• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN SURVEI CLASSIFIED TURNING MOVEMENT COUNTING (CTMC)

N/A
N/A
dina amalia

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN SURVEI CLASSIFIED TURNING MOVEMENT COUNTING (CTMC)"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN SURVEI CLASSIFIED TURNING MOVEMENT COUNTING (CTMC)

MATA KULIAH : KARAKTERISTIK SURVEI LALU LINTAS DOSEN PENGAMPU : ADITYA PRAYOGA, MT.

OLEH :

NOVIANDIKA RIZKI PRATAMA 20002278

MTJ 2.6

D-III MANAJEMEN TRANSPORTASI JALAN

POLITEKNIK TRANSPORASI DARAT INDONESIA – STTD

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kesempatan pada penulis untuk menyelesaikan laporan ini. Atas rahmat dan hidayah- Nya lah penulis dapat menyelesaikan “Laporan Survei Classified Turning Movement Counting” di Simpang, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara dengan tepat waktu.

Adapun tujuan dari penulisan dari laporan ini adalah untuk memenuhi tugas dosen pada mata kuliah Karakteristik dan Survey Lalu Lintas. Selain itu, laporan ini bertujuan untuk mamaparkan hasil survei mengenai Volume lalu lintas simpang yang ada dijalan tersebut.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Aditay Prayoga, M.T selaku dosen pengampu mata kuliah Karakteristik dan Survey Lalu Lintas yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah wawasan sesuai dengan disiplin ilmu yang saya pelajari.

Dalam hal Penulis menyadari, laporan ini masih jauh dari kata sempurna.

Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar tercapainya kesempurnaan dalam penulisan ini. Penulis berharap laporan ini dapat bermanfaat dalam menambah pengetahuan dan wawasan terkait bidang yang diteliti, khususnya bagi pembaca pada umumnya.

Kayong Utara, 10 Desember 2021

Noviandika Rizki Pratama

(3)

BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Perkembangan dan pertumbuhan suatu wilayah sangat ditentukan oleh model transportasi. Transportasi menjadi suatu sistem yang mengatur pergerakan masyarakat. Semakin tinggi jumlah penduduk suatu wilayah maka akan semakin banyak aktivitas yang dijalankan, sehingga penggunaan terhadap transportasi akan sangat diperlukan. Maka dari itu pelayanan akan transportasi yang diterima masyarakat haruslah efektif dan efisien.

Dalam pelaksanaan suatu sistem transportasi tentulah diperlukan suatu sarana yang berfungsi untuk mempercepat masyarakat menuju suatu lokasi untuk melakukan aktifitasnya tersebut. Hal itu berdampak pula pada penambahan kendaraan bermotor pada ruas jalan, dimana kendaraan merupakan sarana transportasi yang diperlukan masyarakat dalam melakukan suatu perjalanan. Selain itu, indikator jalan sebagai fasilitas dilaluinya sarana transportasi, seperti volume, jam sibuk, presentase penggunaan moda dengan klasifikasinya, kapasitas dan kondisi jalan itu sendiri harus saling sinkron dengan pengaturan lalu lintas agar tercipta suatu transportasi yang kita inginkan.

Volume jalan, jam sibuk, Persentase Pengunaan moda dengan klasifikasinya, kapasitas, dan lebar jalan harus saling terkait dengan adanya suatu pengaturan lalu lintas. Supaya tercipta suatu sistem transportasi yang terpadu dan sistematis.

Semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor di ruas jalan setiap harinya yang selalu berbeda dengan hari–hari yang lain akan menimbulkan kondisi jalan yang bermacam-macam pada arus lalu lintas. Hal inilah yang melatarbelakangi saya melakukan Survei Classified Turning Movement Counting di Simpang Samsat Desa Sutera.

(4)

2. MAKSUD DAN TUJUAN

Survei Gerakan Membelok (Classified Turning Movement Counting) pada ruas jalan bermaksud untuk mengetahui :

 Informasi mengenai mengenai jumlah kendaraan, Satuan Mobil Penumpang (SMP)

 Gambaran umum arus lalu lintas khususnya pada on peak ( waktu sibuk ) dan off peak (waktu non-sibuk ) pada lokasi survei

 Jumlah kendaraan perklasifikasi kendaraan pada ruas jalan

 Perbandingan jumlah ( comparative) jenis kendaraan yang membelok.

