1
KERANGKA ACUAN KERJA
PENGADAAN JASA KONSULTANSI
PERSIAPAN PENGADAAN JASA KONSULTANSI MELALUI PENYEDIA
DENGAN METODE SELEKSI PENGADAAN LANGSUNG
PENGADAAN JASA KONSULTANSI TENAGA AHLI PERORANGAN Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut
TAHUN ANGGARAN 2023
NAMA SATKER PENGADAAN JASA KONSULTANSI :
Satuan Kerja : Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang LautDirektorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
KPA : Victor Gustaaf Manoppo
PPK : Suharyanto
Nomor DIPA : SP DIPA – 032.07.1.622145/2023 tanggal 27Januari 2023 ID SIRUP :
41994167
1. Latar Belakang
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Tentang Cipta Kerja Nomor 2 Tahun 2022, Pasal 13 menyatakan bahwa penyederhanaan persyaratan dasar Perizinan Berusaha meliputi: a) Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, b) Persetujuan Lingkungan, dan c) Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi. Pasal 16 ayat (2) yang berbunyi setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang dari perairan pesisir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memenuhi perizinan berusaha terkait pemanfaatan di laut dari pemerintah pusat. Pasal 49 berbunyi setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang laut secara menetap yang tidak memiliki perizinan berusaha terkait pemanfaatan di laut.
Kebijakan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Selanjutnya pengaturan keseuaian pemanfaatan di perairan diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut. Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan Tata Ruang, pemanfaatan Ruang, dan pengendalian pemanfaatan Ruang. Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) adalah kesesuaian antara rencana kegiatan pemanfaatan ruang laut dengan rencana tata ruang dan/atau rencana Zonasi. Pemanfaatan Ruang adalah upaya untuk mewujudkan struktur Ruang dan pola Ruang sesuai dengan RTR melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya.
Perkembangan teknologi saat ini begitu pesat, tidak terkecuali dalam bidang pemetaan.
Teknologi yang terus berkembang saat ini telah memberi kemudahan bagi siapapun yang memiliki kepentingan untuk memetakan suatu wilayah berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam hal penyelenggaraan penataan ruang, Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk membuat data dan informasi wilayah perairan secara spasial baik data primer maupun sekunder. Pentingnya data geospasial untuk perencanaan dan pembangunan ruang laut dalam hal teknis terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan untuk pemetaan secara digital.
Data penataan ruang dapat dirasakan manfaatnya, dalam hal perencanaan pemanfaatan ruang laut berupa rencana zonasi dapat memetakan potensi dan sumber daya yang ada serta memprediksi kebutuhan ke depannya baik untuk kepentingan perumusan kebijakan,
2 pengembangan kawasan, perencanaan sarana dan prasarana, dan wilayah tata kelolanya.
Pemanfaatan ruang laut memberikan gambaran eksisting dalam pemanfaatan eksisting. Selain itu dan pengendalian pemanfaatan ruang laut penting dalam mewujudkan tertib Tata Ruang.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada tahun 2023 akan melakukan pengadaan jasa konsultansi tenaga ahli perorangan dalam hal tenaga penyelenggaraan penataan ruang laut untuk membantu dalam hal penyediaan data pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut sehingga perencanaan dan perumusan kebijakan bidang penyelenggaraan penataan ruang lebih komprehensif.
2. Maksud dan Tujuan Maksud dari pekerjaan ini adalah menyediakan tenaga ahli pendukung perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut dalam rangka membantu pelaksanaan tusi Direktorat Perencanaan Ruang Laut khususnya dalam rangka pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut.
Tujuan dari pekerjaan ini adalah mendapatkan tenaga ahli pendukung perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut sesuai dengan kriteria, serta kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
3. Sasaran Target/sasaran dari pekerjaan ini adalah tersedianya tenaga ahli pendukung perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut sesuai dengan kriteria, serta kebutuhan dan ketentuan perundang- undangan yang berlaku.
4. Lokasi Kegiatan Seluruh Wilayah NKRI
5. Sumber Pendanaan a. Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBN 2023 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA- 032.07.1.622145/2023 tanggal 27Januari 2023
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan/Pagu Rp 70.500.000,00 Terbilang “Tujuh Puluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah”.
c. Total perkiraan biaya yang diperlukan/HPS Rp 70.495.000,00 Terbilang “Tujuh Puluh Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah”.
6. Jenis Kontrak Jenis kontrak : lama penugasan pembayaran : Bulanan
7. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat
Komitmen Nama Pejabat Pembuat Komitmen: Suharyanto Satuan Kerja: Direktorat Perencanaan Ruang Laut Data Penunjang1
8. Persyaratan
Kualifikasi Penyedia
a. Syarat Kualifikasi Administrasi/Legalitas:
1) Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan/usaha: a. peserta merupakan Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk;
2) Mempunyai status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak.
3) Memiliki bukti pelaporan pajak / SPT tahun sebelumnya.
b. Syarat Kualifikasi Teknis
1) Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan jasa konsultansi bidang pengelolaan data dalam kurun waktu 3 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah atau swasta termasuk pengalaman subkontrak.
2) Memliki fasilitas dan peralatan yang dibuktikan dengan surat pernyataan dengan jenis, kapasitas, dan jumlah
1 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
3 peralatan minimal sebagai berikut:
No Nama Fasilitas dan Alat
Jumlah 1 Laptop/Personal
Komputer
1 Unit 3) Memiliki kualifikasi tenaga ahli dinilai dengan sub unsur
sesuai yang dipersyaratkan:
a) Tingkat Pendidikan Minimal Lulusan S1 Bidang Pemetaan/Ilmu Kelautan/Teknik Informatika/ dengan pengalaman minimal 3 tahun terakhir.
b) Melampirkan ijazah
c) Melampirkan Surat referensi/surat keterangan kerja d) Melampirkan Daftar Riwayat Hidup
e) Melampirkan Fotocopy KTP f) Melampirkan Fotocopy NPWP
a. Melampirkan Sertifikat Keahlian Pemetaan minimal Analis Sistem Informasi Geografis
9. Waktu Pelaksanaan Pekerjaan
b. Lama waktu pelaksanaan pekerjaan 10 (sepuluh) bulan kalender Periode waktu pelaksanaan pekerjaan
c. Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak ditandatanganinya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Tanggal serah terima hasil pelaksanaan pekerjaan selambat – lambatnya pada akhir bulan dalam masa kontrak
10. Ruang Lingkup dan Lokasi Pekerjaan
a. Ruang lingkup pekerjaan
1) Membantu PPK memberikan dukungan teknis terhadap penyediaan data penyelenggaraan pemanfaatan ruang laut khususnya:
a) Kegiatan pengelolaan pemanfaatan ruang laut b) Kegiatan pengendalian ruang laut
2) Mengumpulkan data dan informasi untuk penyusunan peta tematik kegiatan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
3) Mengelola sistem aplikasi kadaster 4) Mengelola sistem MSU
5) Mengelola dan inventarisasi database Perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut;
6) Menyusun laporan hasil pengumpulan data yang berkenaan dengan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
7) Membantu pengembangan sistem informasi geografis Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut 8) Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan
kegiatan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
9) Melakukan koordinasi dengan tenaga ahli lain dan tenaga pendukung yang ada;
10) Melakukan tahapan konsultansi dengan instansi terkait dengan pelaksanaan kegiatan khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut;
11) Membantu tusi Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut.
b. Jadwal pekerjaan
Pekerjaan dilaksanakan Bulan Maret hingga Desember Tahun
4 2023
c. Lokasi pekerjaan
Lokasi di Jakarta serta lokasi lainnya sesuai dengan penugasan 11. Keluaran Produk
yang dihasilkan
Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah:
Laporan bulanan, laporan akhir hasil pekerjaan dan laporan hasil penugasan;
12. Spesifikasi Teknis Kemampuan Teknis yang diperlukan diantaranya:
a) Mampu mengoperasikan computer dan membangun system pengelolaan Data Pemanfaatan dan pengendaliaan Pemanfaatan;
b) pemrograman (programming), pengembangan perangkat lunak (software), dan teknologi jaringan komputer. So, dasar matematika dan kemampuan analisis untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam membuat suatu program.
