LEGISLATIF DI KABUPATEN DOMPU TAHUN 2019
Oleh:
ANDI GUNAWAN NIM 190301076
PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM MATARAM
2023
Skripsi
Diajukan kepada Universitas Islam Negeri Mataram untuk melengkapi persyaratan mencapai gelar Sarjana Sosial
Oleh Andi Gunawan NIM 190301076
PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM MATARAM
2023
MOTTO
“Jika kau tak mampu menahan lelahnya belajar, maka kau harus mampu menanggung perihnya kebodohan”
(Imam Asy-Syafi’i)
PERSEMBAHAN
“Pencapaian hari ini adalah sebuah proses panjang yang kedua orang tua lewatin, Maka Hasil dari Perjuangan ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, Adik saya yang sedang berjuang di pondoknya, Rekan-rekan seperjuangan di
wadah manapun, IMMawan/IMMawati, para Dosen, dan teruntuk calon istri saya yang sudah lama menunggu”
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam karena berkat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan alam nabi besar Muhammad SAW, juga kepada keluarga, sahabat dan semua pengikutnya. Aamiin. Semoga nantinya skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi peneliti sendiri.
Namun demikian, peneliti menyadari bahwa skripsi ini jauh dari kata sempurna, peneliti menulis sebatas dari pengetahuan dan kemampuan.
Untuk itu, dengan rendah hati peneliti mengharapkan adanya masukan berupa saran, kritik, yang membangun dari para pembaca, baik mahasiswa, dosen ataupun kalangan akademisi lainnya guna menunjang penulisan berikutnya agar lebih baik.
Penulis menyadari bahwa proses penyelesaian skripsi ini tidak akan sukses tanpa bantuan dan keterlibatan berbagai pihak di dalamnya. Oleh karena itu, penulis memberikan penghargaan setinggi- tingginya dan ucapan terimakasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada pihak-pihak yang telah membantu sebagai berikut :
1. Terimakasih kepada Prof Dr. Kadri, M.Si sebagai Dosen Pembimbing I dan Bapak Muhtar Tayib, M.Si sebagai Dosen pembimbing II yang sudah banyak memberi arahan dan motivasi untuk saya selama proses bimbingan.
2. Bapak Najamudin, M.Si. Selaku kepala Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ibu Athik Hidayatul Ummah, M.Pd., M.Si. Selaku Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
3. Bapak Dr. Muhammad Saleh, MA. Selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Bapak WD 1, Bunda WD 2, dan Abah WD 3 FDIK UIN Mataram.
4. Bapak Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag.
yang telah memberikan wadah bagi penulis untuk menuntut ilmu dan pengalaman di dunia kampus.
5. Seluruh dosen dan Staff Biro Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Mataram
6. Bapak Suryanto Taufik selaku ketua Partai Nadem Kabupaten Dompu dan pengurus lainya serta anggota DPRD yang sudah membantu saya dalam melakukan penelitian.
7. Teman-teman IMMawan dan IMMawati (Kader Organisasi IMM) yang selalu memberi semangat ditengah proses penyelesaian skripsi.
8. Lembaga kemahasiswaan yang sudah memberikan banyak pelajaran untuk saya di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, serta pembimbing kami di Lembaga kemahasiswaan DEMA FDIK, dan para pengurus lainya.
9. Teman-teman angkatan 2019 khususnya KPI C yang saat ini sama-sama berjuang untuk menyelesaikan study, tetap semangat.
10.Spesial untuk kedua orang tua saya yang sudah berjuang selama ini memberikan segala dukungan yang tiada henti- hentinya, teman dekat, kanda yunda yang selalu motifasi saya sehingga sampai pada titik sekarang ini.
Semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal kepada semua pihak yang telah membantu proses penulisan skripsi ini. Kepada pihak tersebut semoga amal baik yang telah diberikan dapat diterima dan terbalaskan oleh Allah SWT, dan mendapat limpahan rahmatnya.
Aamiin Allahumaamiin. Demikian kata-kata pengantar dari penulis, apabila ada kesalahan penulis memohon maaf sedalam- dalamnya.
Semoga skripsi ini dapat bermanfaat khusunya bagi penulis dan pembaca seluruhnya.
Wassalamu‟alaikum Wr Wb.
Mataram, 13 Januari 2023 Penulis,
Andi Gunawan (190301076)
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL……… I
HALAMAN JUDUL..……….……… II
PERSETUJUAN PEMBIMBING... III NOTADINAS PEMBIMBING………... IV
PENGESAHAN DEWAN PENGUJI……… V
HALAMAN PERSEMBAHAN……….. VI
KATA PENGANTAR……… VII
DAFTAR ISI……… VIII
DAFTAR GAMBAR……….. IX
DAFTAR TABEL……… X
ABSTRAK……… XI
BAB I PENDAHULUAN……… 1
A. Latar Belakang Masalah………. 1
B. Rumus Masalah……….. 5
C. Tujuan dan Manfaat……… 5
D. Ruang Lingkup dan Setting Penelitian……… E. Telaah Pustaka……… F. Kerangka Teori……… 6 6 G. Metodologi Penelitian………. 19
H. Sistimatika Pembahasan……….. 26
BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN……….. 28
A. Profil Partai Nasdem………... 29
B. SK DPD Nasdem Dompu……… 29
C. Juru Kampanye Partai Nasdem………... 30
D. Musyawarah dan Rapat Partai Nasdem………... 31
E. Penetapan Bacaleg………... 33
F. Anggota Legislatif dari Nasdem……….. 34
G. Tema Kampanye Partai Nasdem………. 35
H. Media Kampanye Partai Nasdem……… 57
BAB III PEMBAHASAN……… 66
A. Tema Kampanye Partai Nasdem Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019………….. 66
B. Media Kampanye Partai Nasdem Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019………….. 79
BAB IV PENUTUP……… 85
A. Kesimpulan………. 85 B. Saran………...
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
85
DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Baliho Kampanye
Gambar 2.2 Spanduk Kampanye Gambar 2.3 Pamflet Kampanye
Gambar 2.4 Media Kampanye Facebook Gambar 2.5 Media Kampanye Instagram
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Biodata Ketua DPRD Dompu dari Nasdem Tabel 2.2 Biodata Ktua Komisi Satu dari Nasdem Tabel 2.3 Biodata Anggota DPRD dari Nasdem Tabel 2.4 Biodata Anggota DPRD dari Nasdem
Tabel 2.5 Rangkuman Data Penemuan Tema-tema Kampanye Tabel 2.6 Rangkuman Data Penemuan Media Kampanye
KOMUNIKASI POLITIK PARTAI NASDEM DALAM PEMILU LEGISLATIF DI KABUPATEN DOMPU TAHUN 2019
Oleh :
Andi Gunawan Nim : 190301076
ABSTRAK
Fokus Peneliti adalah 1). Tema-tema kampanye apa saja yang diusung Partai Nasdem Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019. 2). Media Kampanye apa saja yang digunakan oleh Partai Nasdem Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019. Kenapa peneliti menarik untuk menelitii ini karena peneliti melihat ada yang unik dari Partai Nasdem di Kabupaten Dompu ini, partai yang baru saja dua kali berkontestasi namun bisa menjadi partai yang berkuasa di Kabupaten Dompu. Sementara Metode Penelitian yang digunakan disini adalah Metode Penelitian Kualitatif dengan sistem kajian field research yaitu sistem kajian atau penelitian dengan menggunakan pendekatan langsung untuk tujuan menemukan berupa data kualitatif yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan sistim wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, tema kampanye yang digunakan oleh Partai Nasdem di Kabupaten Dompu Tahun 2019 adalah Restorasi dan Gerakan Perubahan, kemudian di perkuat oleh Media Kampanye yang di gunakan merupakan Spanduk, Baliho, Pamflet, Facebook, dan Instagram. Dalam rangka mencapai misi kemenangan Partai Nasdem di Kabupaten Dompu masif dalam menggunakan tema kampanye dan media sosial sebagai alat yang akan mengantarkan Partai Nasdem di Kabupaten Dompu kepeda kemenangan.
Kata kunci: Komunikasi Politik, Strategi Kampanye.
