KEUTAMAAN RAMADHAN
Ramadhan adalah bulan ke sembilan dalam kalender hijriyah. Alloh memilih dan menetapkannya sebagai bulan terbaik dari seluruh bulan dalam setahun.
1. Bulan Penuh Barokah
Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
ُهَماَيِص ْمُكْيَلَع ّلَجَو ّزَع ُهّللا َضَرَف ٌكَراَبُم ٌرْه َش ُناَضَمَر ْمُكاَتَ
أ Bulan Ramadhan telah tiba menemui kalian, bulan (penuh) barokah, Allah wajibkan kepada kalian berpuasa.. (HR.Nasai 2.106)
2. Bulan Diturunkannya Al Qur'an.
Alloh berfirman,
( اَق ُف َو ٰىَدُه َنّم ٰـَنّیَبَو ِساّنلّل ى ُه ُناَء ُق ِهیِف َلِزن ۚ ُأ ِذّل َناَضَمَر ُر َش
ِن ۡر ۡ ل ٱ
ٱ ۡ
ل ٱ
ٱ ࣲت ࣰد ۡر ۡ
ل ٱ
ٱ ۤی ٱٱ ۡه
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). [Surat Al-Baqarah 185]
3. Pengabulan Doa
Rasululloh shalallohu 'alaihi wasallam bersabda,
-هل باجتسيف اهب وعدي ةوعد ةليلو موي لك يف ملسم لكل نإو ،-ناضمر يف
(Di bulan ramadhan), dan bagi setiap muslim dalam setiap siang dan malamnya ada kesempatan tatkala ia berdoa, maka akan dikabulkan doanya tersebut. (HR. Al Bazzaar)
4. Pembebasan Dari Neraka
Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
ةليل لك كلاذو ،رانلا نم ءاقتع هللو
Alloh memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka, dan itu ada pada setiap malam (pada bulan ramadhan).
(HR. Tirmidzy)
5. Pintu Surga Dibuka & Pintu Neraka Ditutup Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
نيطايشلا تلسلسو ،منهج باوبأ تقلغو ،ةنجلا باوبأ تحتف ناضمر لخد اذإ
Jika tiba bulan ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup, dan syaithon-syaithon dibelenggu. (HR. Bukhory - Muslim)
6. Ada Malam Lailatul Qodar Alloh berfirman,
ِر َق ُةَل َل اَم َكٰىَر ۡد ۡلٱٱ ۡی ۡد ۤا َأ َمَو
َش ِف َأ ّم َخ ِر َق ُةَل َل
ࣲر ۡه ۡ
ل ۡن ࣱرۡی ۡد ۡلٱٱ ۡی
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
[Surat Al-Qadar 2-3]
Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
َمِرُح ْدَقَف اَهَرْيَخ َمِرُح ْنَم ,ٍرْه َش ِفْلَأ ْنِم ٌرْيَخ ٌةَلْيَل ِهيِف ِهّلِل
Padanya (bulan ramadhan) Allah memiliki malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari mendapatkan kebaikannya, maka sungguh dia telah terhalang (mendapatkan kebaikan yang banyak)." (HR. Nasa’I, no. 2106, Ahmad, no. 8769. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih At-Targhib, no. 999)
KEDUDUKAN SHALAT
1. Sholat Adalah Rukun Islam Kedua.
Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
،ةلصلا ماقإو ،هللا لوسر ًادمحم نأو هللا لإ هلإ ل نأ ةداهش :سمخ ىلع ملسلا َيِنُب
ً ليبس هيلإ عاطتسا نم تيبلا جحو ،ناضمر موصو ،ةاكزلا ءاتيإو
Islam didirikan di atas 5 perkara; Syahadat laa Ilaaha illallohu Muhammad Rasululloh, mendirikan sholat, membayar zakat, puasa ramadhan, dan haji bagi yang mampu. (HR. Bukhory)
2. Ibadah Yang Alloh Perintahkan Pada Rasululloh Shallallohu 'Alaihi Wasallam Secara Langsung pada peristiwa isra mi’raj.
Alloh berfirman,
(
ىَلِإ ِماَرَح ِدِج َم َنّم ا َل ِهِد َعِب ٰىَر ۡ َأ ِذّل َنٰـَح ُس ِمیِحّرل ِنٰـَم ّرل ِهّلل ِم ِب ل ٱ
ٱ ۡس ۡ ل ٱ
ٱ ࣰ
لۡی ۦ ۡب ۡس ۤی ٱٱ ۡب ٱ
ٱ ۡح ٱٱ ٱٱ ۡس
ُریِصَب ُعیِمّسل َوُه ُهّنِإ َنِتٰـَیاَء ِم ُهَیِرُنِل ُهَل َح اَن َرٰـَب یِذّل اَص ۡ َأ ِدِج َم ل ٱ
ٱ ٱ
ٱ ۥ ۚۤ
ا ۡن ۥ ۥ ۡو ۡ
ك ٱ
ٱ ۡق ۡ ل ٱ
ٱ ۡس ۡ ل ٱ
ٱ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
[Surat Al-Isra' 1]
Selanjutnya Nabi shallallohu 'alaihi wasallam mi'raj ke langit dengan mengendarai buraq. Dan ketika mendapatkan perintah shalat dan ketika turun ke langit keenam dan bertemu dengan Nabi Musa 'alaihis salaam, beliau
menceritakan;
“Aku terus bolak-balik antara Rabb-ku dengan Musa 'alaihissallam sehingga Rabb-ku mengatakan:
،ًةَلَص َنْوُسْمَخ َكِلَذَف ٌر ْشَع ٍةَلَص ّلُكِل ،ٍةَلْيَلَو ٍمْوَي ّلُك ٍتاَوَلَص ُسْمَخ ّنُهّنِإ ،ُدّمَحُم اَي
ٍةَئّيَسِب ّمَه ْنَمَو ،اًر ْشَع ُهَل ْتَبِتُك اَهَلِمَع ْنِإَف ،ًةَنَسَح ُهَل ْتَبِتُك اَهْلَمْعَي ْمَلَف ٍةَنَسَحِب ّمَه ْنَمَو
ًةَدِحاَو ًةَئّيَس ْتَبِتُك اَهَلِمَع ْنِإَف ،اًئْي َش ْبَتْكُت ْمَل اَهْلَمْعَي ْمَلَف
."Wahai Muhammad, sesungguhnya kewajiban shalat itu lima kali dalam sehari semalam. Setiap shalat mendapat pahala sepuluh kali lipat, maka lima kali shalat sama dengan lima puluh kali shalat. Barangsiapa berniat melakukan satu kebaikan, lalu ia tidak melaksanakannya, maka dicatat untuknya satu kebaikan. Dan jika ia melaksanakannya, maka dicatat untuknya sepuluh kebaikan. Barangsiapa berniat melakukan satu kejelekan namun ia tidak
melaksanakannya, maka kejelekan tersebut tidak dicatat sama sekali. Dan jika ia melakukannya, maka hanya dicatat sebagai satu kejelekan."
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam berkata: “Kemudian aku turun hingga bertemu Musa 'aihis salam, lalu aku beritahukan kepadanya, maka ia mengatakan: ‘Kembalilah kepada Rabb-mu dan mintalah keringanan lagi.’
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Lalu aku menjawab: ‘Aku telah berulang kali kembali kepada Rabb-ku hingga aku merasa malu kepada-Nya."
(HR. Muslim)
3. Ibadah Yang Tidak Boleh Ditinggalkan Selama Hidup.
sholat tidak boleh ditinggalkan.
ِةَلّصلا ِءاَضَقِب ُرَمْؤُن َلَو ِمْوّصلا ِءاَضَقِب ُرَمْؤُنَف َة َشِئاَع ْنَع
.Dari Aisyah (diriwayatkan), kami diperintahkan untuk mengqadla puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadla shalat [HR. Muslim].
Golongan yang boleh tidak shalat adalah anak kecil, wanita haidh, wanita nifas, dan orang gila. Selain dari empat golongan tersebut, maka tidak ada alasan untuk meninggalkan shalat.
Dari Anas, Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
َكِلَذ ّلِإ اَهَل َةَراّفَك َل ،اَهَرَكَذ اَذِإ ّلَصُيْلَف ًةَلَص َىِسَن ْنَم
Barangsiapa lupa mengerjakan shalat, maka kerjakanlah dikala mengingatnya, tidak ada kafarat baginya kecuali itu (HR. al-Bukhari)
Dari Imran Bin Hushoin, ia berkata,
ْنِإَف ،اًمِئاَق ّلَص َلاَقَف ِةَلّصلا ِنَع َمّلَسَو ِهْيَلَع ُهللا ىّلَص ّىِبّنلا ُتْل َأَسَف ُريِساَوَب ىِب ْتَناَك يراخبلا هاور] ٍبْنَج ىَلَعَف ْعِطَتْسَت ْمَل ْنِإَف ،اًدِعاَقَف ْعِطَتْسَت ْمَل].
dalah aku terkena penyakit bawasir lalu bertanya kepada Nabi shalallohu 'alaihi wasallam tentang shalat, kemudian Nabi shallallohu 'alaihi wasallam menjawab, "Shalatlah dengan berdiri, jika tidak mampu maka sambil duduk dan jika tidak mampu maka sambil berbaring." (HR. al-Bukhari)
4. Wasiat Terakhir Nabi Shallallohu 'Alaihi Wasallam.
Ketika Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam sakit, yang kemudian beliau wafat. Ummu Salamah menceritakan,
:ملسو هيلع هللا ىلص هللا لوسر ةيصو رخآ نم ناك تكلم امو ،ةلصلا ،ةلصلا
مكناميأ
Adalah termasuk wasiat terakhir Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam; "(Jagalah) shalat.. shalat.. dan orang- orang yang menjadi tanggungan kalian (hamba sahaya)." (HR. Ahmad)
5. Ibadah Yang Pertama Akan Dihisab
Dari Abu Hurairah, beliau mendengar Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,
،َحَجْنَأَو َحَلْفَأ ْدَقَف ْتَحُلَص ْنِإَف ،ُهُتَلَص ِهِلَمَع ْنِم ِةَماَيِقلا َمْوَي ُدْبَعلا ِهِب ُبَساَحُي اَم َلّو َأ ّنِإ :ّلَجَو ّزَع ّبّرلا َلاَق ،ٌءْي َش ِهِتَضيِرَف ْنِم َصَقَتْنا ْنِإَف ،َرِسَخَو َباَخ ْدَقَف ْتَدَسَف ْنِإَو
ِهِلَمَع ُرِئاَس ُنوُكَي ّمُث ،ِةَضيِرَفلا َنِم َصَقَتْنا اَم اَهِب َلّمَكُيَف ٍعّوَطَت ْنِم يِدْبَعِل ْلَه اوُرُظْنا يذمرتلا هاور) .َكِلَذ ىَلَع)
Aku pernah mendengar Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada diri seorang hamba di hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya bagus, maka ia menang dan sukses.
Dan jika shalatnya rusak, maka ia menyesal dan rugi. Maka jika ada yang kurang dari shalat fardhunya, Alloh Azza Wa jalla berfirman, “Lihatlah kalian, apakah hambaKu mempunyai (amal) shalat sunnah, maka itulah yang dapat menyempurnakan kekurangan fardhunya, kemudian semua amalnya (juga) seperti itu.” (HR. At-Timidzy).