• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENYULUHAN TANAMAN PAKCOY

N/A
N/A
Bbb Aamm

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN PENYULUHAN TANAMAN PAKCOY"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PENYULUHAN TANAMAN PAKCOI

HALAMAN JUDUL

Oleh : Putra Deprian

D0B022012

PROGRAM STUDI DIPLOMA III AGROBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS JAMBI 2023

KATA PENGANTAR

(2)

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah dilimpahkan rahmatnya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan ini yang berjudul “ PENYULUHAN TANAMAN PAKCOI” di desa Sembubuk Kec.Jambi luar kota, kab. Muaro jambi, Provinsi Jambi

Laporan ini dibuat agar pembaca dapat memperluas serta mengerti dengan laporan yang saya buat. Laporan ini saya buat dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari luar atau pun datang dari penyusun sendiri, namun dengan penuh kesabaran dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhirnya laporan ini dapat terselesaikan.

Semoga laporan ini dapat bermanfaat khusus untuk saya dan para pembaca.

Walaupun laporan ini kurang dari kata sempurna, penyusun membutuhkan kritik dan saran dari pembaca sekian dan terima kasih

Jambi, Desember 2023

Penulis

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...1

KATA PENGANTAR...2

BAB I...1

PENDAHULUAN...1

1.1 Latar belakang...1

1.2 Deskripsi Desa Sebubuk...2

1.3 Tujuan...2

BAB II...3

PEMBAHASAN...3

3.1 peyuluhan tanaman pakcoi...3

BAB III...5

PENUTUP...5

5.1 Kesimpulan...5

DAFTAR PUSTAKA...6

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

Tanaman pakcoi (Brassica rapa subsp. chinensis) memiliki sejarah yang kaya dan merupakan salah satu sayuran yang sangat dihargai dalam dunia kuliner dan pertanian. Asal-usulnya dapat ditelusuri ke Tiongkok, di mana tanaman ini telah menjadi bagian integral dari tradisi kuliner selama berabad-abad. Seiring dengan perjalanan waktu, popularitasnya merambat ke berbagai negara Asia dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Pakcoi bukan hanya dikenal karena kelezatannya, tetapi juga karena kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi tumbuh. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga Brassicaceae dan memiliki ciri khas daun berbentuk datar dengan tangkai yang lebar, memberikan kesan visual yang unik dan membedakannya dari jenis sayuran lainnya.

Selain keunggulannya sebagai sumber nutrisi yang tinggi, pakcoi juga memiliki siklus hidup yang relatif singkat, memungkinkan petani untuk melakukan penanaman secara berulang dalam satu musim. Toleransinya terhadap cuaca ekstrem dan adaptasinya yang baik terhadap berbagai jenis lahan membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai wilayah, baik dataran rendah maupun dataran tinggi.

Kemampuan tanaman pakcoi untuk tumbuh subur di lahan sempit membuatnya menjadi solusi yang efektif dalam memaksimalkan pemanfaatan ruang pertanian.

Ketersediaan berbagai varietas pakcoi juga memberikan keleluasaan kepada petani untuk memilih jenis yang sesuai dengan kondisi lokal dan preferensi pasar.

Selain menjadi komponen utama dalam masakan Asia, pakcoi juga semakin mendapatkan perhatian di dunia internasional sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat. Nilai gizi tinggi, kelembutan daun, dan keberagaman cara pengolahan menjadikan tanaman ini berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Dengan latar belakang yang demikian, budidaya pakcoi tidak hanya berkembang sebagai industri pertanian yang menjanjikan, tetapi juga mencerminkan kekayaan

(5)

warisan budaya dan kontribusi positifnya terhadap pola makan global. Melalui pemahaman mendalam akan potensi dan keunikan tanaman pakcoi, diharapkan dapat terus memberikan manfaat baik bagi petani maupun konsumen di seluruh dunia.

1.2 Deskripsi Desa Sebubuk

Desa Sembubuk merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Desa ini berada di tepi Sungai Batanghari, sekitar 15 kilometer dari Kota Jambi.

