Pada tahun 2020, ditetapkan 2 (dua) Key Performance Indicator (KPI) Pemerintah Kota Administratif Jakarta Pusat dalam Perjanjian Kinerja. Tanggung jawab dalam setiap kegiatan Pemerintahan Kota Jakarta Pusat hendaknya dilaksanakan secara benar, jelas dan teratur agar penyelenggaraan pemerintahan dapat terlaksana secara efisien dan efektif. Kota Administratif Pusat Jakarta merupakan salah satu wilayah perkotaan administratif di Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta yang secara geografis terletak antara 106 BT.
Di sebelah utara berbatasan dengan kota administratif Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Jalan Sunter Raya, Jalan Taman Sari dan Jalan Zainul Arifin); Di sebelah selatan berbatasan dengan kota administratif Jakarta Selatan (Jalan Jenderal Sudirman, Kali Banjir Kanal, Kali Ciliwung dan Jalan Pramuka); Di sebelah barat berbatasan dengan kota administratif Jakarta Barat dan Jakarta Selatan (Jalan KS Tubun dan Kali Grogol);
Dari segi penyelenggaraan pemerintahan, kota administratif Jakarta Pusat terbagi menjadi 8 (delapan) kelurahan, 44 (empat puluh empat) kelurahan, 395 (tiga ratus sembilan puluh lima) Rukun Warga/RW dan 4.700 (empat) ribu tujuh ratus) Rukun Tetangga/RT. Hingga saat ini kawasan pusat kota administratif Jakarta masih menjadi tujuan urbanisasi warga dari berbagai daerah.
Susunan Organisasi Kota Administrasi Jakarta Pusat
Jumlah Pegawai PD/UPD di bawah bidang Pemerintahan
Jumlah Pegawai PD/UPD di bawah bidang Perekonomian
Jumlah Pegawai PD/UPD di bawah bidang Pembangunan
Jumlah Pegawai PD/UPD di bawah bidang Kesejahteraan
Rakyat
ISU STRATEGIS
Pasal 5 Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 152 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kota Administrasi menetapkan bahwa Kota Administrasi
- Peningkatan kualitas pelayanan Kota Administrasi Jakarta Pusat
- Peningkatan kualitas pemberdayaan, pembinaan
Jumlah Pegawai PD/UPD di bawah bidang Administrasi
Mengoptimalkan fungsi koordinasi lintas bidang urusan
Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan, kualitas pemberdayaan, pengembangan masyarakat dan penataan infrastruktur sosial, serta optimalisasi fungsi koordinasi urusan lintas sektoral dengan seluruh pemangku kepentingan, merupakan isu strategis yang menjadi prioritas Pemerintah. pemerintahan kota administratif Jakarta Pusat. dalam rencana strategis 2017-2022. Selain ketiga isu strategis tersebut, Pemerintah Indonesia pada umumnya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada khususnya menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2020. Dengan merebaknya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pola pelayanan yang dapat diberikan kepada masyarakat perlu diubah dengan menggunakan pola baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya.
Dengan terbitnya Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta bernomor 35/SE/2020, anggaran yang direncanakan pada tahun 2020 disesuaikan atau dihapus. Hal ini berdampak pada pengukuran Key Performance Indicator (KPI) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat pada tahun yang sama.
SISTEMATIKA PENYUSUNAN
Capaian Kinerja Organisasi Perangkat Daerah/ Unit Kerja pada Perangkat Daerah
- Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini;
- Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir;
- Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis
- Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada);
- Analisis penyebab keberhasilan/ kegagalan atau peningkatan/ penurunan kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan;
- Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya;
- Analisis program/ kegiatan yang menunjang keberhasilan atau pun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja
Realisasi Anggaran
- Perjanjian Kinerja
- Lain-lain yang dianggap perlu
PERENCANAAN KINERJA
Menjadikan Jakarta kota yang aman, sehat, cerdas, berbudaya, dengan memperkuat nilai- nilai keluarga dan memberikan ruang kreativitas melalui kepemimpinan yang melibatkan,
Menjadikan Jakarta kota yang memajukan kesejahteraan umum melalui terciptanya lapangan kerja, kestabilan dan keterjangkauan kebutuhan pokok, meningkatnya keadilan
Menjadikan Jakarta tempat wahana Aparatur Negara yang berkarya, mengabdi, melayani serta menyelesaikan berbagai permasalahan kota dan warga secara efektif meritokratis dan
Menjadikan Jakarta kota lestari, dengan pembangunan dan tata kehidupan yang memperkuat daya dukung lingkungan dan sosial;
Menjadikan Jakarta Ibukota yang dinamis sebagai simpul kemajuan Indonesia yang bercirikan keadilan, kebangsaan, dan kebhinekaan
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2017-2022
1 Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayah administrasi pusat kota Jakarta, untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, berkelanjutan, dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan peradaban dan kesejahteraan bagi semua.
