• Tidak ada hasil yang ditemukan

LLDIKTI VIII Peran-Strategis-Perguruan-Tinggi-Swasta-PTS-dalam-Peningkatan-APK-Nasional-dan-Kualitas-SDM-Indonesi

N/A
N/A
Hardiansyah MM

Academic year: 2024

Membagikan "LLDIKTI VIII Peran-Strategis-Perguruan-Tinggi-Swasta-PTS-dalam-Peningkatan-APK-Nasional-dan-Kualitas-SDM-Indonesi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Peran Strategis Perguruan Tinggi

Swasta (PTS) dalam Peningkatan APK Nasional dan Kualitas SDM Indonesia

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

I Made Adi Kartika Yasa

APK APBN Ahli Muda LLDIKTI Wilayah VIII

(Tim Kerja Kelembagaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama) membawakan materi:

Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU, ASEAN.Eng

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII

(2)

Permasalahan Utama Pendidikan Tinggi di Indonesia

Ketimpangan Akses

Rendahnya pendidikan berdampak pada global talent competitiveness index Indonesia yang berada di bawah Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina (INSEAD, 2022)

Indonesia 39%

Malaysia 43%

Thailand 49%

Singapura 91%

Hanya 2.8% penyandang disabilitas yang menyelesaikan pendidikan pada jenjang Pendidikan Tinggi

(Komisi Nasional Disabilitas, 2022)

Di sisi lain, peningkatan APK PT menimbulkan kekhawatiran di tengah adanya 1,2 juta pengangguran terdidik

(BPS, 2022)

(3)

Permasalahan Utama Pendidikan Tinggi di Indonesia

Kesenjangan Kualitas

Terdapat disparitas kualitas pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Hal ini memengaruhi daya saing lulusan di pasar kerja.

A

1% B

13%

Baik Sekali 7%

C 0%

Unggul 2%

Baik Belum

Terakreditasi 34%

Kelompok

Akreditasi

Grand Total

A B C Unggul Baik

Sekali Baik

Belum Terakreditasi

PTA 5 59 1 4 27 622 545 1263

PTK 4 40 0 6 43 21 22 136

PTN 11 34 0 30 29 17 4 125

PTS 6 444 0 45 208 1199 930 2832

Grand Total 26 577 1 85 307 1859 1501 4356

Bentuk PT

Akreditasi

Grand Total

A B C Unggul Baik Sekali Baik

Belum Terakreditasi

Akademi 2 18 0 2 5 226 317 570

Akademi

Komunitas 0 0 0 0 0 8 30 38

Institut 2 74 0 5 30 162 135 408

Politeknik 3 74 0 6 64 121 105 373

Sekolah Tinggi 2 162 1 2 68 1089 788 2112

Universitas 17 249 0 70 140 253 126 855

Grand Total 26 577 1 85 307 1859 1501 4356

(4)

Baru 5 PTN-BH yang masuk Top 500 Dunia

Perguruan Tinggi 2021 2022 2023 2024

Universitas Indonesia 305 290 248 237

Universitas Gadjah Mada 254 254 231 263

Institut Teknologi Bandung 313 303 235 281

Universitas Airlangga 521-530 465 369 345

Institut Pertanian Bogor 531-540 511-520 449 489

Institut Teknologi Sepuluh Nopember 751-800 751-800 701-750 621-630

Universitas Padjadjaran 801-1000 801-1000 751-800 661-670

Universitas Diponegoro 1001+ 1001-1200 801-1000 791-800

Universitas Brawijaya 1001+ 1001-1200 801-1000 801-850

Bina Nusantara University 801-1000 1001-1200 1001-1200 1001-1200

Telkom University 1001-1200 1001-1200 1001-1200

Universitas Hasanuddin 1001-1200 1001-1200 1001-1200

Universiras Andalas 1201+ 1201-1400 1401+

Universitas Sebelas Maret 1201+ 1001-1200 1001-1200

Universitas Sumatera Utara 1201+ 1201-1400 1201-1400

Universitas Pendidikan Indonesia 1201-1400

Universitas Negeri Yogyakarta 1201-1400

Universitas Negeri Malang 1401+

Sumber: QS WUR topuniversities.com

(5)

Kesenjangan Kualitas

Perbedaan Kualitas

Masih terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas pendidikan tinggi di

perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta.

Akses dan Kesempatan

Kesenjangan kualitas

berdampak pada akses dan kesempatan belajar yang

lebih terbatas bagi mahasiswa di perguruan tinggi swasta.

Sumber Daya

Perbedaan kualitas juga disebabkan oleh kesenjangan sumber

daya, seperti fasilitas, dosen, dan penelitian.

(6)

Permasalahan Utama Pendidikan Tinggi di Indonesia

Kurangnya Relevansi Pendidikan Tinggi

Ketersediaan program studi dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masih menjadi tantangan. Banyak lulusan yang sulit mendapatkan pekerjaan karena ketidaksesuaian kompetensi.

Perubahan Lanskap Job Market

Ijazah dan gelar akademik tidak menjadi jaminan memperoleh pekerjaan

Muncul kebutuhan skill baru akibat perubahan teknologi

Biaya Kuliah Mahal

Meningkatkan persepsi masyarakat bahwa pendidikan tidak sepadan dengan manfaatnya

Munculnya Alternatif Model Pembelajaran

Banyak pelatihan/kursus daring yang lebih terjangkau dan fleksibel

Terputusnya Hubungan Akademisi - Industri

Universitas memprioritaskan pengetahuan teoretis dan penelitian, sedangkan industry mengejar keterampilan dan pengalaman praktis

Kesenjangan Kebutuhan Industri

Kesenjangan antara kebutuhan industri dan kurikulum

pendidikan tinggi menjadi hambatan utama.

Minimnya Kompetensi Praktis

Banyak lulusan kurang siap untuk memasuki dunia kerja karena kurangnya pengalaman praktis.

Kurangnya Kesempatan Kerja

Minimnya peluang kerja sesuai dengan bidang studi,

menyebabkan kesulitan bagi

lulusan mencari pekerjaan.

(7)

Arah Kebijakan dan Strategi Ditjen Diktiristek

Meningkatkan Angka Partisipasi Pendidikan Tinggi

▪ Penguatan & Transformasi UT (ICE Institute) dan Perluasan MOOCs

▪ Peningkatan kapasitas PTN/PTS dan fasilitasi merger PTS Kecil

▪ Beasiswa berkeadilan dan tepat sasaran (KIP-K)

▪ Penguatan dan perluasan penggunaan teknologi untuk pendidikan

Menguatkan Mutu dan Relevansi Pendidikan Tinggi

▪ Akselerasi Perguruan Tinggi Kelas Dunia

▪ Peningkatan kemitraan pendidikan tinggi dengan DUDI melalui sinergi pentahelix

▪ Penguatan ekosistem kampus merdeka (pemenuhan hak mahasiswa untuk merdeka belajar & penguatan entrepreneurship)

Menguatkan Mutu Dosen dan Tenaga Kependidikan

▪ Penataan sistem karir

▪ Peningkatan profesionalisme

▪ Beasiswa dosen dan tendik

▪ Mobilitas dosen

▪ Internshipdosen & tendik

Menguatkan Sistem Tata Kelola Ditjen Diktiristek

▪ Penguatan otonomi PT Tata Kelola berbasis data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi

▪ Penguatan kemitraan dan partisipasi DUDI

▪ Peningkatan pendanaan pendidikan tinggi

▪ Penguatan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI)

1 2

3 4

Menguatkan Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat

▪ Peningkatan mutu Penelitian dan Abdimas

▪ Peningkatan relevansi Penelitian dan Abdimas

▪ Peningkatan kualitas publikasi

▪ Penguatan SDM dosen, dosen - merdeka

▪ Peningkatan kerja sama riset dan abdimas

5

(8)

Peran Perguruan Tinggi Swasta

1 Memperluas APK Pendidikan Tinggi

Perguruan tinggi swasta (PTS) memiliki peran penting dalam meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi.

PTS dapat menyediakan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengakses perguruan tinggi negeri.

2 Meningkatkan Kualitas SDM

PTS dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia dengan menyediakan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

3 Membangun Kerja Sama

PTS dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti industri,

pemerintah, dan lembaga penelitian, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.

4 Peningkatan Riset dan Inovasi

PTS juga dapat berkontribusi dalam

pengembangan riset dan inovasi melalui

penelitian yang inovatif dan relevan

dengan kebutuhan masyarakat.

(9)

Opsi Pendidikan Tinggi Berkualitas

Program Studi Unggulan

PTS dapat mengembangkan program studi unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Kerjasama Internasional

Membangun kerjasama dengan universitas luar negeri untuk meningkatkan kualitas

pendidikan.

Peningkatan Fasilitas

Meningkatkan fasilitas

penunjang, seperti laboratorium dan perpustakaan, untuk

menunjang proses belajar mengajar.

Sumber Daya Manusia

Merekrut dosen berkualitas tinggi dan mengembangkan

kompetensi mereka.

No. PTS di Indonesia Peringkat QS AUR 2024

1 Binus University 224

2 Telkom University 301

350

3 Universitas Katolik Atma Jaya 451

500

4 Universitas Islam Indonesia 551

600

5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 551

600

6 Universitas Kristen Petra 651

700

7 Universitas Pelita Harapan 651

700

8 Universitas Muhammadiyah Malang 651

700

9 Universitas Muhammadiyah Surakarta 701

750

10 Universitas Tarumanegara 701 - 750

10 besar PTSterbaik di Indonesia

Versi

ǪS

Asia University Rankings 2024

(10)

Ruang Eksperimentasi Kebijakan

Dengan bentuk yang lebih sederhana dan tata kelola yang relatif lebih fleksibel, PTS mempunyai kelincahan (agility) untuk bereksperimen dengan kebijakan, guna menemukan praktik terbaik

No Aspek PTN PTS

1 Koordinasi dan

Pengelolaan Pemerintah Yayasan, berkoordinasi

dengan LLDIKTI 2 Penerimaan Mahasiswa Seleksi Nasional (SNBT Fleksibel sesuai

Baru dan SNBP), Seleksi keputusan perguruan

Mandiri tinggi

3 Pembiayaan Biaya tergantung kemampuan

orang tua Biaya tetap dan jelas

4 Akademik Sesuai kurikulum

nasional Dilengkapi muatan

kontekstual Contoh:

Kampus Islam, Kampus Kristen, Kampus

Hukum, dll

5 Biaya Kuliah Tunggal Disubsidi Pemerintah 100% dibayarkan

mahasisa

(11)

Peluang

Keikutsertaan MBKM

Program MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar kampus. Ini membuka peluang

Pengalaman Praktis

Melalui MBKM, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri dan

M ahasiswa dari seluruh Indonesia

menjadi peserta Kampus Merdeka Flagship yang diselenggarakan

Kementerian

310.000

Periode 2020-2023

14.000

Praktisi dari berba ga i industri menjadi bagia n da ri Kampus Merdeka

+

(12)

Right-Sizing PTS di Indonesia

Penggabungan

Menggabungkan 2 atau lebih PT akademik/ vokasi menjadi 1 PTS baru

Penyatuan

Menyatukan 2 atau lebih PTS akademik/vokasi ke salah satu PTS

Memperkuat efisiensi

Dengan mengurangi jumlah PTS yang tidak efisien, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya yang lebih besar kepada PTS yang berkualitas tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Meningkatkan Kualitas SDM

Melalui right-sizing, PTS dapat menyediakan lulusan yang lebih berkualitas dan siap kerja, memenuhi kebutuhan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Memperkuat fokus

Meningkatkan kualitas

Strategi ini memungkinkan PTS untuk fokus pada program studi yang memiliki keunggulan dan peluang pasar yang lebih baik. Menghilangkan program studi yang kurang diminati atau memiliki kualitas rendah.

Jumlah PTS yang berlebihan dapat mengakibatkan persaingan tidak sehat dan menurunkan kualitas pendidikan.

Right-sizing bertujuan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

(13)

Tantangan Menuju PTS Berkelas Dunia

Menuju PTS berkelas dunia tidaklah mudah. Persaingan global semakin ketat, dan PTS di Indonesia harus beradaptasi dengan cepat.

Tantangan terbesar adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

1. Tidak cukup dana

2. Tidak cukup SDM, baik kuantitas maupun kualitas

3. Tidak cukup ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pembelajaran dan penelitian (kelas dan laboratorium)

4. Tidak bisa memenuhi keinginan dosen 5. Kualitas mahasiswa tidak merata

6. Organisasi tidak saling bersinergi (ego sektoral dan berjalan masing-

(14)

Strategi Menuju

PTS Berkelas Dunia

Perguruan tinggi swasta memiliki peran krusial dalam pengembangan SDM Indonesia, dan untuk mencapai kualitas kelas dunia diperlukan strategi yang komprehensif.

Strategi ini harus terintegrasi dan berfokus pada tiga pilar utama:

peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan riset dan inovasi, serta penguatan tata kelola dan manajemen.

Pengajaran berstandar internasional

Penelitian dan hasilnya diakui dunia

Melahirkan talenta-talenta global (dosen, mahasiswa, lulusan)

Jejaring kemitraan level dunia

Lulusan yang unggul dan kompetitif

Meningkatnya jumlah dosen dan mahasiswa asing

Berkontribusi pada peningkatan devisa negara (mahasiswa asing, hilirisasi riset, dan kerja sama internasional)

Meningkatnya kapabilitas inovasi yang mampu memecahkan

permasalahan bangsa

(15)

Terima Kasih

Terima kasih atas partisipasi aktif Bapak/Ibu.

Harapannya, kerja sama yang erat antara PTS dan LLDIKTI Wilayah VIII dapat memperkuat peran strategis PTS dalam meningkatkan APK

nasional dan kualitas SDM Indonesia.

Tampiasih

Kalemboade

Referensi

Dokumen terkait