• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesesatan Penalaran (Logical Fallacy) slide

N/A
N/A
Majalah Pangan

Academic year: 2024

Membagikan "Kesesatan Penalaran (Logical Fallacy) slide"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

Kesesatan Penalaran (Logical Fallacy)

Reza Widyasaputra, S.TP., M.Si

(2)

Agenda

DEFINISI KATEGORI TUGAS

(3)
(4)

KATEGORI

Semantik : memiliki makna ganda atau multi

interpretasi

Ekuivoka

Amfiboli

Komposisi

Pembagian

Aksentuasi

Tribute to: alm. Bapak Dr. Dahrul Syah (Dosen IPB)

Materiil : kontekstual

Aksidensia

Kebalikan Aksidensia

Hal yang tidak relevan: ad hominem, populum,

miscericordiam,verecundiam, ignorantiam, baculum

Anggapan yang salah

Kesalahan Silogistik

(5)

Semantik : Ekuivoka

Menganggap bahwa kata-kata selalu dipakai dalam pengertian yang sama

Contoh: 1. Malang merupakan kota yang indah; 2. Orang miskin

mempunyai nasib yang malang; 3. Orang miskin memiliki nasib yang indah

Sering terjadi pada penggunaan Bahasa daerah. Contoh: 1. Urang urip ing segoro (Bahasa jawa); 2. Urang angkat ka pasar (Bahasa Sunda); 3. Saya makan urang

Sifatnya Mudah Dikenali

Solusi: susun definisi secara hati-hati (kenali latar belakang yang berbicara)

(6)

Semantik : Ekuivoka

“Memilih Liverpool merupakan

keputusan Salah”

(7)

Semantik : Amfiboli

Kesalahan dalam menyusun kalimat

Memiliki banyak arti karena susunan kalimat sulit dipahami

Dijual segera : Kursi tinggi untuk bayi dengan kaki patah

Pertandingan tinju yang bersih dan sopan setiap malam kecuali minggu malam

Sopan di rumah, sopan di jalan

Solusi: Cek kalimat berulang-ulang kali dari berbagai sudut pandang; Buat berbagai pertanyaan untuk memeriksa

(8)

Semantik: Komposisi

Pemakaian kata secara distributif dan kolektif secara bersamaan

Sebuah sekolah, terdiri atas bangunan tempat belajar,

laboratorium dan sebuah ruangan untuk berolahraga, yang semuanya mempunyai luas 800 meter persegi.

Sebuah majalah OR menyusun suatu konsep tentang

kesebelasan nasional yang kuat. Cara yang dilakukan adalah dengan mengambil pemain-pemain terbaik dari masing-masing klub yang menjadi anggota PSSI.

Kalau bersama-sama baik, sendirian baik juga untuk hal yang sama

(9)

Semantik: Kesesatan dalam Pembagian

◦Kebalikan dari komposisi

Populasi bersifat A, maka individu yang ada semuanya bersifat A

◦Padahal belum tentu

◦Orang yang tidak berpendidikan tidak pandai, maka dari itu A yang tidak berpendidikan juga tidak pandai

◦Semua gadis Bali pandai menari.

(10)

Semantik: Kesesatan Penekanan

• Mirip dengan Amfiboli

Intonasi menyebabkan perbedaan arti

• Ayam makan belalang mati

• Mayat dilangkahi kucing hidup

• Terdapat berbagai arti

(11)

Semantik: Kesesatan Penekanan

(12)

Materiil: Aksidensia

◦Aturan Umum dianggap bisa berlaku pada berbagai keadaan.

Contoh:

1. Semua manusia adalah sama. Oleh karena itu, nilai ujian saya dan nilai anda harus sama.

(13)

Materiil: Kebalikan Aksidensia

Kejadian Khusus dianggap bisa berlaku secara umum

◦Salah sampling. Tidak cukup bukti.

Contoh: 1) Lokalisasi terbesar se-Indonesia ada di Surabaya, maka Surabaya adalah kota

maksiat; 2) Teroris tersebut beragama islam maka islam adalah agama teroris.

(14)
(15)

Hal yang tidak relevan: Ad Hominem

Ditujukan ke orang tertentu

Contoh: 1. Orang ini berkacamata, pasti dia pintar; 2.

Produk ini mampu menyembuhkan covid, Mamah tahu sendiri….

Argumentasi memanfaatkan nama besar/ nama buruk seseorang

Positif atau negative tergantung keperluan

(16)
(17)

Hal yang tidak relevan: Ad Verecundiam

Salah wewenang, bukan pada bidangnya

Contoh: 1.Resep masakan Albert Einstein pasti enak; 2. Menurut dokter A, Gol penalti Juventus semalam tidak sah.

(18)

Hal yang tidak relevan: Ad Baculum

Terima pernyataan A, agar tidak terjadi sesuatu yang menakutkan (mengancam).

Contoh: Anggota Dewan yang tidak setuju dengan pengesahan UU xxxx akan diperkarakan

(19)

Hal yang tidak relevan: Ad Ignorantiam

Pernyataan A tidak bisa dibuktikan, maka bukan A BENAR

Pernyataan bukan A tidak bisa dibuktikan, maka A BENAR

Contoh: 1. Tidak ada pertanyaan?? Berarti, kalian para mahasiswa sudah paham dan siap ujian; 2. Alien itu

tidak ada karena tidak ada yang berhasil membuktikan keberadaannya; 3. Alien itu ada karena tidak ada yang berhasil membuktikan ketidakberadaannya.

(20)

Hal yang tidak relevan: Ad Misericordiam

Sesorang yang mengemukakan Argumen A layak dikasihani karena suatu keadaan x

Padahal, keadaan x tidak relevan dengan Argumen A

Contoh kasus di pengadilan: Mohon Pak, jangan

dihukum. Saya mencuri karena kebutuhan untuk beli susu anak.

(21)
(22)

Hal yang tidak relevan: Ad Populum

Kebanyakan orang percaya bahwa statement A BENAR, sehingga statement A pasti BENAR

Contoh: (Di suatu perempatan, seseorang kena tilang karena menerobos lampu merah). “Mohon Pak, jangan ditilang, biasanya orang-orang kalau disini belok kiri jalan terus Pak..”

(23)

Anggapan tidak benar: Pernyataan sangat kompleks

◦Pernyataan ruwet, njelimet padahal tidak nyambung.

Contoh: Bagaimana caranya untuk mengatasi penyebaran virus corona? Hanya ada satu cara yaitu Pakai gelang Power Balance

(24)

Anggapan tidak benar: Petition Principi

◦Pernyataan yang berputar-putar dengan argumentasi tidak mendukung

Contoh: Senyawa fenol merupakan antioksidan sebab antioksidan salah satunya berasal dari

senyawa fenol.

(25)

Anggapan tidak benar: Post hoc ergo propter hoc

◦Terjadi karena sebab yang salah

◦Mitos-mitos Kesehatan dan tek. Pangan

◦Makanan jatuh ke lantai sebelum 5 menit masih aman dimakan (bebas bakteri)

◦Makan cokelat menyebabkan jerawat

(26)

TUGAS

◦Analisislah kesalahan penalaran dalam kalimat berikut: “Virus Corona takut masuk ke

Indonesia karena perizinannya ribet”

◦Klik tautan berikut

http://lifestyle.bisnis.com/read/20150128/106/396050/hati-hati-20-jajanan-anak-sd-di-jakarta-me ngandung-zat-kimia-berbahaya

Analisis kesalahan penalaran apa yang ada di dalamnya?

(27)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait