Nama : Fiunike Paburru Nim : 212114178
Matkul : Pengauditan Forensik B
Kronologi Kasus Korupsi Edward Omar Sharif Hiariej
Kasus korupsi yang melibatkan Edward Omar Sharif Hiariej dimulai pada November 2023, ketika ia diangkat sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) oleh Presiden Joko Widodo. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, pada November 2023, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menamai Hiariej sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait dengan pengelolaan urusan administratif tanpa mengikuti prosedur di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.Pengungkapan KasusPengungkapan kasus korupsi Hiariej dilakukan oleh KPK setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan yang intensif. KPK menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Hiariej telah melakukan korupsi dalam pengelolaan urusan administratif di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.Tahapan Penyelidikan dan PenyidikanTahapan penyelidikan dan penyidikan dilakukan oleh KPK dengan cara melakukan investigasi terhadap keuangan dan aktivitas Hiariej, serta melakukan wawancara dengan saksi-saksi yang terkait dengan kasus. KPK juga melakukan analisis terhadap dokumen-dokumen yang terkait dengan kasus dan melakukan pengumpulan bukti-bukti fisik yang relevan.Fakta-Fakta Kunci dalam Perkembangan Kasus Beberapa fakta kunci dalam perkembangan kasus korupsi Hiariej adalah:
• Hiariej diangkat sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada November 2023.
• KPK menamai Hiariej sebagai tersangka pada November 2023.
• KPK menemukan bukti-bukti korupsi dalam pengelolaan urusan administratif di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Jenis Korupsi yang Dilakukan
Jenis korupsi yang dilakukan oleh Edward Omar Sharif Hiariej adalah korupsi dalam pengelolaan urusan administratif. Ia diduga telah melakukan korupsi dengan cara mengelola urusan administratif tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, sehingga mengakibatkan kerugian finansial dan penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah atau institusi terkait.Metode yang Digunakan dalam Melakukan Korupsi Metode yang digunakan oleh Hiariej dalam melakukan korupsi adalah dengan cara mengelola urusan administratif tanpa mengikuti prosedur yang berlaku. Ia diduga telah melakukan korupsi dengan cara memanipulasi dokumen-dokumen dan melakukan transaksi-transaksi yang tidak jelas.Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Skema Korupsi
Pihak-pihak yang terlibat dalam skema korupsi yang dilakukan oleh Hiariej adalah pihak- pihak yang terkait dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, termasuk pejabat- pejabat yang bekerja di bawah naungan Hiariej.
Dampak Korupsi Terhadap Pemerintahan dan Masyarakat Dampak korupsi yang dilakukan oleh Hiariej terhadap pemerintahan dan masyarakat adalah:
• Kerugian finansial yang ditimbulkan.
• Penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah atau institusi terkait.
• Gangguan terhadap pembangunan dan pelayanan publik.
Tindakan Hukum Terhadap Edward Omar Sharif Hiariej
Tindakan hukum yang dijalani oleh Edward Omar Sharif Hiariej adalah proses hukum yang dijalani di pengadilan. Ia telah dituntut oleh KPK dan telah menjalani proses hukum yang panjang. Putusan pengadilan yang dijatuhkan terhadap Hiariej belum diketahui, namun KPK telah menuntut hukuman yang keras terhadapnya.