• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ketika Pemulihan Gambut Hanya Sebatas Janji

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Ketika Pemulihan Gambut Hanya Sebatas Janji"

Copied!
142
0
0

Teks penuh

Laporan hasil pemantauan upaya restorasi ekosistem gambut dan penerapan RKU oleh perusahaan HTI dan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Pemerintah kemudian merevisi PP Nomor 57 Tahun 2016 terkait Perubahan PP Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut pada 2 Desember 2016.

Sumatera, fungsi lindung seluas 4.985.913 ha dan budidaya 4.618.616;

Meski banyak penolakan dari perusahaan dan internal pemerintahan, Presiden Joko Widodo dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan upaya restorasi gambut di Indonesia. Sebelumnya, pada tanggal 6 Januari 2016, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016 yang menjadi landasan pembentukan Badan Restorasi Gambut (BRG) yang bertugas melaksanakan restorasi gambut di Indonesia, khususnya pada kawasan lahan gambut yang telah mengalami kerusakan. telah terbakar. pada tahun 2015.

Kalimantan, fungsi lindung seluas 4.094.203 dan budidaya 4.310.614;

Kurang dari sebulan, tepatnya pada 21 Desember, majelis hakim PTUN Jakarta memutuskan menolak gugatan yang diajukan PT RAPP. Untuk menjamin sebaran gambut di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 28 Februari 2017 menerbitkan SK.130/Menlhk/Setjen/Pkl.0/2/2017 tentang Penetapan Fungsi Ekosistem Gambut Nasional.

Peta Fungsi Ekosistem Gambut Nasional berdasarkan SK.130/Menlhk/

Prioritas restorasi pasca kebakaran 2015

Prioritas restorasi kubah gambut berkanal (zona lindung)

Peta Indikatif Restorasi Gambut Nasional berdasarkan SK 05/BRG/KPTS/2016 tentang Penetapan peta Indikatif Restorasi Gambut

Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) menyatakan bahwa restorasi gambut memerlukan langkah-langkah tepat untuk mencapai kondisi lahan gambut yang baik. Pemetaan gambut harus dilakukan untuk menentukan lokasi gambut yang terdegradasi dan menentukan jenis serta kedalaman lahan gambut yang terdegradasi.

Metode Pemantauan

  • Peta Indikatif Restorasi Gambut Nasional berdasarkan SK 05/BRG/KPTS/2016 tentang Penetapan Peta Indikatif Restorasi Gambut
  • RKU milik perusahaan HTI yang telah direvisi dan memuat rencana prlindungan gambut di konsesinya
  • Pengumpulan bukti visual baik foto ataupun video yang dilengkapi referensi geografis berupa penunjukkan lokasi menggunakan Global Positioning System
  • Pengumpulan data dari lapangan baik berupa dokumen tertulis ataupun dari hasil wawancara yang akan dijadikan landasan informasi untuk menganalisis temuan
  • Pasca pemantauan langsung di lapangan, data yang dikumpulkan akan diolah dengan mengoverlay titik GPS lokasi investigasi dengan peta restorasi gambut

Namun, setelah 2 tahun, upaya restorasi dan perlindungan gambut masih minim kemajuan. Untuk itu perlu dilakukan pengecekan langsung di lapangan bagaimana upaya perusahaan dalam merestorasi dan melindungi gambut di wilayah konsesinya.

Hasil

Pemantauan WALHI

Sumsel

WALHI Sumatera Selatan

  • PT. Bumi Mekar Hijau (PT.BMH)
  • PT. Sebangun Bumi Andalas Wood Industries (PT.SBA)
  • PT. Bumi Persada Permai (PT.BPP)
  • M 0534854 - UTM 9697930
  • M 0542955 - UTM 9714513
  • M 0554792 – UTM 9660124

Ditemukan anakan pohon akasia dan lokasi ini termasuk dalam zona restorasi prioritas konservasi gambut. Terdapat perkebunan pohon akasia dan lokasi ini diperuntukkan bagi restorasi prioritas dalam kategori perlindungan gambut.