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Partai Nasdem awal mula melakukan kongres pertama yang digelar pada 25-26 januari di Jakarta menjadi tonggak sejarah perjalanan Partai Nasdem. Berbagai keputusan penting dikeluarkan dalam kongres ini. Satu diantaranya adalah memilih dan menetapkan Surya Paloh sebagai ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem periode 2013- 2018. Keputusan tersebut diambil pada sidang pleno pertama pada tanggal 25 januari 2013 sekitar pukul 23.00 WIB.
Seluruh 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 497 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan empat organisasi sayap (Gerakan Massa Buruh, Liga Mahasiswa, Badan Advokasi Hukum, dan Petani Nasdem), bersatu suara memercayakan Surya Paloh menjadi nahkoda Partai Nasdem selama lima tahun.
Kongres ini juga memberikan mandat penuh kepada Surya Paloh untuk mengusung kepengurusan dan perangkat partai. Amanah kongres ini harus selesai selambat-lambatnya 14 hari sejak Surya Paloh terpilih sebagai Ketua DPP Partai Nasdem secara aklamasi. Bukan cuman itu, kongres juga memberi mandat penuh kepada Dewan Pimpinan Pusat di bawah kepemimpinan Surya Paloh untuk menetapkan strategi dan kebijakan guna memenangkan pemilihan umum legislatif tahun 2014.
Partai Nasdem sendiri dideklarasikan kelahiranya pada tanggal 26 juli 2011 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.
Deklarasi Partai Nasdem hanyalah salah satu tahapan dari satu tahapan dari satu rangkaian proses panjang perjalanan partai ini. Guna mendapatkan status resmi sebagai badan hukum, Partai Nasdem didaftarkan di kementrian hukum dan hak-hak asasi manusia pada bulan maret 2011. Kelahiran Partai Nasdem tidak bisa dipisahkan lepas dari visi dan misi utama organisasi masyarakat (ormas) Nasional Demokrat, yaitu menggalang Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia.
Sementara dalam momentum pemilihan Anggota Legislatif di Kabupaten Dompu. Pemerintah atau penyelenggara maupun masyarakat sebagai pemilih memiliki semangat dan antusias yang besar sehingga ketika pemilihan mereka berbondong-bondong untuk memberikan hak suaranya serta berpartisipasi sebagai seorang pemilih dan sebagai seorang yang memiliki hak untuk merayakan pesta demokrasi yang ada di Kabupaten Dompu khususnya.
begitupun di daerah-daerah yang lainya.
Pada dasarnya Partai Nasdem sebagai sebuah partai politik memiliki cara khusus dalam mensosialisasikan partainya serta Calon Anggota Legislatif yang diusungnya.
supaya bagaimana bisa memaksimalkan harapan dalam mencapai suatu kemenangan.
Langkah yang sudah dilakukan oleh Partai Nasdem dalam mensukseskan pemilihan legislatif di Kabupaten Dompu pada tahun 2019 lalu yaitu mulai dari pendaftaran
partai beserta paket calon legislatif yang direkomendasikan oleh Partai Nasdem tentunya yang diusung tersebut merupakan orang yang sudah menjadi kader dari Partai Nasdem tersebut, kemudian langkah untuk memasifkan gerakan dari Partai Nasdem yaitu dengan membentuk cabang- cabang serta struktural kepengurusan disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Dompu.
Komunikasi politik yang dibangun diantara kampanye politik yang ada, kampanye melelui media massa sangat mahal, terlebih kalau untuk disyiarkan di televisi. Media massa sama politik tidak bisa dipisahkan karena media memiliki posisi sebagai saluran komunikasi politik yang sangat efektif.1
Pengertian partai politik dari sisi etimologis yang dikemukakan oleh Laica Marzuki. kata Partai berasal dari bahasa latin pars, yang berarti bagian. Karena hanya satu bagian, membawa konsekwensi pengertian adanya bagian- bagian lain. Oleh karena itu, jika hanya terdapat satu partai dalam satu negara berarti tidak sesuai dengan makna etimologis dari partai itu sendiri.2
Hasil perolehan suara semua partai dalam pemilu legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019 lalu, yang coba saya kutip dari berita yang ada di KPU menunjukan bahwa Partai Nasdem sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak. Partai Nasdem berhasil mendapatkan suara
1 Roni Tabroni, Komunikasi Politik Pada Era Multimedia, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2014), hlm. 96.
2 Isnaini Ibrahim, Koalisi Partai Politik Dalam Sistim Pemerintahan Presidensial Indonesia,(Yogyakarta: CV Murkumi, 2020), hlm. 31.
sebanyak 19,568 paling tinggi dibandingkan dengan partai yang lainya. Mampu mengalahkan partai-partai yang telah lama ada seperti PDIP yang hanya mendapatkan perolehan suara sebanyak 7,321 sementara Partai Golkar dengan perolehan suara sebanyak 11,515 diposisi suara terbanyak kedua ada Partai PPP dengan perolehan suara sebanyak 14,990 dan disusul oleh Partai Gerindra dengan suara 14,884 dan selanjutnya Partai PKB dengan suara sebanyak 11,920 dan disusul oleh partai-partai lainya.3
Partai Nasdem menjadi Partai dengan perolehan suara terbanyak yang ada di Kabupaten Dompu pada tahun 2019.
Salah satu bukti keberhasilan Partai Nasdem yaitu dengan dipilihnya ketua DPRD Kabupaten Dompu Andi Bachtiar, dan ketua komisi satu yaitu Ir. Muttakun, anggota komisi satu Pahlawan Indra Jaya, kemudian di dapil dua ada Muhammad Iksan.
Kenapa peneliti menarik untuk meneliti tentang Partai Nasdem di Kabupaten Dompu. karena selain Partai Nasdem ini menjadi partai yang baru juga Partai Nasdem ini awal mula masuk di tahun 2014 lalu, Partai Nasdem bisa langsung memperoleh tiga kursi di DPRD Kabupaten Dompu, hingga peneliti menarik ingin mengkaji lebih dalam bagaimana perjalanan dan komunikasi politik Partai Nasdem di Kabupaten Dompu pada Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019.
3 KPU, Lombok Post NTB, Dompu 2019.
B.Rumus Masalah.
Berdasarkan konteks penelitian tersebut yang menjadi fokus kajian adalah : “Komunikasi Politik Partai Nasdem dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019”
1. Tema-tema kampanye apa saja yang di usung Partai Nasdem dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019?
2. Media kampanye apa saja yang di gunakan oleh Partai Nasdem dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019?
C.Tujuan dan Manfaat.
1. Untuk memahami dan mendeskripsikan Tema-tema kampanye apa saja yang diusung Partai Nasdem dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019.
2. Untuk mengetahui Media Kampanye apa saja yang digunakan oleh Partai Nasdem dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019.
3. Manfaat secara praktis dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan lebih-lebih banyak mengajarkan teori komunikasi poltik.
4. Manfaat secara akademik dapat memberikan pengetahuan dan aplikasi dalam proses pembelajaran kuliah tentang bagaimana komunikasi politik yang harus dipelajari oleh mahasiswa untuk kepentingan di kampus maupun di lingkungan sosial masyarakat.
D.Ruang Lingkup dan Setting Penelitian.
Ada beberapa ruang lingkup dalam penelitian yang dilakukan,
1. Objek
Objek yang akan diambil oleh peneliti adalah tentang bagaimana komunikasi politik Partai Nasdem dalam Pemilu legislatif di Kabupaten Dompu.
2. Subjek
Subjek dari penelitian yang dilakukan ialah kader-kader dari Partai Nasdem yang ada di Dompu kemudian beberapa anggota legislatif yang merupakan bagian dari Partai Nasdem, meminta data kepada KPU Kabupaten Dompu, dan Masyarakat yang memberikan sumbangsih akan tersuksesnya pemilihan di Kabupaten Dompu.
3. Lokasi
Lokasi yang dipilih untuk melakukan studi kasus terkait dengan judul yang dipaparkan di atas ialah di Kabupaten Dompu.
E.Telaah Pustaka.
