BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Evaluasi hasil supervisi merupakan salah satu kegiatan mengolah, menganalisis, menafsirkan, menyimpulkan dari instrumen-instrumen pengumpulan data hasil observasi di kelas. Materi evaluasi difokuskan dalam pencapaian rencana pelaksanaan supervisi, baik menyangkut fokus supervisi, tujuan, sasaran, waktu pelaksanaan, teknik supervisi, media, termasuk instrumen supervisi, serta kriteria keberhasilannya. evaluasi selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk mengetahui ketercapaian rencana supervisi, sekaligus mengetahui letak permasalahan yang dihadapi. Evaluasi program supervisi pendidikan tidak hanya mengevaluasi suatu rencangan program supervisi pendidikan dalam arti rencana. Evaluasi program supervisi pendidikan juga berusaha menentukan sampai seberapa jauh tujuan supervisi pendidikan yang telah tercapai. Oleh sebab itu bukan saja programnya yang dievaluasi tetapi juga proses pelaksanaan dan hasil supervisi pendidikan. Bahkan ruang lingkup evaluasi supervisi pendidikan menyangkut semua komponen yang terkait dalam pelaksanaan supervisi pendidikan. Komponen tersebut meliputi aspek personel, aspek material, dan aspek operasional dalam supervisi pendidikan.
B. Dasar Hukum
1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar
Kualifikasi dan Kompetensi Kepala Sekolah
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses 5. Peraturan Pemerintah No. 17 Th. 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 19 Th. 2007 tentang Standar Pengelolaan Sekolah;
7. Permendiknas No. 24 tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah 8. Permendiknas No. 25 tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan
9. Permenpan No. 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit 10. Permendiknas No. 39 tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas 11. Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Peetunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan
Angka Kredit
12. Permendikbud No. 20 tahun 2016 tentang Standar Kelulusan 13. Permendikbud No. 21 tahun 2016 tentang Standar Isi
14. Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses
C. Tujuan Evaluasi Supervisi
Evaluasi supervisi memiliki tujuan untuk mengukur seberapa jauh program supervisi yang telah dilaksanakan efektif dan memiliki dampak yang baik terhadap pelakasanaan kegiatan pembelajaran dilingkungan sekolah. Menguji apakah supervisi yang dilaksanakan sudah menerepakan prinsip-prinsip supervisi yang benar telah diterapkan atau belum.
Evaluasi ini juga bertujuan untuk memastikan tindak lanjut supervise terlaksana dengan baik.
BAB II
HASIL EVALUASI SUVERVISI
Hasil evaluasi program supervisi SMPN Satu Atap 2 Cantigi tahun ajaran 2023/2024 dapat di lihat dalam tabel berikut:
Tabel 2.1 Format Evaluasi Hasil Supervisi
No Komponen
Hasil Evaluasi
Catatan Tercapa
i
Tidak Tercapa
i 1 Fokus
suvervisi
√ Fokus supervisi telah berhasil dicapai dengan baik melalui pelaksanaan dua jenis supervisi yang terintegrasi, yaitu supervisi akademik dan supervisi terhadap tenaga kependidikan.
Dalam proses ini, tujuan supervisi telah terwujud dengan sukses. Melalui dua dimensi supervisi ini, data yang esensial telah berhasil dikumpulkan dan menjadi landasan penting untuk perbaikan, baik di bidang akademik maupun dalam hal kinerja tenaga kependidikan.
2 Tujuan Supervisi
√ Tujuan supervisi telah berhasil dicapai dengan baik, seiring dengan pelaksanaan kegiatan yang berhasil mengumpulkan data yang sangat penting. Data tersebut akan menjadi fondasi yang kuat untuk mengidentifikasi dan mengatasi perbaikan yang diperlukan, baik dalam konteks aspek akademik maupun dalam hal peningkatan kinerja tenaga kependidikan.
Dengan demikian, hasil supervisi ini menjadi landasan yang berharga untuk mengambil tindakan perbaikan yang berdampak positif pada seluruh sistem pendidikan.
3 Sasaran Supervisi
√ Dari pelaksanaan program, dapat disimpulkan bahwa sasaran supervisi telah berhasil dicapai dengan baik, mencakup pengawasan dalam aspek akademik serta peningkatan kinerja tenaga kependidikan. Hal ini menunjukkan bahwa program supervisi telah berhasil mencapai targetnya dengan efektif, mencakup dua aspek kunci, yaitu pengawasan akademik dan peningkatan tenaga kependidikan.
4 Waktu √ Supervisi telah berjalan sesuai dengan rencana
pelaksanaan jadwal yang telah ditetapkan. Namun, dalam prosesnya, beberapa kendala tertentu mengakibatkan adanya penundaan dalam beberapa kegiatan, sehingga terdapat beberapa hari keterlambatan dari jadwal yang telah direncanakan. Meskipun demikian, upaya terus dilakukan untuk memastikan agar pelaksanaan supervisi tetap berjalan seefisien mungkin, meskipun menghadapi tantangan waktu yang telah terjadi.
5 Teknik Supervisi
√ Teknik supervisi yang digunakan mencakup tiga tahap utama, yaitu telaah dokumen, wawancara, dan observasi langsung. Semua tahapan ini dijalankan dengan ketat sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses telaah dokumen melibatkan analisis mendalam terhadap dokumen-dokumen terkait dengan tujuan supervisi. Wawancara dilakukan secara sistematis dengan pihak-pihak yang terlibat, sehingga mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai situasi yang sedang disupervisi. Selain itu, observasi langsung juga dilakukan sesuai dengan rencana, memungkinkan pengawas untuk memantau langsung situasi di lapangan. Dengan pendekatan yang terstruktur ini, supervisi menjadi lebih efektif dalam mengumpulkan informasi yang relevan dan mendalam mengenai aspek yang sedang dievaluasi.
6 Media/
Instrumen
√ Instrumen supervisi yang telah disiapkan telah mencakup berbagai aspek penting dalam proses pendidikan. Ini termasuk instrumen perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta instrumen observasi dan wawancara. Instrumen perencanaan pembelajaran membantu dalam menilai sejauh mana perencanaan pembelajaran telah memenuhi standar yang ditetapkan. Sementara instrumen pelaksanaan pembelajaran membantu dalam mengevaluasi bagaimana materi pelajaran sebenarnya diajarkan dan diimplementasikan di kelas. Instrumen observasi dan wawancara memungkinkan pengawas untuk mendapatkan wawasan
langsung dari para pendidik dan peserta didik, serta untuk menggali informasi lebih mendalam tentang praktik pembelajaran yang ada. Dengan adanya instrumen-instrumen ini, supervisi menjadi lebih holistik dan informatif, memungkinkan identifikasi kelemahan dan kekuatan dalam berbagai aspek pendidikan.
7 Kriteria Keberhasila n
√ Dalam instrumen supervisi, telah ditetapkan kriteria keberhasilan yang sesuai guna mengidentifikasi dengan lebih tepat kelemahan dan kekuatan dari objek yang sedang disupervisi. Kriteria ini berfungsi sebagai panduan objektif yang membantu dalam mengevaluasi sejauh mana tujuan supervisi telah tercapai, dan seberapa baik performa atau proses yang sedang dievaluasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan adanya kriteria yang jelas, pengawas dapat lebih efektif dalam memberikan umpan balik yang konstruktif dan membuat rekomendasi yang relevan untuk perbaikan yang diperlukan. Hal ini mendorong transparansi, obyektivitas, dan akurasi dalam proses supervisi secara keseluruhan.
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Kesimpulan dari uraian tersebut adalah bahwa fokus supervisi telah berhasil tercapai dengan baik dalam mengawasi aspek akademik dan tenaga kependidikan. Tujuan dari supervisi ini terpenuhi dengan sukses, dengan mengumpulkan data yang diperlukan untuk perbaikan di kedua bidang tersebut. Program supervisi mampu mencapai sasaran yang telah ditetapkan, termasuk dalam pengawasan akademik dan tenaga kependidikan, serta dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Meskipun ada beberapa kendala yang menyebabkan beberapa kegiatan mundur dari jadwal, instrumen supervisi yang telah diterapkan, seperti perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, observasi, dan wawancara, telah mampu menetapkan kriteria keberhasilan yang sesuai untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan dari objek yang disupervisi.
Dalam keseluruhan, supervisi ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas akademik dan kinerja tenaga kependidikan, dan instrumen supervisi yang komprehensif memungkinkan identifikasi perbaikan yang diperlukan. Meskipun ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, keseluruhan hasil supervisi mencerminkan upaya yang kuat dalam menjaga dan meningkatkan standar pendidikan yang telah ditetapkan.
B. Rekomendasi
Berdasarkan kondisi supervisi yang telah dijelaskan sebelumnya, berikut beberapa rekomendasi yang sesuai:
1. Peningkatan Konsistensi Jadwal Supervisi: Untuk menghindari keterlambatan dalam pelaksanaan supervisi, disarankan agar jadwal supervisi direncanakan dengan lebih hati-hati.
Pihak yang bertanggung jawab harus memastikan bahwa semua kegiatan supervisi dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
2. Pelatihan untuk Petugas Supervisi: Memberikan pelatihan tambahan kepada petugas supervisi agar mereka dapat mengatasi kendala yang mungkin timbul selama proses supervisi.
Ini dapat mencakup keterampilan manajemen waktu, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah.
3. Evaluasi Instrumen Supervisi: Perlu melakukan evaluasi berkala terhadap instrumen supervisi yang digunakan. Pastikan bahwa instrumen tersebut tetap relevan dan efektif dalam mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan dalam akademik dan tenaga kependidikan. Jika diperlukan, instrumen dapat diperbarui atau dimodifikasi untuk mencapai hasil yang lebih baik.
4. Pengembangan Rencana Tindak Lanjut: Setelah supervisi selesai, penting untuk mengembangkan rencana tindak lanjut yang jelas dan spesifik berdasarkan hasil supervisi.
Rencana ini harus mencakup langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk memperbaiki masalah yang telah diidentifikasi.
5. Kolaborasi dan Komunikasi: Mendorong kolaborasi yang lebih erat antara semua pihak yang terlibat dalam supervisi, termasuk pengawas, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Komunikasi yang baik dapat membantu mengatasi kendala dan memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang tujuan dan rencana perbaikan.
Dengan mengimplementasikan rekomendasi ini, diharapkan bahwa proses supervisi akan menjadi lebih efisien dan efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kinerja tenaga kependidikan.
LEMBAR PENGESAHAN
Telah dipelajari dan disetujui untuk dilaporkan
Mengetahui Kepala Sekolah,
MAMAT RAHMAT, M.Pd.
NIP 19700114 199802 1 005
Cantigi, September 2023 Wakasek Kurikulum,
KUSNIATI, S.Pd.
NIP. 19751212 200604 2 017
KATA PENGANTAR
Kepentingan kualitas pendidikan dalam menghasilkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing semakin menjadi fokus utama bagi lembaga pendidikan di seluruh dunia. Untuk mencapai standar pendidikan yang tinggi, program supervisi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan telah menjadi instrumen yang sangat penting. Evaluasi program supervisi adalah langkah kritis dalam memastikan bahwa supervisi ini berjalan efektif dan sesuai dengan tujuannya.
Dokumen ini bertujuan untuk menyajikan hasil evaluasi mendalam terkait program supervisi pendidik dan tenaga kependidikan. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk penggunaan instrumen yang relevan, proses pelaksanaan supervisi, serta dampak yang telah tercapai dalam perbaikan pendidikan. Selain itu, dokumen ini juga akan memberikan rekomendasi dan saran untuk mengoptimalkan program supervisi, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal dalam meningkatkan mutu pendidikan. Evaluasi ini merupakan komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan standar pendidikan yang telah ditetapkan, dan kami berharap bahwa hasilnya akan menjadi panduan berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.
Harapan dari evaluasi program supervisi ini adalah bahwa kami dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program supervisi pendidik dan tenaga kependidikan yang ada. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana program ini berjalan, kami berharap dapat membuat perbaikan yang signifikan untuk meningkatkan efektivitas dan dampaknya. Kami juga berharap bahwa hasil evaluasi ini akan memberikan pandangan yang lebih jelas tentang sejauh mana program supervisi berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan kami.
Selain itu, kami berharap bahwa evaluasi ini akan membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program supervisi. Dengan memberikan pandangan objektif tentang program ini, kami berharap dapat memotivasi kolaborasi yang lebih erat antara semua pemangku kepentingan terkait pendidikan. Akhirnya, harapan kami adalah bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi alat yang berguna bagi semua pihak yang terlibat dalam upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan masyarakat secara keseluruhan.
Indramayu, September 2023
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman judul
Lembar Pengesahan... i
Kata Pengantar... ii
Daftar isi ... iii
BAB I Pendahuluan ... 1
a. Latar Belakang ………... 1
b. Dasar Hukum……….. 1
c. Tujuan Evaluasi Supervisi……… 2
BAB II Hasil Evaluasi Supervisi... 3
BAB III Kesimpulan dan Rekomendasi... 6
a. Kesimpulan... 6
b. Rekomendasi... 6
LAPORAN
EVALUASI PROGRAM SUPERVISI
SMPN SATU ATAP 2 CANTIGI TAHUN PELAJARAN 2023/2024
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAMAYU UPTD SMP NEGERI SATU ATAP 2 CANTIGI
NPSN: 69820911 email: Email: [email protected] Jalan Karanguyah Desa Cemara, Kec. Cantigi