• Tidak ada hasil yang ditemukan

lembar pernyataan persetujuan publikasi karya ilmiah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "lembar pernyataan persetujuan publikasi karya ilmiah"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

Tesis ini dipertahankan di hadapan panitia ujian Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIKes Binawan Jakarta pada tanggal 10 Juli 2018 dan telah direvisi sesuai masukan panitia penguji. Penulisan skripsi ini berlangsung sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan di Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIkes Binawan. Selama penulisan skripsi ini, penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, penulis akan sangat kesulitan untuk menyelesaikan skripsinya.

Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang selalu melimpahkan rahmat, kekuatan, kesabaran dan keikhlasan kepada penulis sehingga penulis mampu menyelesaikan disertasi ini. Toris Z., MPH., SpKL., selaku ketua program studi STIKES Binawan K3 yang telah memberikan bimbingan dan masukan serta restunya dalam penyusunan proposal disertasi ini.

Tabel 4.1 jam kerja menurut Permenkes No. 53 Tahun 2012.................27  Tabel 4.2 tabel checklist jam kerja (UU NO
Tabel 4.1 jam kerja menurut Permenkes No. 53 Tahun 2012.................27 Tabel 4.2 tabel checklist jam kerja (UU NO
  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitihan
    • Tujuan Umum
    • Tujuan Khusus
  • Manfaat Penelitian
    • bagi
    • Bagi Program Pendidikan Kesehatan dan keselamatan Kerja di
    • Bagi Peneliti
  • Ruang Lingkup

Faktor yang mempengaruhi beban kerja meliputi faktor internal dan eksternal, salah satu faktor eksternal yaitu pengetahuan jam kerja menjadi salah satu kendala pekerja pemasangan kabel 20 kV di PT. Akibat dari jam kerja yang berlebihan bagi pekerja instalasi kabel dapat mengakibatkan kelelahan dan menurunnya tingkat konsentrasi kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi beban kerja adalah jam kerja yang menjadi salah satu permasalahan pekerja pemasangan kabel 20 kV di PT.

Berdasarkan uraian latar belakang diatas mengenai lembur installer kabel di PT. Berdasarkan permasalahan diatas maka rumusan masalah yang dapat peneliti ambil adalah “Bagaimana gambaran kesesuaian waktu kerja pekerja pemasangan kabel 20 kV di PT.

Teori Beban Kerja

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja
  • Dampak Beban kerja
  • Teori kecelakaan

2 Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa beban kerja adalah sejumlah kegiatan atau tugas yang harus diselesaikan oleh pekerja dalam jangka waktu tertentu, yang pelaksanaannya memerlukan kemampuan individu, baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif. . PERATURAN KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2012 mengatur bahwa beban kerja merupakan salah satu cara untuk menghasilkan perhitungan kebutuhan sumber daya manusia sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pada setiap jabatan. Hasil Analisis Beban Kerja juga dapat dijadikan tolak ukur bagi pegawai/unit organisasi dalam kinerja aktivitasnya, yaitu berupa norma waktu penyelesaian pekerjaan, tingkat efisiensi kerja, dan standar beban kerja dan prestasi kerja, pengaturan mengenai pelatihan pegawai, serta penyempurnaan prosedur kerja dan sistem manajemen lainnya. .

Secara umum hubungan beban kerja dengan kemampuan kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang sangat kompleks, baik faktor internal maupun faktor eksternal.10. Pengaturan waktu kerja, waktu istirahat, shift kerja, kerja malam, sistem penggajian, sistem kerja, musik kerja, model struktur organisasi, pendelegasian tugas, tanggung jawab dan wewenang dapat mempengaruhi beban kerja. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam tubuh sebagai akibat reaksi terhadap beban kerja dari luar yang berpotensi menjadi stressor.

Beban kerja yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan beban kerja yang terlalu berat atau terlalu sedikit dapat mengakibatkan seorang pekerja menderita gangguan atau penyakit akibat kerja. Tidak hanya itu, beban kerja yang berlebihan akan menyebabkan kelelahan fisik atau mental serta reaksi emosional seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan mudah tersinggung. Pengertian beban kerja mental8 adalah beban kerja yang merupakan selisih antara beban kerja tuntutan suatu tugas dengan kapasitas maksimum beban mental seseorang dalam keadaan termotivasi.

