• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIK SEMESTER 5 PERAWATAN DAN PERBAIKAN POMPA AIR DAN JTM

M. REZA FIRDAUS

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN PRAKTIK SEMESTER 5 PERAWATAN DAN PERBAIKAN POMPA AIR DAN JTM"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia kesehatan dan kenyamanan sehingga penulis dapat melaksanakan praktek Pemeliharaan dan Perbaikan, serta menyelesaikan laporan bukunya tepat waktu tanpa ada kendala apapun. Laporan praktek pemeliharaan dan perbaikan ini disusun berdasarkan apa yang penulis lakukan selama bekerja di lapangan yaitu di Politeknik Negeri Medan. Praktek pemeliharaan dan perbaikan merupakan persyaratan wajib yang harus diikuti di program studi Teknik Elektro.

Instalasi Kontrol Pompa Air Limbah

  • Pendahuluan
  • Deskripsi Detail Operasi Dua Pompa
  • Nama Komponen Utama
    • Miniature Circuit Breaker (MCB)
    • Kontaktor
    • Timer
    • Relay
    • Trafo
    • Selector Switch 1 Fasa
    • Selector Switch 3 Fasa
    • Sakelar
    • Lampu Indikator
    • Thermal Overload Relay (TOR)
  • Persiapan Kerja (SOP)
    • Identifikasi Masalah
    • Transformator
    • Kontaktor
    • Timer
    • Relay
    • Impuls
  • Pembahasan
    • Diagram Flow Chart Job A
    • Diagram Pengawatan Job A
    • Tata cara Pemeriksaan Kualitas Instalasi
    • Tata Test Kerja Komponen yang di Instalasi
    • Pengoperasian Instalasi Kontrol Pompa Air Limbah
    • Petunjuk Pemeliharaan

Penjelasan pengoperasian kedua pompa ini adalah pengolahan air limbah pada saluran tangki, Air kotor dialirkan ke saluran limbah setelah melewati aliran P1 dan aliran P2, dengan posisi ketinggian air seimbang, namun sensornya tidak berfungsi. hanya ditempatkan di tempat yang dipesan. Cara kerja fungsi ini adalah ketika air yang ditampung berada pada level 1, kedua pompa tidak akan bekerja, dan ketika air naik dan menyentuh level 2, salah satu pompa bekerja, misalnya P2, maka saklar aliran P2 ditutup, sebagai selama setelah air berada pada level 2, maka kedua pompa akan menyala bergantian berdasarkan suhu (NTC) pada salah satu pompa, dimana bila salah satu pompa dipanaskan maka akan dihitung K15 penuh sehingga P1 akan menyala dan P2 akan berhenti, sistem ini bekerja terus menerus sehingga air mengalir ke saluran pembuangan dan air masuk ke dalam tangki. Ini akan turun kembali di bawah level 2 hingga mencapai level 1, kemudian kedua pompa akan berhenti bekerja. Namun jika air terus naik hingga level 3 karena hujan atau hal lain, maka S18 akan aktif dan menghidupkan pompa yang belum menyala, misal di level 2 P1 aktif, maka ketika air naik. di level 3, P2 juga akan menyala. yang artinya P1 dan P2 akan menyala secara bersamaan, hal ini berfungsi agar air yang ada di dalam tangki tidak meluap ke tangki penampung yang akan menyebabkan banjir di lingkungan sekitar dan pencemaran lingkungan sekitar karena air di dalam tangki. apakah airnya tercemar.

Fungsi komponen timer pada rangkaian adalah untuk memproteksi beban nol (idle), yang beroperasi pada saat P1 atau P2 on, namun LS10 atau. MCB listrik merupakan bagian dari pemutus arus yang berfungsi sebagai pemutus arus apabila terdapat arus yang mengalir pada rangkaian atau beban listrik melebihi kapasitasnya. Kontaktor atau disebut juga relai kontak merupakan suatu perangkat listrik yang berfungsi sebagai penghubung dan saklar arus bolak-balik.

Trafo atau trafo adalah suatu alat listrik yang mengubah suatu bentuk energi listrik menjadi bentuk energi listrik yang lain. Saklar selektor 1 fasa disebut juga saklar putar merupakan saklar yang dioperasikan atau dioperasikan dengan cara diputar, yang dapat memutus dan menghubungkan rangkaian 1 fasa. Saklar selektor 3 fasa atau biasa disebut saklar putar merupakan saklar yang dioperasikan atau berfungsi dengan cara diputar dan dapat memutus dan menghubungkan rangkaian 3 fasa.

Lampu indikator adalah lampu yang menunjukkan atau memberikan informasi visual mengenai status atau kondisi tertentu. Thermal Overload Relay merupakan salah satu jenis alat proteksi yang bekerja berdasarkan pengaruh panas (suhu), mengubah arus yang mengalir menjadi panas sehingga mempengaruhi bimental. Pastikan Anda memiliki peralatan yang diperlukan, seperti multimeter, obeng, peralatan keselamatan, dan perlengkapan perbaikan apa pun.

Relay berfungsi sebagai saklar otomatis, fungsi lain dari relay adalah untuk mengendalikan arus yang besar dengan arus yang kecil. Pengecekan kabel listrik pompa, yang meliputi pengecekan dan pengukuran tegangan tiap fasa pada control dan power board. Proses pengujian kinerja komponen yang dipasang.. a) Pada dasarnya rata-rata komponen diperiksa dengan multimeter.

Pastikan pengatur waktu disetel sesuai keinginan, saat menggunakan sakelar, ubah status kedua pompa secara manual dan lampu indikator akan menyala pada saat itu. Cara merawat/memelihara komponen dan rangkaian tersebut adalah dengan melakukan pengecekan secara berkala, apabila alat dan bahan yang dirakit dalam kondisi baru maka cukup dilakukan pengecekan secara berkala dengan menjauhkan komponen dari tempat yang lembap, berair/basah.

Gambar 1. MCB
Gambar 1. MCB

Kontriuksi JTM, Gardu dan PHB, PBO

Diskripsi Detail Fungsi Kontruksi

Nama komponen Utama Kontruksi

  • Standart Operational Prosedure Peralatan
  • Standart Operational Prosedure Komponen
    • Preventive Maintenance
  • Tata cara Pemeriksaan Kualitas Komponen
  • Tata Test Kerja Komponen
  • Petunjuk Pemeliharan

Sebelum melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan, ada baiknya memperhatikan standar operasional prosedur penggunaan peralatan guna menghindari dan mengurangi kecelakaan kerja. Pemeriksaan dan perawatan dilakukan untuk memastikan alat yang digunakan telah sesuai dengan SOP, khususnya penggunaan tali pengait yang sering kali diabaikan oleh pekerja. Saat dicek PBO ada panel (rangka bagian dalam) namun kondisinya kurang bagus. b) Konstruksi tiang.

Komponen Gardu Induk lainnya masih dalam kondisi baik dan dapat bertahan cukup lama. Tidak ada komponen gardu induk lain yang perlu diganti atau diperbaiki akibat pemeliharaan dan pemeliharaan JTM yang telah kami lakukan. Tidak ada komponen lain pada PHB – TR yang perlu diganti atau diperbaiki akibat perawatan dan pemeliharaan JTM yang telah kami lakukan.

Untuk menjaga produktivitas saluran sesuai standar operasional prosedur (SOP), dilakukan pemeliharaan secara berkala. Jaringan tegangan menengah sering kali mengalami kerusakan akibat gangguan dari lingkungan, baik yang disebabkan oleh gangguan dari luar jaringan, misalnya gangguan yang disebabkan oleh hewan, maupun gangguan dari jaringan itu sendiri, misalnya korosi. Sebelum melakukan perawatan, pekerja harus memeriksa segala sesuatu di dalam saluran, termasuk struktur, kabel dan komponen.

Hal ini untuk menghindari kerusakan komponen akibat faktor usia, gangguan hewan liar, dan kondisi cuaca ekstrem. Sebelum mengukur resistansi isolasi, pastikan alat pengukur bebas kebisingan dan alat yang ingin diukur tidak bertegangan rendah. Penting untuk dicatat bahwa langkah-langkah di atas tidak menyeluruh dan dapat bervariasi tergantung pada komponen spesifik yang diuji.

Selama pemeliharaan, pemeriksaan resistansi kontak yang buruk dilakukan dengan mengamati sambungan menggunakan pencitraan termal.

Gambar

Gambar 1. MCB
Gambar 6. Selector Switch 1 Fasa
Gambar 5. Trafo
Gambar 7. Selector Switch 3 Fasa
+7

Referensi

Dokumen terkait