• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lantai (tegel, kayu, marmer, paving) - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Lantai (tegel, kayu, marmer, paving) - Spada UNS"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Lantai

(tegel, kayu, marmer, paving)

Oleh :

Sri Sumarni, ST., MT

(2)

Pengertian

• Lantai merupakan penutup permukaan tanah dalam ruangan dan sekitarnya

• salah satu komponen yang penting pada sebuah bangunan.

• Pemilihan material penutup lantai yang tepat akan sangat mendukung fungsi dan keindahan bangunan tersebut

(3)

Fungsi Lantai :

Menahan naiknya air tanah ke bagian bangunan

Menambah nilai artistik ruang

Membuat kesan mewah suatu ruangan

Menggambarkan selera pemilik rumah

Mengatur perbedaan ketinggian bangunan

Menahan beban barang-barang yang berada diatasnya dll

(4)

• Faktor yang dipertimbangkan sebelum

memilih lantai antara lain biaya, keawetan, keamanan, kenyamanan sampai estetika.

(5)

Jenis Lantai dapat terbagi :

1. Berdasarkan Letak Ruang :

• Lantai Eksterior / ruang luar. Berkarakter kuat dan tahan cuaca.

• Lantai Interior / dalam ruang. Berkarakter lembut, hangat, formal atau santai.

(6)

2. Berdasarkan Fungsi Ruang , lantai

disesuaikan dengan aktivitas dan beban diatas lantai. Contoh lantai kamar mandi harus tahan air dan tidak licin. Lantai garasi harus kuat

menahan beban dll. Ada juga yang memakai Penutup Lantai khusus seperti Lantai

laboratorium, pabrik, lapangan olahraga, parkir dll.

(7)

3. Berdasarkan Bahan atau yang sering digunakan pada rumah kebanyakan:

Lantai Tegel

Lantai Plester

Lantai Keramik

Lantai Marmer

Lantai Granit

Lantai Kayu

(8)

1. Lantai Tegel

Ciri-ciri : warna abu-abu dan tekstur kasar

Bahan : campuran semen dan pasir

Ukuran : 30 x 30 cm, 40 x 40 cm, dan 20 x 20 cm

Warna & motif : abu-abu, kuning, merah, biru, dan lain-lain.

Kelebihan : harga murah, pemasangan mudah.

Kelemahan : jika terkena asam/cuka akan membekas bernoda yang sulit untuk dibersihkan.

jenis lantai yang harus dipoles dahulu sebelum bisa digunakan oleh sang pemilik

Aplikasi : lantai ruangan

Perawatan : disapu dan dipel.

(9)

2. Lantai Teraso

Ciri-ciri : tekstur kasar, warna putih, kuning, hijau, dan lain-lain.

Bahan : campuran semen dan pasir, bagian atasnya dilapisi dengan bahan keras, kombinasi campuran antara kulit kerang laut dengan pecahan marmer

Ukuran : 20 x 20 cm, 30 x 30 cm

Kelebihan : memiliki motif yang beragam

Kelemahan : mudah berlumut jika sering terkena air.

Aplikasi : lantai eksterior

Perawatan: diberihkan dan di jaga agar tidak lembab

(10)

3. Lantai Keramik

Ciri-ciri : permukaan halus, warna dan motif sangat bervariasi

Bahan : tanah liat yang di olah

Ukuran : 15 x 20 cm, 20 x 20 cm, 30 x 20 cm, 40 x 40 cm, 50 x 50 cm, dan lain-lain.

Kelebihan : perawatan mudah, tidak mudah tergores, mudah dibersihkan, tahan lama, tidak tembus air.

Kekurangan : mudah berlumut untuk lantai yang basah khususnya nat antara keramik

Aplikasi : lantai ruangan interior dan eksterior

Perawatan : disapu dan dipel dengan cairan pembersih keramik.

(11)

4. Lantai Marmer

Ciri- ciri : warna putih agak kekuningan

Bahan : batu marmer

Ukuran : 5 x 20 cm, 10 x 20 cm, 15 x 30 cm, 20 x 20 cm, 50 x 50 cm

Kelebihan : mudah & mewah, tahan api, mampu menahan beban berat.

Kelemahan : jika terkena cairan akan meresap dan tidak mudah hilang/bias berlumut, mahal.

Aplikasi : lantai ruangan, kamar mandi kering dan tangga

Perawatan : usahakan agar selalu kering, noda dibersihkan dengan air hangat.

(12)

5. Lantai Granit

Ciri-ciri : terdapat bintik-bintik putih, warna & motif tersedia dalam berbagai variasi

Bahan : Batu Granit

Ukuran : 30 x 30 cm, 40 x 40 cm, 60 x 60 cm

Kelebihan : indah & menarik, tahan api, kuat terhadap getaran, keras, mampu menahan beban yang berat.

Kelemahan : jika terkena cairan berwarna akan meresap tidak akan hilang, harga relatif mahal.

Aplikasi : lantai ruangan, stepnosing, lantai dapur, kamar mandi, dan teras

Perawatan : dibersihkan, gunakan pemutih untuk menghilangkan noda.

(13)

6. Lantai Kayu

dan Olahan (parket)

Bahan : kayu

Jenis : lantai kayu alami, misal : balok/papan

Kelemahan : mudah terbakar, tergores, dapat menyusut dan memuai terhadap cuaca, harga relatif mahal,

pemasangan khusus

Kelebihan : berkesan alami dan hangat, bernilai estetika tinggi

Aplikasi : lantai interior

Perawatan : pelapisan sebelum pemasangan, Jika terkena tumpahan noda segera dilap.

(14)

7. Lantai Paving

Ciri-ciri : permukaan kasar dan bentuk bervariasi

Bahan : semen dan pasir

Ukuran : bervariasi sesuai pola (tebal sekitar 6-8 cm)

Kelebihan : pemasangan mudah dan murah

Kelemahan : mudah berlumut, tidak mampu menahan beban berat

Aplikasi : lantai taman (outdoor)

Perawatan: dibersihan dan usahakan agar tidak lembab karena bisa berlumut

(15)

8. Lantai Vinyl

Ciri-ciri : bermotif anyaman, coklat

Bahan : material buatan

Kelebihan : tahan lama, mudah dibersihkan, tahan air

Kelemahan : bernilai estetika tinggi

Aplikasi : lantai ruangan

Perawatan : Cukup dibersihkan menggunakan pembersih khusus vinyl

(16)

9. Lantai Teracota

Ciri-ciri : tekstur halus tapi tidak licin

Bahan : tanah liat

Ukuran : bervariasi

Kelebihan : bernilai estetika tinggi, tahan lama dan kuat

Kelemahan : relatif mahal, relatif berat, pemasangan yang khusus

Aplikasi: lantai eksterior dan stepnosing

Perawatan: disikat dan dibersihkan.

(17)

10. Lantai Plester

• Ciri-ciri : Halus dan diberi lapisan aci di atasnya

• Bahan : campuran semen dan pasir perbandingan 1:5

• Aplikasi : teras dan selasar

• Perawatan : disapu dan dibersihkan

(18)

11. Nosing Tile

• Ciri-ciri : bentuk hampir setengha lingkaran dengan motif dan warna yang bervariasi

• Ukuran : panjangnya sekitar 10 cm.

• Aplikasi : untuk tepi tangga, lantai, dan teras (saat ada perbedaan ketinggian).

Referensi

Dokumen terkait