Pada waktu atau keadaan tertentu, momen akhir (tenggat waktu) dapat menjadi insentif untuk menghasilkan prestasi kerja yang baik. Namun jika tekanan waktu ini menyebabkan banyak kesalahan dalam pekerjaan atau menimbulkan gangguan kesehatan pada individu, maka hal tersebut mencerminkan beban kerja yang berlebihan secara kuantitatif. Beban kerja kualitatif menjadi tanggung jawab individu, karena tuntutan tugas melebihi batas keterampilan kognitif dan teknis individu. Sampai batas tertentu, beban kerja ini membuat pekerjaan menjadi tidak produktif dan destruktif bagi masing-masing karyawan.

Dampak dari beban kerja yang berlebihan akan menimbulkan kelelahan fisik atau mental atau kedua-duanya dan akan terwujud dalam bentuk reaksi emosional. Faktor mekanik dan lingkungan, letak mesin, tidak dilengkapi alat pelindung, alat pelindung tidak digunakan, alat kerja rusak.

Kerangka Teori

  • Kerangka Konsep
  • Jenis dan Rancangan Penelitian
  • Objek Penelitian
  • Data Penelitian
  • Instrument Penelitian
  • Pengumpulan Data
  • Pengolahan dan Analisi data

Wawancara terhadap informan yang mengetahui atau berwenang menerapkan K3 di perusahaan menggunakan wawancara langsung. Mendokumentasikan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan penelitian dengan menggunakan media pencitraan dan perekam. Berdasarkan data yang terkumpul, diperiksa kelengkapan jawaban pada checklist lembar ke-2.

Data yang ada dari perusahaan dilihat berdasarkan beban kerja pekerja instalasi kabel.

Profil Prusahaan

Diakui sebagai pengelola transmisi, operasional sistem, dan transaksi ketenagalistrikan dengan kualitas pelayanan kelas dunia, mampu memenuhi harapan pemangku kepentingan dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan nilai-nilai integritas, kepedulian, pembelajaran dan rasa saling percaya. Tugas pokok P3B JB sebagai unit yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas sistem transmisi dan mempunyai tugas sebagai berikut: Pengoperasian Sistem Tenaga Listrik. Pelaksanaan dan pemeliharaan transmisi, gardu induk, proteksi, meteran dan SCADATEL sesuai RKAP untuk menjaga kesiapan operasional instalasi.

Merencanakan pengembangan dan peningkatan instalasi distribusi, rencana anggaran operasional/investasi, target kinerja dan tingkat kualitas layanan APP. Mengelola sistem operasi dan pemeliharaan untuk bahan evaluasi operasi dan pemeliharaan dengan menerapkan condition-based maintenance (CMB). Mengelola logistik, lingkungan dan keselamatan kelistrikan untuk mengoptimalkan penggunaan peralatan kerja, instalasi dan material serta mencapai tujuan nihil kecelakaan kerja.

Hasil Penelitian

9 Dari tabel diatas dapat diperoleh hasil jawaban pertanyaan apakah jenis pekerjaan sudah sesuai dengan kaidah pelaksanaan pekerjaan, data yang diperoleh sebanyak 2 orang menjawab sesuai atau 33% dan 4 orang menjawab ya. itu tidak cocok atau 67%. Untuk hasil jawaban pertanyaan apakah waktu luang merupakan waktu kerja yang tidak produktif diperoleh informasi yang menjawab benar sebanyak 1 orang atau sebanyak 17%, dan yang menjawab benar sebanyak 5 orang atau sebanyak 83 orang, dan yang belum menjawab sebanyak 5 orang atau sebanyak 83 orang. Untuk hasil jawaban ketika ditanya mengenai jam kerja Faktor : jam kerja formal yang ditentukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Data diperoleh dari yang menjawab cukup atau 50% dan yang menjawab belum sebanyak 3 orang. atau sebanyak 50.

