• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KERJA PRAKTEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN KERJA PRAKTEK "

Copied!
67
0
0

Teks penuh

Penulis ingin menyampaikan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena limpahan rahmat dan karunia-Nya telah memungkinkan penulis dapat menyusun laporan ini dengan baik dan tepat waktu. Tujuan penulisan laporan Kerja Praktek (KP) ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa Jurusan Teknik Elektronika Politeknik Negeri Bengkalis yang telah melaksanakan Kerja Praktek (KP). Laporan Kerja Praktek (KP) ini disusun dengan berbagai observasi dan bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama melaksanakan Kerja Praktek dan mengerjakan laporan ini.

Penulis merasa sangat bersyukur telah melaksanakan kerja praktek di PT Adra Gemilang, karena dengan melaksanakan kerja praktek ini penulis mendapatkan banyak ilmu di berbagai bidang, selain itu juga banyak mendapatkan pengalaman berharga yang nantinya dapat menjadi digunakan sebagai pedoman yang akan sangat berguna dan membantu di kemudian hari, terutama dalam lingkup pekerjaan yang lebih luas. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan Kerja Praktek (KP) penulis ini.

  • Sejarah Singkat Perusahaan
  • Visi dan Misi
    • Visi
    • Misi
  • Struktur Organisasi
  • Ruang Lingkup PT. Adra Gemilang Pelayanan Teknik ULP Bengkalis

Perusahaan listrik Indonesia diawali oleh perusahaan swasta Belanda yaitu oleh pabrik-pabrik yang memasok listrik untuk masyarakat yang dianggap menguntungkan, kemudian muncullah perusahaan-perusahaan listrik swasta Belanda seperti 1/Sd/.1945 Pada tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Departemen Listrik dan Gas yang berkedudukan di Yogyakarta. Pada masa agresi Belanda ke-1, perusahaan-perusahaan listrik dibentuk dengan keputusan presiden di atas. Sebagian besar kantor Kantor Listrik dan Gas direbut oleh pemerintah kolonial Belanda, kecuali wilayah Aceh. Pada tahun 1950, Kantor Listrik dan Gas diubah menjadi Listrik dan Gas milik pemerintah kolonial Belanda, sedangkan perusahaan listrik swasta diserahkan kepada pemilik aslinya melalui Konferensi Meja Bundar (KMB).

Berubah menjadi Perusahaan Listrik Negara berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Energi No. Berdasarkan Undang-undang Nomor 67 Tahun 1961, dibentuk Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara (BPU-PLN), yang mengurus seluruh perusahaan Listrik dan Gas serta berada dalam suatu kerangka organisasi.

Spesifikasi Tugas Yang Di laksanakan

  • Minggu Ke 1 Tanggal 5 – 7 juli 2021
  • Minggu Ke 2 Tanggal 10 – 15 juli 2021
  • Minggu Ke 2 Tanggal 18 – 23 juli 2021
  • Minggu Ke 2 Tanggal 26 – 31 juli 2021

Pada hari pertama pelaksanaan kerja praktek, penulis memperkenalkan diri kepada koordinator lapangan yaitu Bpk. Karyono kemudian memperkenalkan diri kepada pengawas kerja praktek dan seluruh karyawan PT. Adra Gemilang Pelayanan Teknis ULP Bengkalis, Selanjutnya penulis perkenalkan keselamatan yang akan digunakan seperti sepatu, sarung tangan, kacamata, penutup telinga dan baju latihan. Pada KP hari ketiga ini penulis juga menyempatkan diri untuk menangani MCB yang rusak/lemah hingga tidak mampu menahan arus yang masuk, sehingga disarankan kepada pelanggan untuk segera mengganti MCB tersebut dengan yang baru.

Pada hari ke 4 penulis terjun ke lapangan, menemukan permasalahan yang sama yaitu MCB trip sehingga tidak mampu menahan arus input, sehingga pelanggan disarankan untuk segera mengganti MCB dengan yang baru. Pada KP hari kelima, penulis memonitor beban penyulang setiap 1 jam sekali untuk memantau apakah ada gangguan atau tidak, jika tidak ada gangguan dan beban penyulang normal, maka ia memasukkan beban penyulang pada tabel laporan. . Pada hari keenam dan ketujuh KP, penulis mengikuti maintenance PHB-TR yang bertujuan untuk mencegah kerusakan peralatan dan menjaga jaringan tetap berfungsi dengan baik.

