Pengembangan kurikulum operasional MT tahun 2023/2024 mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, konsep kemandirian belajar serta penerapan Profil Siswa Pancasila dan Profil Siswa Rahmatan Lil Alamin. Penyusunan Kurikulum Operasional MT menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik untuk mengembangkan keterampilan abad 21, yang meliputi integrasi PPK, literasi, 6 C (kreatif, berpikir kritis, komunikatif, kolaboratif, berpikir komputer dan kasih sayang, dan HOTS (Higher Order). Ski Berpikir Sedangkan dari sisi pedagogi, operasional kurikulum Kemendikbud mengacu pada kemampuan guru sebagai profesional dalam pengajaran dan penilaian.
Analisis Karakteristik Satuan Pendidikan
Berdasarkan analisis konteks yang dilakukan, MTs telah……. sebagai Madrasah yang diminati masyarakat setempat, dengan potensi wilayah/lokasi daerah yang mempunyai beberapa kekuatan antara lain: 1) masukan peserta didik berasal dari keluarga yang peduli terhadap kepentingan pendidikan; Selain kelebihan/keunggulan tersebut di atas, MT juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu: 1) terbatasnya fasilitas penunjang pengembangan potensi/keterampilan (tidak mempunyai lapangan olah raga yang memenuhi standar SNP); dan 2) laboratorium ilmiah yang kurang representatif; Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat warga Madrasah dalam belajar. Menjadi madrasah yang letaknya di pedesaan dan mayoritas masukan siswanya berasal dari daerah desa, serta kondisi desa yang tidak terlalu luas dan tidak mempunyai sumber daya alam yang luas maka profil siswa yang dihasilkan adalah siswa. yang mempunyai potensi menciptakan ide dan keterampilan untuk merealisasikannya. Kawasan tersebut telah menjadi tujuan wisata untuk wisata wirausaha.
Karakteristik Sosial Budaya Lingkungan Madrasah
Kemitraan Satuan Pendidikan
LANDASAN YURIDIS
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3211 Tahun 2022 tentang Pendidikan Agama Islam dan Prestasi Pembelajaran Bahasa Arab pada Kurikulum Mandiri di Madrasah; Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran; Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia nomor 262/M/2022 Perubahan atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor 56/M/2022 tentang pedoman pelaksanaan kurikulum dalam konteks pemulihan pembelajaran.
VISI
MISI
TUJUAN MADRASAH
Tercapainya peningkatan nilai ujian madrasah. i) Meraih kejuaraan di bidang akademik tingkat provinsi; j) Meraih kejuaraan di bidang non akademik tingkat provinsi; .. k) Terwujudnya peserta didik yang dapat mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler; .. l) Penyelenggaraan pelatihan bagi pendidik dan tenaga pengajar untuk meningkatkan profesionalisme; .. m) tersedia infrastruktur pembelajaran berbasis TIK; Terwujudnya perilaku pencegahan kerusakan lingkungan hidup dengan kebiasaan membuang sampah secara terpisah pada tempatnya dan budaya memungut sampah sebelum dan sesudah kegiatan; .. u) Mewujudkan budaya berpikir dan berperilaku untuk mencegah pencemaran lingkungan dengan dikembangkannya gerakan daur ulang dan gerakan pemanduan kendaraan bermotor di lingkungan madrasah Surat Al Waqiah, Surat Al Mulk, Sholat Dhuhur berjamaah, Istighatsah, Sholat Sebelumnya dan setelah KBM membaca Asmaul Husna dan Al Quran sebelum KBM, serta kegiatan Tartil Ubudiyah. pelaksanaan fungsi layanan bimbingan dan konseling; .. h) Kesesuaian nilai ujian rata-rata sesuai dengan KKM Madrasah.. i) Tercapainya kejuaraan bidang akademik tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional; ..j) Meraih kejuaraan di bidang nonakademik tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional; .. k) Terwujudnya peserta didik yang dapat mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler; l) Terlaksananya pelatihan bagi pendidik dan tenaga pengajar untuk meningkatkan profesionalisme SNP p) Terlaksananya partisipasi aktif orang tua.
Pengaturan Beban Belajar
Intrakurikuler
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Komputasi, Seni (musik, seni rupa, seni teater dan tari) dan Kerajinan (Budidaya, Kerajinan, Teknik atau Pengolahan) sebagai dan mata pelajaran dengan muatan lokal (Bahasa Daerah dan. Pada pembelajaran berbasis literasi ini, siswa diharapkan mampu menghasilkan ide untuk mendapatkan suatu karya dalam bentuk tulisan. Selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis literasi ini membaca, siswa masih perlu menerapkan pola dan sintaksis pembelajaran yang sesuai. Sudah ada pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran penemuan, pembelajaran berbasis inkuiri, dan model pembelajaran terkait lainnya.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamiin Penguatan profil pelajar Pancasila pada madrasah diproyeksikan pada 2 (dua) aspek
Tema Proyek Pengutan Profil Pelajar Pancasila
Mahasiswa memahami keberagaman tradisi, budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekayaan budaya bangsa. Siswa memahami bahwa perkembangan menyangkut aspek jiwa dan raga, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Mahasiswa memahami demokrasi secara umum dan demokrasi Pacasila yang bersumber dari nilai-nilai luhur sila ke-4.
Tema Profil pelajar Rahmatan Lil Alamin
Mahasiswa dilatih kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk berbasis teknologi untuk memudahkan aktivitasnya dan berempati terhadap masyarakat sekitar berdasarkan karyanya. Dinamis dan inovatif (tathawwur wa ibtikâr), yaitu selalu terbuka terhadap perubahan sesuai perkembangan zaman dan menciptakan hal-hal baru untuk kepentingan dan kemajuan umat manusia. Penyusunan pembelajaran proyek penguatan profil siswa Pancasila dan profil siswa Rahmatan Lil Alamin mempertegas kegiatan proyek yang berlangsung di luar jam pelajaran.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih memperdalam dan mengapresiasi mata pelajaran yang dipelajari dalam kegiatan intrakurikuler di kelas. Tema yang diambil mengacu pada profil siswa Pancasila dan profil siswa Rahmatan lilalamin dan pilihan tema ditentukan oleh guru. Pelaksanaan proyek merupakan kerjasama beberapa mata pelajaran namun dengan jenis penilaian proyek yang berbeda untuk setiap mata pelajaran.
Penentuan tema proyek profil siswa Pancasila dan profil siswa Rahmatan lilalamin pada setiap mata pelajaran dilakukan pada saat pembelajaran di kelas; Setiap kelas menentukan tema yang akan dipilih dengan didampingi oleh guru mata pelajaran masing-masing kelas; Guru mata pelajaran kemudian merancang jadwal, materi dan penilaian proyek serta Lembar Kegiatan Siswa (SAS).
Menentukan Dimensi, Unsur dan Subelemen Profil Siswa Pancasila serta Nilai Profil Siswa Rahmatan Lil Alamin.
Ekstrakurikuler (Menyesuaikan Madrasah masing-masing)
Siswa memiliki pengetahuan adiwiyata Siswa memiliki kemampuan menjaga kebersihan Siswa memiliki kemampuan melestarikan hijau. Siswa mempunyai kemampuan mendaur ulang sampah Mewujudkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup.
Program Pembiasaan dan Pendukung
Memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, keberagaman global, gotong royong, mandiri. Memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, keberagaman global, gotong royong, mandiri 15 pertemuan kelas, semua mata pelajaran, akhir semester, mandiri.
Layanan Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan konseling diberikan di dalam kelas dengan beban belajar dua jam per minggu dengan sistem blok.
Kalender Pendidikan
8 September : Hari Aksara Internasional 9 September : Hari Olahraga Nasional 14 September : Hari Kunjungan Perpustakaan 16 September : Hari Ozon Internasional 17 September : Hari Palang Merah Nasional September : PTS Ganjil. 9 Maret: Hari Musik Nasional 20 Maret: Hari Dongeng Sedunia 21 Maret: Hari Puisi Sedunia 21 Maret Hari Hutan Sedunia 23 Maret Hari Meteorologi Sednia.
Perencanaan Pembelajaran Lingkup Madrasah
Perencanaan Pembelajaran Lingkup Kelas
- Macam-macam Asesmen a. Asesmen Diagnostik
- Merencanakan Asesmen
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
- Kriteria Kelulusan a. Kriteria Kelulusan
Penilaian bertujuan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada pendidik dan peserta didik untuk meningkatkan proses pembelajaran. Hal ini merupakan proses pembelajaran yang penting bagi siswa untuk berkembang dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar siswa dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar siswa dengan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran (LLC).
Untuk mengetahui apakah peserta didik berhasil mencapai tujuan pembelajaran, maka pendidik harus menetapkan kriteria atau indikator tercapainya tujuan pembelajaran. Kriteria ini merupakan penjelasan (deskripsi) mengenai kemampuan apa saja yang harus ditunjukkan/demonstrasikan siswa sebagai bukti telah mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan uraian sehingga apabila siswa tidak mencapai kriteria tersebut maka dianggap belum mencapai tujuan pembelajaran.
Contoh salah satu tujuan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia Tahap C: “siswa mampu menulis laporan hasil observasi dan wawancara”. Pendidik menentukan terlebih dahulu interval dan tindak lanjut yang akan dilakukan kepada siswa. Setelah menerima hasil tes, pendidik dapat langsung menilai hasil pekerjaan siswa dan menentukan tindakan tindak lanjut sesuai intervalnya.
Jika siswa dapat mengerjakan 16 dari 20 soal (dengan bobot yang sama), maka ia memperoleh nilai 80%.
PENUTUP
COP SURAT MADRASAH
SURAT KEPUTUSAN
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah; Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3751 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Evaluasi Hasil Belajar Madresah Tsanawiyah; Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5164 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Penyelenggaraan Pembelajaran di Madrasah;
Pertama: Menetapkan susunan dan tugas Tim Pengembangan Kurikulum Operasional Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini. Kedua: Menugaskan Tim Penyusun Kurikulum Operasional Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 untuk menyusun Dokumen Kurikulum Operasional Madrasah Tsanawiyah (KOM). Ketiga: Tim Penyusun Kurikulum Operasional Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 melaporkan hasil review Dokumen Operasional Kurikulum (KOM) Madrasah kepada Madrasah.
Siswa memahami informasi berupa ide, pemikiran, keyakinan, petunjuk atau pesan dari berbagai jenis teks, misalnya teks deskriptif, cerita, puisi, penjelasan dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual, untuk menemukan makna tersurat dan tersirat. Siswa mampu menyampaikan gagasan, pemikiran, sudut pandang, arahan atau pesan untuk keperluan penyampaian saran, pemecahan masalah dan usulan pemecahan secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog yang logis, kritis dan kreatif. Mahasiswa juga menuliskan hasil penelitiannya dengan menggunakan metodologi sederhana dengan mengutip sumber referensi secara etis.
Siswa mampu menggunakan dan mengembangkan kosa kata baru yang mempunyai makna denotatif, konotatif dan kiasan untuk menulis.
MODUL AJAR
Gaya Belajar Siswa 7G
Siswa membentuk kelompok belajar berdasarkan jenis surat yang diterimanya…setiap kelompok terdiri dari 4 orang siswa; Melalui panduan LKPD, siswa mendiskusikan temuannya yaitu ciri-ciri dan struktur teks dalam surat formal dan informal. Kelompok lainnya aktif melihat display atau mengunjungi karya dan memberikan masukan dengan menulis pada kertas tempel.
Siswa menuliskan apa yang dipelajarinya pada LKPDnya, kemudian menuliskan RTL sebagai bentuk komitmen menjadi konsumen yang bijak.
LKPD TEKS EKSPOSISI
SURAT RESMI DAN TIDAK RESMI
Unsur analisis dan evaluasi penalaran dan prosedur: Penalaran dengan berbagai argumen untuk mencapai suatu kesimpulan atau keputusan. Untuk merefleksikan dan mengevaluasi pemikiran Anda sendiri: Jelaskan asumsi yang digunakan, waspadai kecenderungan dan konsekuensi bias dalam pemikiran Anda, dan cobalah mempertimbangkan perspektif yang berbeda. Salah satunya adalah dalam berkomunikasi, banyak khalayak yang menggunakan media elektronik untuk menyampaikan pesan, namun hal tersebut tidak diimbangi dengan bahasa yang baik.
Berdasarkan dua kutipan artikel di atas, setujukah Anda bahwa belajar menulis surat formal dan informal itu sangat penting? Kunci Jawaban Jawaban yang paling tepat adalah setuju karena surat dapat digunakan sebagai alat komunikasi dalam bentuk tulisan yang berperan untuk menyampaikan gagasan. Ajukan pertanyaan: Ajukan pertanyaan untuk memperjelas dan menafsirkan informasi dan untuk menemukan sebab dan akibat dari informasi.
EVALUASI
Contoh Modul Proyek P5-P2RA
MODUL PROJEK
INFORMASI UMUM A. Identitas
Target Peserta Didik
- KOMPONEN INTI
- Kalung Dandelion, Natural dan Anggun
- Anting Dari Sayap Kupu-Kupu
- Lukisan Abstrak
- Berita Acara Review KOM
- Dokumentasi Kegiatan TPK
- Intrumen Validasi Pengawas
Berdasarkan hasil refleksi, guru dan siswa merencanakan tindakan tindak lanjut atas proyek yang telah selesai. Oleh karena itu, laporan acara ini dibuat sebagai tanda kesepakatan bersama dalam penyusunan KOM, dan sebagai landasan bagi sekolah untuk melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Alasan: Yang semula khusus Kelas VII, dengan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, diubah menjadi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM).
Revisi perubahan tersebut telah selesai sejak diterbitkannya berita acara ini dan akan dilaksanakan pada saat ini atau pada Tapel saat ini tahun 2023-2024.