Di dalam melakukan penelitian ini, peneliti tidak menemukan peneliti sebelumnya yang mencoba melakukan penelitian yang sama seperti judul yang di teliti oleh penulis saat ini. Dan penulis hanya menemukan beberapa judul seperti:
1. Skripsi Nuriati dengan judul “Analisi Komunikasi Politik Dominasi SEMA dan DEMA Terhadap kegiatan Organisasi Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu
Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram” Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Mataram 2020, pada skripsi tersebut peneliti membahas mengenai komunikasi politik dominasi Sema dan Dema terhadap kegiatan organisasi mahasiswa fakultas dakwah sedangkan perbedaan yang mendasar terletak pada objek penelitian. Adapun persamaan antara skripsi Nuriati dengan masalah yang diangkat oleh peneliti adalah sama- sama membahas tentang komunikasi politik, namun yang membedakanya terletak pada objeknya, peneliti membahas tentang komunikasi politik Partai NasDem dalam Pemilu legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019, sedangkan Nuriati meneliti tentang Analisis komunikasi Politik dominasi Sema dan Dema terhadap kegiatan Organisasi Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Mataram.4
2. Skripsi Anis Dani Muliawan dengan judul “Konstruksi realita dalam berita politik di Lombok Post” Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram 2015, pada skripsi tersebut peneliti membahas tentang wacana terhadap isi kampanye calon presiden dan wakil presiden RI 2014, yang tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi realitas sosial yang
4 Nuriati, “Analisis Komunikasi Politik Dominasi Sema dan Dema terhadap Kegiatan Organisasi Mhasisawa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Mataram, (Mataram: Skripsi, FDIK UIN , 2020), hlm. 10.
di bentuk dalam teks berita seputar kampanye calon presiden dan calon wakil presiden 2014 lalu dengan harapan memberikan sumbangan akademis terhadap perkembangan Ilmu komunikasi politik, sedangkan perbedaan yang mendasar terletak pada objek penelitian, adapun persamaan antara skripsi anis dani muliawan dengan masalah yang di angkat oleh peneliti adalah sama-sama membahas tentang komunikasi politik, namun yang membedakan terletak pada objeknya, peneliti membahas tentang komunikasi politik partai nasdem dalam pemilu legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019, sedangkan Anis Dani Muliawan meneliti tentang konstruksi realita dalam berita politik di Lombok Post.5 3. Skripsi Saepudin Azhar dengan judul ”Strategi
Komunikasi Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Lombok Barat Dalam Penanganan Pemilu 2014” jurusan komunikasi dan penyiaran islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi institut agama islam negeri mataram 2015. Di dalam skripsi tersebut peneliti menjelaskan bagaimana strategi komunikasi Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional dan media yang di gunakan, perbedaan yang mendasar terletak pada objek penelitian. Adapun persamaan antara skripsi Saepuddin Azhar di sini ialah sama-sama membahas tentang partai namun yang membedakan terletak pada objeknya, peneliti membahas tentang komunikasi politik
5Anis Dani Muliawan, “Konstruksi Realita Dalam Berita Politik di Lombok Post, (Mataram : Skripsi, FDIK IAIN, 2015). hlm. 7.
Partai Nasdem dalam Pemilu legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019, sedangkan Saepuddin Azhar meneliti tentang Strategi Komunikasi Dewan pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Lombok Barat dalam dalam penanganan pemilu 2014 di kota Mataram.6
F. Kerangka Teoritik 1. Pengertian Komunikasi
Komunikasi Secara Epistimologi berasal dari perkataan latin “comunicasion” istilah ini berawal dari perlataan “communis” yang berarti sama, sama yang di maksud di sini yaitu sama makna atau sama arti, komunikasi akan terjadi apabila terdapat kesamaan makna mengenai suatu pesan yang di samapaikan oleh komunikator dan di terima oleh komunikan.
Komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pesan oleh seorang kepada orang lain guna memberitahukan atau mengubah sikap, pendapat, atau perilaku baik secara verbal maupun secara nonverbal .7
Dalam memahami komunikasi politik para team sukses partai nasdem tentu memetakan berbagai wilayah yang dimana menjadi zona hijau dan zona merah, maksudnya disini zona hijau adalah zona dimana orang- orang menyenangi partai nasdem atau calon yang di usung
6 Saepuddin, "Strategi Komunikasi Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Dalam Penanganan Pemilu 2014, (Mataram : Skripsi, FDIK IAIN Mataram, 2015), hlm. 7.
7 Onong Uchjana Efendy, Dinamika Komunikasi, (Bandung : PT. Remaja Rosdakarya. 2004), hlm. 21.
oleh partai nasdem, sementara zona merah ini tentu menjadi sentral yang menantang team sukses baik dari calon maupun dari nasdem itu sendiri yang dimana team akan bekerja semaksimal mungkin untuk memasuki wilayah yang sudah di kuasai orang lain/lawan, disitulah peran komunikasi politik di mainkan, konsolidasi media dan memahami sikologi dari masyarakat yang dalam zona merah ini.
2. Pengertian Politik.
Politik Berasal dari bahasa yunani polis yang artinya kota atau negara, yang kemudian muncul kata-kata yang artinya warga negara dan kata politikos yang artinya kewarga negaraan yang di jabarkan dalam praktik di lapangan, sehingga dapat di jelaskan bagaimana hubungan antar manusia ( penduduk) yang tinggal di suatu tempat (wilayah) yang meskipun memiliki perbedaan pendapat dan kepentingannya, tetapi mengakui adanya kepentingan bersama untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya.
Penyelenggaraan kekuasaan negara di percayakan pada suatu lembaga/badan yaitu pemerintah.8
1. Teori persuasif
Komunikasi persuasif bertujuan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku. Istilah persuasif bersumber pada perkataan latin persuasion. Kata
8 Thomas T.Pureklolon, Politik Nasionalisme, (Malang : Intrans publishing.
2018), hlm. 5.
kerjanya adalah persuadere yang berarti membujuk, mengajak, merayu.9.
Teknik komunikasi persuasif ini yang di gunakan oleh para komunikator politik partai nasdem untuk meningkatkan eksistensi dari partai nasdem itu sendiri sikap yang memberikan contoh kepada masyarakat dalam berperilaku dan juga berkomunikasi sehingga mampu menarik hati masyarakat yang ada di Kabupaten Dompu ada tiga komponen yang di gunakan dalam mempengaruhi.
a. Kognitif : perilaku dimana individu mencapai tingkat tahu pada objek yang di perkenalkan.
b. Afektif : perilaku dimana individu mempunyai kecendrungan untuk suka atau tidak pada objek c. Konatif : perilaku yang sudah sampai tahap hingga
individu melakukan sesuatu (perbuatan) terhadap objek.10
Pesan-pesan persuasif kebanyakan menggunakan daya pemikat dengan logika yaitu dengan memberikan alasan dan bukti-bukti yang ada, sedangkan daya pemikat yang emosional adalah untuk melakukan kata- kata yang sangat berpengaruh pada emosi seseorang, misalnya keberhasilan, penghargaan, dan kenyamanan untuk melakukan persuasif audiens.
9 Ibid, hlm. 21.
10 Sunarto, Komunikasi Interpersonal, (Yogyakarta : Graha Ilmu, 2011), hlm. 4.
Unsur-unsur komunikasi persuasif
Ada 6 unsur komunikasi persuasif diantaranya:
1) Pengirim pesan
Sumber atau persuader adalah orang dari suatu sekelomok orang yang menyampaikan pesan dengan tujuan untuk mempengaruhi sikap, pendapat dan perilaku orang lain baik secara verbal maupun nonverbal. Dalam komunikasi persuasif eksistensi persuade benar-benar di pertaruhkan. Oleh karena itu iya harus memiliki etos yang tinggi. Etos adalah nilai diri seseorang yang merupakan paduan dan aspek kognitif, afektif dan konatif. Seseorang persuader yang memiliki etos tinggi di cirikan kesiapan, kesungguhan kepercayaan, ketenangan, keramaian dan kesederhanaan. Aristoteles menyebut karakter komunikator sebagai ewthos, ethos terdiri dari pikiran baik, akhlak yang baik dan maksud yang baik (good sense, good moral character, good will).11
2) Penerima Pesan
Persuadee adalah orang yang menjadi tujuan pesan itu tersampaikan di saluran oleh pengirim pesanbaik secara verbal maupun nonverbal,
11 Herdyan Maulan, Gumgum Gumelar, Psikologi Komunikasi dan Persuasi, (Jakarta : Akademia Permata, 2013), hlm. 12.
persuadee sebelum melakukan perubahan dirinya, sebenarnya melakukan suatu aktivitas yang fundamental, aktivitas yang sifatnya intern, di dalam diri yakni belajar.
3) Pesan
Isi pesan persuasif juga perlu diperhatikan karena isi pesan persuasif harus berusaha untuk mengkondisikan, menguatkan, atau membuat pengubahan tanggapan sasaran. Wilbur Schram dalam buku yang ditulis oleh Herdyan Maulana yang berjudul Psikologi Komunikasi dan, menampilkan apa yang disebut „‟the condition of success in communication”, yakni kondisi yang harus dipenuhi jika kita menginginkan agar suatu pesan membangkitkan tanggapan yang kita kendaki.
Kondisi tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut yang pertama, pesan harus dirancang dan disampaikan sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian komunikan.Kedua, pesan harus menggunakan lambang-lambang tertuju kepada pengalaman yang sama antara komunikator dan komunikan, sehingga sama-sama mengerti. Ketiga, pesan harus membangkitkan kebutuhan pribadi komunikan dan menyarankan beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan tersebut. Keempat, Pesan harus menyarankan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan yang layak bagi situasi kelompok di
mana komunikan berada pada saat ia digerakkan untuk memberikan tanggapan yang dikendaki.
Menurut Blake dan Haroldsen pesan merupakan simbol yang diarahkan secara selektif yang diperuntukkan dalam mengkomunikasikan informasi. Dalam Proses komunikasi, pesan yang disampaikan dapat berupa verbal dan nonverbal.
Dapat di sengaja (intentional), dapat pula tidak di sengaja (unintentional).12
4) Saluran
Saluran merupakan perantara di antara orang-orang yang berkomunikasi, bentuk saluran tergantung dengan jenis komunikasi yang dilakukan. Saluran komunikasi adalah media yang digunakan untuk membawa pesan.Hal ini berarti bahwa saluran merupakan jalan atau alat untuk perjalanan pesan antara komunikator (sumber atau pengirim) dengan komunikan (penerima). Saluran memiliki tujuh dimensi yang memungkinkan untuk mengevaluasi efektifitas saluran yang berbeda.
Dimensi-dimensi tersebut adalah kredibilitas, saluran, umpan balik saluran, keterlibatan saluran, tersedianya saluran, daya tahan salurannya, kekuatan multiguna, dan komplementer saluran.
Komunikasi tatap muka berlangsung manakala
12 Onong Uchjana Efendy, Ilmu,Teori dan Filsafat Komunikasi, (Bandung : PT Citra Aditya Bakti, 2007), hlm. 42.
persuader dan persuade saling berhadapan muka, dan di antara mereka dapat saling melihat.
Komunikasi tatap muka di sebut pula komunikasi langsung.13
5) Umpan Balik
Umpan balik bisa dalam bentuk eksternal dan internal. Adalah reaksi persuaditas pesan yang di sampaikan sedangkan umpan balik eksternal adalah reaksi penerima atas pesan yang di sampaikan.
6) Efek
Efek komunikasi persuasif adalah perubahan yang terjadi pada diri persuade sebagai akibat dan di terimanya pesan melalui proses komunikasi, efek yang terjadi dapat berbentuk perubahan sikap pendapat dan tingkah laku.14
a. Proses Komunikasi persuasif
Persuasi adalah bentuk penanaman pengaruh yang bisa berwujud apapun, maksud, dan motivasi. Persuasi adalah bagian tidak terpisahkan dari proses komunikasi individu, seorang pengirim pesan berusaha untuk
13 Herdyan Maulana, Gumgum Gumelar, Psikologi Komunikasi dan Persuasi, (Jakarta : Akademia Permata, 2013), hlm. 26.
14 Ibid, hlm. 12.
memberikan dan memperbesar pengaruh pesan yang disampaikan kepada penerima pesan.
Persuasi adalah sebuah proses yang bertujuan untuk mengubah sikap atau perilaku individu baik secara personal maupun kelompok terhadap satu buah isu, tema, peristiwa atau objek yang lainnya baik bersifat abstrak seperti ide atau sesuatu yang aktual seperti produk yang digunakan. Usaha ini di lakukan baik dengan melalui jalur verbal atau nonverbal dengan cara mengonfirmasi informasi, perasaan, atau alasan atau kombinasi semuanya dalam bentuk lain yang dapat diterima oleh si penerima pesan.15 b. Hambatan komunikasi persuasif.
Ada empat faktor yang dapat menghambat berjalannya komunikasi persuasif diantaranya adalah Pertama, faktor motivasi, sudah dikemukakan bagaimana motivasi seseorang atau sesuatu kelompok dapat mempengaruhi opini. Kepentingan seseorang akan mendorong orang itu untuk berbuat dan bersikap sesuai dengan kebutuhannya. Kedua, faktor prejudiceatau prasangka. Bila seseorang sudah dihinggapi dan perasaan Prejudice terhadap sesuatu, misalnya golongan, suku, ras,
15 Ibid, hlm. 12.
dan sebagaiannya orang itu dalam penilaiannya terhadap hal tersebut tidak akan objektif lagi.
Ketiga, faktor semantic adalah kata-kata yang mempunyai arti tidak sama dengan komunikator dan komunikan atau ejean yang berbeda, tapi bunyinya hampir sama, dapat menimbulkan salah pengertian dan sangat mengganggu.
Keempat, noise faktor yaitu gangguan yang disebabkan oleh suara, ini dapat terjadi dengan disengaja dan tidak disengaja.16
c. Tahapan Komunikasi Persuasif
Demi kelancaran komunikasi persuasif perlu dilakukan secara sistematis, Para ahli komunikasi cenderung untuk sama-sama berpendapat bahwa dalam melancarkan komunikasi lebih baik mempergunakan pendekatan apa yang di sebut formula AIDDA merupakan kesatuan dari singatan tahapan- tahapan komunikasi persuasif penjelasanya adalah sebagai berikut:
A-Attention (Perhatian). I-Interest (Minat).
D-Desire (Hasrat). D-Decision (Keputusan).
A-Action (Kegiatan)
16 Ezi Hendri, Komunikasi Persuasif Pendekatan dan Strategi, (Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2019), hlm.16.
Berdasarkan formula AIDDA tersebut, komunikasi persuasif dimulai dari upaya membangkitkan perhatian, upaya ini tidak dapat dilakukan dalam gaya bicara menggunakan kata- kata yang merangsang, tetapi juga gaya penampilan ketika menghadapi khalayak.
Seorang komunikator akan mempunyai kemampuan untuk melakukan perubahan sikap.
Pendapat dan tingkahlaku komunikasi melalui mekanisme daya tarik jika pihak komunikan merasa ada nilai kesamaan antara komunikator dengannya, sehingga dengan demikian komunikan bersedia untuk taat pada pesan yang dikomunikasikan oleh komunikator. Setiap komunikator yang berusaha menyamakan diri dengan komunikan, akan menimbulkan faktor simpati komunikan pada komunikator. Bagi komunikator belum berarti apa-apa, sebab harus dilanjutkan dengan datangnya keputusanyakni keputusan untuk melanjutkan pada tingkatan kegiatan sebagaimana yang diharapkan komunikator.17
17 M. Burhan Bungin, Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Dis kursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat, (Jakarta: kencana, 2009) , hlm. 303- 304.
G. Metode Penelitian
1. Jenis dan Pendekatan Penelitian
a. Jenis Penelitian Ini menggunakan metode Pendekatan Kualitatif. dengan teknik analisis yang menghasilkan data Deskriptif. Pendekatan penelitian adalah keseluruhan cara atau kegiatan dalam suatu penelitian yang di mulai dari perumusan suatu masalah sampai pada suatu kesimpulan.
b. Pendekatan peneliti merupakan suatu langkah yang sangat penting untuk ditentukan dalam melaksanakan penelitian sehingga dapat menghasilkan suatu penelitian yang respresentatif, karena pendekatan penelitian merupakan metodologi (cara) dan metode (alat) penelitian. Sehubungan dengan hal tersebut, peneliti ini merupakan katagori penelitian lapangan (field reseach) yang merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif karena dipandang mampu menganalisa realitas sosial yang lebih detail.18
Oleh Karena itu dalam melakukan penelitian, seorang peneliti sebagai peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang memumpuni sehingga dalam proses wawancara kita dapat bertanya dengan baik dan tepat, menganalisis dan mengkonstruksi objek yang di teliti menjadi jelas. Peneliti sebagai subjek pengumpul data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan dan fokus penelitian yang dituju yaitu
18 Loren Bagus, Kamus Filsafat, (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2015), hlm. 183.
Komunikasi politik partai nasdem dalam mensukseskan pemilihan legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019.
