• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan TPPK rhk ekinerja dipmm

N/A
N/A
Siti Mahmudah

Academic year: 2024

Membagikan "laporan TPPK rhk ekinerja dipmm"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

TIM PENCEGAHAN DAN

PENANGANAN KEKERASAN (TPPK)

SMP NEGERI 1 KENOHAN

Tim PPK

1 (HENDRA DARMAWAN, S.Pd) 2 (JULIANSYAH, S.Pd)

3 (WAHYUDI)

Tahun 2024

(2)

PENDAHULUAN

Kekerasan di lingkungan satuan pendidikan merupakan salah satu masalah yang serius dan harus segera ditangani. Kekerasan dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisik, mental, emosional, dan akademik peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan warga satuan pendidikan lainnya. Kekerasan juga dapat mengganggu proses pembelajaran dan mengurangi kualitas pendidikan.

Untuk mencegah dan menangani kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengeluarkan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan1. Salah satu amanat dari peraturan tersebut adalah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.

TPPK bertugas untuk memastikan adanya respon cepat penanganan kekerasan ketika terjadinya kekerasan di satuan pendidikan. TPPK dan Satgas PPKSP juga bertanggung jawab untuk melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Kemendikbudristek melalui platform Merdeka Mengajar (PMM). PMM merupakan platform digital yang menyediakan berbagai layanan dan fasilitas untuk mendukung pengembangan kompetensi dan kinerja guru-guru.

Laporan ini disusun sebagai salah satu bukti dukung kinerja TPPK di PMM. Laporan ini berisi tentang profil TPPK, program dan kegiatan yang dilakukan, hasil dan dampak yang dicapai, serta kendala dan rekomendasi yang diperlukan. Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, serta menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi TPPK, Satgas PPKSP, Kemendikbudristek, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tim TPPK

(3)

No.

1

2

3

Nama

HENDRA DARMAWAN

JULIANSYAH

WAHYUDI

Perwakilan

Waka Kesiswaan

Komite

Tenaga Administrasi

Jabatan

Koordinator

Anggota

Anggota

Koordinator dan Anggota TPPK

Berikut ini adalah Koordinator dan anggotan TPPK UPT SPF SMP NEGERI 1 KENOHAN berdasarkan surat keputusan kepala UPT SPF SD ... no ...

tentang TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN UPT SPF SMP NEGERI 1 KENOHAN

(4)

TUGAS DAN FUNGSI TPPK

Satuan pendidikan membentuk TPPK dengan tugas dan fungsi untuk pencegahan dan penanganan, dengan tugas dan fungsinya sebagai berikut:

1. Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada kepala satuan pendidikan.;

2. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.

3. Melaksanakan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan bersama dengan satuan pendidikan;

4. Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan;

5. Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan;

6. Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tuawali dari peserta didik yang terlibat kekerasan;

7. Memeriksa laporan dugaan kekerasan;

8. Memberikan rekomendasi sanksi kepada kepala satuan pendidikan berdasarkan hasil pemeriksaan;

9. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan satuan pendidikan;

10. Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang dibutuhkan korban, pelapor, dan atau saksi;

11. Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan kebutuhan korban kekerasan;

12. Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik yang terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan hukum; dan

13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan melalui kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

(5)

TUGAS DAN FUNGSI TPPK

TPPK juga memiliki kewenangan untuk:

1. Memanggil dan meminta keterangan pelapor korban saksi terlapor orang tua atau wali pendamping dan atau ahli.

2. Berkoordinasi dengan satuan pendidikan lain yang melibatkan korban saksi pelapor dan atau terlapor dari satuan pendidikan yang bersangkutan jika kekerasan yang terjadi melibatkan satuan pendidikan lain dan

3. Berkoordinasi dengan pihak lain untuk pemulihan dan identifikasi dampak kekerasan seperti psikolog tenaga medis tenaga kesehatan pekerja sosial rohaniawan dan atau profesi lainnya sesuai kebutuhan.