Dokumentasi Temuan

Peta perusahaan HTI di overlay dengan peta Fungsi Ekosistem Gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir

PT Bumi Andalas Permai

  • Peta satelit lokasi titik
  • Peta konsesi PT Bumi Andalas Permai di overlay dengan peta Fungsi Ekosistem Gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Seluruh areal perusahaan ini
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT BAP di overlay
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT BAP di overlay dengan Peta Indikatif Restorasi Gambut BRG. Ditemukan masih ada aktifitas

Ditemukan masih adanya aktivitas penanaman bibit baru di kawasan prioritas restorasi kubah gambut saluran (zona lindung).

Gambar 2: Ditemukan tanaman pokok akasia dan plang peringatan ‘Marilah Mencegah  Karhutla
Gambar 2: Ditemukan tanaman pokok akasia dan plang peringatan ‘Marilah Mencegah Karhutla

PT. Bumi Mekar Hijau

  • Peta satelit lokasi titik koordinat pemantauan dalam areal izin PT Bumi Mekar Hijau
  • Peta konsesi PT Bumi Mekar Hijau di overlay dengan peta Fungsi Ekosistem Gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Seluruh areal perusahaan ini masuk dalam
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT BMH di overlay dengan Peta KHG Nasional. Ditemukan masih ada aktifitas penanaman bibit baru di
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT BMH di overlay dengan Peta Indikatif Restorasi Gambut BRG. Ditemukan masih ada aktifitas
  • Peta satelit lokasi titik koordinat
  • Peta konsesi PT

Terdapat kanal dan penanaman pohon akasia dan lokasi ini diperuntukkan bagi restorasi prioritas dalam kategori perlindungan gambut. Areal baru tersebut siap dipanen dan ditanami kembali tanaman pokok akasia dan lokasi ini termasuk dalam zona prioritas restorasi dengan kategori gambut yang dilindungi.

Gambar 10: Terdapat Plang Kawasan Lindung  dan Peringatan Mencegah Bahaya
Gambar 10: Terdapat Plang Kawasan Lindung dan Peringatan Mencegah Bahaya

PT. Bumi Persada Permai

Peta konsesi PT BPP di overlay dengan Peta Indikatif Restorasi Gambut BR G

Berdasarkan peta KHG KLHK dan PIR BRG, wilayah PT Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG. Berdasarkan peta KHG KLHK dan PIR BRG, kawasan PT BPP tidak termasuk dalam Kawasan Hidrologi Gambut dan menjadi prioritas restorasi, apapun temuannya.

Gambar 32. Plang Areal Kerja  PT.
Gambar 32. Plang Areal Kerja PT.

Pemantauan POINT

Kalbar

POINT Kalimantan Barat

Tikor: 1 dan 3 terdapat perkebunan kelapa sawit dan pintu masuk kawasan perkebunan kelapa sawit yang termasuk dalam kawasan Kanal Gambut Dilindungi Prioritas (BRG) dan termasuk dalam Kawasan Indikatif Fungsi Dilindungi (KLHK SK 130) yang berada dalam wilayah Konsesi perusahaan PT. Muara Sungai Landak tumpang tindih dengan gambut saluran lindung (BRG) prioritas dan fungsi lindung indikatif (KLHK Sk 130).

PT Sebukit Power

Tikor 1,2,5 & 7 : Terdapat perkebunan kelapa sawit yang berumur ± 10 tahun dan areal perkebunan kelapa sawit berada dalam konsesi PT. Di beberapa tempat di kawasan PT Sinar Kalbar Raya ditemukan tanaman kelapa sawit yang ditanam oleh dua perusahaan PT.

Keterangan Gambar 38: Foto (Point) 1 & 2 menampilkan keadaan parit yang cukup terawat dan  beberapa tanaman sawit yang berada di dalam kawasan Prioritas Lindung Gambut Berkanal (BRG)  dan  masuk dalam Kawasan Indikatif Fungsi Lindung (KLHK SK 130)
Keterangan Gambar 38: Foto (Point) 1 & 2 menampilkan keadaan parit yang cukup terawat dan beberapa tanaman sawit yang berada di dalam kawasan Prioritas Lindung Gambut Berkanal (BRG) dan masuk dalam Kawasan Indikatif Fungsi Lindung (KLHK SK 130)

PT Citra Cemerlang Mandiri

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT CCM di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

PT. Kalimantan Subur Permai

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT KSP di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

PT Bhatara Alam Lestari

Perubahan terlihat pada fungsi kawasan hutan yang menjadi semak belukar, tumpang tindih dengan kawasan prioritas BRG Efterbrand) dan merupakan bagian dari Kawasan Fungsional Indikatif Budidaya (KLHK SK 130). Gambar 6 menunjukkan keberadaan tanaman kelapa sawit yang berumur ± 2 tahun dan dikelilingi semak belukar, berada pada kawasan Kanal Gambut Dilindungi Prioritas (BRG) dan merupakan bagian dari Kawasan Fungsional Indikatif Dilindungi (KLHK SK 130).

Keterangan Gambar 41: Foto (Point) 1-3 menampakkan areal bekas kebakaran pada tahun 2015-2016 yang  berada didalam konsesi PT
Keterangan Gambar 41: Foto (Point) 1-3 menampakkan areal bekas kebakaran pada tahun 2015-2016 yang berada didalam konsesi PT

PT Muara Sungai Landak

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT MSL di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

PT Rimba Daya Sakti

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RDS di overlay dengan

PT Sinar Kalbar Raya

Sinar West Kalimantan yang tumpang tindih dengan Prioritas Perlindungan Gambut Saluran (BRG) dan Fungsi Indikatif Perlindungan (KLHK SK 130).

Keterangan Gambar 44: Foto 1,2,5 & 7 menampakkan tanaman sawit yang berumur ± 10 tahun dan area  tanaman sawit tersebut berada didalam konsesi PT
Keterangan Gambar 44: Foto 1,2,5 & 7 menampakkan tanaman sawit yang berumur ± 10 tahun dan area tanaman sawit tersebut berada didalam konsesi PT

Pemantauan Jikalahari

Jikalahari – Riau

Keadaan tutupan pada Kawasan Restorasi Gambut Kanalisasi Prioritas (Wilayah Budidaya) berupa hutan sekunder dan semak belukar (Tikor 3). Kanal PT RUJ di kawasan prioritas kubah gambut yang disalurkan (kawasan lindung) tampak tertutup semak belukar (Tikor 2). Tanaman jagung masyarakat Mesah di kawasan prioritas restorasi kanal kubah gambut (kawasan budidaya) PT RUJ (Tikor 8) 9.

SDN 009 Mesah Kepenghuluan Mesah di kawasan prioritas restorasi kubah gambut PT RUJ (zona budidaya) PT RUJ (Tikor 10). RSU berada pada kawasan prioritas restorasi kubah gambut bersaluran (zona lindung) dan indikasi fungsi lindung ekologi gambut BI (Tikor 5&6).

PT RAPP Mandau

Peta kawasan hidrologis gambut di areal PT RAPP Mandau di overlay dengan peta konsesi perusahaan. Temuan lapangan, terdapat aktifitas pemanenan menggunakan alat

Tim menemukan alat berat produksi kayu di FBEG dan Kubah Non Gambut.

Gambar 45. Plang Kampung Buantan 1  Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak.
Gambar 45. Plang Kampung Buantan 1 Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak.

PT Riau Mandau Lestari

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RML di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

Batas kanal tanaman akasia PT SGP dengan kebun masyarakat pada Kawasan Prioritas Restorasi Rumput Berkanal (Zona Lindung). Keadaan tutupan pada Kawasan Restorasi Gambut Kanalisasi Prioritas (Zona Budidaya) berupa hutan sekunder dan semak belukar. 1,5 tahun ditanam di tengah hutan sekunder pada Kawasan Restorasi Gambut Jalur Prioritas (Zona Tumbuh).