13. Laporan
Perkembangan Hasil Kegiatan Jasa Konsultansi
Jenis Laporan
Isi Laporan Jumlah Laporan
Waktu Penyerahan Laporan
Bulanan
Laporan pelaksanaan kegiatan bulanan sesuai dengan
penugasan dari pimpinan/atasan
10
(Sepuluh)
Paling lambat pada tanggal terakhir pada setiap
bulannya selama masa pekerjaan Laporan
Akhir
Rangkuman laporan pelaksanaan kegiatandari awal sampai akhir masa penugasan pekerjaan
1 (satu) Paling Lambat 31 Desember 2022
14. Hal-Hal Lain yang diperlukan
-
Jakarta, 19 Februari 2023 Pejabat Pembuat Komitmen
Satker Sekretariat Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Direktorat Perencanaan Ruang Laut
Ir. Suharyanto, M.Sc NIP. 196212301990031006
5
6 1. Latar Belakang
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang Tentang Cipta Kerja Nomor 2 Tahun 2022, Pasal 13 menyatakan bahwa penyederhanaan persyaratan dasar Perizinan Berusaha meliputi: a) Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, b) Persetujuan Lingkungan, dan c) Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi. Pasal 16 ayat (2) yang berbunyi setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang dari perairan pesisir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memenuhi perizinan berusaha terkait pemanfaatan di laut dari pemerintah pusat. Pasal 49 berbunyi setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang laut secara menetap yang tidak memiliki perizinan berusaha terkait pemanfaatan di laut.
Kebijakan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Selanjutnya pengaturan keseuaian pemanfaatan di perairan diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut.
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan Tata Ruang, pemanfaatan Ruang, dan pengendalian pemanfaatan Ruang. Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) adalah kesesuaian antara rencana kegiatan pemanfaatan ruang laut dengan rencana tata ruang dan/atau rencana Zonasi. Pemanfaatan Ruang adalah upaya untuk mewujudkan struktur Ruang dan pola Ruang sesuai dengan RTR melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya.
Perkembangan teknologi saat ini begitu pesat, tidak terkecuali dalam bidang pemetaan. Teknologi yang terus berkembang saat ini telah memberi kemudahan bagi siapapun yang memiliki kepentingan untuk memetakan suatu wilayah berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam hal penyelenggaraan penataan ruang, Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk membuat data dan informasi wilayah perairan secara spasial baik data primer maupun sekunder.
Pentingnya data geospasial untuk perencanaan dan
pembangunan ruang laut dalam hal teknis terkait
dengan penggunaan dan pemanfaatan untuk
pemetaan secara digital.
7
Data penataan ruang dapat dirasakan manfaatnya, dalam hal perencanaan pemanfaatan ruang laut berupa rencana zonasi dapat memetakan potensi dan sumber daya yang ada serta memprediksi kebutuhan ke depannya baik untuk kepentingan perumusan kebijakan, pengembangan kawasan, perencanaan sarana dan prasarana, dan wilayah tata kelolanya.
Pemanfaatan ruang laut memberikan gambaran eksisting dalam pemanfaatan eksisting. Selain itu dan pengendalian pemanfaatan ruang laut penting dalam mewujudkan tertib Tata Ruang.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Direktorat
Perencanaan Ruang Laut pada tahun 2023 akan
melakukan pengadaan jasa konsultansi tenaga ahli
perorangan dalam hal tenaga penyelenggaraan
penataan ruang laut untuk membantu dalam hal
penyediaan data pemanfaatan dan pengendalian
pemanfaatan ruang laut sehingga perencanaan dan
perumusan kebijakan bidang penyelenggaraan
penataan ruang lebih komprehensif.
8 15. Maksud dan Tujuan
Maksud dari pekerjaan ini adalah menyediakan tenaga ahli perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut
dalam rangka membantu pelaksanaan tusi Direktorat Perencanaan Ruang Laut khususnya dalam rangka pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang
laut.
Tujuan dari pekerjaan ini adalah mendapatkan tenaga ahli perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut sesuai dengan kriteria, serta kebutuhan dan ketentuan
yang berlaku.
16. Sasaran
Target/sasaran dari pekerjaan ini adalah tersedianya tenaga ahli perseorangan bidang penyelenggaraan ruang laut sesuai dengan kriteria, serta kebutuhan dan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
17. Lokasi Kegiatan
Seluruh Wilayah NKRI
18. Sumber Pendanaan
d. Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBN 2023 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA-032.07.1.622145/2023 tanggal 27Januari 2023
e. Pagu Anggaran Rp. 183.750.000 (Seratus delapan puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah);
f. Total Perkiraan Biaya yang diperlukan (HPS) Rp.
183.750.000 (Seratus delapan puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
19. Jenis Kontrak
Jenis kontrak : lama penugasan
pembayaran : Bulanan
9 20. Nama dan Organisasi Pe
jabat Pembuat Komitmen
Nama Pejabat Pembuat Komitmen: Suharyanto Satuan Kerja: Direktorat Perencanaan Ruang Laut
Data Penunjang2
2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
10 21.Persyaratan
Kualifikasi Penyedia
c. Syarat Kualifikasi Administrasi/Legalitas:
4) Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan/usaha: a. peserta merupakan Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk;
5) Mempunyai status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak.
6) Memiliki bukti pelaporan pajak / SPT tahun sebelumnya.
d. Syarat Kualifikasi Teknis
4) Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan jasa konsultansi bidang pengelolaan data baik spasial atau non spasial dalam kurun waktu 3 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah atau swasta termasuk pengalaman subkontrak.
5) Memliki fasilitas dan peralatan yang dibuktikan dengan surat pernyataan dengan jenis, kapasitas, dan jumlah peralatan minimal sebagai berikut:
No Nama Fasilitas dan Alat
Jumlah 1 Laptop/Personal
Komputer
2 Unit 6) Memiliki kualifikasi tenaga ahli dinilai dengan sub unsur
sesuai yang dipersyaratkan:
g) Tingkat Pendidikan Minimal Lulusan S1 Bidang
Pemetaan/Ilmu Kelautan dengan pengalaman minimal 3 tahun di pengelolaan kelautan dan perikanan.
h) Melampirkan ijazah
i) Melampirkan Surat referensi/surat keterangan kerja j) Melampirkan Daftar Riwayat Hidup
k) Melampirkan Fotocopy KTP l) Melampirkan Fotocopy NPWP
m) Melampirkan Sertifikat Keahlian Pemetaan minimal Analis Sistem Informasi Geografis
22.Waktu Pelaksanaan Pekerjaan
d. Lama waktu pelaksanaan pekerjaan 10 (sepuluh) bulan kalender Periode waktu pelaksanaan pekerjaan
e. Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak ditandatanganinya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
f. Tanggal serah terima hasil pelaksanaan pekerjaan selambat – lambatnya pada akhir bulan dalam masa kontrak
23.Ruang Lingkup dan Lokasi Pekerjaan
d. Ruang lingkup pekerjaan
12) Membantu PPK memberikan dukungan teknis terhadap penyediaan data penyelenggaraan pemanfaatan ruang laut khususnya:
11 a) Kegiatan identifikasi pemanfaatan ruang laut
b) Kegiatan pengelolaan pemanfaatan ruang laut c) Kegiatan pengendalian ruang laut
13) Mengumpulkan data dan informasi untuk penyusunan peta tematik kegiatan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
14) Melakukan analisa spasial dan non spasial yang berkenaan dengan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
15) Menyusun laporan hasil pengumpulan data spasial dan non spasial yang berkenaan dengan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
16) Membantu pengembangan sistem informasi geografis Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut 17) Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan
kegiatan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut
18) Melakukan koordinasi dengan tenaga ahli lain dan tenaga pendukung yang ada;
19) Melakukan tahapan konsultansi dengan instansi terkait dengan pelaksanaan kegiatan khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut;
20) Membantu tusi Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada khususnya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut.
12 e. Jadwal pekerjaan
Pekerjaan dilaksanakan Bulan Maret hingga Desember Tahun 2022
f. Lokasi pekerjaan
Lokasi di Jakarta serta lokasi lainnya sesuai dengan penugasan 24.Keluaran
Produk yang dihasilkan
Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah:
Laporan bulanan, laporan akhir hasil pekerjaan dan laporan hasil penugasan;
25.Spesifikasi Teknis
Kemampuan Teknis yang diperlukan diantaranya:
c) Mampu mengoperasikan perangkat lunak untuk pengelolaan data tabular
d) Mampu mengoperasikan aplikasi berbasis web baik untuk data spasial atau data non spasial
e) Mampu menggunakan perangkat lunak untuk pemrosesan data geospasial berbasis vektor dan/atau raster;
f) Mampu melakukan transformasi struktur data, yaitu data tabular menjadi data spasial;
g) Mampu melakukan analisis data geospasial menggunakan perangkat lunak untuk vektor dan/atau raster dan penyelarasan rupa bumi
h) Mampu melakukan visualisasi data geospasial mengikuti kaidah dan standardisasi geospasial global;
i) Mampu melakukan pembuatan dan pengelolaan map service;
j) Mampu melakukan orthorektifikasi data penginderaan jauh;
k) Mampu melakukan analisis vektor;
l) Mampu melakukan analisis dasar penyelarasan rupabumi m) Mampu melakukan query spasial pada Relational Database
Management System (RDBMS) menggunakan SQL;
n) Mampu melakukan proses akuisisi data survey penginderaan jauh menggunakan UAV/drone dengan metode fotogrammetri o) Mampu mengolah data hasil akuisisi data survey penginderaan
jauh;
p) Mampu melakukan orthorektifikasi dan analisis data penginderaan jauh;
q) Mampu memproses dan menyajikan output penginderaan jauh dalam berbagai format (geotiff, ecw, jp2, basemap service);
26. Laporan
Perkembangan Hasil Kegiatan Jasa
Konsultansi
Jenis Laporan
Isi Laporan Jumlah Laporan
Waktu Penyerahan Laporan
Bulanan
Laporan pelaksanaan kegiatan bulanan sesuai dengan
10
(Sepuluh)
Paling lambat pada tanggal terakhir pada setiap
bulannya
13 penugasan dari
pimpinan/atasan
selama masa pekerjaan Laporan
Akhir
Rangkuman laporan pelaksanaan kegiatandari awal sampai akhir masa penugasan pekerjaan
1 (satu) Paling Lambat 31 Desember 2022
27. Hal-Hal Lain yang
diperlukan
Peserta yang memiliki pemahaman dibidang sistem informasi geografis berbasis web, cloud computing/komputasi awan, bahasa pemograman, data analis, visualisasi data dan kemampuan mengoperasikan drone untuk pemetaan diharapkan melampirkannya di dalam CV bisa dalam bentuk sertipikat ataupun portofolio.
Jakarta, 19 Februari 2023 Pejabat Pembuat Komitmen
Satker Sekretariat Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Direktorat Perencanaan Ruang Laut
Ir. Suharyanto, M.Sc NIP. 196212301990031006