(6)

URAIAN TUGAS DAN FUNGSI TPPK

Satuan pendidikan membentuk TPPK dengan tugas dan fungsi untuk pencegahan dan penanganan, dengan tugas dan fungsinya sebagai berikut:

Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada kepala satuan pendidikan. Tugas ini bertujuan untuk mengembangkan kebijakan dan strategi yang efektif untuk mencegah terjadinya kekerasan di sekolah, seperti menyusun kurikulum, mengadakan pelatihan, dan melakukan advokasi.

Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan. Tugas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari ancaman kekerasan, seperti memperbaiki sarana dan prasarana, menambahkan CCTV, dan menyediakan ruang konseling.

Melaksanakan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan bersama dengan satuan pendidikan. Tugas ini bertujuan untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan tentang hak-hak anak, bentuk-bentuk kekerasan, dampak kekerasan, dan mekanisme penanganan kekerasan kepada seluruh warga sekolah, seperti melalui poster, leaflet, seminar, dan diskusi.

Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan. Tugas ini bertujuan untuk memberikan respon cepat dan tepat terhadap adanya laporan dugaan kekerasan yang masuk, baik dari korban, pelapor, saksi, maupun pihak lain, seperti melalui hotline, kotak saran, atau media sosial.

Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Tugas ini bertujuan untuk menyelesaikan kasus kekerasan yang terjadi dengan cara yang adil, proporsional, dan berkeadilan, seperti melalui mediasi, restoratif justice, atau proses hukum.

(7)

TUGAS DAN FUNGSI TPPK

Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tua/wali dari peserta didik yang terlibat kekerasan. Tugas ini bertujuan untuk melibatkan orang tua/wali dalam proses pencegahan dan penanganan kekerasan, serta memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka, seperti melalui surat, telepon, atau pertemuan langsung.

Memeriksa laporan dugaan kekerasan. Tugas ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dan bukti terkait kasus kekerasan yang dilaporkan, seperti melalui wawancara, observasi, atau dokumen.

Memberikan rekomendasi sanksi kepada kepala satuan pendidikan berdasarkan hasil pemeriksaan. Tugas ini bertujuan untuk memberikan saran tentang jenis dan tingkat sanksi yang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku kekerasan, seperti melalui surat, laporan, atau rapat.

Mendampingi korban dan/atau pelapor kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Tugas ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak korban dan/atau pelapor kekerasan, seperti melalui konseling, advokasi, atau bantuan hukum.

Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang dibutuhkan korban, pelapor, dan/atau saksi. Tugas ini bertujuan untuk memberikan rujukan dan kerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan dalam memberikan bantuan kepada korban, pelapor, dan/atau saksi kekerasan, seperti psikolog, tenaga medis, pekerja sosial, rohaniawan, atau profesi lainnya.

Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan kebutuhan korban kekerasan. Tugas ini bertujuan untuk memberikan akses dan informasi kepada korban kekerasan tentang layanan yang tersedia dan relevan dengan kebutuhan mereka, seperti layanan kesehatan, pendidikan, sosial, atau hukum.

(8)

TUGAS DAN FUNGSI TPPK

Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik yang terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan hukum. Tugas ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik yang terlibat kekerasan tetap mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan sesuai dengan kepentingan terbaiknya, seperti melalui program inklusi, remedial, atau alternatif12.

Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan melalui kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. Tugas ini bertujuan untuk memberikan informasi dan evaluasi tentang kegiatan dan hasil pencegahan dan penanganan kekerasan yang dilakukan oleh TPPK, serta memberikan masukan dan saran untuk perbaikan, seperti melalui laporan tertulis, presentasi, atau rapat.

(9)

Uraian Kegiatan

Mengadakan pelatihan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan bagi TPPK, guru, dan siswa

Membuat dan memasang poster, leaflet, dan spanduk tentang pencegahan dan penanganan

kekerasan di sekolah

Mengadakan seminar dan diskusi tentang pencegahan dan penanganan

kekerasan dengan mengundang narasumber ahli dan pengalaman

Membeli dan memasang CCTV, kotak saran, dan hotline di sekolah

Melakukan pemantauan, pencegahan, dan penanganan kekerasan yang

terjadi di sekolah

Waktu

Januari 2024

Februari 2024

Maret 2024

April 2024

Mei - Juni 2024

Pelaksana

TPPK, Dinas Pendidikan

TPPK, Guru, Siswa

TPPK, Guru, Siswa, Orang Tua, Masyarakat

TPPK, Kepala Sekolah, Tata Usaha

TPPK, Guru, Siswa, Orang Tua, Masyarakat

ALOKASI WAKTU KEGIATAN TPPK

(10)

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Refleksi

Kekuatan

Salah satu kekuatan TPPK kami adalah kemampuan dalam melakukan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan kepada seluruh warga sekolah. Kami menggunakan berbagai media dan metode yang menarik dan efektif, seperti poster, leaflet, seminar, dan diskusi. Kami juga melibatkan peran serta siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam sosialisasi tersebut. Hal ini terbukti dari tingginya tingkat partisipasi, antusiasme, dan pemahaman warga sekolah terhadap isu-isu kekerasan dan cara mengatasinya.

Kelemahan

Salah satu kelemahan TPPK kami adalah keterbatasan fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan. Kami masih kurang memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pencegahan dan penanganan kekerasan, seperti CCTV, ruang konseling, kotak saran, hotline, dll. Hal ini menyulitkan kami untuk memantau, mencegah, dan menangani kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Peluang

Salah satu peluang TPPK kami adalah adanya program Merdeka dari Kekerasan yang diluncurkan oleh Kemendikbud. Program ini memberikan dukungan berupa bantuan dana, pelatihan, bimbingan, dan supervisi bagi TPPK di satuan pendidikan. Kami dapat mengakses dan memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas TPPK kami.

(11)

PENUTUP

Laporan ini telah memaparkan tentang pelaksanaan tugas TPPK di satuan pendidikan kami selama satu tahun, mulai dari Januari 2024 hingga Juni 2024.

Laporan ini juga telah menyertakan Refleksi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bagian penting dari proses evaluasi dan perbaikan kinerja TPPK.

Dari laporan ini, kami dapat melihat bahwa TPPK telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan, baik melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, fasilitasi, penanganan, pendampingan, rujukan, maupun rekomendasi. Kami juga dapat melihat bahwa TPPK telah menghadapi berbagai kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam melaksanakan tugasnya, yang menjadi bahan refleksi dan RTL kami.

Kami menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu kami tingkatkan dan perbaiki dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan kami. Kami berkomitmen untuk terus belajar, berinovasi, dan berkolaborasi dengan semua pihak yang terkait, baik di dalam maupun luar satuan pendidikan, untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Kami berharap laporan ini dapat menjadi bukti dukung PMM yang valid, akurat, dan bermutu, serta dapat memberikan informasi dan inspirasi bagi satuan pendidikan lain yang ingin mengembangkan dan memperkuat TPPK di lingkungan mereka. Kami juga berharap laporan ini dapat menjadi bahan masukan dan saran bagi Dinas Pendidikan dan Kemendikbud dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di pendidikan.

(12)

LAMPIRAN

Bisa dilampirkan dokumentasi, SK TPPK, dll

Referensi

Dokumen terkait

mengusulkan satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan dengan ketentuan sebagai berikut: 1 keanggotaan satuan tugas berjumlah gasal dan minimal 5 lima orang; 2 keanggotaan

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan; MEMUTUSKAN : Menetapkan

SURAT KEPUTUSAN KEPALA SMPTT MIFTAHUL ULUM NOMOR : 199/SK/SMPIT-MU/X/2023 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN TPPK SMPIT MIFTAHUL ULUM PERIODE 2023 - 2025

Dokumen ini berisi keputusan Kepala Sekolah TK Al Ihsan 2 tentang pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan

KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI BALEKAMBANG 01 PAGI Nomor : 294 / PK.01.01 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN TPPK KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI

Email : [email protected] KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI SRATEN Nomor : 421.2/63/2024 Tentang PEMBENTUKAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGAN KEKERASAN TPPK Dengan Rahmat

BUKTI DOKUMEN PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI TPPK SDN 01 GINTUNG Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada kepala satuan pendidikan Hal:: Usulan Program

1.Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada kepala satuan pendidikan Dalam menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada