• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN JAGA DAN ASISTENSI: RADIOLOGI OFFLINE

N/A
N/A
19-1 INDAH PANORAMAWATI

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN JAGA DAN ASISTENSI: RADIOLOGI OFFLINE"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN JAGA DAN ASISTENSI RADIOLOGI OFFLINE

Disusun untuk Memenuhi Requirement Offline Departemen Radiologi Kedokteran Gigi

Disusun Oleh:

Indah Widya Panoramawati 160112190068

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan:

Merry Annisa Damayanti, drg., Sp.RKG

UNIVERSITAS PADJADJARAN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

BANDUNG

(2)

2022

(3)

1. Pasien 1: Fiyan Febriana - Periapikal 1) Identitas Pasien

Nama : Fiyan Febriana

Tanggal Lahir/Usia : 26 tahun 2) SOAP

 S: Seorang pasien laki-laki datang dengan atas rujukan dari prostodontia untuk dibuatkan bridge

 O: Baik, sehat

 A: Partial loss of teeth gigi 36

 P: Pro foto radiografi periapikal parallel gigi 36

 I: Radiografi periapikal gigi 36, tanpa pengulangan

 E: Pasien mengerti dan paham mengenai tindakan yang akan dilakukan 3) Riwayat dan Dosis Radiasi

 Dosis radiasi yang dipaparkan pada teknik radiografi periapikal gigi insisif adalah 2,47 �SV tanpa pengulangan foto.

4) Informasi Aspek Legal yang Disampaikan

Operator : Indah Widya Panoramawati Diagnosis : Partial loss of teeth

Dasar diagnosis : Pemeriksaan klinis

Tindakan dokter : Foto radiografi periapikal Indikasi tindakan : Partial loss of teeth gigi 36

Tata cara : Informed consent, persiapan operator, pesiapan

(4)

Pasien (melepas aksesoris  kumur povidone iodine  memakai apron), eksposur, processing Tujuan tindakan : Untuk melihat kondisi gigi penyangga

Manfaat tindakan : Untuk menegakkan diagnosis Risiko tindakan : Paparan radiasi

Prognosis : Baik

Komplikasi tindakan : Mual, pusing, xerostomia

Alternatif dan risiko : Konsumsi susu, sayur dan buah antioksidan tinggi

Lain-lain : -

5) Prosedur Teknik

(1) Menjelaskan prosedur tindakan dan meminta persetujuan kepada pasien untuk dilakukan radiografi

(2) Melakukan persiapan alat dengan memilih film holder yang sesuai dengan gigi yang akan difoto (gigi 36)

(3) Melakukan persiapan pasien. Pasien diinstruksikan untuk berkumur povidone iodine, lalu melepas barang-barang logam yang ada di

sekitar kepala

(4) Memasangkan apron kepada pasien

(5) Melakukan persiapan operator dengan melakukan cuci tangan 6 langkah WHO dan menggunakan APD level 2 (baju scrub, gown, masker N95, masker medis, google/faceshield, headcap, handscoon, dan shoes cover)

(5)

(6) Pasien duduk dengan tegak di kursi yang telah disediakan dengan bidang oklusal sejajar dengan lantai

(7) Masukan film yang sudah terpasang pada film holder ke dalam mulut pasien, dengan bagian putih menghadap sinar dan dot berada pada oklusal dengan melebihkan film sekitar 2 mm di atas oklusal gigi 21, (8) Instruksikan pasien untuk menutup mulut dan menggigit holder agar

tidak bergerak

(9) Posisikan tabung sinar pada lubang holder film

(10) Instruksikan pasien untuk tidak bergerak sampai operator kembali ke ruangan radiograf

(11) Operator keluar ruangan, menutup pintu, dan menekan tombol penyinaran.

(12) Operator masuk ke ruangan untuk mengambil hasil foto dan melepas apron pasien

(13) Pasien diminta untuk keluar ruangan dan menunggu sembari operator memproses film dan melihat hasil kualitas penyinaran, jika sudah bagus maka prosuder selesai, jika kualitas kurang bagus, maka penyinaran ulang dilakukan

(14) Operator melakukan interpretasi

6) Hasil interpretasi

(6)

Elemen Gigi 35 36 37

Mahkota DBN Menghilang

seluruhnya

DBN

Akar 1, lurus, DBN Menghilang

seluruhnya 2, lurus, DBN Ruang

Membran Periodontal

DBN

- DBN

Lamina Dura DBN - DBN

Puncak Tulang Alveolar

DBN Terdapat penurunan

puncak tulang alveolar +- 6 mm menyerupai socket bekas pencabutan

DBN

Furkasi - - DBN

Periapikal DBN - DBN

Kesan - -Kelainan pada alveolar crest gigi 36

Suspek Radiodiagnosi s

- -Gigi vital gigi 35 & 37 -Missing teeth gigi 36

Bandung, 17 Juli 2023

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan

Merry Annisa Damayanti, drg., Sp.RKG 2. Pasien 1: Rini Anggraeni - Periapikal

(7)

7) Identitas Pasien

Nama : Rini Anggraeni

Tanggal Lahir/Usia : 26 tahun 8) SOAP

 S: Seorang pasien perempuan dating dengan keluhan karies pada gigi depan

 O: Baik, sehat

 A: Nekrosis pulpa disertai periodontitis apikalis simptomatik gigi 12

 P: periapical parallel gigi 12

 I: Radiografi periapikal gigi 36, tanpa pengulangan

 E: Pasien mengerti dan paham mengenai tindakan yang akan dilakukan 9) Riwayat dan Dosis Radiasi

 Dosis radiasi yang dipaparkan pada teknik radiografi periapikal gigi insisif adalah 2,47 �SV tanpa pengulangan foto.

10) Informasi Aspek Legal yang Disampaikan Operator : Indah Widya Panoramawati Diagnosis : Partial loss of teeth

Dasar diagnosis : Pemeriksaan klinis

Tindakan dokter : Foto radiografi periapikal

Indikasi tindakan : Nekrosis pulpa disertai periodontitis apikalis simptomatik gigi 12

Tata cara : Informed consent, persiapan operator, pesiapan

(8)

Pasien (melepas aksesoris  kumur povidone iodine  memakai apron), eksposur, processing Tujuan tindakan : Untuk melihat kondisi gigi penyangga

Manfaat tindakan : Untuk menegakkan diagnosis Risiko tindakan : Paparan radiasi

Prognosis : Baik

Komplikasi tindakan : Mual, pusing, xerostomia

Alternatif dan risiko : Konsumsi susu, sayur dan buah antioksidan tinggi

Lain-lain : -

11) Prosedur Teknik

(15) Menjelaskan prosedur tindakan dan meminta persetujuan kepada pasien untuk dilakukan radiografi

(16) Melakukan persiapan alat dengan memilih film holder yang sesuai dengan gigi yang akan difoto (gigi 12)

(17) Melakukan persiapan pasien. Pasien diinstruksikan untuk berkumur povidone iodine, lalu melepas barang-barang logam yang ada di

sekitar kepala

(18) Memasangkan apron kepada pasien

(19) Melakukan persiapan operator dengan melakukan cuci tangan 6 langkah WHO dan menggunakan APD level 2 (baju scrub, gown, masker N95, masker medis, google/faceshield, headcap, handscoon, dan shoes cover)

(9)

(20) Pasien duduk dengan tegak di kursi yang telah disediakan dengan bidang oklusal sejajar dengan lantai

(21) Masukan film yang sudah terpasang pada film holder ke dalam mulut pasien, dengan bagian putih menghadap sinar dan dot berada pada oklusal dengan melebihkan film sekitar 2 mm di atas oklusal gigi 12, (22) Instruksikan pasien untuk menutup mulut dan menggigit holder agar

tidak bergerak

(23) Posisikan tabung sinar pada lubang holder film

(24) Instruksikan pasien untuk tidak bergerak sampai operator kembali ke ruangan radiograf

(25) Operator keluar ruangan, menutup pintu, dan menekan tombol penyinaran.

(26) Operator masuk ke ruangan untuk mengambil hasil foto dan melepas apron pasien

(27) Pasien diminta untuk keluar ruangan dan menunggu sembari operator memproses film dan melihat hasil kualitas penyinaran, jika sudah bagus maka prosuder selesai, jika kualitas kurang bagus, maka penyinaran ulang dilakukan

(28) Operator melakukan interpretasi

12) Hasil interpretasi

(10)

Elemen Gigi 12

Mahkota Terdapat gambaran radiolusen pada bagian mesial incisal gigi mencapai kamar pulpa

Akar 1, lurus, DBN

Ruang Membran Periodontal

Menghilang pada 1/3 apikal Lamina Dura Menghilang pada 1/3 apikal Puncak Tulang Alveolar DBN

Furkasi -

Periapikal Terdapat gambaran radiolusen dengan batas difus sekitar 2 mm

Kesan

Terdapat kelainan pada mahkota, membrane periodontal, laminadura, dan periapical

Suspek Radiodiagnosis Abses periapical gigi 12 ec nekrosis pulpa

Bandung, 17 Juli 2023

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan

Merry Annisa Damayanti, drg., Sp.RKG

Referensi

Dokumen terkait