• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASPEK KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA YANG TERPAPAR KADMIUM DI BENGKEL LAS DAN KOSNTRUKSI BESI SURYA TEKNIK

N/A
N/A
Firdaus Kolonodale

Academic year: 2024

Membagikan "ASPEK KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA YANG TERPAPAR KADMIUM DI BENGKEL LAS DAN KOSNTRUKSI BESI SURYA TEKNIK "

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAGIAN IKM-IKK  BAGIAN IKM-IKK 

FAKULTAS KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN UNIVERSITAS HASANUDDIN

SURVEY SURVEY FEBRUARI 2013 FEBRUARI 2013

ASPEK KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) ASPEK KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)

PADA PEKERJA YANG TERPAPAR KADMIUM DI PADA PEKERJA YANG TERPAPAR KADMIUM DI

BENGKEL LAS DAN KOSNTRUKSI BESI SURYA TEKNIK  BENGKEL LAS DAN KOSNTRUKSI BESI SURYA TEKNIK 

MAKASSAR  MAKASSAR 

DISUSUN OLEH:

DISUSUN OLEH:

Adna

Adnan n YusuYusuf f C C 111 111 07 07 053053 M

M. . TTaauuffeeq q C C 11111 1 008 8 776688 Andi

Andi Wija Wija Indrawan Indrawan C C 111 111 08 08 129129

SUPERVISOR:

SUPERVISOR:

dr. Sultan Buraena, MS, Sp.OK  dr. Sultan Buraena, MS, Sp.OK 

DISUSUN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK  DISUSUN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK 

PADA BAGIAN IKM-IKK FAKULTAS KEDOKTERAN PADA BAGIAN IKM-IKK FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS HASANUDDIN UNIVERSITAS HASANUDDIN

MAKASSAR  MAKASSAR 

2013 2013

(2)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang I.1. Latar Belakang

Pesatnya laju pembangunan, terutama di bidang industri, transportasi dan Pesatnya laju pembangunan, terutama di bidang industri, transportasi dan ditam

ditambah bah dangdangan an kegikegiatan manusia atan manusia di di bidabidang ng intenintensifiksifikasi asi pertapertanian nian maupmaupunun  perikanan

 perikanan telah telah menimbulkan menimbulkan dampak dampak nyata nyata berupa berupa meningkatnya meningkatnya jumlahjumlah  buangan/limba

 buangan/limbah h yang selanjutnya yang selanjutnya akan menyebabkan pencemaran akan menyebabkan pencemaran air, air, tanah, dantanah, dan udara. Selain itu juga dangan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi udara. Selain itu juga dangan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini memungkinkan manusia memanfaatkan berbagai jenis bahan kimia dewasa ini memungkinkan manusia memanfaatkan berbagai jenis bahan kimia termasuk logam berat untuk

termasuk logam berat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.memenuhi kebutuhan hidupnya.11 Pengunaan berbaga

Pengunaan berbagai macam i macam unsur tidak dapat dilepaskan dalam unsur tidak dapat dilepaskan dalam kehidupankehidupan sehari-hari sebagai contoh pada kawasan industri yang tidak mungkin lepas dari sehari-hari sebagai contoh pada kawasan industri yang tidak mungkin lepas dari  penggunaa

 penggunaan n unsur unsur baik baik logam logam maupun maupun non-logam. non-logam. Seperti Seperti halnya halnya salah salah satusatu logam berat yaitu kadmium (Cd) yang dapat dengan mudah ditemukan di limbah logam berat yaitu kadmium (Cd) yang dapat dengan mudah ditemukan di limbah  berbagai

 berbagai jenis jenis pertambangan pertambangan logam logam selain selain itu itu dapat dapat juga juga ditemukan ditemukan dalamdalam  perairan baik di da

 perairan baik di dalam sedimen malam sedimen maupun di dalam sisteupun di dalam sistem penyediaam penyediaan air minum.n air minum.11 Kadmium (Cd) adalah salah satu logam berat yang keberadaanya patut Kadmium (Cd) adalah salah satu logam berat yang keberadaanya patut mendapat perhatian khusus karena secara luas terdapat di lingkungan baik

mendapat perhatian khusus karena secara luas terdapat di lingkungan baik sebagaisebagai  pencemar atau sebagai komponen dalam rokok

 pencemar atau sebagai komponen dalam rokok yang dikonsumsi oleh masyarakatyang dikonsumsi oleh masyarakat luas. Salah satu sistem organ yang yang merupakan target dari Cd adalah sistem luas. Salah satu sistem organ yang yang merupakan target dari Cd adalah sistem reproduksi, khususnya pada laki-laki.

reproduksi, khususnya pada laki-laki.11

Seperti yang telah terjadi di Toyama, Jepang, kadmium menyebabkan Seperti yang telah terjadi di Toyama, Jepang, kadmium menyebabkan keracunan karena kadmium dicemarkan ke

keracunan karena kadmium dicemarkan ke sungai oleh pertambangan perusahaan-sungai oleh pertambangan perusahaan-  perusahaan

 perusahaan di di pegunungapegunungan. n. Hal Hal tersebutlah tersebutlah yang yang menyebabkmenyebabkan an timbulnyatimbulnya  penyakit Itai-Itai di Jep

 penyakit Itai-Itai di Jepang.ang.11 Hin

Hingga gga saasaat t iniini, , kakasus sus kerkeracacunaunan n kakarenrena a kakadiudium m jarjarang ang terterjadjadi, i, samsamaa seperti keracunan logam berat lainnya. Namun, kegagalan dalam mengenali dan seperti keracunan logam berat lainnya. Namun, kegagalan dalam mengenali dan

(3)

men

menangangani ani kakasussus-ka-kasusus s karkarena ena loglogam am beberat rat dadapat pat menmenyebyebababkan kan mormorbidbiditaitass maupun mortalitas yang signifikan. Frekuensi keracunan kadmium dapat terjadi maupun mortalitas yang signifikan. Frekuensi keracunan kadmium dapat terjadi  pada

 pada semua rsemua ras, as, jenis jenis kelamin, kelamin, dan dan usia usia namun namun anak-anak maupun anak-anak maupun pekerja pekerja yangyang  berkaitan

 berkaitan dengan dengan logam logam berat berat atau atau industri industri memiliki memiliki kecurigaan kecurigaan terpajan terpajan lebihlebih tinggi.

tinggi.11

Kadm

Kadmium ium merumerupakapakan n kompkomponen campuraonen campuran n logalogam m yang memiliki yang memiliki titik titik  leb

lebur ur terterendendah ah sehsehingingga ga digdigunaunakan kan daldalam am camcampurpuran an loglogam am poporos ros dendengagann koefisien gesek yang rendah dan tahan lama. Kadmium juga banyak digunakan koefisien gesek yang rendah dan tahan lama. Kadmium juga banyak digunakan dalam aplikasi sepuhan listrik 

dalam aplikasi sepuhan listrik (electroplating)(electroplating). Kadmium juga banyak digunakan. Kadmium juga banyak digunakan dalam pembuatan solder, baterai Ni-Cd, dan semikonduktor, sebagai penstabil dalam pembuatan solder, baterai Ni-Cd, dan semikonduktor, sebagai penstabil reaksi nuklir fisi. Senyawa kadmium digunakan dalam fosfor tabung TV hitam- reaksi nuklir fisi. Senyawa kadmium digunakan dalam fosfor tabung TV hitam-  putih dan fosfor h

 putih dan fosfor hijau dalam TV bewaijau dalam TV bewarna.rna.

Dala

Dalam m dunia industdunia industri, ri, KadmKadmium ium (Cd) merupak(Cd) merupakan an produproduk k sampsamping ing daridari  pengecoran

 pengecoran seng, seng, timah timah atau atau tembaga tembaga dan dan banyak banyak digunakan digunakan pada pada berbagaiberbagai ind

industustri, ri, terterutautama ma plaplatinting g loglogam, am, besbesi, i, pigpigmenmen, , babaterterai, ai, plaplastistik, k, dan dan cat cat ataatauu  pigmen.

 pigmen.11

Atas dasar hal tersebut maka proposal penelitian ini

Atas dasar hal tersebut maka proposal penelitian ini disusun untuk menarik disusun untuk menarik  sua

suatu tu kesikesimpulmpulan an mengmengenai enai ganggangguan kesehatguan kesehatan an kerja yang kerja yang disedisebabkbabkan an oleholeh kadmium di tempat kerja.

kadmium di tempat kerja.

I.2.Tujuan Umum I.2.Tujuan Umum

Me

Mendndapapatatkakan n ininfoformrmasasi i tetentntanang g gagangngguguan an kekesesehahatatan n yayangng disebabkan oleh kadmium di tempat kerja.

disebabkan oleh kadmium di tempat kerja.

