LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA
RS PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA
TAHUN 2021
Laporan Akuntabilitas KinerjaTahun 2021
1> -,: Salatiga, Januari 2022
r
Ario Wirawan Salatiga Tahun Anggaran 2021 telah selesai disusun.
Berdasarkan undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dan INPRES nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instalasi Pemerintah yang mewajibkan setiap pemimpin satuan kerja sebagai penyelenggara negara untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi serta pemanfaatan- pemanfaatan sumber daya yang dipercayakan kepadanya setiap tahun dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja.
Rumah Sakit Paru dr. Arlo Wirawan Salatiqa mempunyai tugas pokok dan fungsi Organisasi yang dijabarkan dalarn Rencana Strategi Bisnis 2020-2024 yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripuma dengan kekhususan pelayanan kesehatan di bidang penyakit paru.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah sebagai bentuk pertanggungjawaban selama tahun 2021 tidak hanya melaporkan keberhasilan tetapi juga melaporkan hambatan atau kendala, permasalahan dan alternatif solusi pemecahannya, sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja ini diharapkan dapat digunakan sebagai media informasi dan umpan balik dilingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Disamping itu juga merupakan salah satu cara untuk melakukan evaluasi yang obyektif, efisien dan efektif.
Akhirnya karni mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan dan pengumpulan data, sehingga tersusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2021.
RS PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA
ii LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021
RINGKASAN EKSEKUTIF
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) memberikan gambaran umum tentang pencapaian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Rumah Sakit Paru dr.
Ario Wirawan Salatiga, sehingga memberikan informasi mengenai kegiatan /indikator yang sudah dicapai dan memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan selama tahun 2021 dengan mengacu kepada Rencana Strategis Bisnis (RSB) Rumah Sakit Paru dr.
Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 – 2024.
Berikut ringkasan dari pelaksanaan kegiatan di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun Anggaran 2021 :
1. Pencapaian Indikator Kinerja Utama/Key Performance Indicator Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun Anggaran 2021 dari 35 indikator, Indikator Kinerja Utama, terdapat 4 indikator yang tidak tercapai yaitu :
a) Prosentase Peningkatan Kunjungan Pasien Kanker Paru di Rawat Inap dengan target yang ditetapkan sebesar 20% tercapai 0% atau target tidak tercapai dengan persentase sebesar 0%;
b) Prosentase Pengembalian Rekam Medik Lengkap dalam Waktu 24 Jam dengan target yang ditetapkan sebesar 91% tercapai 88,83% atau target tidak tercapai dengan persentase sebesar 98%;
c) Prosentase Jam Pelatihan Karyawan dengan target yang ditetapkan sebesar 70% tercapai 40,72% atau target tidak tercapai dengan persentase sebesar 58%;
d) Persentase pelaksanaan sistem rujukan terintegrasi di RS UPT Vertikal dengan target yang ditetapkan sebesar 60% tercapai 49,5% atau target tercapai dengan persentase sebesar 83%.
2. Nilai Barang Milik Negara (BMN) gabungan antara intrakomptable dan extrakomptable Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga per 31 Desember 2021 adalah senilai Rp. 451.409.286.882,-
3. Realisasi pendapatan BLU tahun 2021, dari target pendapatan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2021 yang
RS PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA
iii LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021
ditetapkan sebesar Rp. 67.725.000.000,- tercapai Rp. 112.659.187.590,- atau sebesar 166,35%,-. Sumber pendapatan tersebut berasal dari pembayaran klaim pelayanan Covid-19, klaim BPJS dan Pasien Umum. Adapun piutang klaim Covid-19 per 31 Desember 2021 sebesar Rp.3.472.062.800,-
4. Pagu anggaran sumber dana RM dan BLU Tahun 2021 sebesar Rp.153.149.394.000,- realisasi penyerapan sebesar Rp.134.697.944.325,- atau sebesar 86,26%.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021
iii DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
RINGKASAN EKSEKUTIF ……… ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A Latar Belakang... 1
B Maksud dan Tujuan Pelaporan... 2
C Tugas Pokok dan Fungsi ... 3
D Struktur Organisasi ... 4
E. Peranan Rumah Sakit Dalam Penanganan Pandemi ………... 5
F. Penghargaan Rumah Sakit ……… 5
G. Sistematika Penulisan ... 5
BAB II PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN... 7
A. Visi dan Misi ... 7
B Sasaran Strategis ……… 8
C. Peta Strategis ……….. 14
D. Program Strategis……… 15
E. Indikator Kinerja Utama (IKU) ………... 22
F Perencanaan Kinerja dan Perjanjian Kinerja Tahun 2021 ………... 27
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ………. 30
A Capaian Kinerja Organisasi ………. 30
1. Capaian Indikator Kinerja Utama Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2021. ………... 31
2. Perbandingan Indikator Kinerja antara capaian dengan standar RSB 2020-2024, target jangka menengah dan tahun sebelumnya... 34
3. Uraian Pencapaian Indikator Kinerja Utama ……….. 39
4. Perbandingan capaian IKU Tahun 2021 dengan dengan standar RSB 2020-2024, target jangka menengah dan tahun sebelumnya ………. 42
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021
iv 5. Analisa Penyebab Keberhasilan/Kegagalan dari Indikator Kinerja
Utama Serta Rencana Tindak Lanjut……… 46
6 Alokasi Anggaran Untuk Pencapaian IKU Tahun 2021 ……… 55
B. Capaian Kinerja Pelayanan Tahun 2021 ……… 59
C. Analisa Efisiensi Penggunaan Sumber Daya ………. 60
1. Sumber Daya Manusia ……… 60
2. Perkembangan Barang Milik Negara ………. 63
3. Efisiensi Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 ……… 64
D. Kinerja Keuangan ……….. 69
1. Kinerja Pendapatan ……….. 69
2. Kinerja Realisasi Anggaran……… 70
BAB IV PENUTUP……… 71
A. Kesimpulan ………. 71
B. Upaya Tindak Lanjut……… 75
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 1 BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan akuntabel dalam pelaksanaannya harus berpedoman pada azas-azas umum penyelenggaraaan negara, yang meliputi azas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proposionalitas dan akuntabilitas.
Azas akuntabilitas dimaksudkan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja ini merupakan perwujudan dari azas akuntabilitas dan merupakan bagian dari Sistem Akuntabilitas Kinerja yang terdiri dari perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja dan evaluasi kinerja serta pemanfaatan informasi kinerja sebagai suatu siklus.
Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai unsur penyelenggara negara wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas, fungsi dan perannya dalam pengelolaan sumber daya dan kebijakan yang dipercayakan kepadanya berdasarkan perencanaan strategis dan indikator kinerja lainnya yang telah ditetapkan.
Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban secara tertulis atas pelaksanaan tugas-tugas Rumah Sakit Paru dr.
Ario Wirawan Salatiga yang meliputi pengelolaan sumber daya, keuangan, sarana prasarana serta sumber daya manusia. Hal ini merupakan rangkuman dari proses dimana setiap unit kerja melakukan evaluasi terhadap kinerjanya masing-masing yang memuat keberhasilan maupun kegagalan dalam mencapai target kinerja di tahun 2021. Evaluasi sebagai bentuk upaya dalam melakukan langkah-langkah perbaikan baik dari sisi bisnis proses maupun manajemen, dan melakukan analisa identifikasi faktor penghambat.
Guna memenuhi hal tersebut, Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga setiap tahunnya menyusun dan menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja, dengan mengacu pada:
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 2 1. Peraturan Presiden RI No. 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah;
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 12 tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
4. Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/I/5132/2017 tanggal 13 Nopember 2017 tentang Laporan Berkala Satuan Kerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
B. MAKSUD DAN TUJUAN PELAPORAN
Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK) Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga adalah :
1. Bentuk pertanggungjawaban secara tertulis atas pelaksanaan tugas-tugas Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 66 Tahun 2020tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga;
2. Sebagai instrumen pengukuran (indikator) dan evaluasi kinerja pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran strategi yang telah ditetapkan mengacu kepada Rencana Strategis Bisnis (RSB) Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 – 2024;
3. Sebagai alat informasi pencapaian kinerja yang sudah disusun dan disampaikan secara sistematik untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja secara terus menerus dan berkesinambungan;
4. Sebagai pemicu perbaikan dan peningkatan kinerja bagi rumah sakit;
5. Sebagai tolak ukur keberhasilan atau kegagalan dari proses kinerja yang sudah dilaksanakan, sehingga dapat dilakukan analisis untuk mengidentifikasikan faktor pendukung atau penghambat tercapainya kinerja serta perbaikan di masa yang akan datang.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 3 C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 66 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, tugas pokok dan fungsi adalah sebagai berikut :
1. Tugas Pokok, adalah untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dengan kekhususan di bidang penyakit paru.
2. Fungsi, adalah untuk :
a. penyusunan rencana, program, dan anggaran;
b. pengelolaan pelayanan medis dan penunjang medis dengan kekhususan di bidang penyakit paru;
c. pengelolaan pelayanan keperawatan;
d. pengelolaan pelayanan nonmedis;
e. pengelolaan pendidikan dan pelatihan dengan kekhususan pelayanan kesehatan di bidang penyakit paru;
f. pengelolaan penelitian, pengembangan, dan penapisan teknologi dengan kekhususan pelayanan kesehatan di bidang penyakit paru;
g. pengelolaan keuangan dan barang milik negara;
h. pengelolaan layanan pengadaan barang/jasa;
i. pengelolaan sumber daya manusia;
j. pelaksanaan urusan hukum, organisasi, dan hubungan masyarakat;
k. pelaksanaan kerjasama;
l. pengelolaan sistem informasi;
m. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan; dan n. pelaksanaan urusan administrasi rumah sakit.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 4 D. STRUKTUR ORGANISASI
Berdasarkan Permenkes No. 66 Tahun 2020 Gambaran Struktur Organisasi dan Tatalaksana Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga sebagaimana tersebut pada bagan struktur organisasi di bawah ini :
Bagan.1.
Struktur Organisasi Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 5 E. PERANAN RUMAH SAKIT PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA DALAM
PENANGANAN PANDEMI COVID-19
Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga di tetapkan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/169/2020 tanggal 10 Maret 2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Lini 1 Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu di provinsi Jawa Tengah, guna mendukung kegiatan penanganan covid-19 Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga memprioritaskan pelayanan covid-19 dengan fasilitas lengkap. Pada tahun 2021 ini situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung bahkan semakin meningkat dibanding tahun 2020, hal tersebut mengakibatkan majanemen rumah sakit harus bertindak cepat dalam memenuhi kebutuhan pelayanan covid-19 antara lain pengambilan kebijakan internal, pemenuhan ketenagaan, sarana prasarana, obat dan bhp secara cepat. Kecepatan dan ketepatan pengambilan kebijakan tersebut dalam rangka pemberian pelayanan rujukan pasien covid-19 yang berkualitas sesuai dengan standar dan meningkatkan kapasitas sumber daya yang diperlukan dalam rangka penatalaksanaan layanan covid-19 yang paripurna.
F. PENGHARGAAN YANG DITERIMA RUMAH SAKIT PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA
Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga meraih penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap peningkatan performa yang telah diraih, antara lain :
1). Penghargaan Tenaga Kesehatan dan SDM Penunjang Tingkat Nasional Tahun 2021;
2). Penghargaan dari Walikota Salatiga, pada tahun 2021, Atas Partisipasinya sebagai Vaksinator dalam Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Kota Salatiga;
3). Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, pada tahun 2021, Atas Kerjasama dan Dedikasi Yang Tinggi Dalam Memberikan Pelayanan Kecelakaan Kerja atau Penyakit Akibat Kerja Kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2021.
4). Penghargaan Kepatuhan Interaksi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Kesehatan RI, penilaian dengan Predikat BAIK.
G. SISTEMATIKA PENULISAN
Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK) Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2021 ini menyajikan pencapaian kinerja dibandingkan dengan rencana kerja dan target kinerja yang telah ditetapkan dalam perencanaan kinerja tahun 2021 yang di dalamnya memuat Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sebagai bagian yang tidak terpisahkan
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 6 dari Rencana Strategis Bisnis (RSB) Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 s.d 2024.
Adapun sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Rumah Sakit Paru dr.
Ario Wirawan Salatiga adalah sebagai berikut : BAB I : Pendahuluan
Menjelaskan secara umum organisasi dengan penekanan pada aspek strategis organisasi.
BAB II : Perencanaan Kinerja
Menjelaskan ringkasan/ikhtisar perjanjian kinerja tahun 2021.
BAB III : Akuntabilitas Kinerja A. Capaian Kinerja Organisasi.
Menyajikan capaian kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis organisasi, sesuai dengan hasil pengukuran kinerja organisasi.
Setiap pernyataan kinerja sasaran strategis dilakukan analisis capaian kinerjanya sebagai berikut :
1. Membandingkan antara target kinerja dengan realisasi kinerja tahun 2021;
2. Membandingkan realisasi kinerja dengan standar dan target kinerja beberapa tahun sebelumnya;
3. Membandingkan realisasi kinerja tahun 2021 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam RSB 2020 – 2024;
4. Analisa penyebab keberhasilan / kegagalan atau peningkatan / penurunan kinerja serta alternatif solusi yang dilakukan;
5. Analisa atas efisiensi penggunaan sumber daya;
B. Realisasi Anggaran
Diuraikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen perjanjian kinerja.
BAB IV :Penutup
Berisi kesimpulan secara umum atas capaian kinerja serta langkah di masa mendatang yang akan dilakukan oleh Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga untuk meningkatkan kinerja sesuai dangan target yang telah ditetapkan.
Lampiran
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 7 BAB II
PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN
Perencanaan kinerja dan perjanjian kinerja yang dilaporkan dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) diharapkan dapat memberikan gambaran umum tentang pencapaian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, sehingga memberikan informasi mengenai kegiatan / indikator yang sudah dicapai dan memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan selama tahun 2021 dengan mengacu kepada Rencana Strategis Bisnis (RSB) Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 – 2024.
A. VISI DAN MISI
Visi Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga adalah “Terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong- royong “.
Misi Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, sebagai berikut : 1. Meningkatkan kualitas manusia Indonesia.
2. Meningkatkan sinergisme lintas sektor, pusat, dan daerah untuk menuju konvergensi dalam intervensi sasaran prioritas dan program prioritas,
3. Memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif kesehatan paru dan pernapasan;
4. Melaksanakan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan kesehatan paru dan pernapasan;
5. Melaksanakan tata kelola rumah sakit yang baik;
Tujuan Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga adalah “ Mewujudkan masyarakat sehat, mandiri dan berkeadilan di bidang kesehatan paru dan pernapasan berasaskan gotong royong.
Motto Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, adalah “Mitra Terpercaya Kesehatan Paru dan Pernapasan Anda”
Nilai-nilai (Core Values) yang menjadi budaya kerja organisasi dikembangkan selaras dengan misi organisasi, adalah “PERFECT”, yang merupakan singkatan dari:
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 8 Profesional, Empati, Responsif, Fokus, Efektif dan Efisien, Cinta, Terpercaya.
Pengertian yang terkandung dalam budaya organisasi tersebut adalah :
Profesional, artinya pemberian pelayanan kesehatan paru dan pernapasan sesuai standar profesi;
Empati, artinya ikut memahami dan merasakan keadaan emosional yang dialami oleh pasien maupun keluarga;
Responsif, artinya cepat dan tanggap dalam memberi pelayanan terhadap pelanggan;
Fokus, artinya memberikan perhatian penuh pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta pelayanan;
Efektif dan efisien, artinya memanfaatkan sumber daya secara tepat guna dan berhasil guna;
Cinta, artinya dalam memberikan pelayanan didasarkan pada rasa cinta kasih;
Terpercaya, artinya manajemen dan pelayanan dipercaya.
B. Sasaran Strategis
Perencanaan Kinerja Tahunan Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, disusun berdasarkan perencanaan kinerja jangka menengah sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Bisnis (RSB) Tahun 2020 s.d 2024 dan tercantum dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021. Dalam pencapaian sasaran startegis yang merupakan penjabaran kebijakan di tahun 2021, terdapat Indikator kinerja Utama (IKU) sebagai indikator keberhasilan dalam pencapaian sasaran strategis. Untuk mencapai indikator kinerja utama disusun program strategis sebagai berikut :
1. Sasaran strategis terwujudnya peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah prosentase PNBP terhadap biaya operasional. Adapun program strategis yang dilaksanakan adalah:
Pengembangan pelayanan rawat jalan kanker paru;
Optimalisasi penggunaan alat kesehatan yang telah dimiliki;
Efisiensi penggunaan sumber daya;
Perencanaan penggunaan obat, bahan habis pakai, bahan makan dan ATK secara tepat.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 9 2. Sasaran strategis terwujudnya kepuasan pelanggan.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah Prosentase tingkat kepuasan pelanggan per tahun Adapun program strategis yang dilaksanakan adalah:
Peningkatan kompetensi SDM
3. Sasaran strategis terwujudnya pelayanan prima.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
3.1. Prosentase Kecepatan respon terhadap komplain (KRK). Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan fungsi kehumasan.
3.2. Prosentase ketepatan identifikasi pasien. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan kepatuhan terhadap SPO (Standar Prosedur Operasional).
3.3. Prosentase waktu tunggu rawat jalan kurang dari 30 menit. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pengembangan layanan terpadu rawat jalan tahap pertama.
3.4. Prosentase waktu tunggu tindakan elektif bronchoscopy kurang dari 24 jam. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan koordinasi bagian terkait dengan pelayanan rawat jalan.
3.5. Prosentase waktu tunggu resep obat jadi dirawat jalan kurang dari 30 menit. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan koordinasi dengan bagian terkait.
3.6. Waktu Tunggu Penanganan Kegawatdaruratan Respirasi. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan Kompetensi SDM
3.7. Waktu Tunggu Operasi Elektif (WTE). Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan koordinasi dengan bagian terkait;
Pemenuhan dan pemeliharaan alkes dan penunjangnya;
Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM;
3.8. Waktu Tunggu Pelayanan Radiologi (WTPR). Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi;
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 10
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya.
3.9. Waktu Tunggu Pelayanan Laboratorium (WTPL). Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan Koordinasi Internal Laboratorium;
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya;
4. Sasaran strategis terwujudnya layanan paru dan pernafasan paripurna.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
4.1. Prosentase Kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Penguatan layanan perawatan intensif.
5. Sasaran strategis terwujudnya layanan rumah sakit yang mendukung program nasional.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
5.1. Prosentase Jumlah Pasien TB RO yang Terdiagnosis dan Diobati. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pengembangan layanan TBC, HIV dan PIE.
6. Sasaran strategis terwujudnya layanan unggulan.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
6.1. Prosentase peningkatan kunjungan pasien kanker paru di rawat inap.
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pengembangan layanan kanker paru.
6.2. Prosentase kejadian kematian dimeja operasi. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pencegahan kejadian kematian dimeja operasi.
7. Sasaran strategis terwujudnya layanan paru dan pernafasan yang dikenal dan diminati masyarakat.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
7.1. Jumlah kegiatan promosi TB RO. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan promosi.
8. Sasaran strategis terwujudnya RS Pendidikan.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
8.1. Jumlah Publikasi Penelitian Tingkat Nasional yang Dilaksanakan di RS.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 11 Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan kompetensi penelitian SDM dan publikasi.
8.2. Prosentase Tingkat Kepuasan Peserta Didik. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Meningkatkan Kepuasan Peserta Didik.
9. Sasaran strategis terwujudnya tata kelola layanan paru dan pernafasan yang bermutu, efektif dan efisien.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
9.1. Prosentase Kepatuhan Clinical Pathway. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan kepatuhan Clinical Pathway.
9.2. Prosentase Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan kepatuhan terhadap formularium nasional.
9.3. Prosentase Kejadian Phlebitis. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Surveilence PPI tentang plebitis.
9.4. Prosentase Pengembalian Rekam Medik Lengkap dalam Waktu 24 Jam.
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pengembangan dan Implementasi Rekam Medik Elektronik di semua Layanan.
9.5. Prosentase Kasus Perdarahan Masif pada Tindakan Bronchoscopy.
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Monitoring kejadian Perdarahan Masif pada Tindakan Bronchoscopy.
9.6. Prosentase Penanganan Emergency Kasus Ventil Pneumothoraks.
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Monitoring Kejadian Emergency Kasus Ventil Pneumothoraks.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 12 10. Sasaran strategis terwujudnya SDM yang unggul.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
10.1. Prosentase Staf di Area Kritis yang Mendapat Pelatihan 20 Jam / Orang Per Tahun. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Monitoring dan evaluasi Pelatihan di Area Kritis
10.2. Prosentase Jam Pelatihan Karyawan. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Monitoring kebutuhan pelatihan karyawan.
11. Sasaran strategis terwujudnya SDM yang kompeten.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
11.1. Prosentase SDM Sesuai Kompetensi Jabatan. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan.
12. Sasaran strategis tersedianya sarana dan prasarana dengan optimalisasi aset.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
12.1. Prosentase Pemenuhan Peralatan Medik Sesuai Standar RS Khusus Paru Kelas A. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Pemenuhan peralatan medik sesuai standar.
12.2. Prosentase Pemeliharaan Peralatan Medik yang Sesuai Kebutuhan.
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar.
12.3. Prosentase Ketepatan Kalibrasi Alat Sesuai Jadwal. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Terlaksananya kalibrasi sesuai jadwal.
12.4. Jumlah Modul TIK yang Terintegrasi. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Terpenuhinya modul TIK yang terintegrasi
12.5. Prosentase Utilisasi Alat Kedokteran Canggih. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Terpenuhinya modul TIK yang terintegrasi
12.6. Prosentase Utilisasi Alat Kedokteran Canggih. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 13
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target.
13. Sasaran strategis terwujudnya budaya kerja dan loyalitas pegawai.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
13.1. Prosentase Ketepatan Jam Visit Dokter Spesialis. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Terlaksananya visit dokter sesuai standar.
14. Sasaran strategis terwujudnya peningkatan kerjasama dengan institusi kesehatan dan pendidikan serta institusi lainnya guna melengkapi kebutuhan SDM dan pendidikan.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
14.1. Jumlah Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan (untuk Melengkapi Kebutuhan SDM dan Fasilitas Pendukung Pelayanan).
Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan 15. Sasaran strategis Terwujudnya peningkatan akses dan mutu pelayanan
rujukan ter integrasi.
Indikator kinerja utama dari sasaran strategis tersebut adalah :
15.1. Prosentase pelaksanaan sistem rujukan ter integrasi. Program strategis yang dilaksanakan adalah :
Program pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan.
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 14 C. Peta Strategis
Berdasarkan Rencana Strategis Bisnis (RSB) Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 s.d 2024, gambaran peta strategi dapat dilihat pada gambar bagan berikut ini :
Bagan.2.
Balanced Score Card
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 15 D. Program Strategis
Untuk Program Strategis Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga pada RSB 2020 – 2024 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel.1.
Program Strategis Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga periode 2020 s.d 2024.
2020 2021 2022 2023 2024
Terw ujudny a peningkatan pendapatan dan efisiensi biay a
Pengembangan Lay anan Rajal
Pengembangan Pelay anan Raw at Jalan Kanker Paru
Pengembangan Pelay anan Raw at Jalan Kanker Paru lanjutan
Pengembangan Lay anan Laboratotium Mikrobiologi
Pengembangan Lay anan Laboratotium Mikrobiologi Lanjutan Pengembangan Medical
Check up
Optimalisasi Penggunaan Alat Kesehatan y ang telah dimiliki Optimalisasi Penggunaan
Alat Kesehatan y ang telah dimiliki
Efisiensi Penggunaan Sumber day a
Optimalisasi Penggunaan Alat Kesehatan y ang telah dimiliki
Optimalisasi Penggunaan Alat Kesehatan y ang telah dimiliki
Efisiensi Penggunaan Sumber day a
Perencanaan Penggunaan Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Makan, dan ATK secara tepat
Efisiensi Penggunaan Sumber day a
Efisiensi Penggunaan Sumber day a
Efisiensi Penggunaan Sumber day a
SASARAN STRATEGIS IKU
I. PERSPEKTIF FINANSIAL
1 Persentase PNBP Terhadap Biay a Operasional
PROGRAM STRATEGIS
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 16
2020 2021 2022 2023 2024
Terw ujudny a kepuasan pelanggan 2 Prosentase Tingkat Kepuasan Pelanggan per tahun
Peningkatan kompetensi SDM
Peningkatan kompetensi SDM
Peningkatan kompetensi SDM
Peningkatan kompetensi SDM
Peningkatan kompetensi SDM
Terw ujudny a pelay anan prima 3 Prosentase Kecepatan Respon Terhadap Komplain (KRK)
Peningkatan Fungsi Kehumasan
Peningkatan Fungsi Kehumasan
Peningkatan Fungsi Kehumasan
Peningkatan Fungsi Kehumasan
Peningkatan Fungsi Kehumasan
7 Prosentase Waktu Tunggu Resep Obat Jadi di Raw at Jalan <
30 Menit
Peningkatan Koordinasi dengan Bagian terkait
Peningkatan Koordinasi dengan Bagian terkait
Peningkatan Koordinasi dengan Bagian terkait
Peningkatan Koordinasi dengan Bagian terkait
Peningkatan Koordinasi dengan Bagian terkait Peningkatan
Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
Peningkatan Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
8 Waktu Tunggu Penanganan Kegaw atdaruratan Respirasi
Peningkatan Kompetensi SDM
Peningkatan Kompetensi SDM
Peningkatan Kompetensi SDM
Peningkatan Kompetensi SDM
Peningkatan Kompetensi SDM 6 Prosentase Waktu
Tunggu Tindakan Elektif Bronchoscopy < 24 Jam
Peningkatan Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
Peningkatan Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
Peningkatan Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
SASARAN STRATEGIS IKU
Peningkatan Kepatuhan Petugas terhadap SPO
Peningkatan Kepatuhan Petugas terhadap SPO 5 Prosentase Waktu
Tunggu RJ < 30 Menit
Peningkatan Koordinasi Bagian terkait dengan Pelay anan Rajal
Pengembangan Lay anan Terpadu Raw at Jalan tahap Pertama
Pengembangan Lay anan Terpadu Raw at Jalan tahap Kedua
Pengembangan Lay anan Terpadu Raw at Jalan tahap ketiga
Pengembangan Lay anan Terpadu Raw at Jalan tahap ke empat 4 Prosentase Ketepatan
Identifikasi Pasien
Peningkatan Kepatuhan Petugas terhadap SPO
Peningkatan Kepatuhan Petugas terhadap SPO
Peningkatan Kepatuhan Petugas terhadap SPO PROGRAM STRATEGIS
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 17
2020 2021 2022 2023 2024
10 Waktu Tunggu Pelayanan Radiologi (WTPR)
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi
Peningkatan Koordinasi Internal Radiologi Pemenuhan dan
Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya Peningkatan Koordinasi
Internal Laboratorium
Peningkatan Koordinasi Internal Laboratorium
Peningkatan Koordinasi Internal Laboratorium
Peningkatan Koordinasi Internal Laboratorium
Peningkatan Koordinasi Internal Laboratorium Pemenuhan dan
Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Pemenuhan dan Pemeliharaan Alkes dan Penunjangnya
Terwujudnya layanan paru dan pernapasan paripurna
12 Prosentase kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP)
Penguatan Layanan Perawatan Intensif
Penguatan Layanan Perawatan Intensif
Penguatan Layanan Perawatan Intensif
Penguatan Layanan Perawatan Intensif
Penguatan Layanan Perawatan Intensif Terwujudnya layanan rumah sakit
yang mendukung program nasional
13 Prosentase Jumlah Pasien TB RO yang Terdiagnosis dan Diobati
Pengembangan Layanan TBC, HIV dan PIE
Pengembangan Layanan TBC, HIV dan PIE
Pengembangan Layanan TBC, HIV dan PIE
Pengembangan Layanan TBC, HIV dan PIE
Pengembangan Layanan TBC, HIV dan PIE
11 Waktu Tunggu Pelayanan Laboratorium (WTPL)
III. PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas SDM
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas SDM
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas SDM
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas SDM
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas SDM 9 Waktu Tunggu Operasi
Elektif (WTE)
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM STRATEGIS
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 18
2020 2021 2022 2023 2024
Terwujudnya layanan unggulan 14 Prosentase
Peningkatan Kunjungan Pasien Kanker Paru di Rawat Inap
Pengembangan Layanan Kanker Paru
Pengembangan Layanan Kanker Paru
Pengembangan Layanan Kanker Paru
Pengembangan Layanan Kanker Paru
Pengembangan Layanan Kanker Paru
15 Prosentase Kejadian Kematian di Meja Operasi
Pencegahan kejadian kematian di meja operasi
Pencegahan kejadian kematian di meja operasi
Pencegahan kejadian kematian di meja operasi
Pencegahan kejadian kematian di meja operasi
Pencegahan kejadian kematian di meja operasi Terwujudnya layanan paru dan
pernapasan yang dikenal dan diminati masyarakat
16 Jumlah Kegiatan Promosi TB RO
Peningkatan Promosi Peningkatan Promosi
Peningkatan Promosi
Peningkatan Promosi
Peningkatan Promosi Terwujudnya RS Pendidikan
Terwujudnya tata kelola layanan paru dan pernafasan yang bermutu, efektif, dan efisien
19 Prosentase Kepatuhan Clinical Pathway
Peningkatan Kepatuhan CP
Peningkatan Kepatuhan CP
Peningkatan Kepatuhan CP
Peningkatan Kepatuhan CP
Peningkatan Kepatuhan CP Peningkatan Kompetensi penelitian SDM dan publikasi
18 Prosentase Kepuasan Peserta Didik
Meningkatkan Kepuasan Peserta Peserta didik
Meningkatkan Kepuasan Peserta Peserta didik
Meningkatkan Kepuasan Peserta Peserta didik
Meningkatkan Kepuasan Peserta Peserta didik
Meningkatkan Kepuasan Peserta Peserta didik 17 Jumlah Publikasi
Penelitian Tingkat Nasional yang Dilaksanakan di RS
Peningkatan Kompetensi penelitian SDM dan publikasi
Peningkatan Kompetensi penelitian SDM dan publikasi
Peningkatan Kompetensi penelitian SDM dan publikasi
Peningkatan Kompetensi penelitian SDM dan publikasi
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 19
2020 2021 2022 2023 2024
20 Prosentase Kepatuhan penggunaan
Formularium Nasional
Peningkatan Kepatuhan Terhadap Fornas
Peningkatan Kepatuhan Terhadap Fornas
Peningkatan Kepatuhan Terhadap Fornas
Peningkatan Kepatuhan Terhadap Fornas
Peningkatan Kepatuhan Terhadap Fornas 21 Prosentase Kejadian
Phlebitis
Surveilance PPI tentang Phlebitis
Surveilance PPI tentang Phlebitis
Surveilance PPI tentang Phlebitis
Surveilance PPI tentang Phlebitis
Surveilance PPI tentang Phlebitis
Terwujudnya SDM yang unggul 25 Prosentase staf di area kritis yang mendapat pelatihan 20 Jam / orang per tahun
Monev Pelatihan di Area Kritis
Monev Pelatihan di Area Kritis
Monev Pelatihan di Area Kritis
Monev Pelatihan di Area Kritis
Monev Pelatihan di Area Kritis
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM STRATEGIS
24 Prosentase Penanganan Emergency Kasus Ventil Pneumothoraks
Monitoring Kejadian Emergensi Kasus Ventil
Pneumothorak
Monitoring Kejadian Emergensi Kasus
Ventil Pneumothorak
Monitoring Kejadian Emergensi Kasus
Ventil Pneumothorak
Pemantapan Implementasi Rekam Medik Elektronik
Pemantapan Implementasi Rekam Medik Elektronik
23 Prosentase Kasus Perdarahan Masif pada Tindakan Bronchoscopy
Monitoring kejadian Perdarahan Masif
Monitoring kejadian Perdarahan Masif
Monitoring kejadian Perdarahan Masif
Monitoring kejadian Perdarahan Masif
Monitoring kejadian Perdarahan Masif 22 Prosentase
Pengembalian Rekam Medik Lengkap dalam Waktu 24 Jam
Monitoring Pengembalian Dokumen Rekam medik
Pengembangan dan Implementasi Rekam Medik Elektronik di semua Layanan
Pemantapan Implementasi Rekam Medik Elektronik
Monitoring Kejadian Emergensi Kasus
Ventil Pneumothorak
Monitoring Kejadian Emergensi Kasus
Ventil Pneumothorak
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 20
2020 2021 2022 2023 2024
26 Prosentase jam pelatihan karyawan
Monitoring kebutuhan pelatihan Karyawan
Monitoring kebutuhan pelatihan Karyawan
Monitoring kebutuhan pelatihan Karyawan
Monitoring kebutuhan pelatihan Karyawan
Monitoring kebutuhan pelatihan Karyawan Tersedianya SDM yang kompeten 27 Prosentase SDM
Sesuai Kompetensi Jabatan
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan
Peningkatan Kompetensi Sesuai dengan Jabatan Tersedianya sarana prasarana
dengan optimalisasi aset
28 Prosentase Pemenuhan Peralatan Medik Sesuai Standar RS Khusus Paru Kelas A
Pemenuhan Peralatan Medik sesuai standar
Pemenuhan Peralatan Medik sesuai standar
Pemenuhan Peralatan Medik sesuai standar
Pemenuhan Peralatan Medik sesuai standar
Pemenuhan Peralatan Medik sesuai standar
29 Prosentase
Pemeliharaan Peralatan Medik yang Sesuai Kebutuhan
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar
Terpeliharanya peralatan medik sesuai standar
31 Jumlah Modul TIK yang Terintegrasi
Terpenuhinya modul TIK yang terintegrasi
Terpenuhinya modul TIK yang
terintegrasi
Terpenuhinya modul TIK yang
terintegrasi
Terpenuhinya modul TIK yang
terintegrasi
Terpenuhinya modul TIK yang
terintegrasi Terlaksananya
kalibrasi sesuai jadwal
Terlaksananya kalibrasi sesuai jadwal 30 Prosentase Ketepatan
Kalibrasi Alat Sesuai Jadwal
Terlaksananya kalibrasi sesuai jadwal
Terlaksananya kalibrasi sesuai jadwal
Terlaksananya kalibrasi sesuai jadwal
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 21
2020 2021 2022 2023 2024
Terwujudnya budaya kerja dan loyalitas pegawai
33 Prosentase Ketepatan Jam Visit Dokter Spesialis
Terlakasanan visit dokter sesuai standar
Terlakasanan visit dokter sesuai standar
Terlakasanan visit dokter sesuai standar
Terlakasanan visit dokter sesuai standar
Terlakasanan visit dokter sesuai standar Terwujudnya peningkatan kerjasama
dengan institusi kesehatan dan pendidikan serta institusi lainnya guna melengkapi kebutuhan SDM dan pendidikan
34 Jumlah Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan (untuk Melengkapi Kebutuhan SDM dan Fasilitas Pendukung Pelayanan)
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan
Peningkatan Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan
Terwujudnya peningkatan akses dan mutu pelayanan rujukan terintegrasi
35 Prosentase pelaksanaan sistem rujukan terintegrasi di RS UPT Vertikal
Prosentase pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan
Prosentase pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan
Prosentase pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan
Prosentase pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan
Prosentase pengadaan sistem dan ketersediaan data rujukan
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM STRATEGIS
32 Prosentase Utilisasi Alat Kedokteran Canggih
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target
Terlaksananya pemanfaat alat kedokteran sesuai dengan target
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 22 E. Indikator Kinerja Utama (IKU).
Tabel.2.
Matriks Indikator Kinerja Utama Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2020 - 2024
STD CAPAIAN CAPAIAN TARGET TARGET TARGET TARGET
2019 2020 2021 2022 2023 2024
1.Terwujudnya peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya
1 Prosentase PNBP Terhadap Biaya Operasional
% > 65% 65,94 73,44 58,00 59,00 60,00 61,00
2. Terwujudnya kepuasan pelanggan
2 Prosentase Tingkat Kepuasan Pelanggan
% ≥ 88,31% 84,45 87,59 A (88,31) A (88,31) A (88,31) A (88,31) 3. Terwujudnya pelayanan
prima
3 Prosentase Kecepatan Respon Terhadap Komplain (KRK)
% ≥75% 100 100 100 100 100 100
4 Prosentase Ketepatan Identifikasi Pasien
% 100% 100 100% 100 100 100 100
5 Prosentase Waktu Tunggu RJ < 30 Menit
% > 80% 98,00% 96,58% 96 98 100 100
6 Prosentase Waktu Tunggu Tindakan Elektif Bronchoscopy < 24 Jam
% ≥ 90% 100 100 100% 100% 100% 100%
7 Prosentase Waktu Tunggu Resep Obat Jadi di Rawat Jalan <
30 Menit
% ≥ 90% 74,40% 94,33% 91 93 94 95
SASARAN STRATEGIS No IKU SAT
1. PERSPEKTIF FINANSIAL
2. PERSPEKTIF KONSUMEN
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 23
STD CAPAIAN CAPAIAN TARGET TARGET TARGET TARGET
2019 2020 2021 2022 2023 2024
9 Waktu Tunggu Operasi Elektif (WTE)
Jam ≤ 48 jam 18,54 14 16 15 14 12
10 Waktu Tunggu Pelay anan Radiologi (WTPR)
menit ≤ 3 jam (180 Menit)
48,05 58,85 menit 90 menit 80 menit 60 menit 50 menit
11 Waktu Tunggu Pelay anan Laboratorium (WTPL)
menit ≤ 2 jam (120 menit)
28,93 105,28 menit 110 menit 100 menit 100 menit 100 menit
Terw ujudny a lay anan paru dan pernapasan paripurna
12 Prosentase kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP)
‰ ≤ 5,8 ‰ 0 0 5 4 3 3
Terw ujudny a lay anan rumah sakit y ang mendukung program nasional
13 Prosentase Jumlah Pasien TB RO y ang Terdiagnosis dan Diobati
% ≥ 60% 97% 70 75 85 100
Terw ujudny a lay anan unggulan
14 Prosentase Peningkatan Kunjungan Pasien Kanker Paru di Raw at Inap
% ≥ 10% 19,11% 20 25 30 35
15 Prosentase Kejadian Kematian di Meja Operasi
% ≤ 1% 0 0% 0,5 0,5 0,5 0,5
Terw ujudny a lay anan paru dan pernapasan y ang dikenal dan diminati masy arakat
16 Jumlah Kegiatan Promosi TB RO
Kegiatan ≥12 13 14 15 16 20
3. Terw ujudny a pelay anan prima
3. PRESPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL
SASARAN STRATEGIS No IKU SAT
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 24
STD CAPAIAN CAPAIAN TARGET TARGET TARGET TARGET
2019 2020 2021 2022 2023 2024
Terwujudnya RS Pendidikan 17 Jumlah Publikasi Penelitian Tingkat Nasional yang Dilaksanakan di RS
Jumlah 100% 4 22 3 4 4 5
18 Prosentase Kepuasan Peserta Didik
% ≥ 88,31% 92,56 22,54 88,31 88,32 88,32 88,32
Terwujudnya tata kelola layanan paru dan pernafasan yang bermutu, efektif, dan efisien
19 Prosentase Kepatuhan Clinical Pathway
% 100% 100 100 100% 100% 100% 100%
20 Prosentase Kepatuhan Penggunaan
Formularium Nasional
% ≥ 80% 89,98 90,66 89% 89% 90% 90%
21 Prosentase Kejadian Phlebitis
% ≤ 5 % 0 0,51 2% 2% 2% 2%
22 Prosentase
Pengembalian Rekam Medik Lengkap dalam Waktu 24 Jam
% > 80% 92,7 90,71 91% 92% 93% 94%
23 Prosentase Kasus Perdarahan Masif pada Tindakan
Bronchoscopy
% ≤ 2 % 0 0 1% 1% 1% 1%
SASARAN STRATEGIS No IKU SAT
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 25
STD CAPAIAN CAPAIAN TARGET TARGET TARGET TARGET
2019 2020 2021 2022 2023 2024
24 Prosentase Penanganan Emergency Kasus Ventil Pneumothoraks
% ≥ 90% 100 100 100% 100% 100% 100%
Terw ujudny a SDM y ang unggul
25 Prosentase Staf di Area Kritis y ang Mendapat Pelatihan 20 Jam / Orang Per Tahun
% 100% 13,46% 6,36 20% 22% 23% 24%
26 Prosentase Jam Pelatihan Kary aw an
% ≥ 80 % 18,38 70 75 80 85
Tersediany a SDM y ang kompeten
27 Prosentase SDM Sesuai Kompetensi Jabatan
% ≥ 60% 86,3 88,62 80% 81% 81% 82%
Tersediany a sarana
prasarana dengan optimalisasi aset
28 Prosentase Pemenuhan Peralatan Medik Sesuai Standar RS Khusus Paru Kelas A
% 80% 90,8 95,86 92% 93% 93% 94%
29 Prosentase
Pemeliharaan Peralatan Medik y ang Sesuai Kebutuhan
% 100% 100 93,86 92% 95% 98% 100%
30 Prosentase Ketepatan Kalibrasi Alat Sesuai Jadw al
% 100% 100 100 100% 100% 100% 100%
4. PENGEMBANGAN PERSONIL DAN ORGANISASI
SASARAN STRATEGIS No IKU SAT
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2021 26
STD CAPAIAN CAPAIAN TARGET TARGET TARGET TARGET
2019 2020 2021 2022 2023 2024
31 Jumlah Modul TIK y ang Terintegrasi
Jumlah 100% 37 21 4 5 5 6
32 Prosentase Alat Kedokteran Canggih
% ≥ 80% 141,42 95,1 82% 83% 84% 85%
Terw ujudny a buday a kerja dan loy alitas pegaw ai
33 Prosentase Ketepatan Jam Visit Dokter Spesialis
% ≥ 80% 91,62 91,63 85% 85% 90% 90%
Terw ujudny a peningkatan kerjasama dengan institusi kesehatan dan pendidikan serta institusi lainny a guna melengkapi kebutuhan SDM dan pendidikan
34 Jumlah Kerjasama dengan Faskes dan Institusi Pendidikan untuk Melengkapi Kebutuhan SDM dan Fasilitas Pendukung Pelay anan
Jumlah kerjasama
100% 18 12 12 12 12
Terw ujudny a peningkatan akses dan mutu pelay anan rujukan terintegrasi
35 Prosentase pelaksanaan sistem rujukan
Prosentase pelaksanaan Sisrute
60% 60 70 85 100
SASARAN STRATEGIS No IKU SAT