Kanal dan tanaman akasia PT SGP berumur 2 tahun di Kawasan Prioritas Restorasi Gambut Berkanalisasi (Kawasan Lindung). Kegiatan pemanenan atau produksi kayu PT SGP pada kawasan prioritas restorasi gambut yang disalurkan (Kawasan Lindung).

Gambar 57. Terlihat tanaman akasia  berusia + 1 tahun di FLEG Non Kubah  Gambut. Gambar diambil tanggal 20  Januari 2019 dengan kordinat N 00 0  52’
Gambar 57. Terlihat tanaman akasia berusia + 1 tahun di FLEG Non Kubah Gambut. Gambar diambil tanggal 20 Januari 2019 dengan kordinat N 00 0 52’

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RUJ di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

Satu unit alat berat berupa ekskavator sedang bekerja membuka lahan di kawasan prioritas kubah gambut beralur (zona lindung) PT RUJ. + Tanaman kelapa sawit berumur 3 tahun milik Kelompok Tani Sarang Elang di kawasan prioritas restorasi pasca kebakaran tahun 2015 yang terletak di dalam konsesi PT RUJ. Tanaman jagung masyarakat Mesah di kawasan prioritas restorasi kanalisasi kubah gambut (zona budidaya) di PT RUJ.

SDN 009 Mesah Kepenghuluan Mesah di Kawasan Prioritas Restorasi Kubah Gambut Tersalur (Zona Budidaya) PT RUJ.

Gambar 82. Menara pantau Api MPA Desa  Teluk Pulau Hulu Kecamatan Rimba  Melintang. Berada di konsesi PT RUJ areal  prioritas restorasi kubah gambut berkanal  (zona lindung)
Gambar 82. Menara pantau Api MPA Desa Teluk Pulau Hulu Kecamatan Rimba Melintang. Berada di konsesi PT RUJ areal prioritas restorasi kubah gambut berkanal (zona lindung)

PT. RAPP Estate Pelalawan

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RAPP Estate Pelalawan di overlay dengan Peta KHG Nasional dan RKU perusahaan

130/MENLHK/SETJEN/PKL.0/2/2017

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RAPP Sektor Pelalawan dioverlay dengan Peta KHG Nasional dan RKU perusahaan

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RSU di overlay dengan

PT Riau Bina Insani

Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT RBI di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

Menunjukkan lahan/semak-semak yang tidak aktif dan tunggul kayu sisa kebakaran lahan di dalam Izin Kawasan PT Riau Bina Insani. Gambar diambil pada titik koordinat N.

Gambar 112: Pada konsesi PT Riau Bina Insani point  survey  1  peta  1,  peta  prioritas  restorasi  kubah  gambut  berkanal  (zona  lindung)  dan  indikatif  fungsi  lindung  ekologis  gambut  KLHK  130/2017.Area  Perkebunan  kelapa  sawit  koperasi  seri
Gambar 112: Pada konsesi PT Riau Bina Insani point survey 1 peta 1, peta prioritas restorasi kubah gambut berkanal (zona lindung) dan indikatif fungsi lindung ekologis gambut KLHK 130/2017.Area Perkebunan kelapa sawit koperasi seri

Pemantauan WALHI Riau

WALHI Riau

Lahan terbakar yang berbatasan langsung dengan PT BKM akibat kekeringan akibat penutupan saluran oleh PT. Menara pengendali kebakaran milik PT.SSL, anak perusahaan APRIL GROUP, mendapat tugas prioritas restorasi gambut (area budidaya) di lahan gambut dengan kedalaman lebih dari 3 meter, di Sungai Siak Kecil - Sungai Siak (Tikor 1) satuan hidrologi gambur (KHG). Lokasi penanaman baru di konsesi PT.SSL yang merupakan cabang dari APRIL GROUP berada pada prioritas restorasi gambut (kawasan budidaya) pada lahan gambut sedalam 3 meter di Sungai Siak Kecil - Sungai Siak (Tikor 2) Hidrologi Gambut Satuan (KHG).

Tempat penampungan air PT RAPP sudah kering dan menjadi semak belukar di Desa Lubuk Jering (Tikor 1). Areal terbakar PT.TKWL yang telah ditutup oleh Polres Siak merupakan prioritas restorasi gambut yang disalurkan (zona lindung) pada lahan gambut dengan kedalaman lebih dari 3 meter di Sungai Siak Kecil - Hidrologi Gambut Sungai Siak Satuan (KHG).

Dokumentasi Pemantauan

  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT SRL di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT SAL di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT BDL di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT SAM di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT SSL di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT Arara Abadi di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG
  • Peta temuan di masing-masing titik pemantauan di areal PT SAM di overlay dengan Peta KHG Nasional dan PIR Gambut BRG

Lahan terbakar berbatasan langsung dengan PT. BKM akibat kekeringan akibat penutupan saluran yang dilakukan oleh PT. BKM. Alat berat memuat akasia ke dalam mobil untuk diangkut ke PT RAPP Kabupaten Kerinci. Perkebunan kelapa sawit milik masyarakat Tumang berbatasan langsung dengan PT.SSL dan ditumbuhi tanaman akasia yang titik koordinatnya oleh PT.SSL.

Areal PT.TKWL yang terbakar ditutup oleh Polres Siak. Di titik koordinat N. Saluran Pemda mengering akibat penutupan aliran saluran oleh PT. BKM, foto penutupan saluran terlampir pada PT. BKM).

Gambar 123 : Lahan sawit masyarakat  terbakar yang berbatasan langsung  dengan PT. SAM pada titik koordinat  N 0°23’30.52” E 102°57’25.71”, Foto di  ambil oleh timWalhi Riau pada  agustus 2019
Gambar 123 : Lahan sawit masyarakat terbakar yang berbatasan langsung dengan PT. SAM pada titik koordinat N 0°23’30.52” E 102°57’25.71”, Foto di ambil oleh timWalhi Riau pada agustus 2019

Jambi

WALHI Jambi

Berdasarkan wawancara tertutup dengan pihak perusahaan, PT WKS memprioritaskan restorasi gambut hanya pada kubah gambut, selain itu akan digunakan untuk budidaya akasia dan kayu putih. Terdapat perkebunan kelapa sawit berumur kurang lebih 1 tahun di areal PT WKS yang ditanami pohon akasia yang berumur kurang lebih 3 tahun. Kanal ini digunakan untuk mengangkut hasil panen akasia dengan menggunakan ponton yang ditarik perahu motor.Kegiatan pengangkutan tersebut tidak dapat terdokumentasi karena ada karyawan PT WKS (Tikor 7).

Lokasi PT WKS HTI yang sudah ditebang di distrik 1 dan lokasi ini masuk dalam peta prioritas restorasi, masih dilakukan penanaman kembali dengan HTI akasia (Tikor 8) 10. Hasil monitoring saluran untuk pengukuran. Jika ditumpangkan antara lokasi restorasi prioritas BRG dengan lokasi PT WKS, ditemukan tidak adanya upaya restorasi khususnya R2 (revegetasi).

PT Wirakarya Sakti

Kanal ini digunakan untuk pengangkutan akasia yang ditebang dengan ponton yang ditarik perahu motor.Kegiatan pengangkutan tersebut tidak dapat terdokumentasi karena ada karyawan PT WKS. Kedalaman air dari dasar saluran hingga ke permukaan ditemukan sekitar 60 cm, sedangkan tinggi permukaan air hingga ke permukaan tanah mencapai 100 cm.

Gambar 160 :Dalam kawasan lindung PT WKS terdapat plang pemberitahuan kawasan lindung dan disekitar  plang tersebut terdapat tanaman akasia tidak produktif, pohon jati kebong dan pinang
Gambar 160 :Dalam kawasan lindung PT WKS terdapat plang pemberitahuan kawasan lindung dan disekitar plang tersebut terdapat tanaman akasia tidak produktif, pohon jati kebong dan pinang

Kalteng

WALHI Kalimantan Tengah

Agro Sejahtera Manunggal, kondisinya tidak ditemukan jejak atau jejak kegiatan yang dilakukan perusahaan dan masih ada.

Gambar 170 :     Lokasi yang terindikasi area  perizinan PT. Agro Sejahtera Manunggal di  wilayah desa Galinggang Kec
Gambar 170 : Lokasi yang terindikasi area perizinan PT. Agro Sejahtera Manunggal di wilayah desa Galinggang Kec

PT Central Sejahtera Sukses

PT Katingan Mujur Sejahtera

PT Menara Tunggal Perkasa

PT Graha Inti Jaya

Analisis,

Kesimpulan dan

Rekomendasi Analisis

Analisis

Analisis Temuan Lapangan

Pada kawasan prioritas restorasi, perusahaan tidak melakukan upaya restorasi apapun (pembasahan kembali, revegetasi dan revitalisasi mata pencaharian masyarakat setempat). Tim menemukan aktivitas pemanenan akasia menggunakan alat berat di area prioritas restorasi pasca kebakaran. Memang benar, hasil pemantauan menunjukkan bahwa bibit akasia muda, berumur kurang lebih 1-2 tahun, termasuk dalam kawasan prioritas restorasi pasca kebakaran tahun 2015.

Hal serupa juga terjadi di Riau, dimana zona restorasi lindung atau prioritas di kawasan konsesi HTI juga banyak ditanami kelapa sawit. Permukiman, masjid, gardu listrik, dan perkebunan masyarakat juga terdapat di kawasan prioritas PT Rimba Seraya Utama untuk restorasi kubah gambut berkanal (zona lindung).

Analisis Kebijakan

Begitu pula di kawasan PT Ruas Utama Jaya, terdapat pemukiman dan perkebunan kelapa sawit milik Kelompok Tani di Kawasan Prioritas Restorasi Pasca Karhutla 2015. Di Kawasan Prioritas Restorasi Gambut Kubah Kanal (Zona Lindung) juga terdapat sekolah, masjid dan lahan perkebunan masyarakat yang ditanami jagung dan lain-lain. Restorasi akan dilakukan paling lambat 30 hari setelah kerusakan ditemukan dan pengelola lahan bertanggung jawab atas keberhasilan pemulihan fungsi ekosistem gambut dan wajib melaporkan keberhasilan sesuai target kinerja dalam rencana restorasi setiap enam bulan. Direktur Jenderal.

Penanggung jawab usaha melakukan tumpang tindih antara RKUPHHK HTI dan peta fungsi ekosistem gambut, ada kubah gambut dan tidak wajib ditanami. Kemudian dilakukan restorasi dan ditetapkan sebagai kawasan fungsi lindung ekosistem gambut dalam rencana tata ruang IUPHHK HTI.

Dalam hal areal tanaman utama diubah menjadi fungsi lindung, apabila sudah terdapat tanaman utama, maka dapat dipanen satu kali dalam satu siklus dan tidak dilakukan penanaman kembali. Pengelolaan sosial meliputi identifikasi dan pemetaan wilayah kerusakan dan kondisi sosial masyarakat, penyusunan rencana pencegahan dan penanganan/penyelesaian konflik, pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan sosial, serta penyusunan laporan berkala mengenai pelaksanaan pengelolaan sosial. Sedangkan pengelolaan lingkungan hidup meliputi penyusunan rencana pengelolaan lingkungan hidup dan kegiatan pemantauan lingkungan hidup pada kawasan lindung setempat, kawasan lindung lainnya, dan pada kawasan tanaman utama sesuai dengan tahapan kegiatan MTI.

Kesimpulan dan Rekomendasi

  • Tidak ada upaya Restorasi (Rewetting, Revegetation dan Revitalisasi mata pencarian masyarakat setempat) yang dilakukan perusahaan di areal prioritas restorasi
  • Terdapat aktivitas pembukaan lahan, penanaman ataupun pemanenan di areal Fungsi Lindung Ekosistem Gambut dan areal Prioritas Restorasi Kubah Gambut Berkanal dan
  • Terdapat aktivitas penanaman ataupun pemanenan di areal Prioritas Restorasi Gambut Pasca Karhutla 2015
  • Kembali terjadi kebakaran di areal Prioritas Restorasi Gambut
  • Perusahaan tidak memiliki sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan restorasi dan pencegahan karhutla
  • Terdapat perkebunan sawit, karet maupun peladangan masyarakat di areal prioritas restorasi perusahaan
  • Terdapat kampung dan fasilitas umum dalam areal prioritas restorasi
  • tahun terakhir, perusahaan tidak melakukan kewajibannya merestorasi gambut dan pemerintah tidak memberikan sanksi. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan penindakan
    • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan sanksi berupa pencabutan izin terhadap perusahaan yang ditemukan telah melakukan pelanggaran terhadap upaya
    • KLHK segera mempublikasikan
    • BRG segera mempublikasikan areal konsesi HTI yang menjadi target prioritas restorasi gambut
    • BRG harus memastikan pelaksanaan restorasi gambut seluas 2,49 juta ha terutama di areal korporasi sebelum masa jabatannya berakhir pada 2020 sesuai mandate dalam
    • Perusahaan-perusahaan yang areal kerjanya masuk kedalam fungsi lindung ekosistem gambut harus dicabut izinnya
    • KLHK mencabut Permenlhk P.62/2019 tentang pembangunan HTI karena bertentangan dengan semangat PP 57/2016 karena pemulihan gambut yang rusak bukan hanya di

Laporan mengenai penanganan korporasi yang melakukan penanaman di areal arsip yang terbakar atau yang tidak melakukan upaya restorasi. BRG harus memastikan terlaksananya restorasi gambut seluas 2,49 juta ha khususnya di kawasan korporasi sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun 2020 sesuai dengan amanah di kawasan korporasi sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun 2020 sesuai amanat dalam Keputusan Presiden. 1/2016. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan wajib mempublikasikan areal perusahaan HTI yang telah direstorasi sesuai dengan perintah pelaksanaan restorasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencabut PermenLHK nomor P.10/Menlhk/Setjen/KUM.1/3/2019 tentang Pengertian, Penetapan, dan Pengelolaan Puncak Kubah Gambut Berdasarkan Pengertian Kesatuan, Penetapan, dan Pengelolaan Puncak Kubah Gambut Berbasis Kesatuan Gambut Hidrologis dan mengubah kawasan korporasi menjadi kawasan terbakar, berfungsi sebagai fungsi perlindungan terhadap gambut. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencabut Permenlhk P.62/2019 tentang pengembangan HTI karena bertentangan dengan semangat PP 57/2016 karena restorasi gambut yang rusak tidak hanya sesuai dengan semangat PP 57/2016 karena restorasi Kerusakan gambut tidak hanya terjadi pada bagian atas kubah gambut, namun seluruh ekosistem gambut.

Gambar

Tabel 1:  Targer Restorasi per provinsi di Indonesia   No  Provinsi
Gambar 3: Ditemukan tanaman pokok  akasia dan lokasi ini masuk dalam zona  prioritas restorasi kategori lindung  gambut
Gambar 7: Ditemukan tanaman pokok  akasia dan lokasi ini masuk kedalam zona  prioritas restorasi kategori lindung gambut  Titik Koordinat M 0558683 – UTM  9678976
Gambar 17: Terdapat Pos dan Menara  Pantau lokasi tidak didalam zona  prioritas restorasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Adaptive resistance to tobramycin in Pseudomonas aeruginosa lung infection in cystic fibrosis.. Pseudomonas aeruginosa tolerance to tobramycin, hydrogen peroxide and