Pada KP hari kedelapan ini penulis melakukan monitoring beban feeder setiap 1 jam sekali dengan tujuan untuk memantau apakah ada gangguan atau tidak. Apabila tidak ada gangguan dan beban pada penyulang normal, masukkan beban penyulang pada tabel laporan. Pada KP hari kesepuluh ini penulis melakukan monitoring beban feeder setiap 1 jam sekali dengan tujuan untuk memantau apakah terjadi gangguan atau tidak. Apabila tidak ada gangguan dan beban pada penyulang normal, masukkan beban penyulang pada tabel laporan. Pada KP hari keduabelas penulis melakukan monitoring beban feeder setiap 1 jam sekali dengan tujuan untuk memonitor apakah terjadi gangguan atau tidak. Apabila tidak ada gangguan dan beban pada penyulang normal, masukkan beban penyulang pada tabel laporan.

Penulis belajar memahami aplikasi AP2T (Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpadu), bagaimana melihat dan memahami bila ada permasalahan yang masuk serta melaporkannya kepada perwakilan lapangan. Infeksi jaringan, mencari titik permasalahan dimana terjadinya trip, kita temukan titik trip yaitu sekring yang terpasang putus karena ada hewan tersengat kabel JTM, dan penggantian sekring yang putus diawasi oleh petugas jaga yang hari. Pada hari terakhir KP minggu keempat, penulis ikut serta dalam penggantian tiang JTM yang hampir tumbang di jalan karena tiang sudah keropos pada bagian atasnya dan juga tertiup angin yang sangat kencang.

Target Yang Diharapkan

Perangkat Keras Dan Perangkat Lunak Yang Digunakan

Misalnya saja untuk memperbaiki FCO (Fuse Cut Out) yang putus akibat korsleting pada jaringan tegangan menengah. Tongkat pangkas merupakan alat yang digunakan untuk memangkas pohon yang berada di bawah jaringan tegangan menengah yang berpotensi membahayakan kabel jaringan tegangan menengah SKUTM. Obeng memiliki dua jenis ujung, strip (-) dan bunga (+), yang digunakan untuk mengencangkan dan mengendurkan sekrup terhadap alat ukur, baik yang berupa kayu, plastik, atau besi.

Test pen merupakan alat yang digunakan untuk memeriksa atau mengetahui adanya tegangan listrik. Tespen juga memiliki klip seperti pulpen sebelumnya dan di dalamnya terdapat LED yang menyala sebagai indikator tegangan listrik.

Data-Data Yang Diperlukan

Dokumen- Dokumen Yang Di Perlukan

Kendala Yang Dihadapi Penulis Dalam Menyelesaikan Tugas Kerja Praktek

Hal-Hal Dianggap Perlu

TEORI SINGKAT

Untuk melindungi saluran keluaran, terdapat alat kontak berupa pisau tembaga yang dipasang pada ground plate.NH Fuse merupakan komponen pengaman kelistrikan yang berfungsi sebagai pengaman arus lebih dan korsleting. Sebenarnya sekering NH memiliki fungsi yang sama dengan sekering lainnya, yang membedakan hanya pada kapasitasnya, sekering NH dapat digunakan untuk proteksi tegangan menengah atau arus tinggi. Sekering NH biasanya dipasang pada PHB trafo daya, yang berfungsi sebagai pemutus arus atau proteksi arus lebih.

Berfungsi sebagai pengumpul dan penyalur tenaga listrik, terbuat dari pelat tembaga dengan penampang sesuai kapasitas trafo. Busbar tembaga adalah suatu komponen alat yang dapat menghantarkan arus listrik dalam bentuk kabel tembaga yang kapasitasnya lebih besar dibandingkan dengan kabel lainnya, atau dengan kata lain busbar tembaga adalah suatu bentuk isi kabel (tembaga) yang besar yang berfungsi untuk konduktor listrik. lebih baik digunakan untuk kapasitas arus diatas 250 A untuk memudahkan pemasangan sambungan komponen pada board. Sistem pentanahan merupakan suatu perangkat instalasi yang berfungsi mengalirkan arus petir ke dalam tanah, salah satu kegunaannya adalah untuk mengalirkan arus petir.

Panel berfungsi untuk menghubungkan suatu rangkaian listrik dengan rangkaian listrik lainnya pada saat suatu operasi kerja. Panel menghubungkan catu daya listrik dari switchboard utama ke beban-beban, baik instalasi lampu maupun instalasi tenaga listrik. Sebuah panel akan secara otomatis bekerja menghilangkan sumber atau penyuplai arus listrik jika terjadi gangguan pada rangkaian.

Panel-panel tersebut dapat memisahkan atau mendistribusikan pasokan listrik sesuai dengan jumlah beban dan jumlah ruangan yang menjadi pusat beban. Panel berperan sebagai penyuplai dan menyalurkan tenaga listrik dari panel utama, panel cabang hingga pusat beban baik untuk instalasi penerangan maupun instalasi listrik. Beban pada bangunan, baik penerangan maupun instalasi listrik, dapat dikontrol dari satu tempat.

PEMELIHARAAN PHBTR

  • Langkah-langkah dalam pemeliharaan

Sama halnya dengan pengoperasian PHB TR, kegiatan pemeliharaan juga memerlukan langkah atau prosedur pemeliharaan rutin yang dilakukan secara periodik dan berkala yang disetujui oleh pimpinan unit setempat sebagai prosedur tetap dalam bentuk SOP. Di bawah ini adalah gambar pelaksanaan Pemeliharaan PHB TR dengan cara pembongkaran, pembersihan, pengecekan, penggantian peralatan baru apabila peralatan yang akan diperiksa mengalami kerusakan. Periksa mur/baut saklar/handle utama, kabel, pelat dasar, kondisi isolator/stiker dan sistem pembumian serta beri gemuk pada pelat dasar.

Kabel Schoen merupakan aksesoris kabel yang berfungsi untuk menghubungkan kabel pada terminal atau panel dengan cara dibaut pada busbar atau panel. Sekering NH pada umumnya dipasang pada PHB trafo listrik yang berfungsi sebagai pemutus arus atau proteksi terhadap arus lebih. Sekering NH diganti jika rusak atau berkarat sehingga tidak dapat mengalirkan arus lagi. Penggantian ground plate dilakukan apabila ground plate sudah berkarat dan terdapat bagian ground plate yang patah.

Jika ground plate yang rusak tidak diganti, keluhannya adalah ketika sekring NH diganti akan sulit untuk memasukkan sekring NH ke dalam ground plate. Klem Ampere atau biasa dikenal dengan Clamp Meter merupakan suatu alat ukur yang sering digunakan oleh para teknisi kelistrikan untuk mengukur nilai arus listrik pada suatu kabel penghantar listrik (konduktor) yang membawa arus. Jika kita menggunakan Ampere Meter model biasa, kita tentukan terlebih dahulu kabel/rangkaian listrik yang ingin kita ukur kemudian pasang Ampere Meter tersebut secara seri untuk mengetahui nilai arus listrik pada kabel/rangkaian listrik tersebut.

Dengan cara ini kita tidak perlu memutus kabel atau rangkaian listrik yang akan diukur, cukup dengan meletakkan kedua rahang di sekeliling kabel listrik yang akan diukur kita dapat mengetahui nilai kuat arus listriknya. Pada umumnya Amperetange ) yang dijual di pasaran sudah ada dua. Probenya juga seperti multimeter. Test pen atau Test Pen merupakan salah satu alat yang paling sering digunakan oleh para teknisi kelistrikan dalam melaksanakan pekerjaannya. Penghantar listrik yang dimaksud di sini dapat berupa kabel listrik, kabel listrik, atau stopkontak listrik.

Hanya dengan beberapa langkah kita bisa mengetahui apakah suatu stopkontak atau kabel listrik tertentu mempunyai daya atau tidak. Tujuan dari pengujian ini tentunya untuk menghindari terjadinya sengatan listrik yang membahayakan kesehatan bahkan kematian (bila bagian tubuh kita tersentuh oleh penghantar yang bertegangan listrik sangat tinggi).

KESIMPULAN

Diakses tanggal 09 Maret 2020, dari distribusi tenagali dari https://www.coursehero.com/file/p5e9o0o/Pada-sistem-dribution-PHB-TR-merupakan-part-dari-gardu-dribution-pada-sisi/.

Referensi

Dokumen terkait