• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kondisi tenaga kerja Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Kondisi tenaga kerja Indonesia "

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

integrasi sumber belajar (radio, tv, multimedia) dalam pembelajaran membangun masyarakat berpengetahuan”

belajar dimana dan kapanpun dengan siapapun untuk semua

(2)

Kondisi tenaga kerja Indonesia

(3)

Kondisi tenaga kerja Indonesia lebih dari 40%

berpendidikan SD atau berjumlah 46.438.690 orang dan menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada tahun 2015 ada 1.014.079 siswa SD tidak melanjutkan ke SMP dan putus sekolah sehingga anak usia sekolah dari tahun 2012 sampai 2015 berjumlah 5.034.072 orang, kondisi ini

berdampak buruk terhadap masa depan angkatan kerja Indonesia di masa yang akan datang

Inisiatif dan lompatan inovasi dalam mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan harus segera dikerjakan agar ketertinggalan ini dapat dikejar dalam waktu yang singkat.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dan dukungan kebijakan dalam pemanfaatannya menjadi kunci utama agar masyarakat dapat diberikan layanan kemudahan untuk meningkatkan kapasitas melalui pendidikan yang berkeadilan .

rasional

Sumber: Web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015

(4)

inisiatif

Program Percepatan :

Harus ada kebijakan yang mewajibkan semua warga bangsa dewasa usia produktif (dibawah 50tahun) harus lulus setidaknya SMA

dalam waktu 9 tahun

Menyederhanakan mekanisme pemanfaatan Program Indonesia Pintar

Memperluas akses pendidikan dengan cara menstandarisasi proses pembelajaran dalam berbagai jalur dan cara belajar

Mengoptimalkan sekolah reguler sebagai pusat kegiatan belajar dan kendali mutu

Warga Bangsa Berpengetahuan

(5)

USIA SEKOLAH

Sekolah terbuka

Sekolah Reguler Sekolah Non reguler lainnya

NON USIA SEKOLAH

Kesetaraan

Kursus Keahlian Sekolah Non reguler lainnya

Jalur Pendidikan

strategi

1. Menyempurnakan dan atau membuat kebijakan yang mendukung program percepatan;

2. Meningkatkan kualitas guru, tutor, fasilitator dan tenaga kependidikan,

3. Mengembangkan sistem pembelajaran melalui berbagai jalur dan media belajar;

4. Pengembangan program peningkatan infrastruktur TIK baik bagi Guru, Siswa/Warga belajar, Sekolah dan infrastruktur pendukung lainnya.

5. Memperluas akses pendidikan melalui

pemanfaatan teknologi TV maupun Radio dan Internet.

(6)

UJIAN di Sekolah

Reguler

Tempat Kegiatan Belajar/Modul

Cetak/Bahan offline

Televisi dan Radio Edukasi

Portal Rumah Belajar

Warga Bangsa berpengetahuan

jalur belajar

(7)

lingkungan belajar berbasis tik

(pemanfaatan sumber belajar radio & televisi)

(8)

Administrator Pendidik Pesertadidik Orangtua

Infrastrtuktur TIK

(perangkat, manageability, security, datacenter/cloud, etc.)

Kerangkakerja Solusi Holistik

Teaching & Learning Environment

(pengembangan pendidik, konten, ujian dll.)

Umpan Balik

Vi si & Tuju an M etr ik Kebe rhas ila n

Komunitas

Kebijakan

(Arah dan Harapan)

TI/ dukungan pengguna & Pemeliharaan

Umpan balik

Monitoring Evaluasi dan

(9)

Peningkatan Kepemimpina

n untuk Administrator

Pengembangan

Profesi Pendidik Pembelajaran mandiri Pengujian

Kurikulum Wajib dan Tambahan Komunitas

Pengembanang Konten

Internet Konten LMS/CMS/SIS/EMIS

Learning Analytics

& Personalize Learning

Tools &

References

Teaching & Learning Environment

Komunitas Pendidikan

Online

Infrastruktur TIK

Perangkat Pendidik dan

Pesertadidik Server

Sekolah

Jaringan WLAN/LAN/Wi-

Fi Charging

& Storage Datacenter

/Cloud Peripherals

Anti Virus Filter

Internet Manajemen

Kelas Anti

Pencurian

Piranti Lunak Pembelajaran

Backup &

Restore Manajeman

Device Keamanan

Model Ketersediaa

n Akses

Visi & Tuju an

Kerangkakerja Solusi Holistik

Administrator Pendidik Pesertadidik Orangtua Komunitas

Monitoring Evaluasi dan

Kebijakan (Arah dan Harapan)

TI/ dukungan pengguna & Pemeliharaan

Metrik Keberhasilan

Umpan balik

Umpan balik

(10)

dukungan sarana TIK

STUDIO TV

STUDIO RADIO STUDIO MULTIMEDIA

DATA CENTER IT NETWORK

PORTAL RUMAH BELAJAR

PORTAL MANAJEMEN SEKOLAH SIARAN TV EDIKASI

SIARAN RADIO EDIKASI

Sumber belajar

(11)

PORTAL RUMAH BELAJAR

(12)

https://webmail.belajar.kemdikbud.go.id/

Layanan Email Guru dan Siswa

[email protected] [email protected]

(13)

Layanan Rumah Belajar

Diklat

Diklat

Pembelajaran

Pengembangan Keprofesian

Berkelanjutan

MATERI BELAJAR TERBUKA

Proses di Luar Kelas :

Mengamati, Mengasosiasi

Mencoba

(14)

https://belajar.kemdikbud.go.id/KaryaGuru/Konten/KaryaGuru/274

https://belajar.kemdikbud.go.id/Dashboard/

(15)

Ruang Kelas

Tempat Tinggal

PROGRAM RADIO,TV DAN FILM

Tutorial Project

Home Work

RADIO, TV EDUKASI DAN FILM

TV

RADIO

MENDUKUNG PEMBELAJARAN

(16)

strategi produksi dan penyiaran

PRODUKSI PROGRAM

Produksi

siaran

Produksi

(17)

Terima kasih

Sumber :

[email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Indigenous students ’ retention and attrition rates at the University of Adelaide Shane Hearn1, Madeleine Benton1, Sarah Funnell1 and Fernando Marmolejo-Ramos2 1Wirltu Yarlu, The

2.4.3 Deep Learning for Compressed Sensing MRI Reconstruction Deep learning-based CS-MRI is aimed to design fast and accurate method that reconstruct high- quality MR images from