• Tidak ada hasil yang ditemukan

leksikon kuliner tradisional - UMSU REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "leksikon kuliner tradisional - UMSU REPOSITORY"

Copied!
184
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

KAJIAN PUSTAKA

Kerangka Teoritis

  • Leksikon
  • Teori Ekolinguistik
  • Kuliner Tradisional Masyarakat

Penelitian Siska Devi Raja Gukguk, Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara, 2018, berjudul, “Leksikon Kuliner Masyarakat Batak Toba: Kajian Ekolinguistik.” Hasil penelitian ini membahas tentang leksikon kuliner Batak Toba yang tergeser oleh keberadaan makanan modern. Dalam penelitian ini terdapat gambaran tentang jenis-jenis leksikon kuliner masyarakat Batak Toba, pemahaman masyarakat serta jenis-jenis kearifan lokal yang dikandungnya.

Penelitian Utari Mirdayati, Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Kebudayaan Universitas Sumatera Utara Tahun 2020 yang berjudul: “Leksikon Kuliner Masyarakat Melayu di Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai: Kajian Ekolinguistik” . Penelitian ini menjelaskan leksikon kuliner tradisional Melayu di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai sehubungan dengan leksikon kuliner yang ada pada masyarakat tersebut. Penelitian Odien Rosidin, Erwin Salpa Riansi dan Asep Muhyidin, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa angkatan 2021, dalam Jurnal LITERA dengan judul “Leksikon Kuliner Tradisional Masyarakat Kabupaten Pandeglang”.

Dalam leksikon kuliner masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan akan ditemukan sebuah kearifan lokal, karena kuliner memegang peranan yang sangat penting dalam implementasi sebagian budaya masyarakat ini.

Gambar 2.1 Dimensi Logis
Gambar 2.1 Dimensi Logis

Kerangka Konseptual

Upacara atau ritual adat dianggap sebagai peninggalan penting karena mencerminkan nilai-nilai luhur dalam menjalani kehidupan. Kebudayaan merupakan warisan sosial yang hanya dimiliki oleh anggota masyarakat pendukungnya dengan cara mempelajari dan mewariskannya secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal adalah suatu tradisi atau kebiasaan suatu kebudayaan yang mengatur kehidupan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat yang harus dicermati secara kolektif.

Oleh karena itu, beberapa kuliner mengandung kearifan lokal yang bersumber dari nilai-nilai budaya masyarakat pemilik kuliner tersebut.

Pernyataan Penelitian

METODOLOGI PENELITIAN

  • Lokasi dan Waktu Penelitian
    • Lokasi Penelitian
    • Waktu Penelian
  • Sumber Data dan Data Penelitian
    • Sumber Data
    • Data Penelitian
  • Metode Penelitian
  • Variabel penelitian
  • Definisi Penilitian
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Analisis Data

Leksikon tumbuhan terdiri dari boras (beras), harambir (kelapa), gula horsik (gula pasir), gula pola (gula merah), dan bulung ni pisang (daun pisang). Leksikon tumbuhan terdiri dari boras (beras) yang diolah menjadi topong boras (tepung beras), harambir (kelapa), gula horsik (gula pasir) dan gula pola (gula merah). Leksikon tumbuhan terdiri dari dali (kacang panjang), tahu, tempe, tauco, lasiak (cabai merah), lasiak sirambu (cabai merah), pege (jahe).

Leksikon tutuwuhan diwangun ku sirger (cengkeh), lasuna (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), hunik (kunyit) jeung asom (asam butirat). Leksikon tutuwuhan diwangun ku sirger (bawang bawang), lasuna (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), hunik (kunyit), pege (jahe), gambiri (kemiri), harambir (kalapa), sangge-sangge (serai), bulung salam. (salam daun), . Leksikon tutuwuhan diwangun ku sirger (bawang beureum), lasuna (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), pege (jahé), tomat (tomat) jeung saus (saos).

Leksikon jamu terdiri dari sigerger (bawang merah) dan lasuna (bawang putih), tommat (tomat), lasiak (cabai merah), bulung asom (daun asam jawa) dan juga harambir (kelapa).

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Data Penelitian

Leksikon tumbuhan terdiri daripada harambir (kelapa), bulung ni harambir (daun kelapa muda) dan bulung baion (daun pandan). Manakala leksikon tumbuhan pula terdiri daripada sipulut (beras kecil kaya) yang diproses menjadi topong sipulut (tepung kelenjar), harambir (kelapa), gula horsik (gula pasir), gula pola (gula merah) dan bulung ni pisang (daun pisang). Leksikon tumbuhan terdiri daripada gadong (ubi kayu), boras (beras), gula horsik (gula pasir), gula pola (gula merah) dan bulung ni pisang (daun pisang).