2. Kehadiran Peneliti
Dalam penelitian tindakan kehadiran peneliti tidak hanya sebagai perencana, pengumpul data namun juga keterlibatan langsung dalam tindakan yang di lakukan untuk mencapai suatu tujuan penelitian.19
Dengan kehadiran peneliti sebagai instrumen subjek akan lebih tanggap kehadiran peneliti, peneliti dapat menyesuaikan diri dengan Setting penelitian.
Sesuatu yang di ambil berhubungan dengan penelitian dapat di ambil dengan cara cepat dan terarah, demikian pula dengan informasi dapat di peroleh melalui sikap dan cara informan dalam memberikan informasi.
Dengan hal demikian maka hal yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan melakukan wawancara dengan Pengurus DPD Partai Nasdem, anggota legislatif yang merupakan bagian dari Partai Nasdem, juru kampanye atau kader Partai Nasdem.
3. Sumber Data
Menurut Lofland Sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan.
Selebihnya adalah data tambahan dan lain-lain. Seperti dalam hal ini peneliti melakukan pencatatan sumber data
19 Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012), hlm. 332.
melalui wawancara, melihat, mendengar dan proses pengamatan.20
a) Data primer
Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian, baik itu bersifat personal, kelompok, maupun organisasi. dan data yang dimaksud di sini adalah data yang didapatkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan peneliti selama di lokasi penelitian yaitu di Dompu.
b) Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang di kumpulkan oleh orang lain. Pada waktu penelitian data sudah tersedia. Data sekunder ini baik dari jurnal, buku, maupun penelitian-penelitian terdahulu.
Guna untuk melengkapi data yang berhubungan dengan komunikasi politik Partai Nasdem mensukseskan pemilihan legislatif di Kabupaten Dompu. Baik itu dari Kpu, Bawaslu, dan Partai Nasdem.
4. Teknik Pengumpulan Data.
a. Metode Dokumentasi
Tekhnik pengambilan data dengan dokumentasi adalah pengambilan data yang di peroleh melalui dokumen-dokumen metode dokumentasi di lakukan peneliti dengan tujuan mengumpulkan data-data
20 Ibid, hlm. 333.
yang memiliki keterkaitan dengan penelitian yang di lakukan.21
Dalam penelitian, data yang dikumpulkan oleh peneliti yaitu dari buku, jurnal yang terkait dengan komunikasi politik Partai Nasdem kemudian data berupa dokumentasi sangat dibutuhkan sebagai bukti bahwa kita melakukan proses pengumpulan data dilapangan guna menguatkan isi dari data yang disusun sesuai dengan judul yang diangkat oleh peneliti dalam hal ini bagaimana komunikasi politik Partai Nasdem dalam pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu 2019.
b. Metode Wawancara
Wawancara (interview) adalah proses interaksi antara pewawancara (interviewer) dan sumber informasi atau orang yang di wawancarai dengan melalui komunikasi secara langsung. Agar wawancara efektif, maka terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui, yakni memperkenalkan diri menjelaskan maksud kedatangan, menjelaskan materi wawancara dan mengajukan pertanyaan.22
Metode Wawancara (interview), sumber informasinya yaitu orang yang biasa di sebut sebagai responden atau narasumber, kita memastikan dulu bahwa narasumber adalah kader
21 Irwanto Soehartono, Metode Penelitian Sosial, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002), hlm. 67.
22 Iryana, Riski Kawasati, Teknik Pengumpulan Data Metode Kualitatif, hlm 5.
partai Nasdem dengan melihat kartu anggota atau surat keputusanya barulah kita bisa melakukan pemetaan pertanyaan. kemudian dalam hal ini adapun yang dijadikan sebagai sumber wawancara oleh peneliti yaitu langsung berhadapan tatap muka dengan melakukan proses wawancara bersama Pengurus Partai Nasdem, Kader Partai Nasdem, Anggota Legislatif dari Partai Nasdem.
5. Analisis Data
Analisis adalah suatu usaha untuk mengurai suatu masalah atau fokus kajian menjadi bagian-bagian sehingga susunan atau tatanan bentuk sesuatu diurai itu tampak dengan jelas sehingga bisa ditangkap maknanya dan dimengerti. Data kualitatif merupakan sumber dari deskripsi yang luas dan berlandaskan kokoh, serta memuat penjelasan tentang proses-proses yang terjadi dalam lingkup setempat. Dengan data kualitatif kita dapat mengikuti dan memahami alur peristiwa secara kronologis menilai sebab akibat dalam ruang lingkup penelitian. Data kualitatif membantu peneliti untuk melangkah lebih jauh dari kerangka kerja awal.23
Adapun proses analisi daata Menurut Sugiyono Sebagai Berikut.24
a) Reduksi Data
23 Djam an Satori & Aan Komariah, Metodelogi Penelitian Kualitatif, (Bandung : Alpabeta, Cv : Cetakan 6, 2014), hlm. 200-201.
24 Sugiyono, Metode PenelitianKombinasi, (Bandung: Alfabeta, 2014).
Reduksi data adalah merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, di cari tema dan polanya serta membuang yang kiranya tidak perlu. Pada tahapan ini yang pertama di lakukan adalah merangkum data-data yang berhubungan dengan penelitian, selanjutnya memilih dan memilah data tersebut serta menyusun sesuai dengan fokus penelitian.
Setelah itu data yang ada, yang masuk dalam kategorikan komunikasi politik Partai Nasdem itu yang akan diambil dan di olah.
b) Penyajian Data
Penyajian data dapat di lakukan dengan uraian singkat, bahkan hubungan antar kategori, dan sejenisnya. Adapun penyajian data yang di tempuh adalah menentukan data yang di peroleh kemudian di kelolakan, di jelaskan, peneliti juga akan menjelaskan dengan cara mendeskripsikan hasil komunikasi Politik Partai Nasdem.
c) Menarik Kesimpulan dan Verifikasi
Kesimpulan awal yang di kemukakan bersifat sementara, dan akan berubah ketika di temukan bukti-bukti yang kuat dan mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.
6. Keabsahan Data
Metode yang digunakan peneliti dengan cara editing atau memeriksa semua data-data yang diperoleh dalam memastikan keabsahan data. Metode keabsahan ini di tunjang dengan menggunakan metode trigulasi yaitu tehnik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data. Oleh karena itu peneliti menggunakan tri gulasi data yang diorientasikan pada fokus penelitian yang diteliti yaitu dengan memperdalam observasi lapangan.25
Uji keabsahan data dalam penelitian, sering hanya di tekankan pada uji validasi reabilitas dalam kualitatif, temuan atau data dapat di nyatakan valid apabila tidak ada perbedaan antara apa yang di laporkan peneliti dengan apa yang terjadi pada objek yang di teliti. Untuk itu peneliti menggunakan teknik yang sesuai dengan masalah yang di angkat:
a. Memperpanjang waktu penelitian
Cara ini agar betul-betul mendapatkan data yang benar-benar valid dan juga memaksimalkan data. Maka Peneliti melakukan perpanjangan waktu. Hal ini sangat penting di lakukan untuk memastikan dan mengecek data yang sudah di dapatkan dengan mewawancarai
25 Lexi J.Meleong, Metodologgi Penelitian, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2010), hlm. 325
Kembali narasumber sebagai informasi dalam melakukan penelitian.
b. Kecukupan Referensi
Referensi yang di gunakan merupakan bahan dokumentasi dan catatan-catatan sewaktu melakukan penelitian, dengan referensi peneli dapat mengecek kembali data informasi yang peneliti dapat di lapangan.
referensi selain berbasis temuan lapangan juga berbasis pada buku dan jurnal yang menjadi kutipan isi yang akan melengkapi referensi proposal maupun skripsi.
H.Sistimatika Pembahasan
Pembahasan hasil berbentuk penelitian lapangan, penulisanya mengacu pada buku pedoman penulisan skripsi UIN Mataram, penulisan ini juga dengan munggunakan bahasa Indonesia yang di sempurnakan serta tetap mengacu kepada (KBBI) Kamus besar bahasa Indonesia, kemudian masuk kepada tahapan.
