• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN.pdf - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "LAMPIRAN.pdf - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1 PLAN OF ACTION (September 2018 – Juli 2019)

No Kegiatan Penelitian Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

I Tahap persiapan a. Penentuan Judul b. Mencari Literartur c. Penyusunan Proposal d. Konsultasi Proposal e. Perbaikan Proposal f. Ujian Sidang Proposal g. Revisi Proposal h. Pengurusan Ijin II Tahap Pelaksanaan a. Pengambilan Data b. Pengolahan Data

c. Analisa dan Pengolahan Data d. Konsultasi Hasil

III Tahap Evaluasi a. Perbaikan Hasil

b. Pencatatan dan Pelaporan Hasil c. Ujian Sidang KTI

d. Perbaikan Hasil

Penulis Pembimbing

(Enggi Arwiniatul Choiria) (Imam Subekti, S.Kp. M.Kep., Sp. Kom)

(2)

Lampiran 2

PERMOHONAN KESEDIAAN MENJADI RESPONDEN

Dengan hormat,

Saya mahasiswa Politeknik Kesehatan Malang Program Studi DIII Keperawatan Malang:

Nama : Enggi Arwiniatul Choiria NIM : 1601100036

Akan mengadakan penelitian dengan judul “Respon Penderita Hipertensi Primer Setelah Dilakukan Pijat Refleksi Kaki Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang”. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam penelitian ini dan memberikan jawaban dalam wawancara dan bersedia dilakukan pijat refleksi kaki.

Atas kesediaan dan bantuan Bapak/Ibu saya ucapkan terimakasih.

Malang, Januari 2018

Hormat saya,

Enggi Arwiniatul Choiria NIM.1601100036

(3)

Lampiran 3

LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN

(INFORMED CONSENT)

Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama :

Umur : Jenis Kelamin : Alamat : Pekerjaan :

Setelah mendapat penjelasan serta menyadari manfaan dari penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan judul “Respon Penderita Hipertensi Primer Setelah Dilakukan Pijat Refleksi Kaki Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang” menyatakan bersedia/tidak bersedia *) ikut serta sebagai responden, dengan catatan bila suatu waktu merasa dirugikan dalam bentuk apapun berhak membatalkan persetujuan ini. Saya percaya apa yang saya informasikan dijamin kerahasiannya.

*) coret yang tidak perlu

Peneliti

Enggi Arwiniatul Choiria NIM.1601100036

Malang,……….

Responden

____________________

(4)

Lampiran 4

LEMBAR WAWANCARA

RESPON PENDERITA HIPERTENSI PRIMER SETELAH DILAKUKAN PIJAT REFLEKSI KAKI DI WILAYAH KERJA

PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

I. Identitas Responden Nama (inisial) :

Umur :

Jenis Kelamin :

Alamat :

Pekerjaan :

Tanggal Wawancara : II. Riwayat Kesehatan Sekarang

Keluhan Utama :

Tanggal mulai sakit : Proses terjadinya :

(Apakah ada keturunan keluarga yang juga memiliki hipertensi ) Upaya yang telah dilakukan :

(5)

III. Riwayat Kesehatan yang Lalu Peyakit berat yang pernah diderita : Alergi obat/makanan : IV. Pola Aktivitas Sehari-hari

a. Pola makan :

1) Apakah responden suka mengkonsumsi makanan asin : Jika iya :

a). Sejak kapan responden menyukai makanan asin ? b). Apa saja jenis makanan yang responden konsumsi ?

c). Berapa banyak jumlah makanan yang mengandung garam yang responden konsumsi perhari ?

2) Apakah responden suka minum kopi ? Jika iya :

a). Sejak kapan responden suka minum kopi ? b). Berapa gelas kopi perhari yang diminum ? 3) Apakah responden suka minum alkhohol ?

Jika iya :

a). Berapa gelas perhari yang dikonsumsi ? b). Apa yang dirasakan setelah minum alkhohol ? 4) Apakah responden suka rokok ?

Jika iya :

a). Kenapa responden menyukai rokok ?

b). Berapa batang rokok yang dihabiskan perhari ?

(6)

b. Pola istirahat

1) Apakah responden memiliki beban pikiran saat ini ? Jika iya :

a). Beban pikiran/stres karena apa ?

b). Apakah responden tau cara agar tidak memiliki beban pikiran ? 2) Apakah responden sering berolahraga ?

Jika iya :

a). Olahraga apa yang sering dilakukan ?

b). Berapa kali dalam seminggu responden melakukan olahraga ? c). Apa yang dirasakan setelah berolahraga ?

d). Jika tidak :

e). Mengapa responden tidak melakukan kegiatan olahraga ? 3) Dalam sehari kegiatan apa saja yang dilakukan ?

4) Apakah responden melakukan istirahat disela-sela pekerjaan ? 5) Berapa lama dan kapan saja dalam sehari responden istirahat/tidur?

c. Pola Fisik

1). Berapa berat badan responden sekarang ?

2). Berapa berat badan responden 3 bulan yang lalu ?

3). Apakah terjadi penurunan/kenaikan berat badan dalam kurun waktu 3 bulan ini ?

Jika iya : kenapa terjadi penurunan ? / kenapa terjadi penambahan?

(7)

d. Obat-obatan

1). Apakah ada obat-obatan yang dikonsumsi obat dari dokter saat ini?

Jika iya :

a). Apa saja obat yang dikonsumsi responden ?

b). Apakah responden mengkonsumsi obat untuk hipertensi secara teratur atau tidak dan berikan alasanya ?

e. Fisik

1). Apakah responden mempunyai gangguan atau keluhan pada kaki ? 2). Apakah responden sering mengalami pegal/kram pada kaki ? 3). Bagaimana yang dirasakan responden sekarang pada kaki ?

Setelah dilakukan pijat kaki :

1) Apa yang dirasakan sekarang setelah dilakukan pijat refleksi kaki ? 2) Ada perubahan atau tidak pada tubuh responden ?

3) Bagaimana kondisi kaki setelah dilakukan pijat refleksi kaki

(8)

Lampiran 5

LEMBAR INSTRUMEN OBSERVASI

RESPON PENDERITA HIPERTENSI PRIMER SETELAH DILAKUKAN PIJAT REFLEKSI KAKI DI WILAYAH KERJA

PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

I. Identitas

Nama : Umur : Jenis Kelamin :

II. Pedoman Observasi Tekanan Darah

1. Pengukuran dilakukan pada kondisi responden tenang dan rileks.

2. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah diberikan pijat refleksi kaki.

Hari/Tanggal Pertemuan- Ke

Tekanan Darah (mmHg)

Sebelum Sesudah

Sistol Diastol Sistol Diastol

(9)

III. Keluhan Sebelum Pemijatan dan Respon Sesudah Dilakukan Pijat Refleksi Kaki

Pertemuan

Keluhan Fisik Keluhan sebelum

pemberian pijat refleksi kaki

Respon sesudah pemberian pijat refleksi

kaki

(10)

Lampiran 6

Pathway Terapi Pijat Refleksi Kaki

Efek  tekanan darah Kenyamanan

Rangsangan pd kaki

Memperlancar aliran darah &

cairan tubuh

Memperlancar sirkulasi

penyaluran nutrisi

& oksigen ke sel- sel tubuh

Pembuluh arteri mengalami pelebaran

 aktivitas system saraf simpatis &

 aktivitas nervus vagus

(parasimpatis)

Denyut jantung berkurang Kontraksi jantung berkurang

 curah jantung

 tekanan darah

Rangsangan pd kaki

Mempengaruhi system saraf otonom- saraf simpatis Tekanan menstumulsi system saraf tepi

Melalui alur persyarafan

Menuju system saraf pusat &

belakang

Merangsang hormon adrenalin

Terjadi vasodilatasi pd pembuluh darah

Relaksasi

Pijatan pada kaki

Otot & jaringan lunak tubuh lebih rileks & meregang

Mengurangi ketegangan

Melepaskan tumpukan asam laktat hasil pembakaran

pembakaran anaerob

Membersihkan endapan bahan buangan yang tidak terpakai

Mengurangi rasa pegal pd otot & rasa nyeri pd persendian Terapi Pijat Refleksi

(11)

Lampiran 7

Poltekkes Kemenkes Malang

No. Dokumen : SOP. KDM.009 STANDARD

OPERASIONAL PROSER

No. Revisi : 00

MENGUKUR TEKANAN DARAH

Tanggal Terbit : Halaman :

Unit : Labolatorium Keperawatan Petugas/pelaksana : Perawat, dosen, CI, Mhs.

Pengertian Suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui tekanan darah.

Indikasi 1. Semua pasien baru

2. Pasien yang memiliki penyakit hipertensi, jantung dan penyakit kronis lainnya.

Tujuan Mengetahui tekanan darah Persiapan

tempat dan alat

Baki berisi :

1. Shignomanometer air raksa/ jarum yang siap pakai 2. Stetoskop

3. Buku catatan 4. Alat tulis

Persiapan pasien 1. Pasien diberi penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan.

2. Atur posisi pasien dalam keadaan rileks berbaring atau duduk.

Persiapan Lingkungan

1. Mengatur pencahayaan 2. Tutup pintu dan jendela

3. Mengatur suasana yang nyaman (tenang/tidak berisik) Pelaksanaan 1. Mencuci tangan

2. Member tahu pasien bahwa tindakan segera dilaksanakan

3. Letakkan tensi meter disamping atas lengan yang akan dipasang manset pada titik parallax

4. Meminta/membantu pasien untuk

membuka/menggulung lengan baju sebatas bahu 5. Pasang manset pada lengan bagian atas sekitar 3 cm di

atas fossa cubiti dengan pipa karet di lengan atas 6. Memakai stetoskop pada telinga

7. Meraba arteri brakhialis dengan jari tengah dan telunjuk

8. Meletakkan stetoskop bagian bell di atas arteri

(12)

brakhialis

9. Mengunci skup balon karet 10. Pengunci air raksa dibuka

11. Balon dipompa lagi sehingga terlihat air raksa di dalam pipa naik (30 mmHg) sampai denyut arteri tidak terdengar

12. Membuka skup balon dan menurunkan tekanan perlahan kira-kira 2 mmHg/detik

13. Mendengar dengan teliti dan membaca skala air raksa sejajar dengan mata, pada skala berapa mulai

terdengar bunyi denyut pertama sampai suara denyut terakhir terdengar lambat dan menghilang

14. Mencatat denyut pertama sebagai tekanan sistolikdan denyut terakhir sebagai tekanan diastolic

15. Pengunci air raksa ditutup kembali 16. Melepas stetoskop dari telinga

17. Melepas manset dan digulung dengan rapid an dimasukkan dalam kota kemudian ditutip

18. Merapikan pasien dan mengatur kembali posisi seperti semula

19. Memberi tahu pasien bahwa tindakan telah selesai dilaksanakan

20. Alat-alat dirapikan dan disimpin pada tempatnya 21. Mencuci tangan

Sikap Sikap Selama Pelaksanaan :

1. Menunjukkan sikap sopan dan ramah 2. Menjamin Privacy pasien

3. Bekerja dengan teliti

4. Memperhasikan body mechanism

Evaluasi Tanyakan kedaan dan kenyamanan pasien setelah tindakan Sumber : SOP Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

(13)

Lampiran 8

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PIJAT REFLEKSI RELAKSASI KAKI

Persiapan Pasien Menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan yang akan dilakukan.

Persiapan Alat 1. Tissue basah 2. Alkohol 70 % 3. Handuk

4. Lotion/handbody massage Persiapan

Lingkungan

1. Memberikan lingkungan yang aman dan nyaman 2. Tutup sketsel

Prosedur Persiapan

1. Membersihkan kaki dengan tisu basah 2. Menyemprotkan alkohol 70 %

3. Menyeka dengan handuk kering 4. Memberikan lotion/hanbody massage Penyelarasan (melakukan peregangan) Penerapan 5 teknik dasar pijat :

1. Menggusap (Efflurage/Strocking)

2. Meremas (Petrisage)

Gerakan mengusap dengan menggunakan telapak tangan atau bantalan jari tangan.

Gerakan dilakukan dengan meluncurkan tangan di permukaan tubuh searah dengan peredaran darah menuju jantung

Gerakan memijit atau meremas dengan

menggunakan telapak tangan atau jari-jari tangan di area tubuh yang berlemak dan jaringan otot yang tebal.

(14)

3. Menekan (Friction)

4. Memukul (Tapotement)

5. Menggetar (Vibration)

6. Meregang

Gerakan menepuk atau memukul yang bersifat merangsang jaringan otot yang dilakukan dengan kedua tangan bergantian secara cepat

Gerakan pijat dengan menggetarkan bagian tubuh dengan menggunakan telapak tangan ataupun jari- jari tangan.

Gerakan menarik dan meregangkan sendi sendi bagian tubuh.

Gerakan melingkar kecil- kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan jari, ibu jari, buku jari, bahkan siku tangan.

(15)

Pembukaan

Zona Otak (kepala) 1.Zona Otak Besar

3. Zona Otak Kecil

4.Zona Pituitari

5.Zona Saraf Trigeminus

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : ibu jari L4-5.

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : ibu jari kaki L4-5, di bawah otak besar

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : ibu jari l 2-3, setinggi otak besar

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : ibu jari L 4-5, dibawah otak besar

(16)

Pembukaan

Zona Tulang Belakang 53. Zona Tlg Leher

54. Zona Tlg Punggung

55. Zona Tlg Pinggang

56. Zona Tlg Kelangkang

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : pada sisi dalam telapak kaki, transversal L, di bawah zona 6

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam telapak kaki pada garis warna kulit,

tranversal 2-3, di bawah zona leher dan para thyroid.

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam telapak kaki pada garis warna di bawah zona tlg punggung

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam telapak kaki pada garis wara di bawah zona tulang pinggang

(17)

57. Zona Tlg Tungging

58. Zona Tlg Ekor

Zona Wajib Zona Detoks Cair 34. Zona Limpa

22. Zona Ginjal

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam tumit kaki pada garis warna kulit, di bawah zona uterus atau rahim

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi sisi luar tumit kaki di bawah zona reproduksi pada garis warna kulit

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kiri L4, T3 hanya telapak kaki kiri

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki L 2, T 3

(18)

23. Zona Saluran Ginjal

24. Zona Kandung Kemih

51. Zona Penis/Vagina

Zona Wajib

Zona Detoks Padat Kanan 27. Zona Katup Ileo Sekal

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki L 2-1, T 3-4

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki L 1, T 4

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam tumit,

menghubungkan kandung kemih dengan reproduksi

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kanan L4, T 3 diatas zona usus buntu

(19)

28. Usus Besar Naik

29. Usus Besar Melintang

52. Dubur/Wasir

Zona Wajib

Zona Detoks Padat Kiri 29. Zona Usus Besar Melintang

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kanan L 3,T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kanan L 432, T 3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam tungkai, di atas mata kaki

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kiri L1234, T3

(20)

30. Usus Besar Turun

31. Rektum

32. Anus

52. Dubur/Wasir

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kiri L 4, T 3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kiri L 432, T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kiri L 2, T 3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam tungkai, di atas samping mata kaki

(21)

Zona Wajib

Zona Metabolisme 12. Zona Kelenjar Thyroid

13. Zona Kelenjar Parathyroid

Zona Wajib Pencernaan 15. Lambung

16. Zona Doudenum/U. 12 Jari

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : pertemuan pangkal ibu jari kaki dengan jari teunjuk, melengkung ke bawah L 2-1, T 2

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki sebelah dalam, pangkal ibu jari L 1, T1

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : kedua telapak kaki L1,T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : kedua telapak kaki L 1, T3

(22)

17. Zona Pankreas

25. Zona Usus Kecil

Zona Wajib

Pencernaan Kanan 18. Zona Liver

19. Zona Kandung Empedu

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : kedua telapak kaki, diantara zona 15 dan 16, L 1, T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki L1-3, T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kanan L 4, T 3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki kanan L 3, T3

(23)

21. Zona Adrenal

Zona Penutup

39.A. Zona Getah Bening Atas

39.B. Zona Getah Bening Atas

40. Zona Getah Bening Perut

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : telapak kaki L 2, T3

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : tengah pergelangan kaki

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : depan mata kaki sebelah luar

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : sisi dalam depan mata kaki

(24)

41. Zona Getah Bening Dada

Pendinginan ( dilakukan untuk menetralisir reaksi)

Penerapan 5 teknik dasar pijat (seperti penyelarasan di awal ) : 1. Mengosok

2. Memeras 3. Memijat 4. Menepuk 5. Mengetar 6. Meregangankan Penutupan :

1. Membersihkan dengan tissue basah di seluruh bagian kaki yang terkena dengan lotion/hanbody massage

2. Mengeringkan dengan handuk 3. Alat-alat dibersihkan

Sikap Sikap Selama Pelaksanaan :

1. Menunjukkan sikap sopan dan ramah 2. Menjamin Privacy pasien

3. Bekerja dengan teliti

4. Memperhasikan body mechanism

Evaluasi Tanyakan kedaan dan kenyamanan pasien setelah tindakan

Sumber : Lembaga Khursus dan Pelatihan Kinayung Dharma Blitar

Menekan (Friction) : gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam dengan menggunakan ibu jari di Lokasi : punggung kaki L 1-2, T2

(25)

Lampiran 9

Sertifikat Pijat Refleksi Kaki

(26)

Lampiran 10

Dokumentasi Penelitian

1. Pengukuran tekanan darah sebelum diberikan terapi pijat refleksi

2. Persiapan

3. Pereganggan

(27)

4. Pemijatan Inti

5. Pendinginan

6. Pengukuran tekanan darah setelah diberikan terapi

7. Wawancara respon setelah diberikan pijat refleksi kaki

(28)

Lampiran 11

Surat Perijinan Studi Pendahuluan Dari Jurusan Keperawatan Malang

(29)

Lampiran 12

Surat Perijinan Penelitian Dari BANKESBANPOL Kota Malang

(30)

Lampiran 13

Surat Perijinan Penelitian Dari DISKES Kota Malang

(31)

Lampiran 14

Surat Telah Melakukan Penelitian di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang

(32)

Lampiran 15

Lembar Bimbingan Karya Tulis Ilmiah

(33)

Referensi

Dokumen terkait

Latihan untuk saat persalinan  Cara pernapasan saat persalinanCari posisi yang nyaman, misalnya duduk bersandar antara duduk dan berbaring serta kaki diregangkan, posisi merangkak,

58 4.2.4 Hasil Analisis Perbedaan Nyeri Pada Pasien Post Op Laparatomi Sebelum dan Sesudan Relaksasi Genggam Jari .... 59 4.2.5 Hasil Analisis Perbedaan Nyeri Pada Pasien Post Op

Keuntungan yang anda peroleh dalam keikutsertaan anda pada penelitian ini adalahmendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan makanan untuk pasien tuberkulosis TB paru

DAFTAR GAMBAR 4.4 Diagram garis persediaan darah pada PMI Kabupaten Blitar Periode tahun 2018 s/d 2020 .... 29 4.7 Diagram batang persediaan darah pada PMI Kabupaten Blitar Periode

2 Gerakan Kedua Satu tangan menahan payudara dari bawah, tangan yang lain mengurut payudara dengan pinggir tangan dari arah pangkal ke puting susu, dilakukan 20-30 kali dilakukan pada