Tujuan dilakukannya survei dan pembuatan laporan ini adalah :

 Untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam pelaksanaan perkuliahan pada kondisi jalan yang sebenarnya dengan pengamatan secara langsung.

 Untuk memahami mekanisme survei Classified Turning Movement Counting.

 Memenuhi tugas mata kuliah Karakteristik dan Survei Lalu Lintas.

(5)

BAB II

LOKASI DAN WAKTU PELAKSANAAN SURVEY 1. GAMBARAN UMUM

Kabupaten Kayong Utara adalah sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Sukadana. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang- undang Nomor 6 Tahun 2007 pada tanggal 2 Januari 2007. Kabupaten Kayong Utara adalah 1 dari 16 usulan pemekaran kabupaten/kota yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 8 Desember 2006.

Kabupaten Kayong Utara

Kalimantan Barat

Lambang

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut :

Utara Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang dan Selat Karimata Timur Kabupaten Ketapang

Selatan Kabupaten Ketapang dan Selat Karimata Barat Selat Karimata

(6)

2. PETA LOKASI

Peta dibutuhkan untuk memudahkan kita mengetahui lokasi yang akan kita survei. Hal ini bertujuan agar dapat ditentukan langsung dimana titik-titik survei berada existing sekitar daerah tersebut.

3. PEMBUATAN FORMULIR

Pembuatan formulir dilaksanakan untuk memudahkan kita mencatat data primer yang kita dapat dari survei yang akan kita lakukan secara langsung. Dengan adanya formulir surveyor dapat mencatat hasil pengamatan dan pengukuran pada saat survei.

4. PELAKSANAAN SURVEI

Karena keterbatasan waktu dan tenaga pada saat pelaksanaan survei, maka dalam laporan ini saya membatasi ruang lingkup wilayah survei dan juga pengambilan data.

Adapun ruang lingkupnya :

Hari dan Tanggal : Kamis, 9 Desember 2021 Waktu : 06.00 WIB - 08.00 WIB Lokasi : Simpang Samsat

<<< Arah Dari Sukadana Arah Dari Melano>>>

(7)

BAB 3

METODE PELAKSANAAN SURVEI

1. METODE PENELITIAN

Metode survei yang digunakan adalah MCC (Manual Classified Count) atau secara manual. Kelebihan dari survei secara manual adalah pelaksanaan yang dilakukan tidak terlalu sulit atau dilakukan secara sederhana, tidak mahal, tidak memerlukan keahlian khusus, cukup dengan pemahaman tata cara dari masing-masing survei. Sedangkan kekurangan yang terjadi adalah data yang terkumpul kurang akurat dan ketepatan kurang diyakini karena tergantung dari keahlian surveyor itu sendiri.

Surveyor menentukan satu titik di ruas simpang Samsat. Titik tersebut haruslah dapat memberikan kenyamanan bagi para surveyor dalam melakukan survei. Semua kendaraan yang melintasi jalan harus bisa terlihat surveyor.

2. METODE PELAKSANAAN

Dalam pelaksanaan survey. Surveyor menghitung kendaraan berdasarkan jenis kendaraan, dengan mencatatnya 15 menit sekali perhitungan, dilakukan dengan mengklasifikasikan jenis kendaraan kedalam kelompok-kelompok berdasarkan faktor smp dan gerakan membeloknya.

Dengan pembuatan laporan ini kami membatasi masalah atau ruang lingkup penulisan hanya pada hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan survei dan hanya terbatas pada daerah studi yang kami lakukan. Untuk membatasi ruang lingkup studi survei maupun ruas bagian dari studi survei yang kami ambil. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan waktu dan tenaga yang ada pada kami, Pada survei ini dilakukan tahap tahap sebagai berikut:

A. Tahap 1 : Pengumpulan Data.

Data didapat dari survai-survai yang telah dilakukan antara lain : CTMT (Classified Turning Movement Counting) di persimpangan 2) B. Tahap 2 : Komputerisasi Data.

Pada tahap ini dilakukan pemasukan data yang terkumpul dilapangan ke dalam komputer.

C. Tahap 3 : Analisa Data.

Tahap ini merupakan tahap akhir pada pengajian, yakni analisa data. Dimana data yang telah dikompilasi selanjutnya dianalisa sedemikian rupa.

(8)

3. PERSIAPAN

Sebelum pelaksanaan survei, dilakukan persiapan pendahuluan terlebih dahulu untuk menentukan daerah yang akan disurvei. Selain itu juga dilaksanakan titik survey maupun pelaksanaan teknis lain yang dianggap perlu dikarenakan jalan yang akan di survei cukup panjang. Selain itu dilakukan persiapan pendahuluan terlebih dahulu untuk menentukan apa saja yang dibutuhkan saat melaksanakan survei, termasuk membuat format formulir.

(9)

4. PERALATAN YANG DIPERLUKAN

Untuk mendukung pelaksanaan survei agar dalam pelaksanaannya

mendapatkan hasil dan data yang memuaskan, maka perlengkapan yang harus dibawa yaitu sebagai berikut :

Alat Tulis

Alat Tulis yang dimaksud seperti kertas, pensil, pena,dll. Digunakan untuk mencatat hasil pengamatan dan pengukuran.

Clip Board

Digunakan sebagai alas kertas tulis.

Kamera Smartphone

Digunakan untuk mengambil dokumentasi kegiatan dan visualisasi.

(10)

Stopwatch

Digunakan untuk mengukur waktu dalam pelaksanaan Survey.

Aplikasi Multi Counter

Digunakan untuk menghitung jenis kendaraan yang lewat.

5. HASIL YANG DIHARAPKAN

Hasil yang diharapkan dalam survei ini adalah sebagai berikut :

 Dapat mengetahui proporsi jenis kendaraan yang membelok pada jam-jam sibuk (peak hour).

 Dapat mengetahui berbagai informasi mengenai karakteristik lalu lintas yang terklasifikasi secara umum.

(11)

BAB 4

HASIL PELAKSANAAN SURVEI 1. INVENTARISASI RUAS JALAN

Berdasarkan kegiatan survei yang dilakukan pada hari Kamis di ruas Jalan Sungai Gali, adapun data-data yang diperoleh melalui pengamatan dan pengukuran secara langsung adalah sebagai berikut :

RUAS JALAN

Data yang diperoleh pada ruas jalan Sungai Gali adalah sebagai berikut : - Panjang Jalan : 420 M / 50 M (perhitungan survei) - Jenis Konstruksi : Aspal

- Tipe Jalan : Jalan Lingkungan

- Model Arus : 2 arah

- Lajur : 4

- Jalur : 2 Devided (terbagi oleh median) - Fasilitas Pejalan Kaki : -

- Permukaan Jalan : Terbuat dari aspal

- Lebar Jalan : 11.2 M

- Lebar Jalur Kanan : 5.6 M - Lebar Jalur Kiri : 5.6 M

- Lebar Median : 2.1 M

- Lebar Trotoar Kanan : - - Lebar Trotoar Kiri : - - Lebar Drainase Kanan : - - Lebar Drainase Kiri : - - Lebar Bahu Kanan : 2.4 M - Lebar Bahu Kiri : 2.4 M

- Hambatan : L (rendah)

- Kondisi Jalan : Bahu jalan kiri rusak ringan, badan jalan kiri baik, median baik, badan jalan kanan sedang, bahu jalan kanan sedang

(12)

TABEL INVENTARISASI RUAS JALAN SUNGAI GALI Nama Ruas

Jalan Geometri Jalan Visualisasi

Jalan Sungai Gali Pangkalan Buton Sukadana Kab.