Sembubuk memiliki luas wilayah sekitar 250 hektar. Desa ini terdiri dari dua dusun, yaitu Dusun Teluk Ketapang dan Dusun Pantai Layang.

Jumlah penduduk Sembubuk berdasarkan data awal tahun 2022 adalah 1.844 jiwa.

Masyarakat Sembubuk merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku dan ras, diantaranya Melayu, Jawa, Padang, Bugis, Banjar, dan Batak.

Mata pencaharian utama penduduk Sembubuk adalah bertani dan nelayan.

Pertanian yang diusahakan di desa ini meliputi padi, jagung, dan singkong.

Sedangkan hasil laut yang diperoleh dari nelayan Sembubuk antara lain ikan, udang, dan kepiting.

Desa Sembubuk memiliki potensi wisata yang cukup besar. Salah satu potensi wisata yang paling menonjol adalah Pantai Layang. Pantai Layang merupakan pantai yang cukup indah dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Selain itu, desa ini juga memiliki beberapa objek wisata lainnya, seperti Danau Sarang Elang, Danau Teluk Ketapang, dan Taman Wisata Alam Danau Sipin.

1.3 Tujuan

1.Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya tanaman pakcoi.

2. Meningkatkan produktivitas tanaman pakcoi

(6)

BAB II PEMBAHASAN

3.1 Peyuluhan Tanaman Pakcoi Agar Pengetahuan Pakcoi Di Masyarakat Kamin Meningkat

penyuluhan tanaman pakcoy bagi masyarakat Desa Sembubuk. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya tanaman pakcoy.

Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 50 orang petani dan warga Desa Sembubuk.

Penyuluhan dibuka oleh Kepala BPP Kecamatan Jambi Luar Kota budidaya tanaman pakcoy memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Materi penyuluhan disampaikan menjelaskan tentang berbagai aspek budidaya tanaman pakcoy, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemanenan.

Peserta penyuluhan tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan untuk memperdalam pemahaman mereka.

Berikut adalah beberapa poin penting yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut:

Pemilihan bibit

Bibit pakcoy yang baik adalah bibit yang berasal dari varietas unggul, sehat, dan berumur 30-35 hari.

Pengolahan lahan

Lahan yang akan digunakan untuk menanam pakcoy harus diolah terlebih dahulu agar gembur dan subur. Pengolahan lahan dapat dilakukan dengan cara dicangkul atau dibajak.

Penanaman

Penanaman pakcoy dilakukan pada jarak tanam sekitar 15-20 cm antar tanaman.

Bibit pakcoy dapat ditanam secara langsung di lahan atau disemai terlebih dahulu.

(7)

Pemupukan

Pakcoy membutuhkan pemupukan secara teratur untuk pertumbuhan yang optimal. Pupuk yang dapat digunakan untuk pakcoy adalah pupuk organik atau pupuk kimia.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan secara manual untuk mengendalikan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan pakcoy.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang pakcoy antara lain kutu aphids, ulat, dan penyakit layu. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara mekanis, kimia, atau biologis.

Pemanenan

Pakcoy dapat dipanen setelah berusia sekitar 30-45 hari. Panen dilakukan dengan cara memotong batang tepat di atas permukaan tanah.

Di akhir penyuluhan, Ibu Susi memberikan tips pemasaran tanaman pakcoy.

Pakcoy dapat dipasarkan di pasar tradisional, pasar modern, atau dijual secara langsung kepada konsumen.

Secara keseluruhan, penyuluhan tanaman pakcoy ini dapat dikatakan cukup efektif. Penyuluhan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya tanaman pakcoy. Hal ini dapat berdampak pada peningkatan produktivitas tanaman pakcoy dan kesejahteraan masyarakat Sembubuk secara keseluruhan.

2.2 Meningkatkan Produktivitas Tanaman Pakcoi

Desa Sembubuk, Jambi, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar untuk pengembangan tanaman pakcoy. Hal ini didukung oleh kondisi alam yang cocok untuk budidaya pakcoy, yaitu tanah yang subur dan iklim yang tropis.

Untuk meningkatkan produktivitas tanaman pakcoy di Desa Sembubuk, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:

(8)

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya tanaman pakcoy

Penyuluhan tanaman pakcoy perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya tanaman pakcoy.

Penyuluhan dapat dilakukan oleh berbagai pihak, seperti pemerintah, swasta, atau kelompok swadaya masyarakat. Penyuluhan dapat dilakukan secara langsung atau melalui media massa.

Meningkatkan kualitas bibit

Bibit merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produktivitas tanaman pakcoy. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas bibit pakcoy yang digunakan. Bibit pakcoy yang berkualitas harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut: * Bersih dari hama dan penyakit * Sehat dan segar * Berumur tidak lebih dari 7 hari * Memiliki ukuran yang seragam

Melakukan pengolahan lahan yang tepat

Lahan yang akan ditanami pakcoy harus diolah terlebih dahulu agar menjadi gembur dan subur. Pengolahan lahan dapat dilakukan dengan cara dicangkul atau menggunakan alat berat.

Menanam pada waktu yang tepat

Waktu tanam pakcoy yang ideal adalah pada musim kemarau. Hal ini karena pakcoy tidak tahan terhadap kelebihan air.

Memberikan pemupukan yang tepat

Pemupukan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produktivitas tanaman pakcoy. Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk anorganik.

Melakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat

Hama dan penyakit merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman pakcoy. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan secara preventif atau kuratif.

Melakukan pemanenan yang tepat waktu

(9)

Pemanenan pakcoy dilakukan saat daun sudah berdiameter 20-25 cm. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman pakcoy atau memotong daunnya.

BAB III PENUTUP 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penyuluhan tanaman pakcoy di Desa Sembubuk, Jambi, dapat disimpulkan bahwa:

Masyarakat Desa Sembubuk memiliki antusiasme yang tinggi untuk belajar tentang budidaya tanaman pakcoy.

Peserta penyuluhan telah memahami secara umum tentang teknik

budidaya tanaman pakcoy, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemanenan.

Peserta penyuluhan juga telah mengetahui potensi pasar dan tips pemasaran tanaman pakcoy.

Secara keseluruhan, hasil penyuluhan tanaman pakcoy di Desa Sembubuk dapat dikatakan cukup efektif. Penyuluhan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan

pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya tanaman pakcoy. Hal ini dapat berdampak pada peningkatan produktivitas tanaman pakcoy dan

kesejahteraan masyarakat Sembubuk secara keseluruhan.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Z. 2015. Cara Budidaya Menanam Sawi Sendok atau Pakcoy.

http://pakarbudidaya.blogspot.com/2015/03/cara-budidaya-menanam- sawisendok-pakcoy.htmlSibarani,

(11)

LAMPIRAN DOKUMENTASI

Referensi

Dokumen terkait

Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki keragaman SDG tanaman buah, yang merupakan sumber keanekaragaman plasma

Kecamatan Jambi Luar Kota merupakan salah kecamatan yang berada di Kabupaten Muaro Jambi yang mengusahakan kegiatan usahatani cabai merah dengan rata-rata peningktan hasil

Judul Laporan : Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT Bukit Barisan Indah Prima Kabupaten Muaro Jambi. Nama :

BATAS DAERAH KOTA JAMBI DENGAN KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI.. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis pronomina persona pada konteks kekerabatan dalam Bahasa Melayu Jambi di Desa Kota Karang Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro

PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN MANFAAT TANAMAN OBAT KELUARGA DESA PINGGIR SARI KECAMATAN ARJASARI KABUPATEN BANDUNG BARAT ASSISTANCE AND COUNSELING THE BENEFITS OF MEDICINAL PLANT

Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, indonesia, 2Dosen Universitas Jambi Pos-el: [email protected] , [email protected], [email protected] This research

Laporan praktik penyuluhan pertanian sosialisasi program pembuatan Biosaka kepada Gabungan Kelompok Tani di Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten