dikendalikan, dan limbah bahan berbahaya dibuang secara aman.
c) Penanggulangan Bencana
yaitu tanggapan terhadap wabah, bencana dan keadaan emergency direncanakan dan efektif.
d) Sistem Proteksi Kebakaran
Klinik wajib melindungi properti dan penghuni dari kebakaran dan asap.
e) Peralatan Medis
Peralatan Medis dalam program MFK terdiri dari alat kesehatan, perbekalan kesehatan lainnya, dan perlengkapan. Untuk mengurangi risiko, peralatan Klinik dipilih, dipelihara dan digunakan sesuai dengan ketentuan.
f) Sistem utilitas
Meliputi sistem listrik bersumber PLN, sistem air, sistem gas medis dan sistem pendukung lainnya seperti generator (Genset), perpipaan air dipelihara untuk meminimalkan risiko kegagalan pengoperasian, dan harus dipastikan tersedia 7 hari 24 jam.
g) Sampah Domestik dan Limbah
Pengelolaan sampah domestik dan limbah perlu diperhatikan secara khusus dengan pihak ketiga atau dikelola sendiri untuk sampah domestik. Terkait limbah dikelola dalam IPAL Klinik
III. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
a. Tujuan umum
Menjamin berfungsinya kenyamanan, keamanan, keselamatan dan efisiensi fasilitas dan lingkungan Klinik bagi pasien, pengunjung, karyawan dan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.
b. Tujuan Khusus
a) Menjaga keamanan dan keselamatan fasilitas Klinik,
b) Menjamin terpelihara dan berfungsinya system utilitas di Klinik, c) Menjamin terpelihara dna berfungsinya peralatan di Klinik, d) Meningkatnya kesiagaan Klinik dalam menghadapi bencana, e) Meningkatnya kesiagaan Klinik dalam mencegah terjadinya
kebakaran dan kesiagaan jika terjadinya kebakaran,
f) Terkelolanya B3 dan limbah B3 di Klinik sesuai dengan peraturan perundangan,
g) Mengelola sampah domestik dan limbah
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
a. Workshop Pengelolaan fasilitas dan keselamatan Klinik, dengan rincian rencana kegiatan diintegrasikan dengan K3: Workshop K3 dan MFK,
b. Penyusunan regulasi internal untuk MFK: kebijakan, panduan, dan sop- sop terkait dengan MFK, dengan rincian kegiatan:
- Pertemuan penyusunan kebijakan, panduan, dan sop-sop - Penandatanganan regulasi MFK
c. Program Keamanan dan Keselamatan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
- Pemantauan perlengkapan APD yang digunakan petugas - Pengecekan area yang terpantau CCTV
- Penataan area parkir
- Memantau alur obat pasien
- Memantau kebersihan area klinik
d. Program Penanggulangan Bencana, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Mensosialisasikan penanganan pada saat terjadi bencana kepada para petugas
2) Menghimbau tentang penanganan bencana ataupun wabah penyakit kepada seluruh anggota maupun pasien melalui media digital maupun audio
3) Memasang dan mensosialisasikan alur evakuasi hingga titik kumpul.
e. Program Penanggulangan Kebakaran, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Memasang titik APAR
2) Mensosialisasikan penggunaan APAR
3) Menghimbau tentang penanganan pada saat terjadi bencana klepada petugas
4) Memastikan kondisi APAR baik dan layak pakai.
f. Program pengelolaan B3 dan Limbah B3, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Pengumpulan limbah B3 pada Gudang penyimpanan sementara limbah B3
2) Menjadwalkan pengangkutan limbah B3
3) Menyerahkan limbah B3 kepada pihak ketiga untuk diolah sesuai dengan peraturan pengolahan limbah B3.
g. Program Pemeliharaan system utilitas, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Memastikan kondisi listrik, air,gas medis dan sarana sanitasi 2) Menghimbau penggunaan listrik,air,gas medis dan sarana
sanitasi sesuai aturan dan kebutuhan
3) Melakukan pengisian gas medis secara teratur.
h. Program pemeliharaan peralatan dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Mengecek kondisi peralatan medis
2) Mendata seluruh inventaris peralatan medis
3) Membuat pengajuan perencanaan kalibrasi pada peralatan medis
4) Melakukan kalibrasi pada [peralatan medis.
i. Edukasi pasien dan pengunjung tentang keselamatan, keamanan, dan larangan merokok, dengan rincian kegiatan sebagai berikut;
1) Memastikan tanda-tanda peringatan dilarang merokok
terpasang ditempat yang mudah terbaca oleh pengunjung klinik 2) Mensosialisasikan bahaya merokok kepada pengunjung melalui
leaflet maupun lisan
3) Memberikan sanksi berupa teguran lisan kepada yang melanggar.
V. SASARAN
A. Workshop MFK, seluruh karyawan mengikuti workshop MFK
B. Tersusunnya kebijakan, panduan MFK dan semua SOP-SOP terkait dengan MFK
C. Program keselamatan dan keamanan;
1) Seluruh pengunjung yang datang sebagai tamu diidentifikasi 2) Semua area berisiko diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
D. Program penanggulangan bencana:
1) Tersusunnya rencana siaga bencana
2) Seluruh karyawan mengikuti pelatihan dan simulasi bencana E. Program pengelolaan limbah B3
1) Tersusunnya jadwal pengangkutan limbah B3
2) Termonitoringnya indikator kinerja dari pihak pengangkut limbah B3
F. Program pemeliharaan utilitas
1) Tersusunnya jadwal pemeliharaan dan pengecekan kondisi listrik, air, gas medis dan sarana sanitasi
2) Terpantaunya penggunaan utilitas sesuai aturan dan kebutuhan G. Program pemeliharaan peralatan
1) Tersusunnya data kondisi peralatan medis 2) Terdapat inventarisasi peralatan medis
3) Terdapat Nota Dinas pengajuan pengecekan Kalibrasi seluruh alat medis yang wajib kalibrasi.
H. Edukasi pada pasien pengunjung:
1) Tersusunnya brosur MFK dan larangan merokok 2) Terpasangnya banner tentang larangan merokok
VI. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
1. Setiap bulan masing-masing tim melakukan rapat dan membuat laporan pelaksanaan kegiatan bulanan pencapaian program
2. Setiap bulan masing-masing tim menyampaikan laporan monitoring pelaksanaan kegiatan dalam lokakarya mini Klinik
VII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI :
1. Masing-masing penanggung jawab program mencatat seluruh pelaksanaan kegiatan yang direncanakan
2. Laporan masing-masing program disampaikan kepada Kepala Klinik tiap 6 bulan sekali
3. Dilakukan evaluasi semester dan tahunan terhadap pelaksanaan program MFK pada saat rapat tinjauan manajemen
Ditetapkan di : Jombang
Pada tanggal : 03 Maret 2023
Penanggung Jawab Klinik Sakinah 74
dr. Fadilla Delima Sandi., M.Kes