Kayong Utara

• Panjang Jalan : 420 M / 50 M

• Lebar Jalan : 11.2 M

• Jumlah Jalur : 2

• Jumlah Lajur : 4

• Tipe Jalan : Jalan Lingkungan

• Trotoar : -

• Lebar Bahu : 4.8 M

• Drainase : -

GAMBAR PENAMPANG MELINTANG JALAN SUNGAI GALI

VISUALISASI

(13)

FASILITAS PELENGKAP PADA RUAS JALAN

Fasilitas Jalan

Keterangan Kondisi

ada tidak

ada baik sedang rusak

Rambu - � - - -

Marka � - � - -

Lampu Penerangan � - � - -

Fasilitas Pejalan Kaki - � - - -

HAMBATAN

Hambatan di sepanjang jalan Sungai Gali

No. Jenis Hambatan VL L M H VH Keterangan

1. Pejalan Kaki �

tidak tersedianya fasilitas pejalan kaki seperti trotoar atau tempat-tempat penyebrangan

mengakibatkan pejalan kaki harus berjalan atau menyebrang pada samping jalan dalam artian menggunakan sebagian jalan

2. Kendaraan Parkir �

tidak tersedianya lahan parkir yang memadai untuk kendaraan menyebabkan kendaraan parkir dan berhenti pada samping jalan sehingga mempengaruhi kapasitas lebar jalan yang

(14)

berakibat

kapasitas jalan akan semakin sempit

Kelas Hambatan Samping (SFC) di ruas jalan Sungai Gali masuk kedalam kelas hambatan yang rendah (L). Dikatakan kelas hambatan rendah karena daerah ini merupakan daerah pemukiman yang kegiatan masyarakatnya tidak terlalu ramai.

1. Jumlah pejalan kaki yang berjalan atau menyeberang sepanjang segmen jalan rendah

2. Jumlah kendaraan berhenti dan parkir di dekat persimpangan jalan rendah 3. Jumlah kendaraan bermotor yang masuk dan keluar ke/dari lahan

samping jalan dan jalan sisi rendah.

Gambar Tampak Atas Simpang Samsat

(15)

VC Ratio

Volume per Capacity Ratio (VCR) adalah perbandingan antara volume yang melintas (smp/jam) dengan kapasitas pada suatu ruas jalan tertentu (smp/jam).

C = C0 × FCw × FCsp × FCsf × FCcs

Diketahui

C0 = 1650 (4/2D) FCw = 0,92 (9 M) FCsp = 1.00 (50-50) FCsf = 1.0 (L)

FCcs = 0.86 (98.866 Penduduk = <0,1 Jt Penduduk) Jawab :

C = C0 x Fcw x FCsp x FCsf x FCcs

(16)

= (1650x2) x 0,92 x 1,00 x 1,0 x 0,86

= 2.610 smp/jam

Volume : 135,7 smp/jam 𝑽⁄𝑪 𝑹𝒂𝒕𝒊𝒐 = 𝑽𝒐𝒍𝒖𝒎𝒆

𝑲𝒂𝒑𝒂𝒔𝒊𝒕𝒂𝒔

𝑽⁄𝑪 𝑹𝒂𝒕𝒊𝒐 = 𝟏𝟑𝟓, 𝟕 𝐬𝐦𝐩/𝐣𝐚𝐦 𝟐. 𝟔𝟏𝟎 𝐬𝐦𝐩/𝐣𝐚𝐦

𝑉𝐶 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 = 𝟎, 𝟎𝟓𝟏

VC Ratio

Volume per Capacity Ratio (VCR) adalah perbandingan antara volume yang melintas (smp/jam) dengan kapasitas pada suatu ruas jalan tertentu (smp/jam).

C = C0 × FCw × FCsp × FCsf × FCcs

Diketahui

C0 = 1650 (4/2D) FCw = 0,92 (9 M) FCsp = 1.00 (50-50) FCsf = 1.0 (L)

FCcs = 0.86 (98.866 Penduduk = <0,1 Jt Penduduk) Jawab :

C = C0 x Fcw x FCsp x FCsf x FCcs

= (1650x2) x 0,92 x 1,00 x 1,0 x 0,86

= 2.610 smp/jam

Volume : 174,75 smp/jam 𝑽⁄𝑪 𝑹𝒂𝒕𝒊𝒐 = 𝑽𝒐𝒍𝒖𝒎𝒆

𝑲𝒂𝒑𝒂𝒔𝒊𝒕𝒂𝒔

𝑽⁄𝑪 𝑹𝒂𝒕𝒊𝒐 = 𝟏𝟏𝟒, 𝟕𝟓 𝐬𝐦𝐩/𝐣𝐚𝐦 𝟐. 𝟔𝟏𝟎 𝐬𝐦𝐩/𝐣𝐚𝐦

(17)