1. BAB I: PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah, rumus masalah, tujuan dan manfaat, ruang lingkup dan setting penelitian, telaah pustaka, kerangka teori, metodologi penelitian, dan sistimatika pembahasan.
2. BAB II: PAPARAN DAN DATA
Pada Bab ini peneliti telah memaparkan data dan temuannya baik yang bersifat primer maupun sekunder dari hasil penelitian yang di lakukan. Pada bagian ini juga di jelaskan secara deskriptif tentang gambaran umum
lokasi penelitian, serta bagaimana komunikasi politik Partai Nasdem dalam pemilu legislatif di Kabupaten Dompu tahun 2019.
3. BAB III: PEMBAHASAN
Pada Bab ini peneliti telah menganalisis bagaimana data-data sebelumnya yang di peroleh di lapangan, apakah sudah sesuai dengan teori yang ada atau malah memberikan fakta dan temuan terbaru. Pada bab ini peneliti membahas bagaimana cara yang di gunakan dalam komunikasi politik partai Nasdem di Kabupaten Dompu sehingga selalu memberikan hasil yang baik.
4. BAB IV: PENUTUP
Pada Bab terakhir ini peneliti sudah memberikan kesimpulan hasil dari penelitian yang merupakan jawaban dari pada rumusan masalah dan saran-saran dari peneliti.
BAB II
PAPARAN DATA DAN TEMUAN
A. Profil Partai Nasdem.
1. Gambaran Umum Partai NasDem.
Partai Nasional Demokrat atau biasa dikenal dengan sebutan Partai (NasDem) merupakan salah satu Partai Politik yang ada di Indonesia yang didirikan berdasarkan akta notaris pada tanggal 1 februari 2011 di Jakarta. Partai Nasdem di deklarasikan pada tanggal 26 juli 2011, lalu di daftarkan kepada kementrian hukum dan hak asasi manusia pada tanggal 27 juli 2011, sementara Partai Nasdem hadir di Kabupaten Dompu berawal dari sebuah lembaga sosial yang kita kenal dengan sebutan (LSM) pada tahun 2014 Partai Nasdem sudah mulai masuk dan berkembang di Kabupaten Dompu, ketua pertama pada masa itu di ketuai oleh bapak Muttakun, namun tidak berlangsung lama dikarenakan harus mengemban amanah sebagai anggota DPRD dan Kemudian beralih kepengurusan di kepengurusan yang baru dan di ketuai oleh Bapak Suriato Taufik kemudian Partai Nasdem pada saat itu mendapatkan tiga kursi di DPRD Kabupaten Dompu langsung dengan satu Fraksi utuh, kemudian mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu dan alhamdulillah bisa menang bersama dengan partai koalisi lainya, sampai pada hari ini Partai Nasdem mampu memenangkan pemilihan legislatif
maupun eksekutif di Kabupaten Dompu sehingga sampai pada hari ini integritas Partai Nasdem masih tetap terjaga dan mampu menjadi partai yang mewakili seluruh harapan dan mimpi masyarakat yang ada di Kabupaten Dompu.26 2. SURAT KEPUTUSAN DPD NasDem Kabupaten
Dompu (Nomor: 394-SK/NasDem/VIII/2017).27
PENGURUS DEWAN PIMPINAN DAERAH PARTAI NASDEM KABUPATEN DOMPU
Ketua Umum : Suryanto Taufik
Wakil Kabid Pemilihan umum : Aminuddin, S.Hut
Wakil Kabid Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi : A.
Majid, SE
Wakil Kabid Media dan Komunikasi Publik : Muntasir SE Wakil Kabid Pendidikan Politik dan Kebudayaan : H.
Mulyadi Jaya
Wakil Kabid Politik dan Pemerintahan : Andi Bachtiar, A.Md
Wakil Kabid Hukum, Advokasi dan HAM : Harmoko, SH Wakil Kabid Pertanian dan Maritim : Zainal Abidin Wakil Kabid Energi SDA dan Lingkungan Hidup : Fardan Wakil Kabid. Kesehatan, Perempuan dan Anak : Suryani Wakil Kabid Olahraga, Pemuda dan Mahasiswa : Syaiful, S.Hut
26 Suryanto taufik, Wawancara, Dompu 23 juni 2022.
27 Dokumen, Surat Kepututusan DPD NasDem,(Jakarta 31 Agustus 2017).
hlm. 3-4
Sekretaris Umum : Sahlan
Wakil Sekbid Kepengurusan, Keanggotaan dan Kaderisasi : Muhammad Arwan
Wakil Sekbid Internal dan Kesekretariatan : Susilawaty Wakil Sekbid Eksternal : Chana Pramitha Amlya Bendahara Umum : Drs. Badaruddin
Wakil Bendahara Bid. Penggalangan Dana : Evi Haryati Wakil Bendahara Pengolahan Aset : Reni Mariana.
3. Juru Kampanye Partai Nasdem
Partai Nasdem tentunya secara kelembagaan sudah memiliki struktural kepengurusan sehingga proses jalanya segala kegiatan bisa secara terorganisir, dalam melakukan kampanye politik Partai Nasdem memanfaatkan seluruh kader Partai Nasdem, kemudian juga melakukan subsidi silang dalam artian anggota Partai Nasdem yang ada di dapil lain juga bisa kita manfaatkan untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan Partai Nasdem maupun secara personal calon anggota DPRD di Kabupaten Dompu.
Partai Nasdem juga tentunya sudah membentuk pengurus ditingkat kecamatan yang ada di Kabupaten Dompu sehingga mudah melakukan koordinasi dan komunikasi di tingkat kecamatanya, ketika kampanye dilakukan pengurus kecamatan maupun pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) mampu menjadi komunikator setiap kampanye yang dilakukan, begitu juga untuk para calon anggota legislatif yang sudah diusung oleh Partai Nasdem akan
menjadi pembicara dalam orasi politik, sosialisasi, serta kampanye politik yang dilakukan.
“Untuk melakukan komunikasi ditingkat bawah atau masyarakat yang secara langsung, kami melakukan subsidi silang baik itu dari semua pengurus ditingkat daerah maupun kecamatan, mereka kita manfaatkan sebagai komunikator untuk membuka acara maupun melakukan orasi-orasi politik ditengah masyarakat dan tentunya bersama calon yang memang didorong di dapil tempat kita berkampanye supaya dapat melakukan komunikasi face to face di hadapan masyarakat dan memberikan keyakinan kepada masyarakat yang akan mendukungnya.”28
4. Musyawarah dan Rapat Partai Nasdem Kabupaten Dompu.
a. Rakernas DPD Nasdem Kabupaten Dompu.
Rapat kerja Nasional Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Dompu Partai Nasional Demokrat merupakan rapat yang dilakukan oleh pengurus inti dan juga anggota Partai Nasdem untuk menentukan kelanjutan kepengurusan, rapat ini yang akan memberikan hasil siapa yang akan menjadi estafet kepemimpinan di Partai Nasdem selama selesai masa kepemimpinan yang tertera dalam Surat Keputusan yang telah di tentukan secara kelembagaan Partai
28 Muttakun, Wawancara, Dompu 24 Juni 2022.
Nasdem. Rakernas ini juga yang akan menentukan berapa jumlah calon yang akan diusung dan juga siapa yang akan menjadi kompetitor dalam pemilu Legislatif sesuai pertimbangan keputusan dan hasil ketetapan rapat.
b. Rapat Evaluasi
Partai Nasdem pada intinya memiliki Pedoman Organisasi atau disingkat dengan (PO) rapat yang dilakukan seperti rapat evaluasi hasil kinerja selama sekali dalam enam bulan atau dua kali dalam setahun, kemudian disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan anggota yang ada karena rapat evaluasi ini merupakan rapat yang sangat penting untuk melihat dan mengukur sejauh mana progress dan sejauh mana hal-hal yang sudah di tindak lanjuti oleh karena itu rapat ini akan tetap berjalan dalam internal Partai Nasdem.
c. Rapat Sidang Pengkaderan
Rapat ini dilakukan untuk menentukan anggota dari partai Nasdem, ketika ada orang yang ingin menjadi bagian dari pada Partai Nasdem, selain mengikuti procedural seperti mengisi formulir atau link yang disediakan secara online juga dalam Partai Nasdem melakukan yang namanya rapat sidang pengkaderan baik itu dengan anggota pengurus dan juga dengan anggota yang akan bergabung bersama Partai Nasdem.
d. Rapat dengan Bappilu
Rapat ini sangat penting dan intens dilakukan oleh Partai Nasdem untuk bagaimana mengatur strategi- strategi, kemudian mengkaji isu-isu kekinian, apalagi Partai Nasdem menjadi Partai pemenang dan Partai pengusung pemerintah maka Nasdem di Kabupaten Dompu tentu banyak membahas terkait dengan isu-isu daerah, tidak terbatas pada rapat kepartaian namun Partai Nasdem juga mengedepankan pembahasan terkait dengan sosial politi, kemudian budaya juga sangat penting menjadi bahan kajian dalam Partai Nasdem, sehingga itu menjadi acuan dan landasan dalam mencitrakan diri dan bertindak di Kabupaten Dompu.29 5. Penetapan Bacaleg dari Partai Nasdem.
