KNOWLEDGE SHARING MAB KNOWLEDGE SHARING MAB
Semester 1 - 2022 Semester 1 - 2022
Annelita - S&D 27 Juli 2022
PERUBAHAN ORGANISASI
PERUBAHAN ORGANISASI
2/22
Problem Solving and Decision Making
Bagian 1
Perubahan Organisasi
Wilson, Graham 1999
REFERENSI
AGENDA
3/22Definisi Perubahan Organisasi Penyebab Perubahan Organisasi
Jenis Perubahan Organisasi
Aktor Perubahan Organisasi
Manfaat Perubahan Organisasi Model Manajemen Perubahan Organisasi
Strategi Perubahan Organisasi
4/22
Organisasi hanya dapat bertahan jika dapat melakukan perubahan.
Pada dasarnya semua perubahan yang dilakukan mengarah pada
peningkatan efektiftas organisasi dengan tujuan mengupayakan perbaikan kemampuan organisasi dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan
Lingkungan serta perubahan perilaku anggota organisasi
PENDAHULUAN
1. DEFINISI PERUBAHAN ORGANISASI
5/22Perubahan Organisasi adalah suatu proses dimana organisasi tersebut
berpindah dari keadaannya yang sekarang menuju ke masa depan yang
diinginkan untuk meningkatkan efektifitas organisasinya.
2. PENYEBAB PERUBAHAN ORGANISASI
6/22Faktor Internal
Perubahan yang disebabkan oleh faktor yang bersumber dari
dalam organisasi itu sendiri
Perubahan yang disebabkan oleh faktor yang berasal dari luar organisasi, biasa disebut sebagai faktor lingkungan
Faktor Eksternal
- Perubahan kebijakan atau tujuan organisasi
- Volume pekerjaan bertambah banyak
- Sikap dan perilaku anggota organisasi berubah
- Politik - Hukum - Kebudayaan - Teknologi
- Sumber daya alam - Demografi
- Sosiologi
3. AKTOR PERUBAHAN ORGANISASI
7/221. Agents of change (Agen Perubahan)
mereka yang memiliki kemampuan sebagai pelopor dan motivator perubahan dalam organisasi.
2. Managers of change (Manajer Perubahan)
mereka yang memiliki kapabilitas khusus dalam membuat rencana, mengorganisir dan mengimplementasikan perubahan.
3. Facilicators of change (Fasilitator Perubahan)
orang-orang yang tersebar disemua level organisasi dan aktif mendukung agen perubahan dan manajer perubahan.
4. Buffers of change (Penghalang Perubahan)
pihak-pihak yang menentang perubahan, dikarenakan merasa enggan atau cukup puas dengan kondisi yang ada
4. JENIS PERUBAHAN ORGANISASI
8/2202. Unplanned change
(Perubahan tidak terencana )
01. Planed change
(Perubahan terencana)
Perubahan bersifat spontan, tanpa ada arahan dari agen
perubahan. Jenis-jenis perubahan yang tidak dapat diantisipasi
oleh organisasi .
Contoh: pandemi covid Perubahan ini dihasilkan
oleh usaha-usaha yang dilakukan oleh agen perubahan.
Perubahan ini merupakan respon dari adanya perbedaan antara apa yang diharapkan dan kondisi aktual.
Contoh: Perubahan struktur, Penerapan teknologi, penataan fisik, peningkatan SDM.
5. MODEL MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
9/22penting
10/22
5. TAHAP PERUBAHAN ORGANISASI
MODEL LEWIN
MODEL LEWIN
11/22
5. TAHAP PERUBAHAN ORGANISASI
KOTTER'S 8-STEP CHANGE MODEL
5. MODEL MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
12/22
5. TAHAP PERUBAHAN ORGANISASI
1. Menumbuhkan Rasa Urgensi (Create a sense of urgency)
Menciptakan kebutuhan mendesak atau menumbuhkan rasa urgensi atas perlunya suatu perubahan.
Langkah ini adalah langkah persiapan dan sekitar 75% manajemen
perusahaan harus terlibat dalam perubahan ini agar tingkat
keberhasilan perubahan ini menjadi lebih tinggi.
2. Membentuk Koalisi yang kuat (Build a guiding coalition)
Membangun koalisi untuk membantu kita mengarahkan orang lain untuk melakukan perubahan. Ini membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan dukungan nyata dari orang- orang kunci (key person) dalam organisasi kitauntuk memaksimalkan efektivitasnya.
3. Menciptakan Visi Perubahan (Create a Vision for Change)
Menciptakan suatu Visi yang mudah dipahami dan merangkum keseluruhan tujuan akan perubahan, juga harus dapat menjadi
inspirasiagar efek yang diinginkannya tersebut mencapai tingkat yang paling maksimum.
4. Meng-Komunikasikan Visi Perubahan (Communicating the Vision)
Visi Perubahan yang telah diciptakan harus dikomunikasikan ke seluruh organisasi agar bisa mendapatkan dukungan dari semua anggota organisasi. Gunakan Visi ini setiap hari untuk membuat keputusan dan
pemecahan masalah.
5. MODEL MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
13/22
5. TAHAP PERUBAHAN ORGANISASI
05
08 07
06
5. Memberdayakan tindakan yang menyeluruh (empowering other to act on the vision)
Menggerakkan, mendukung dan memberdayakan lebih banyak orang, untuk tidak sekedar mendukung melainkan bertindak atau berbuat menjalankan visi tersebut.
dentifikasikan sedini mungkin
6. Ciptakan Sasaran Jangka Pendek (Creating Short-Term Wins)
Perubahan memerlukan proses dan waktu untuk mendapatkan hasilnya sehingga akan
mengakibatkan hilangnya dukungan atau
menurunkan semangat untuk merubah apabila proses perubahan tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena kita harus menunjukan keuntungan dan menciptakan sasaran keberhasilan untuk jangka waktu
pendek. Sasaran jangka pendek juga merupakan alat yang berguna untuk memotivasi dan
sebagai arahan terhadap kegiatan perubahan kita.
7. Terus Membina Perubahan yang telah diciptakan (Build on the Change)
Sangat penting untuk mempertahankan dan memperkuat terus perubahan tersebut meskipun telah mencapai suatu perubahan yang diinginkan.
Tetaplah menetapkan tujuan dan menganalis apa yang dapat dilakukan dengan lebih baik untuk peningkatan yang berkelanjutan.
8. Kukuhkan Perubahan ke dalam Budaya (Anchor the Changes in Corporate Culture)
Perubahan harus menjadi bagian dari inti organisasi agar perubahan dapat
memberikan efek manfaat yang lama.
5. MODEL MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
14/22
5. TAHAP PERUBAHAN ORGANISASI
5. MODEL MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
15/22
6. STRATEGI PERUBAHAN ORGANISASI
1. Force-Coercion Strategy
Perubahan dilakukan melalui wewenang formal dan/atau penggunaan
reward & punishment. Perubahan diperoleh dengan cepat namun cenderung dilakukan karena adanya rasa takut terhadap hukuman atau keinginan
mendapatkan reward, pengaruhnya bersifat temporer. Sesuai untuk digunakan pada tahap unfreezing, yaitu meninggalkan pola lama dan mendorong terbentuknya pola baru.
2. Rational Persuasion Strategy
Perubahan dilakukan melalui pengetahuan, data empiris maupun argumen rasional. Manajer harus menggunakan pendekatan rasional bahwa perubahan akan memberikan manfaat yang besar dibandingkan pola sebelumnya.
Perubahan yang terjadi lebih lambat dari strategi force-coercion, namun hasilnya lebih “tahan lama” dan terinternalisasi dalam diri individu.
3. Shared Power Strategy
Strategi yang melibatkan partisipasi dari pihak-pihak yang terlibat untuk melakukan perubahan sesuai dengan nilai, kebutuhan maupun tujuan
individu/kelompok. Manajer memerlukan reference powerdan ketrampilan untuk bekerja efektif bersama berbagai pihak. Perubahan ini memerlukan waktu
16/22
7. MANFAAT PERUBAHAN ORGANISASI
#1 Mendorong inovasi
#2 Pertumbuhan keterampilan
#3 Pengembangan karier
#4 Peluang bisnis baru #5 Moral karyawan lebih baik
17/22
Animal Health Plastic Livestock Hospitality & Property Marketing
& Distribution Equipment
CONTOH PERUBAHAN ORGANISASI
Perkembangan unit bisnis
1969-1976 1992 2003 2007 2013 2013
18/22
CONTOH PERUBAHAN ORGANISASI
Perkembangan unit bisnis Marketing & Distribution
19/22
CARA MENYIKAPI PERUBAHAN
1 1
Ambil Sisi Positif
Menerima kenyataan perubahan adalah langkah bijak pertama yang perlu kita lakukan. Sering kali ada aspek positif bahkan terhadap sesuatu yang tampak seperti berita buruk. Mungkin perubahan akan menghindarkan kita dari rasa bosan pada pekerjaan dan memberikan tantangan kerja yang belum pernah kita alami sebelumnya.
6 6 5 5 4 4 3 3
2 2 Ikut Serta dalam Perubahan
Dengan atau tanpa diri kita, perubahan pasti akan terjadi. Jadi daripada diingat sebagai orang yang suka mengeluh dan melakukan perlawanan, akan lebih bijak jika Anda memilih bergerak cepat masuk dalam perubahan yang ada.
Banyak Bertanya
Kita perlu menyerap banyak informasi yang baik untuk memuluskan pekerjaan kita. Memperluas jaringan dan membangun relasi dengan mereka yang memiliki pengalaman di bidang tertentu akan memperluas wacana dan wawasan kita.
Lengkapi Diri
Segera lengkapi diri dengan keahlian dan pengetahuan baru untuk mengubah situasi sulit, dan menjadi bagian dari agen perubahan. Dukung juga rekan kerja kita. Tunjukkan bahwa kita merespon perubahan ini dengan antusiasme.
Ingat Pengalaman Masa Lalu
Tidak ada orang yang tidak pernah mengalami perubahan. Mengingat pengalaman keberhasilan beradaptasi di masa lalu akan membantu kita lebih optimis dalam menghadapi perubahan yang saat ini sedang dilalui.
Bijak Mengelola Emosi
Ketika terjadi perubahan, sering kali perubahan ini bisa berdampak pada emosi kita. Oleh karena itu,kita harus
20/22
KESIMPULAN
Perubahan organisasi, bisa terjadi secara terencana maupun tidak terencana tergantung dari faktor internal dan juga eksternal.
Organisasi terus bertransformasi
dengan berbagai cara dan juga model.
Semua model mempunyai tujuan yang sama yaitu, untuk membawa organisasi menjadi lebih baik lagi.
Setiap organisasi pasti mengalami
perubahan dan juga perkembangan
agar mampu beradaptasi dengan
lingkungan sekitarnya.
TERIMA KASIH
22/22