𝑉⁄𝐶 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 = 𝟎, 𝟎𝟒𝟑

(18)

Formulir Hasil Survey

(19)

2. Analisa Arah Dari Bukit Paoh

TABEL REKAPITULASI HASIL SURVEY

SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP

0,4 1 1 1 1 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1

KIRI 8 3,2 6 6 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 19 14,8

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 4 1,6 4 4 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 1 1 15 12,9

KIRI 6 2,4 5 5 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 16 12,7

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 9 3,6 2 2 0 0 6 6 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 2 2 21 16,2

KIRI 13 5,2 7 7 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 1 1,3 0 0 27 19,8

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 14 5,6 6 6 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 0 0 1 1 28 20,5

KIRI 10 4 9 9 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 5 6,5 0 0 0 0 0 0 29 24,5 91 71,8

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 7 2,8 8 8 0 0 6 6 0 0 1 1,3 0 0 4 5,2 0 0 0 0 2 2 28 25,3 92 74,9

KIRI 8 3,2 6 6 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 0 0 0 0 21 17,1 93 74,1

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 10 4 5 5 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 4 5,2 0 0 0 0 0 0 22 17,2 99 79,2

KIRI 11 4,4 4 4 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 22 16 99 77,4

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 9 3,6 7 7 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 20 14,9 98 77,9

KIRI 7 2,8 3 3 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 1 1,3 0 0 17 14 89 71,6

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 6 2,4 4 4 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 14 11 84 68,4

KIRI 9 3,6 2 2 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 17 12,2 77 59,3

LURUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KANAN 6 2,4 6 6 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 14 10,7 70 53,8

137 54,8 84 84 0 0 63 63 0 0 1 1,3 0 0 37 48,1 0 0 2 2,6 6 6 330 259,8 892 708,4 708,4

Total

146,7

153,3

155,3

140

113,1 07.00 - 07.15

07.15 - 07.30

07.30 - 07.45

07.45 - 08.00

Time Series Total Total Time Series

Kendaraan SMP SMP

Kendaraan Truk

Tangki

06.00 - 06.15

06.15 - 06.30

06.30 - 06.45

06.45 - 07.00

PickUp

REKAPITULASI SURVEY CTMC SIMPANG

Waktu Arah

MC Unmotor (UM)

Sepeda Motor

Mobil

Pribadi MPU

Light Vehicle (LV) Heavy Vehicle (HV)

Sepeda

Bus Kecil Bus

Sedang Bus Besar Truk

Sedang

Truk Besar Surveyor : Noviandika Rizki Pratama

Hari/Tanggal : Kamis/ 9Desember 2021 Jam : 06.00-08.00

Nama Simpang : Samsat Arah : Bukit Paoh Cuaca : Cerah

Waktu Volume 06:45-07:00 146,7 07:00-07:15 153,3 07:15-07:30 155,3 07:30-07:45 140 07:45-08:00 113,1

Total 708,4

SMP Kiri Lurus Kanan

LV 75 0 72

HV 27,3 0 24,7

MC 72 0 65

UM 0 0 6

Total 174,3 0 167,7

 Berdasarkan data Diatas Bahwa Jam Puncak terjadi pada waktu 07.15-07.30 serta Kendaraan yang berbelok ke kiri lebih banyak dari pada berbelok ke kanan yaitu sebanyak 174,3 smp/jam

(20)

Analisa Data Dari Arah Melano

Nama Simpang : Samsat Arah : Melano Cuaca : Cerah

SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP

0,4 1 1 1 1 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1

KIRI 7 2,8 6 6 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 17 13,1

LURUS 5 2 3 3 0 0 6 6 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 2 2 18 15,6

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 4 1,6 7 7 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 17 14,9

LURUS 7 2,8 5 5 0 0 8 8 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 1 1 23 19,4

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 12 4,8 8 8 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 25 18,1

LURUS 17 6,8 7 7 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 1 1,3 3 3 36 27

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 18 7,2 10 10 0 0 7 7 0 0 0 0 0 0 4 5,2 0 0 0 0 0 0 39 29,4 98 75,5

LURUS 15 6 7 7 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 4 5,2 0 0 1 1,3 0 0 32 24,5 109 86,5

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 8 3,2 7 7 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 5 6,5 0 0 0 0 0 0 25 21,7 106 84,1

LURUS 7 2,8 5 5 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 4 5,2 0 0 0 0 1 1 21 18 112 88,9

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 8 3,2 6 6 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 21 16,8 110 86

LURUS 7 2,8 7 7 0 0 7 7 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 22 18,1 111 87,6

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 7 2,8 4 4 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 0 0 2 2 18 14,7 103 82,6

LURUS 9 3,6 9 9 0 0 3 3 0 0 1 1,3 0 0 1 1,3 0 0 1 1,3 0 0 24 19,5 99 80,1

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

KIRI 9 3,6 6 6 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 22 17,2 86 70,4

LURUS 5 2 7 7 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 0 0 1 1 18 15,9 85 71,5

KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

145 58 104 104 0 0 76 76 0 0 1 1,3 0 0 39 50,7 0 0 3 3,9 10 10 378 303,9 1019 813,2 813,2

Total

07.15 - 07.30 173,6

07.30 - 07.45 162,7

07.45 - 08.00 141,9

06.15 - 06.30

06.30 - 06.45

06.45 - 07.00 162

07.00 - 07.15 173

06.00 - 06.15

Time Series Total Sepeda

Motor

Mobil

Pribadi MPU PickUp Bus Kecil Bus

Sedang Bus Besar Truk

Sedang

Truk

Besar Sepeda Kendaraan SMP Kendaraan SMP

FORMULIR SURVEY CTMC SIMPANG

Waktu Arah

MC Light Vehicle (LV) Heavy Vehicle (HV) Unmotor (UM) Total Time Series

Truk Tangki Surveyor : Noviandika Rizki Pratama

Hari/Tanggal : Kamis/ 9Desember 2021 Jam : 06.00-08.00

Waktu Volume 06:45-07:00 162 07:00-07:15 173 07:15-07:30 173,6 07:30-07:45 162,7 07:45-08:00 141,9

Total 813,2

SMP Kiri Lurus Kanan

LV 90 90 0

HV 24,7 31,2 0

MC 73 72 0

UM 2 8 0

Total 189,7 201,2 0

 Berdasarkan data Diatas Bahwa Jam Puncak terjadi pada waktu 07.15-07.30 serta Kendaraan yang menuju lurus lebih banyak dari pada berbelok ke kiri yaitu sebanyak 189,7 smp/jam

(21)

Analisa Data Dari Arah Sukadana

SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMP

0,4 1 1 1 1 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 5 2 3 3 0 0 6 6 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 2 2 17 14,3

KANAN 4 1,6 4 4 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 1 1 13 10,9

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 10 4 4 4 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 19 13

KANAN 9 3,6 2 2 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 2 2 19 13,9

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 16 6,4 5 5 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 1 1 26 16,7

KANAN 14 5,6 6 6 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 3 3,9 0 0 0 0 0 0 27 19,5

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 8 3,2 9 9 0 0 4 4 0 0 2 2,6 0 0 2 2,6 0 0 0 0 1 1 26 22,4 88 66,4

KANAN 7 2,8 8 8 0 0 6 6 0 0 1 1,3 0 0 3 3,9 0 0 0 0 2 2 27 24 86 68,3

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 8 3,2 7 7 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 18 13,5 89 65,6

KANAN 10 4 5 5 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 4 5,2 0 0 0 0 0 0 22 17,2 95 74,6

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 10 4 8 8 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 20 14,3 90 66,9

KANAN 9 3,6 7 7 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 20 14,6 96 75,3

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 5 2 3 3 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 2 2,6 0 0 0 0 0 0 11 8,6 75 58,8

KANAN 6 2,4 4 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 6,4 79 62,2

KIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LURUS 7 2,8 2 2 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1,3 0 0 0 0 0 0 11 7,1 60 43,5

KANAN 5 2 4 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 9 6 61 44,2

133 53,2 81 81 0 0 46 46 0 0 3 3,9 0 0 21 27,3 0 0 0 0 11 11 295 222,4 819 625,8 625,8

Total

07.15 - 07.30 142,2

07.30 - 07.45 121

07.45 - 08.00 87,7

06.15 - 06.30

06.30 - 06.45

06.45 - 07.00 134,7

07.00 - 07.15 140,2

06.00 - 06.15

Time Series Total Sepeda

Motor

Mobil

Pribadi MPU PickUp Bus Kecil Bus

Sedang Bus Besar Truk

Sedang

Truk

Besar Sepeda Kendaraan SMP Kendaraan SMP

FORMULIR SURVEY CTMC SIMPANG

Waktu Arah

MC Light Vehicle (LV) Heavy Vehicle (HV) Unmotor (UM) Total Time Series

Truk Tangki Surveyor : Noviandika Rizki Pratama

Hari/Tanggal : Kamis/ 9 Desember 2021 Jam : 06.00-08.00

Nama Simpang : Samsat Arah : Sukadana Cuaca : Cerah

Waktu Volume 06:45-07:00 134,7 07:00-07:15 140,2 07:15-07:30 142,2 07:30-07:45 121 07:45-08:00 87,7 Total 625,8

SMP Kiri Lurus Kanan

LV 0 63 64

HV 0,0 14,3 16,9

MC 0 69 64

UM 0 5 6

Total 0 151,3 150,9

 Berdasarkan data Diatas Bahwa Jam Puncak terjadi pada waktu 07.15-07.30 dengan Volume yaitu 142,2 serta Kendaraan yang menuju lurus lebih banyak dari pada berbelok ke kanan yaitu sebanyak 151,3 smp/jam

(22)

Diagram Simpang

Kiri Lurus Kanan TOTAL

LV 75 0 72 147

HV 27 0 25 52

MC 72 0 65 137

UM 0 0 6 6

TOTAL 174 0 168 342

Kiri Lurus Kanan TOTAL Kiri Lurus Kanan TOTAL

LV 90 90 0 180 LV 0 63 64 127

HV 25 31 0 56 HV 0 14 17 31

MC 73 72 0 145 MC 0 69 64 133

UM 2 8 0 10 UM 0 5 6 11

TOTAL 190 201 0 391 TOTAL 0 151 151 302

JL. BHAYANGKARA (SUKADANA)

Arah Arah

SMP/JAM SMP/JAM

JL. BHAYANGKARA (MELANO)

Arah

SMP/JAM

JL. BUKIT PAOH

(23)

BAB 5 PENUTUP 1. KESIMPULAN

Pada ruas jalan yang saya survei dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1) Kendaraan yang memliliki frekuensi tertinggi yang melintasi ruas jalan adalah kendaraan ringan yang mayoritas berupa sepeda motor dan mobil.

2) Volume kendaraan yang membelok ke arah Sukadana lebih tinggi daripada kendaraan yang menuju arah Bukit Paoh dan Melano, hal ini dikarenakan Arah Sukadana merupakan arah CBD (Central Business District).

3) Volume kendaraan tertinggi terjadi saat pukul 07.15-07.30 di jam masyarakat memulai kegiatan serta waktu yang pas melakukan perjalanan ke arah pusat kota.

2. SARAN

Berdasarkan kesimpulan tersebut, ada beberapa saran yang diharapkan bisa dilakukan kedepannya :

1) Peningkatkan kualitas angkutan umum agar persentase penggunaan kendaraan pribadi berkurang sehingga lalu lintas tidak dipenuhi kendaraan pribadi demi kelancaran lalu lintas dan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat kendaraan bermotor.

2) Memfasilitasi rambu secara lengkap dan marka jalan yang harus di perbaharui dengan pengecatan ulang sehingga mampu berfungsi dengan baik.

3) Memberi lampu penerangan pada sekitar persimpangan Jalan Bhayangkara.

4) Jalan yang berlubang harus segera diatasi karena dapat menimbulkan berbagai macam kecelakaan, ringan maupun berat.

(24)

LAMPIRAN DOKUMENTASI SURVEI

Referensi

Dokumen terkait