Partai nasdem sebelum menetapkan para calon anggota legislatif tentunya melakukan survey terlebih dahulu, untuk mengukur ektabilitas para calon yang diusungnya, sehingga hasil dari survey itulah yang menmberikan hasil siapa yang harus di dorong, dalam survey tersebut melihat bagaimana bobot para bacaleg di masyarakat, kemudian bagaimana tanggapan masyarakat suka dan tidaknya terhadap bacaleg yang di usung, kemudian melihat sepak terjangnya bagaimana hal demikianlah yang dilakukan oleh Partai Nasdem untuk mengukur kefiguran para calon yang akan di usungnya dan juga dilihat dari kecukupan ekonomi
29 Andi Bahtiar, Wawancara, Dompu 24 Juni 2022.
para calon karena bukan hanya berbicara kefiguran saja namun juga dilihat dari kondisi ekonominya, cara orang memandang politik sekarang lebih khusus di Kabupaten Dompu selain kita berbuat baik dengan jasa-jasa yang akan dikenang juga kalo tidak dengan uang maka tidakan mampu untuk mencapai misi kemenangan itu.30
6. Anggota Legislatif dari Partai Nasdem Kabupaten Dompu terpilih tahun 2019.
Tabel 2.1 Biodata Ketua DPRD dari Partai Nasdem.31 Nama Andi Bachtiar Amd. Par
TTL Mataram, 18 Maret 1976
Alamat Dusun permata hijau, Desa ta’a, kec,Kempo, Dompu-NTB
Jabatan Ketua DPRD Kabupaten Dompu 2019-2024
Dapil/wilayah 4 (Kecamatan Kempo dan Pekat)
Tabel 2.2 Biodata Ketua Komisi satu DPRD dari Partai Nasdem.32
Nama Ir. Muttakun
TTL Mataram, 12 oktober 1970
Alamat Jln. Udang, Kel. Karijawa Dompu-Ntb
Jabatan Ketua Komisi 1 DPRD Dompu 2019-2024.
30 Sahlan, Wawancara, Dompu 25 Juni 2022.
31 Andi Bachtiar, Curriculum Vitae, Dompu 28 Juni 2022
32 Muttakun, Curriculum Vitae, Dompu 28 Juni 2022
Dapil/wilayah 1 (Kecamatan Hu’u, Pajo, Dompu)
Tabel 2.3 Biodata Anggota DPRD dari Parta Nasdem.33 Nama Pahlawan indra jaya
TTL Dompu, 03 November 1973
Alamat Jln, Lele, Bali 1 Kabupaten Dompu- NTB
Jabatan Anggota DPRD Kabupaten Dompu Dapil/wilayah 1 (Kecamatan, Hu’u, Pajo, Dompu)
Tabel 2.4 Biodata Anggota DPRD Partai Nasdem.34
Nama Muhammad iksan
TTL Dompu
Alamat Manggelewa dompu
Jabatan Anggota DPRD Kabupaten Dompu (wakil ketua fraksi)
Dapil/wilayah 2 (Kecamatan, Woja)
B. Tema Kampanye Partai Nasdem Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Dompu Tahun 2019.
Tema Kampanye ini merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika melakukan Kampanye Politik Partai Nasdem, Karena Tema ini menjadi pesan yang akan dikemukakan oleh para aktor politik dalam Partai maupun Calon Anggota DPRD yang akan di Dorong Oleh Partai Nasdem yang ada di tingkat Nasional Maupun Daerah
33 Pahlawan Indra Jaya, Curriculum Vitae, Dompu 28 Juni 2022
34 Muhammad Iksan, Curriculum Vitae, Dompu 28 Juni 2022
Kabupaten Dompu dalam melakukan Kampanye maupun Komunikasi Politik.
Tujuan dari hal demikian adalah untuk bagaimana mempengaruhi pemilih dan mendapatkan dukungan yang bisa memenangkan Partai Maupun Bacaleg yang di dorong oleh Partai Nasdem di Kabupaten Dompu.
1. Restorasi.
Dalam kampanye politik Partai Nasdem tema yang selalu digaungkan adalah Restorasi, yang dimana Restorasi ini merupakan gerakan yang memulihkan, mengembalikan, serta memajukan fungsi pemerintahan yang sesuai dengan cita-cita 1945, dalam misi Restorasi ini Partai Nasdem juga menegaskan akan bagaimana sikap yang dibangun Partai Nasdem di Kabupaten Dompu yaitu.
a. Mewujudkan Tatakelola yang Baik.
Partai Nasdem menjadi Partai yang paling depan dalam mewujudkan mimpi Kabupaten Dompu baik itu dari Sektor Kepemerintahan dalam membangun tatanan sosial, kesehatan, demokrasi dan tatakelola ditingkat Daerah Khususnya di Kabupaten Dompu, dalam hal ini disampaikan oleh ketua Umum Partai Nasdem Bapak Suryanto Taufik bahwa:
“Sedari awal Partai Nasdem hadir sudah memperjuangkan dan memperebutkan posisi dalam kontestasi politik Legislatif maupun Eksekutif, dikarenakan kalau Partai Nasdem
bisa mendapatkan Lebih banyak Kursi di DPRD Kabupaten Dompu dan juga Menjadi Partai Pengusung dan Pemenang Bupati Dompu tentu akan menjadi peluang besar untuk Partai Nasdem dalam merubah tatanan Daerah yang ada di Kabupaten Dompu ini.”35
Berdasarkan Kutipan tersebut peneliti melihat bahwa kalau didukung oleh posisi strategis dan secara Sumberdaya Manusia maupun Sumberdaya Ekonomi maka kondisi kedepan akan ikut mendukung perkembangan yang ada di Kabupaten Dompu Sehingga segala sektor bisa digerakan dan bisa dikembangkan untuk mewujudkan tatakelola yang baik di Kabupaten Dompu:
“Partai Nasdem Berangkat dari kondisi Sosial Masyarakat dan Nilai Kemanusiaan yang ada dalam misi perjuangan Partai Nasdem maka Dalam mewujudkan tatakelola yang baik Partai Nasdem selalu memperhatikan dan memperjuangka kepentingan Rakyatnya, seperti bagaimana bencana sosial yang sering terjadi di Kabupaten Dompu seperti Banjir, tanah longsor disitulah bagaimana respon Partai Nasdem memanfaatkan Komponen-komponenya yang
35 Suryanto Taufik Ketua DPD Partai Nasdem, Wawancara, Dompu 29 juni 2022.
ada dalam lingkup eksekutif maupun legislatif untuk sama-sama membangun Bronjong dan memperbaiki arus sungai sebagai kepekaan kami terhadat bencana sosial yang terjadi di Kabupaten Dompu, hal demikian juga tentu memberikan Citra baik Untuk Nama Partai maupun untuk Bacaleg dan Pihak Ujar Wakil Ketua Bidang SDA dan Lingkungan Hidup Bapak Fardan.”36
Berdasarkan Keterangan yang disampaikan oleh Bapak Fardan bahwa Partai Nasdem Berusaha menjadi Partai yang Kooperatif dan berkomitmen terhadap segala rancangan dan Strategi Politik kemudian menjadi tindak lanjut terhadap perkembangan dan pembangunan Bangsa Indonesia juga di Kabupaten Dompu:
“Partai Nasdem sangat peka terhadap kondisi masyarakat, keluhan terhadap pembangunan dan pengawasan, persoalan ketidak sertaraan pelayanan, dan sampai pada isu-isu investor liar yang masuk dalam Kabupaten Dompu, Nasdem telah memandang hal demikian sebagai suatu persoalan yang harus segera di atensi oleh pemerintah maupun masyarakat, guna membangun Daerah Dompu ini lebih baik, hal
36 Fardan, Wawancara, Dompu 30 Juni 2022.
ini disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan HAM Partai Nasdem Kabupaten Dompu Bapak Harmoko.”37
Peneliti melihat bahwa Partai Nasdem ini selain memiliki misi kekuasaan di Kabupaten Dompu yang mampu mengendalikan Kadernya yang akan memangku jabatan di Eksekutif maupun Legislatif, Partai Nasdem juga tentu akan memberikan kesadaran serta meyakinkan pada masyarakat bahwa segala upaya dan kerja kerasnya akan selalu bermuara kebaikan pada masyarakat.
b. Anti Ilegal Loging.
Kondisi Kabupaten Dompu terkenal dengan yang namanya pembabatan hutan, oleh karena itu Partai Nasdem tentunya mampu membangun hubungan emosional yang baik dengan masyarakat lewat kegiatan-kegiatan sosialisasi akan bahaya dan dampak dari kerusakan hutan yang berefek sampai pada tanah longsor dan juga banjir, hal demikian akan menjadi nilai edukasi untuk masyarakat:
“Kami sangat menghargai Upaya dan Kerja keras Masyarakat Walau memang tidak semua masyarakat menerima akan bagaimana larangan terhadap illegal loging ini dikarenakan alasan
37 Harmoko, Wawancara, Dompu 02 Juli 2022.
terbesar sebagian besar masyarakat, hanya mengandalkan harga kayu sebagai penyelamat ekonomi dan cara menyambung hidup keluarga.
begitu yang disampaikan oleh salah satu anggota Partai Nasdem yang Sekarang menjabat sebagai Ketua Komisi Satu di DPRD Kabupaten Dompu Bapak Muttakun.” 38
Peneliti melihat pada aspek ini bahwa tidak mudah memberikan edukasi yang baik tehadap masyarakat Sehingga cukup sulit untuk Partai Nasdem dalam memberantas permasalahan Ilegal Loging ini, sewalaupun pemerintah punya peran dalam meminimalisir hal demikian sebagaiman itu yang menjadi peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentu peran Masyarakat maupun peran Partai Nasdem harus mampu di maksimalkan untuk tetap menjaga nama baik Partai Nasdem dan tetap Mempertahankan Eksistensinya di Kabupaten Dompu.
“Persoalanya bukan hanya itu saja, namun ada banyak hewan disana beserta tumbuhan lain juga yang butuh hidup selayaknya kita, itu kenapa kami banyak melakukan pertentangan dengan hal illegal loging ini.”39
38 Muttakun Ketua Komisi Satu DPRD Dompu, Wawancara, Dompu 29 Juni 2022.
39 A Majid, Wawancara, Dompu 03 Juli 2022.
Kerja sama antara beberapa pihak sangatlah penting untuk bagaimana meminimalisir akan terjadinya kasus illegal loging ini, Partai Nasdem selain menolak hal ini juga akan berpihak kepada bagaimana memikirkan jangka panjang Bangsa Indonesia dan juga dampak yang terjadi pada keberlanjutan hidup generasi kedepanya yang memiliki penurunan ekosistim dan lingkungan hidup di karenakan sudah kurangnya tumbuhan hidup yang memberikan dampak baik pada kesehatan manusia.
“Jangan hanya karena kepuasan sementara, kita sudah tidak memikirkan keberlanjutan hidup di tahun-tahun yang akan datang, juga regenerasi anak cucu kita kedepan perlu juga untuk merasakan serta melihat bagaimana kondisi hutan yang masih terjaga dan terawat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekertaris Bidang Eksternal Chana Pramita pada proses wawancara yang dilakukan di kediaman beliau.”40
c. Anti Perladangan Liar.
Karena di Kabupaten Dompu pada Khususnya memiliki lahan dan kawasan hutan yang masih sangat luas sehingga menarik hati masyarakat untuk melakukan kegiatan yang tidak pernah mereka ketahui
40 Chana Pramita, Wawancara, Dompu 04 Juli 2022.
bahwa akan membawa dampak buruk buat kehidupan secara jangka panjang, masyarakat di Kabupaten Dompu Cenderung banyak membuka lahan untuk dijadikan perladangan liar yang sehingga langkah dan cara yang dilakukan beberapa orang menarik sebagian banyak orang lainya untuk melakukan hal yang sama, selain tergiur akan bagaimana tinggi serta mahalnya harga jagung yang menggiurkan, masyarakat juga menganggap bahwa semakin banyak lahan perladangan yang mereka buka maka akan semakin besar potensial mereka untuk menanam lebih banyak, namun beberapa kali Partai Nasdem selalu membangun komunikasi dengan masyarakat bahkan menggunakan pendekatan kultur maupun kekeluargaan untuk bagaimana masyarakat tidak melakukan perladangan secara liar karena ada banyak kawasan yang harus dilindungi dan juga ada banyak mahluk lain yang kiranya perlu hidup dan dilestarikan juga perlu dijaga secara bersama, kemudian penekanan kepada masyarakat:
“Kami Selalu sampaikan kepada masyarakat agar disetiap kebun maupun ladang diwajibkan untuk menanam pohon-pohon besar seperti pohon mahoni, sonokling. Juga memberikan solusi kepada pemerintah maupun masyarakat untuk melakukan penghijauan kembali dan memberikan tawaran untuk menanam porang, dan jahe merah dikarenakan menjanjikan harga
yang sangat besar dibandingkan menanam jagung, juga tanaman porang serta jahe merah harus ditanam dibawah tegakan pohon dan tentunya wilayah yang teduh, secara tidak langsung masyarakat akan menanam kembali pepohonan dan juga bisa memanfaatkan lahan untuk menanam hal yang lebih tinggi harganya, disampaikan oleh Bapak Badaruddin.”41
Kesempatan ini coba dibangun oleh Partai Nasdem untuk tetap menyadarkan Masyarakat bahwa bahaya dampak buruk dari pada hal yang di jelaskan di atas bahwa segala sangat mudah merusak tatanan lingkungan, yang memberikan dampak buruk, sama halnya dengan penjelasan pada poin B akan bahaya illegal loging namun peneliti menjelaskan secara detail dari hasil temuan lapangan.
“Nasdem ini juga tentu siap membantu mengkomunikasikan kepada pihak pemerintahan dan Dinas Terkait untuk mensuplai bibit dan juga membangun kerja sama yang lebih masif dengan para pembeli yang kelak akan membelikan hasil tanaman masyarakat ini sehingga masyarakat tidak merisaukan akan pembelian hasil pertanian, karena ada banyak CV maupun PT yang masuk di Kabupaten
41 Badaruddin, Wawancara, Dompu 29 Juni 2022.
Dompu, dan itu yang kita manfaatkan nantinya.”42
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Dompu Bapak Andi Bachtiar, itu adalah langkah yang ditempuh oleh Partai Nasdem maupun Kadernya untuk memberikan pengertian kepada masyarakat dan tentunya menjadi kepedulian mereka terhadap masyarakat serta mengekspresikan diri ditengah masyarakat.
“Kami menyadari awal kami masuk di Partai Nasdem ini bukan hanya saja semata-mata ingin menjadi Kompetitor politik Partai namun kami memaknai betul bagaimana misi besar partai kami dalam Misi restorasinya dengan ingin menata bangsa Indonesia ini supaya lebih baik, Tak heran jika mungkin sering kita lihat banyak konflik terhadap Mega Wati dengan Surya Paloh dan lainya itu bukan karena ingin menunjukan hal yang tidak baik, melainkan Partai Nasdem ini ingin betul-betul memperbaiki bangsa ini supaya lebih baik dan maju.”43
Dengan melihat pandangan Partai Nasdem yang mungkin melihat kondisi bangsa Indonesia ini yang tidak bergerak lebih maju maka mereka hadir dengan
42 Andi Bachtiar Ketua DPRD Dompu, Wawancara, Dompu 30 Juni 2022.
43 Mulyadi Jaya, Wawancara, Dompu 04 Juli 2022.