I.3. Tujuan khusus I.3. Tujuan khusus

a.

a. MengMengetahetahui tentang sumber-ui tentang sumber-sumbsumber pajanan berdaser pajanan berdasarkaarkan n faktofaktor r fisik,fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial yang terdapat di

kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial yang terdapat di Bengkel LasBengkel Las dan Konstruksi Besi Surya Teknik.

dan Konstruksi Besi Surya Teknik.

 b.

 b. Mengetahui Mengetahui tentang tentang sumber-sumber sumber-sumber pajanan pajanan logam logam berat berat khususnyakhususnya kadmium di Bengkel Las dan Konstruksi Besi

kadmium di Bengkel Las dan Konstruksi Besi Surya Teknik.Surya Teknik.

c.

c. MengMengetahetahui gejala penyaui gejala penyakit atau keluhakit atau keluhan pekerja yang muncn pekerja yang muncul selamaul selama  bekerja di Beng

 bekerja di Bengkel Las dan Konkel Las dan Konstruksi Besi Surya Tstruksi Besi Surya Teknik.eknik.

(4)

d. Mengetahui tentang alat pelindung diri terhadap pajanan logam berat khususnya kadmium di Bengkel Las dan Konstruksi Besi Surya Teknik.

I.4. Manfaat Penelitian

a. Memberikan informasi mengenai sumber-sumber pajanan logam berat khususnya kadmium di Bengkel Las dan Konstruksi Besi Surya Teknik.

 b. Mengetahui gejala penyakit atau keluhan pekerja yang ditimbulkan selama bekerja.

c. Memantau penggunaaan alat pelindung diri dari efek kadmium pada  pekerja.

d. Memberikan rangsangan bagi rekan sejawat untuk meneliti lebih lanjut mengenai gangguna kesehatan yang disebabkan oleh kadmium di tempat kerja.

e. Memberikan tambahan pengalaman dan kompetensi bagi peneliti dalam melakukan penelitian.

(5)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA II.1. Kadmium

Kadmium pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman yang  bernama Friedric Strohmeyer pada tahun 1817. Logam ini ditemukan dalam  bebatuanCalamine (Seng Karbonat). Nama kadmium sendiri diambil dari nama

latin dari “calamine”yaitu “Cadmia”.2

Kadmium adalah logam toksik yang umumnya ditemukan dalam  pekerjaan-pekerjaan industri, logam kadmium digunakan secara intensif dalam  proses electroplating . Kadmium merupakan salah satu jenis logam berat yang  berbahaya karena elemen ini beresiko tinggi terhadap pembuluh darah.2

Keracunan akut yang disebabkan oleh kadmium sering terjadi pada  pekerja di industri-industri yang berkaitan dengan logam ini. Peristiwa keracunan akut ini dapat terjadi karena para pekerja terkena paparan uap logam kadmium atau CdO. Gejala-gejala keracunan akut yang disebabkan oleh logam kadmium adalah timbulnya rasa sakit dan panas pada dada.2

Apabila kadmium masuk ke dalam tubuh maka sebagian besar akan terkumpul di dalam ginjal, hati dan sebagian yang dikeluarkan lewat saluran  pencernaan. Kadmium dapat mempengaruhi otot polos pembuluh darah secara

langsung maupun tidak langsung lewat ginjal, sebagai akibatnya terjadi kenaikan tekanan darah.2

II.2 Karakteristik Kadmium 1. Sifat-sifat3

a. Sifat Fisik 

Logam berwarna putih keperakan

Mengkilat

Lunak/mudah ditempa dan ditarik 

(6)

Titik lebur rendah

b. Sifat Kimia

Cd tidak larut dalam basa

Larut dalam H2SO4encer dan HCl encer  Cd + H2SO4→ CdSO4+ H2

Cd tidak menunjukkan sifat amfoter 

Bereaksi dengan halogen dan nonlogam seperti S, Se, P

Cd adalah logam yang cukup aktif 

Dalam udara terbuka, jika dipanaskan akan membentuk asap coklat CdO

Memiliki ketahanan korosi yang tinggi

CdI2larut dalam alkohol

2. Kesenyawaan Cd3

a. Oksida Cd

Senyawa biner, oksida CdO dibentuk dengan pembakaran logamnya di udara atau dengan pirolisis karbonat atau nitratnya. Asam oksida dapat diperoleh dengan pembakaran alkil, asap kadmium oksida luar   biasa beracun. Kadmium oksida warnanya beragam mulai dari

kuning kehijauan sampai coklat mendekati hitam bergantung pada  proses pemanasannya. Warna-warna ini adalah hasil dari keragaman  jenis kerusakan kisinya. Oksida menyublim pada suhu yang sangat

tinggi.

b. Hidroksida

Jika larutan garam Cd di tambah NaOH terbentuk Cd(OH)2. Cd2++ 2NaOH → Cd(OH)2 ↓(putih) + 2Na+

Hidroksida Cd mudah larut dalam amonia kuat berlebih membentuk  kompleksamin [Cd(NH3)4]2+.

Cd(OH)2(s) + 4NH3(aq)→ [Cd(NH3)4]2+(aq)+ 2OH-(aq)

c. Sulfida

(7)

Berat Kering (g)

Pertama pengambilan sampel, sampel diambil dari nelayan, dilakukan secara cuplikan, untuk masing-masing sampel sebanyak 2 kg. Kemudian sampel dicuci, lalu di kuliti dan diambil isi bagian dalamnya. Kemudian isi bagian dalam sampel tersebut dicuci dengan akudes lalu masukkan dalam blender, digiling sampai halus. Masukkan masing- masing sampel yang telah halus kedalam beaker  glass yang telah diberi nomor kode, dan sampel siap untuk ditimbang dan dianalisa dengan AAS.10

II.9. Pencegahan Penyakit Akibat Kerja di Tempat yang Terpapar oleh Kadmium

Dalam konsep Kesehata dan Keselamatan Kerja (K3), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan pilihan terakhir atau last resort  dalam  pencegahan kecelakaan. Hal tersebut disebabkan karena APD bukan untuk 

mencegah kecelakaan (reduce likehood) namun hanya sekedar mengurangi efek  atau keparahan kecelakaan (reduse consequences).10

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan ma-syarakat sekitar dari  bahaya akibat kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident).10

Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya

(cost) perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka  panjang yang memberi keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan

datang.10

Menurut Sumakmur (1988) kesehatan kerja adalah spesialisasi dalam ilmu kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan, agar pekerja/masyarakat  pekerja beserta memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, atau mental, maupun sosial, dengan usaha-usaha preventif dan kuratif, terhadap  penyakit-penyakit/gangguan–gangguan kesehatan yang diakibatkan faktor-faktor 

(8)

 pekerjaan dan lingkungan kerja, serta terhadap penyakit-penyakit umum.10

Keselamatan kerja sama dengan Higiene Perusahaan

Kesehatan kerja memiliki sifat sebagai berikut : a. Sasarannya adalah manusia

 b. Bersifat medis.

Status kesehatan seseorang, menurut Blum (1981) ditentukan oleh 4 faktor yakni:

Lingkungan, berupa lingkungan fisik (alami, buatan) kimia (organik / anorganik, logam berat, debu), biologik (virus, bakteri, microorganisme) dan sosial budaya (ekonomi, pendidikan, pekerjaan).

Perilaku yang meliputi sikap, kebiasaan, tingkah laku.

pelayanan kesehatan: promotif, perawatan, pengobatan, pencegahan kecacatan, rehabilitasi, dan

genetik, yang merupakan faktor bawaan setiap manusia.

Demikian pula status kesehatan pekerja sangat mempengaruhi produktivitas kerjanya.10

Pedoman Alat Pelindung Diri (APD)

Adalah alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dan meningkatkan produktifitas, syaratnya:10

a. Memberi perlindungan yang cukup terhadap bahaya  b. Tidak mudah rusak 

c. Tidak mengganggu aktifitas pemakai

(9)

d. Beratnya seringan mungkin e. Mudah diperoleh dan tahan lama

f. Ada cadangan untuk bagian-bagian yang harus sering diganti

g. Alat Pelindung Diri (APD) tidak harus memberikan bahaya tembahan baik  oleh karena bentuknya, konstruksinya atau mungkin oleh bahan dan  penyalahgunaannya.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

III.1. Jenis Penelitian

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengadakan pengamatan langsung pada objek yang diteliti (observasional). Kami merencanakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya di lingkungan kerja terhadap kadmium yang dapat memberikan efek atau gangguan  pada kesehatan pekerja yang terpajan dengan menggunakan metode walk-through  survey dengan menggunakan check list,kuisioner, dan wawancara.

III.2. Waktu dan Tempat Penelitian

Waktu pelaksanaan survei kesehatan dan kedokteran kerja ini dilakukan pada tanggal 18 - 23 Februari 2013 di Bengkel Las dan Konstruksi Besi Surya Teknik  di Jalan Perintis Kemerdekaan km. 15 Daya, Makassar dengan agenda sebagai  berikut:

No. Tanggal Kegiatan

1. 18 Februari 2013 - Penjelasan / pengarahan kegiatan

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

dengan menganalisa kadar logam berat yang terdapat pada air limbah sehingga. dapat mengantisipasi timbulnya bahaya keracunan bagi