Kondisi Cuaca, Lingkungan &
Pengendalian Faktor Risiko
Kesehatan Saat Ibadah Haji di Arab
Saudi.
Latar Belakang
Suhu di Arab Saudi (Makkah)
•
Musim Panas, berlangsung pada Mei s/d Oktober (39 C - 42 C), Terpanas Juli, 42 C.
• Musim Dingin, berlangsung pada Desember – Februari (16 C - 29 C)
• Suhu extrem : Suhu di atas 42 C dan dibawa 16 C.
• Timbulnya kasus Kelelahan & Heat Stroke
• Penyakit Bawaan Seperti Asma bisa Kambuh.
1 Juni 2021
Tujuan :
1. Jemaah Haji Mengetahui, memahami
kondisi cuaca lingkungan dan faktor risiko kesehatannya selama menjalankan ibadah Haji di Arab Saudi.
2. Jemaah Haji mampu mengantisipasi dan pengendalian Faktor Risiko Kesehatan
dampak Kondisi Cuaca (Lingkungan) secara
mandiri.
Gangguan Kesehatan Akibat Cuaca
Panas Saat Ibadah Haji
1. Heat Stroke
Kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara
drastis hingga mencapai 40
derajat Celcius atau bahkan
lebih
Peningkatan suhu tubuh hingga suhu 40 derajat Celsius atau lebih.
Pusing.
Sakit kepala.
Kulit
memerah dan
mengering.
Tidak berkeringat walau suhu tubuh sedang tinggi. Mual dan muntah.
Kelemahan otot dan kram.
Jantung berdebar kencang.
Perubahan perilaku, seperti kebingungan, linglung, gelisah, dan cepat marah.
Kejang.
Pingsan.
G E J A L A
Pakai pakaian yang nyaman
Hindari memakai pakaian berlapis
Pakai pakaian longgar berbahan katun
Hindari terkena sinar matahari langsung
• Gunakan
payung/topi serta krim pelindung kulit
• Atur waktu
beraktivitas di luar (lebih baik
pagi/sore) dan
batasi aktifitas fisik
Gunakan
semprotan air Gunakan
semprotan air
pada bagian tubuh yang terkena sinar matahari
langsung seperti muka dan tangan Minum air
Minumlah air
sesering mungkin, jangan menunggu haus
Pencegahan Heat Stroke
P E R H A T I K A N K E C U K U P A N C A I R A N D E N G A N C A R A M E L I H A T W A R N A U R I N .
Setelah aktivitas diluar hotel,
minum 1 botol @600mL yang telah dicampur 1 sachet oralit
INDARI PAPARAN L ANGSUNG DENGAN SINAR MATAHARI
Pakai topi, payung, dan sunscreen saat di luar ruangan
HINDARI KELEL AHAN
Hindari aktivitas yang tidak berhubungan
dengan rangkaian ibadah terutama di udara terbuka karena cuaca panas karena akan lebih mudah mengalami kelelahan.
KONSUMSI SAYURAN DAN BUAHKonsumsi sayur dan buah yang
banyak mengandung air
MINUM AIR PUTIH 5 – 6 BOTOL @600ML SEHARI.
2. Dehidrasi
• Udara panas, kering, berdebu
rentan menyebabkan
gangguan pernapasan.
• Aktivitas di luar ruangan (Wukuf, Mabit di Muzdalifah dilakukan di lapangan terbuka) sehingga terpapar dengan udara luar dan debu
• Cuaca yang ekstrem disertai
aktivitas fisik yang berat dapat
menyebabkan eksaserbasi
penyakit paru kronik
!
Jauhi polutan seperti asaprokok, debu, atau bulu binatang
!
Gunakan masker terutama ketika berada di luar masjid dan pondokan/hotel.
!
Berhenti merokok!
Lakukan latihan pernapasan pursed lips dan diafragma rutin di hotel terutama bagi PPOK
!
Pakai masker setiap keluar ruangan dan
menjaga jarak dengan orang yang sakit
batuk/pilek
!
Minum air putih 5 - 6 botol@ 6 0 0 mL per hari
!
Jika sakit segera hubungi tenaga kesehatan kloterUniversitas Pandawa | Fakultas Ekonomi Humaniora
| Jurusan Busana, Tekstil, dan Desain Interior
Pencegahan:
1.Letakkan satu tangan di atas perut dan satu tangan lainnya di dada atas.
2.Fokuskan pernapasan di perut.
3.Saat tarik napas, posisi tangan di perut harus terangkat.
4. Saat buang napas, posisi ketinggian tangan di perut harus lebih rendah.
1. Tarik napas dengan menggunakan hidung.
2. Embuskan napas pelan-pelan melalui bibir yang
mengerucut atau terbuka sangat kecil. Keluarkan napas selambat mungkin, lebih lama dari saat menarik napas.
3. Lakukan latihan ini dua sampai tiga kali sehari selama lima sampai sepuluh menit. Pertama lakukan dalam
posisi tidur terlentang, kemudian duduk, selanjutnya berdiri. Latihan ini dapat digunakan pada saat
kapanpun.
Pernapasan Diafragma
(
Pernapasan Perut)
Pernapasan Pursed-lips
4. Kaki Melepuh
Kasus telapak kaki melepuh dikarenakan jemaah haji memaksakan berjalan tanpa alas kaki di
kawasan di Masjidil Haram, sehingga kulit telapak kaki melepuh.
Pencegahan:
• Selalu memakai alas kaki bila aktivitas diluar ruangan
• Selalu membawa kantong untuk menyimpan
sandal saat ke masjid. Bawa sendiri dan tidak
disimpan diluar masjid
Gangguan Kesehatan Akibat Cuaca
Dingin Saat Ibadah Haji
Kekambuhan dari penyakit yang sudah ada sebelumnya
• Asma
• Rinitis Alergi
• Sinusitis
• Alergi kulit
Penyakit yang
langsung timbul
akibat udara dingin
• Kulit kering dan pecah- pecah
• Mimisan
• Hipotermia
Penyakit yang tidak terjadi secara
langsung akibat udara dingin
Tertular batuk pilek dari teman sekamar
TIPS
MENGATASI
Gangguan akkibat cuaca dingin saat haji
Al er gi Hindari
pemicunya Obat-obatan asma wajib dibawa
jaga suhu tubuh
Pakai baju tertutup agar tubuh tetap hangat
Pakai satrung tangan, kaos kaki
/ topi
Pakai baju yang
menyerap keringat/baju kering
sering minum
Minum yang cukup untuk mencegah terjadinya
dehidrasi. Saat udara
dingin jemaah tidak haus dan menghindari minum.
Hindari kafein.
Asupan Kalori
Konsumsi yang dapat memberikan energi
pada tubuh untuk tetap hangat
Pakai masker Pakai masker setiap keluar ruangan dan menjaga jarak
dengan orang yang sakit batuk/pilek
membawa obat2an
pribadi
Bagi jemaah yang punya penyakit
khusus jangan lupa bawa obat-obatan pribadi
pelembab
Gunakan lotion dan pelembab bibir untuk menghindari kulit kering dan pecah2
TERIMA
KASIH