Leksikon tumbuhan terdiri dari ragi (pengembang makanan), gula horsik (gula pasir) dan bulung ni pisang (daun pisang). Leksikon tumbuhan terdiri atas elegandea (pisang), harambir (kelapa), gula pola (gula merah), dan gula horsik (gula pasir). Leksikon tumbuhan terdiri atas tarutung (durian), sipulut (nasi kecil kaya), gula horsik (gula pasir), gula pola (gula merah), dan bulung baion (daun pandan).

Leksikon tumbuhan terdiri dari honas (nanas), jambu aek (jambu air), manga, harimonja (semangka), botik (pepaya), hassang tano (kacang tanah), gula pola (gula merah). Leksikon tumbuhan terdiri atas bulung gadong (daun ubi jalar), pusupusu ni elegandea (jantung pisang), harambir (kelapa), rias (combrang), sigerger (bawang merah), dan lasuna (bawang putih). Leksikon tumbuhan terdiri dari siarum (bayam), sigerger (bawang merah), lasuna (bawang putih), dan lasiak (cabai merah).

Leksikon tutuwuhan diwangun ku tubis (awi), sigger (bawang bodas), lasuna (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), hunik (kunyit), pege (jahé) jeung harambir (kalapa). Leksikon tutuwuhan diwangun ku pinasa (nangka), sigger (popestava), lasuna (bawang bodas), harambir (kalapa), hunik (kunyit), lasiak (cabe beureum), pege (jahé), sangge-sangge (serai), bulung asom. (daun jeruk) jeung ombu-ombu (bumbu kalapa dibakar jeung dihaluskeun). Leksikon tutuwuhan diwangun ku dai (kacang panjang), jipang (labu siam), jagong, sigger (genep), lasuna (bawang bodas), hunik (kunyit), lasiak (cabe beureum), pege (jahé), sangge-sangge (sereh). ).. ) jeung bulung asom (daun jeruk).

Leksikon tutuwuhan diwangun ku jelok (waluh), sigger (bawang bodas), lasuna (bawang bodas), pege (jahé), sangge-sangge (séréh) jeung harambir (kalapa). Leksikon tutuwuhan diwangun ku dali (kacang kaos kaki), toge (tauge), bulung gadong (daun kentang), bayem, harambir (kalapa), sigerger (bawang beureum), lasuna (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), balsanan ( akar teras). ), Asom Asom (daun jeruk), Hasior (Kencur) jeung Gula Patelo). Kacang buncis diwangun ku dali (kacang), vakg batak (sereal (serai (Serai), hare (fishing), andalaiman, flammers (bawang), lent tho (bawang bodas), lasiak (cabe beureum), hunik (kunyit), pege. (jahé) jeung gambir (kemiri).

Leksikon tumbuhan terdiri atas uortel (wortel), kantang (kentang), haronda (daun bawang), sop bulung (daun sop), merica, cigerger (bawang merah), dan lasuna (bawang putih). Leksikon tumbuhan terdiri dari ombu-ombu (kelapa yang dipanggang lalu dihaluskan), harambir (kelapa) yang diolah menjadi ombu-ombu, hunik (kunyit), pege (jahe), lasiak (cabai merah), cigerger (bawang merah), lasuna (bawang merah), putih), sangge-sangge (serai), dan bulung salam (daun salam). Leksikon tumbuhan terdiri dari ombu-ombu (kelapa yang dipanggang lalu dihaluskan), harambir (kelapa) yang diolah menjadi ombu-ombu, hunik (kunyit), pege (jahe), lasiak (cabai merah), cigerger (bawang merah), lasuna (bawang merah), putih), sangge-sangge (serai), bulung salam (daun salam), halas (lengkuas), gambiri (ceri), bulung ni hunik (daun kunyit) dan tapak leman (daun mangkokan).

Analisis Data Penelitian

1 Lampet Benti Snack/licht voedsel/snack 2 Lampet Boras Snack/licht voedsel/snack 3 Lampet Gadong Snack/licht voedsel/snack 4 Lampet Anggundea Snack/licht voedsel/snack 5 Lampet Sagu Snack/licht voedsel/snack. 10 Hambang Loyang Snacks/Snacks/Snacks 11 Met maïs bedekte snacks/Snacks/Snacks 12 Corn Bolgang Snacks/Snacks/Snacks. 13 Onde-onde Snack/Snack/Snack 14 Banaan Saok Snack/Snack/Snack 15 Banaan Bolgang Snack/Snack/Snack 16 Bolu Anggundea Snack/Snack/Snack 17 Maïsknoedels Snack/Snack/Snack 18 Sukun Saok Snack/Snacks/Snacks 19 Tarutung Pap Snacks/Snacks/Snacks 20 Dali ni horbo Snacks/Snacks/Snacks.

5 Jajanan Bulung Gadong Bolgang/Nasi Suplemen/Nasi Suplemen 6 Jajanan Ingkau Botik/Nasi Suplemen/Suplemen Nasi 7 Jajanan Ingkau Anoin/Nasi Suplemen/Suplemen Nasi 8 Jajanan Ingkau Kangkung/Nasi Suplemen/9 Ingkau Siarum Jajanan/Pendamping Nasi/Nasi Tambahan 10 Sop Ingkau Jajanan/ Tambahan nasi/ Tambahan nasi 11 Tubis kuning Jajanan/ Asesoris nasi/ Tambahan nasi 12 Pinasa kuning Jajanan/ Tambahan nasi/ Tambahan nasi/ Pendamping nasi / Asesoris nasi/Suplemen nasi 14 Ingkau Jelok Jajanan/Suplemen nasi/Suplemen nasi 15 Dengke mas arsik Jajanan/Suplemen nasi/Suplemen nasi 16 Dengke mas na niura Snack/Suplemen nasi/Suplemen nasi. 17 Jajanan Hoda Jagal/Suplemen Nasi/Suplemen Nasi 18 Jajanan Hambing Jagal/Suplemen Nasi/Suplemen Nasi 19 Jajanan Jagal Horbo/Suplemen Nasi/Suplemen Nasi 20 Jajanan Manuk Gule/Suplemen Nasi/Suplemen Nasi. 25 Dengke tinutung Cemilan/Nasi tambahan/Nasi tambahan 26 Dengke kuning Snack/Nasi tambahan/Suplemen nasi 27 Dengke migar tonggi Snack/Nasi tambahan/Nasi tambahan 28 Dengke bolgang Cemilan/Nasi tambahan/Suplemen nasi Ingkau bahun-bahun Cemilan/Nasi tambahan/ Suplemen nasi 30 Ingkau Indahan-indahan Jajanan/Suplemen nasi/Suplemen nasi 31 Sabbal Tarutung Jajan/Suplemen nasi/Suplemen nasi 32 Sabbal andaliman Jajan/Suplemen nasi/Jajanan nasi 33 Sabbal Balansan Jajan/Suplemen nasi/Suplemen nasi.

Tabel 4.4 Leksikon Nama Makanan Kudapan Berbentuk Frasa
Tabel 4.4 Leksikon Nama Makanan Kudapan Berbentuk Frasa

Jawaban Pernyataan Penelitian

Diskusi Hasil Penelitian

Keterbatasan Penelitian

Selain itu, kami juga menemukan jenis-jenis kuliner yang digunakan dalam upacara adat masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan. Makanan pokok yang diolah antara lain lontong, hatupet, lomang, lupis, uajit, penukkup, sagon, tape, holak, pap, nagasari, gotuk, olahan lampet, ombus-ombus, kue talam, kue sapit, hambang pan, kue boras, olahan jagung, itak gurgur , pohul-pohul, suhat bolgang, pap dan alahan gadong. Olahan sayurnya antara lain pergedel, bakwan, tauco, bulung gadong duda, bulung gadong pusupusu elegandea, bulung gadong bolgang, ingkau botik, ingkau urap, tumis kangkung, tumis siarum, ingkau sop, tubis gule.

Penelitian ini dilakukan di Desa Pasar Pakkat, Kecamatan Pakkat Hauagong, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa leksikon kuliner yang sudah tidak lagi lekat dengan masyarakat, karena masyarakat sudah tidak lagi menyajikan dan mengkonsumsi kuliner tersebut. Dengan hasil tersebut, untuk mencegah tergeser dan hilangnya leksikon kuliner tradisional, peneliti berharap adanya penelitian lebih lanjut sebagai upaya melestarikan budaya tradisional di Indonesia khususnya dalam bidang kuliner.

Kabupaten Humbang Hasundutan dan diperkenalkannya kembali generasi baru sebagai penerus kuliner tersebut agar kuliner tradisional masyarakat tetap terjaga dan terjaga kelestariannya. Aspek Budaya Tradisi Kuliner Kota Malang Sebagai Identitas Sosial Budaya (Tinjauan Cerita Rakyat). Leksikon Kuliner Masyarakat Melayu di Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai: Kajian Ekolinguistik.

Diperoleh 5 Agustus 2021 dari Leksikon Kuliner Masyarakat Melayu di Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai: Kajian Ekologi: http://repositori.usu.ac.id/handle/. Leksikon Kuliner Masyarakat Melayu di Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai: Kajian Ekolinguistik. 2017-2021: Terdaftar sebagai mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Dari beberapa kuliner tersebut (yang telah disebutkan pada poin pertama) manakah yang merupakan kuliner tradisional yang mencerminkan identitas budaya masyarakat kawasan Humbang Hasundutan?

SIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Predelane priloge živalskega izvora, in sicer pelleng, juha, sate, mesne pelengile, kikil, semur, rendang, dengke mas arsik, dengke mas niura, jagal hoda, jagal hambik, jagal horbo, manuk gule, pira balun, pira bolgang, pira omleta .

Saran

Referensi

Dokumen terkait