RENCANA KERJA TAHUN 2020
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KECAMATAN DAN KELURAHAN
No Sasaran Strategis/
Kegiatan
Indikator Sasaran/Kinerja
RPTRA
No Rencana Aksi Penanggung Jawab Renaksi Instansi Terkait Rencana Aksi Kriteria Keberhasilan Rencana Aksi
Ukuran Keberhasilan Rencana Aksi
Target/ Output % Capaian Target Output
No Sasaran/Kinerja Utama
Indikator Kinerja Kegiatan
Pembinaan dan Evaluasi Kelurahan dan Kelurahan Kota Administratif JP Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kemasyarakatan di Lingkungan Kota Administratif JP.
POSYANDU
Program Pokok PKK
Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya melalui penempatan Petugas Pemantau Jentik (Jumantik di Adm JP Kota. Adm JP Kecamatan Kota, Seksi KKPP, Sekretariat Adm JP, Muspika, DMI dan MUI, PKK, JP Adm Kecamatan Kota, LMK. FKDM, Karang Taruna, Adm JP Kota Kecamatan, UP Statistik Diskominfotik Bagian Pemerintahan Kecamatan Adm JP Kota Setko Adm JP, Satpol PP, LMK, FKDM, Karang Taruna.
Adm JP Kecamatan RT, RW, LMK, Bagian Pemerintahan Setko Adm JP Perencanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan Dokumentasi laporan kegiatan. Kabupaten Kota Adm JP Kota Sundhed Kabupaten Adm JP, TPKK Kabupaten Perencanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan Dokumentasi laporan kegiatan. 8 Pengendalian demam berdarah (DBD) dan Chikungunya melalui penempatan petugas surveilans jentik (Jumantik) di wilayah kota administratif Jakarta Pusat.
Kabupaten Byadm. JP Bysundhed Bodel Adm JP, Kader Jumantik Perencanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan Dokumentasi laporan kegiatan. Adm JP Divisi Pemerintahan Kecamatan Kota, Adm JP Sekretariat Kota, Adm JP Kelurahan Pertamanan dan Hutan Kota, Adm JP Kelurahan LH Kota, Adm JP Suku Dinas Bina Marga Kota, Adm JP Kota SDA.
Terlaksananya 10 Program Pokok PKK
Pelayanan RPTRA : PAUD, Posyandu, Perpustakaan Anak, Tempat olah raga dan bermain anak, kegiatan kreatif anak, kegiatan PKK, olah raga, kegiatan kesenian, shelter sementara bencana.
PERSENTASE KUALITAS PELAKSANAAN ANGGARAN
RKA/DPA
TIDAK. Rencana Aksi Penanggung Jawab Respon Instansi Terkait Rencana Aksi Rencana Aksi Kriteria Keberhasilan Rencana Aksi.
PERJANJIAN KINERJA 2019
AKUNTABILITAS KINERJA
PETUGAS PENANGANAN PERASARANA SARANA UMUM (PPSU)
Pelaporan segera mengenai pembangunan atau kegiatan yang berpotensi mengganggu saluran, termasuk penutupan saluran air dan saluran/muara air; Pemangkasan dahan pohon yang menutupi rambu lalu lintas, lampu jalan dan membahayakan keselamatan kawasan kecamatan; Pembersihan jalan, kanal, taman, jalur hijau, kawasan pantai, gedung dan/atau ruang publik lainnya di wilayah kabupaten;
Pengelolaan sementara lampu jalan lokal yang rusak/mati dengan menggunakan lampu jalan sementara untuk menerangi jalan sesuai kebutuhan;
KETERTIBAN UMUM
AKUNTABILITAS CAPAIAN KINERJA
Pada tahun 2020, target indeks kepuasan masyarakat terhadap kegiatan masyarakat di kabupaten (termasuk di desa) melebihi target dengan capaian sebesar 101,65%. Target dan indikator kinerja baru yang tertuang dalam perjanjian kinerja tahun 2020 mencapai kinerja sebesar 94,59% pada kualitas pelaksanaan anggaran. Sasaran anggaran mengalami perubahan karena adanya refocusing dan akan dijelaskan lebih rinci pada sub bab Tanggung Jawab Keuangan.
Realisasi indikator kinerja UKM selama tiga tahun terakhir selalu memenuhi target, dengan kinerja tahun ini meningkat dari 100,7% pada tahun 2019 menjadi 101,65%. Dengan target yang semakin besar, tantangan untuk mencapai prestasi yang lebih besar menjadi semakin sulit jika tidak ada peningkatan dalam pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Administratif Jakarta Pusat. Apalagi dengan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir setahun penuh di tahun 2020 dan masih berlanjut di tahun 2021, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat harus merumuskan pelayanan yang dapat diberikan demi kepuasan masyarakat di wilayahnya. wilayah.
Indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan kota Jakarta Pusat tidak dapat dibandingkan dengan standar nasional, karena komponen yang diukur khusus untuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (misalnya: PPSU), apalagi pelayanan yang diukur adalah pelayanan tanpa persyaratan dan biaya (selain pelayanan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Tata Usaha Negara (RB) Pada tahun 2020, ditambahkan indikator persentase kualitas pelaksanaan anggaran baru yang direkomendasikan untuk dimasukkan dalam perubahan RPJMD dan Rencana Strategis.
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)
Dengan adanya pembatasan sosial, Pemprov DKI Jakarta merumuskan alternatif dalam melakukan survei, yaitu dengan menggunakan sistem online melalui tautan yang dibagikan kepada responden yang hanya berlaku selama periode survei di alamat bit.ly/skmtahun2020. Demikian pendapat masyarakat, termasuk kepuasan dan keinginan terhadap 9 (sembilan) unsur pelayanan publik, dimana unsur pelayanan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Survei Kepuasan Masyarakat. dengan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, yang terdiri dari persyaratan, sistem/mekanisme dan prosedur, waktu penyelesaian, biaya/tarif, spesifikasi produk, jenis pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, penanganan pengaduan, saran dan masukan, serta sarana dan prasarana. Berdasarkan instruksi dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017, nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (CIS) dihitung dengan mempertimbangkan total nilai persepsi setiap unsur pelayanan.
Total skor persepsi diperoleh dengan mengalikan frekuensi responden memberikan jawaban pada setiap skala penilaian. Selanjutnya jawaban-jawaban tersebut diubah menjadi nilai dasar 25 untuk mendapatkan interval penilaian antara 25-100 untuk memperoleh nilai IQM. Survei Kepuasan Masyarakat Kota Administrasi Jakarta Pusat dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2020 terhadap 2 (dua) jenis pelayanan PPSU dan Tibum di 44 (empat puluh empat) kecamatan dengan menarik 27.988 responden, dengan rincian pelayanan PPSU dari total 15.601 responden dan Tibam Services sebanyak 12.387 responden.
PPSU
PPSU
Kompetensi Petugas, perilaku petugas dinilai ramah, sopan dan terkoordinasi, serta tidak ada pungutan liar di kawasan;
Tibum
Waktu penyelesaian, hasil pekerjaan dianggap baik, dan kebersihan area tetap terjaga dengan kegiatan dilakukan selama 24 jam; Biaya, masih kurangnya sosialisasi dan pemahaman warga mengenai layanan PPSU yang gratis/tidak dipungut biaya; Prosedur Selain pekerjaan rutin yang dilakukan, petugas PPSU juga menangani pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai jalur sesuai kewenangan Kecamatan.
Waktu Penyelesaian: Warga dianggap tidak segera menanggapi pengaduan yang diterima di wilayah alternatif/kelurahan, terutama pengaduan yang diterima pada hari libur atau pada malam dan dini hari; Tata cara pemesanan layanan melalui jalur online menjadi tantangan bagi masyarakat yang belum melek teknologi; kualifikasi pejabat; keterampilan tersebut dinilai kurang baik karena warga merasa pelayanan Tibum seharusnya lebih bersifat taktis dan persuasif, namun masih kurang humanis;
Waktu penyelesaian dinilai kurang baik karena masih terdapat keterlambatan dalam merespon dan menyelesaikan pengaduan, terutama pada hari libur atau pada malam dan dini hari; Pekerjaan, hasil pekerjaan dinilai kurang baik karena permasalahan terkait ketertiban umum terus terjadi berulang kali dan tidak menimbulkan efek jera; Sarana dan Prasarana dinilai kurang baik karena beberapa di antaranya termasuk aset lama yang belum direnovasi;
KUALITAS PENGGUNAAN ANGGARAN
AKUNTABILITAS KEUANGAN
Dengan adanya pengurangan dan/atau penghapusan anggaran maka efisiensi anggaran Kota Administrasi Jakarta Pusat semakin mendekati karena anggaran perubahan telah terpakai seluruhnya, dan sisanya sebesar 5,41% merupakan sisa anggaran kegiatan pada triwulan pertama, sebelum Surat Edaran tersebut diberlakukan. diterbitkan.
Awal (Rp)
Anggaran Perubahan (Rp)
Keterangan
Untuk mendukung pencapaian tujuan Indikator Kinerja UKM, terdapat banyak kegiatan yang mempunyai dampak langsung maupun tidak langsung terhadap keberhasilan pencapaian tujuan tersebut. Dari tabel di atas terlihat bahwa seluruh kegiatan yang mendukung kedua indikator yang disurvei mengalami pengurangan anggaran dan untuk kegiatan di Sekretariat Daerah Kota bersifat koordinasi (komponen dalam kegiatan Peningkatan Tugas dan Fungsi Sekretariat Daerah). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Administrasi Pusat Jakarta adalah honorarium dan transportasi bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), anggarannya dihapus atau disesuaikan. Anggaran penyelenggaraan ketertiban umum di tingkat kecamatan antara lain digunakan untuk honor TNI/Polri penunjang penegakan keamanan dan ketertiban, makan dan minum rapat (pra pengendalian) dan pengamanan (pasca pengendalian). .
Implementasi anggaran Indikator Kinerja Kualitas Belanja Anggaran dapat dilihat pada Tabel 9, karena seluruh kegiatan dan program mendukung pencapaian kinerja.
PRESTASI
PENUTUP
KESIMPULAN
Survey Kepuasan Masyarakat Tahun 2020 hanya dilaksanakan untuk dua komponen pelayanan, yaitu PPSU dan Ketertiban Umum menggunakan form online;
Indikator Kinerja Kualitas Pelaksanaan Anggaran ditetapkan sebagai Indikator Kinerja baru di Tahun 2020;
Perbedaan satuan target di Indikator Kinerja Utama (IKU) dan perjanjian kinerja juga penambahan sasaran strategis dan indikator menjadi catatan untuk evaluasi dan
SARAN
- Evaluasi Rencana Strategis Kota Administrasi yang masih berjalan meninjau kembali target Indikator Kinerja Utama ke depan;
- Perbaikan-perbaikan pelayanan dari segi kompetensi petugas, sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat harus terus dievaluasi dan ditingkatkan;
- Perekrutan petugas/kader ditingkatkan dengan penilaian kompetensi yang lebih baik;
- Rencana Aksi dikembangkan mengikuti hasil survey dan evaluasi. Keterlibatan tingkat kota dan kecamatan perlu ditingkatkan untuk menyusun rencana aksi yang lebih baik;
- Perbaikan kompetensi petugas survey dalam menyampaikan pertanyaan, mengingat format kuesioner sudah ditentukan dari provinsi (ada pernyataan dan persyaratan);
- Sosialisasi kepada masyarakat yang menerima pelayanan, bahwa dalam memberikan pelayanan tidak terdapat persyaratan, prosedur serta biaya apapun, sehingga melalui
- Bentuk form online dan pilihan-pilihan jawaban dalam survey agar dievaluasi kembali guna memudahkan responden dalam memahami dan menjawab survey
Sosialisasi kepada masyarakat penerima pelayanan bahwa tidak ada persyaratan, tata cara atau biaya dalam memberikan pelayanan, sehingga melalui pelayanan tidak ada persyaratan, tata cara atau biaya, sehingga melalui sosialisasi masyarakat mengetahui tentang 3 (tiga) hal tersebut dan dapat membantu evaluasi survei yang dilakukan oleh masyarakat;. Format formulir online dan pilihan jawaban dalam survei sebaiknya dievaluasi kembali untuk memudahkan responden memahami dan menjawab survei.
TAMPILAN FORM SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT TAHUN 2020
Pegawai
Total
Pegawai ABK Kekurangan Pegawai
DATA PEGAWAI
SETKO, KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT
REALISASI PERJANJIAN KINERJA ESELON 2, 3, DAN 4 DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KOTA, KECAMATAN, DAN KELURAHAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT
LKIP 2020 KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya melalui penempatan alat pemantau jentik (Jumantik) di wilayah kota administratif Jakarta Pusat.