Untuk hasil jawaban terhadap pertanyaan apakah standar prestasi kerja merupakan nilai standar kemampuan kerja pekerja/unit kerja diperoleh data 2 orang menjawab Sesuai atau 33% dan 4 orang menjawab Sesuai tidak sesuai atau 67%. Untuk hasil menjawab pertanyaan apakah standar waktu tersebut merupakan waktu yang wajar dan benar-benar digunakan secara efektif dalam kondisi normal oleh seorang pemegang jabatan untuk menyelesaikan suatu proses penyelesaian pekerjaan, data yang diperoleh adalah 1 orang menjawab sesuai atau 17% dan yang belum menjawab ada 5 orang atau berjumlah 83 orang. Untuk hasil jawaban pertanyaan apakah beban kerja tidak efisien/melebihi norma waktu dapat mengganggu produktivitas kerja, data yang didapat adalah 2 orang yang menjawab. sesuai atau 33% dan 4 orang menjawab kurang sesuai atau 67%.

Dari tabel diatas dapat diperoleh hasil jawaban dari pertanyaan jika waktu kerja 7 jam sehari dan 40 jam seminggu selama 6 hari kerja dalam seminggu, data yang didapat dari yang menjawab cocok untuk 2 orang atau lebih. menjadi 1 orang atau sebanyak 17% dan yang menjawab tidak memenuhi syarat sebanyak 5 orang atau sebanyak 83 orang. Yang menjawab memenuhi syarat sebanyak 12 orang atau sebanyak 2 orang atau sebanyak 33% dan yang menjawab belum sebanyak 4 orang atau sebanyak 67%. Untuk hasil jawaban pertanyaan apakah kerja lembur dilakukan sebanyak 3 jam dalam 1 hari dan 14 jam dalam 1 minggu, diperoleh data jawaban benar sebanyak 1 orang atau 17 orang.

Untuk hasil jawaban pertanyaan apakah perusahaan memberikan waktu istirahat dan cuti bagi pekerja, data yang diperoleh adalah 0 orang menjawab sesuai atau 0% dan 6 orang menjawab kurang tepat atau 100%. Untuk hasil jawaban pertanyaan apakah waktu istirahat kerja diberikan minimal setengah jam setelah bekerja 4 (empat) jam diperoleh data 5 orang menjawab benar atau 83% dan 1 orang menjawab tidak berlaku atau 17. Untuk hasil Jawaban atas pertanyaan apakah hak cuti tahunan minimal 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja yang telah bekerja terus menerus selama 12 (dua belas) bulan diberikan oleh perusahaan diperoleh data dari 3 orang yang menjawab adalah sesuai atau 50% dan yang menjawab tidak sesuai ada 3 orang atau sebanyak 50.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai gambaran beban kerja dengan jam kerja karyawan instalasi kabel 20 kV di PT. 13 Tahun 2003 menyimpulkan bahwa 6 responden yang menjawab sesuai mempunyai 12 (33%) dari 36 pertanyaan dan yang menjawab kurang tepat mempunyai 24 (67%) dari total 36 pertanyaan. Hasil data tersebut menunjukkan bahwa jam kerja yang ditetapkan tidak sesuai dengan (UUD No. 13 Tahun 2003), Perhitungan yang diperoleh dengan menggunakan rumus tersebut memberikan suatu nilai perusahaan dalam kaitannya dengan karyawannya.

Saran

Saya mahasiswa program studi STIKes Binawan K3, saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang gambaran kesesuaian jam kerja bagi pekerja pemasangan kabel 20 kV di PT. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, penulis mohon kesediaan dan kesadaran bapak/ibu/saudara/saya untuk mengisi kuesioner atau daftar pernyataan yang diberikan di bawah ini sesuai dengan keadaan sebenarnya, karena ini adalah milik Anda. menjawab. Untuk tujuan ilmiah saja. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini.

Jawablah setiap pertanyaan di bawah ini dengan memberi tanda centang (√) pada salah satu alternatif jawaban yang tersedia. Apakah jam kerja termasuk dalam jam kerja formal yang ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku? Apakah tarif waktu merupakan waktu yang wajar dan efektif digunakan dalam kondisi normal oleh seorang pemegang jabatan untuk menyelesaikan suatu proses penyelesaian pekerjaan?

21 KUESIONER JAM KERJA MENURUT UNDANG NO. 13 TAHUN 2003 Jawablah setiap pertanyaan di bawah ini dengan memberi tanda centang.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait